Ini gak perlu pembuktian kak. Emang banyak yang kek setan di dunia ini...contohnya tukang parkir yang udah dibayar tapi efort buat keluarin motor sama nyebrangin aja gak ada
sah sah aja sih kritik dan review film. tapi sjw selalu menaruh film sejajar sama kompas moral mereka. padahal film dan seni menurutku gak punya kompas moral dan punya pasar masing masing. yang aneh, orang yang gak mau cari tau tentang apa yang akan mereka lihat..
soalnya orang indo itu terlalu terbiasa dengan karakter yang hitam dan putih. mereka gak bisa terima kalo karakter fiksi itu bisa kompleks. jadi waktu tau Laut have seggs ya mereka gak terima, karena harusnya sebagai protagonis dia bersih..
ada yang bahas gini di channel yutub guru gembul. penggambaran di film itu sebenernya gambaran dari negara itu. contoh sinetron indo banyak yang tiba2 kaya karena warisan. gara2 orang indo emang suka yang instan2. bahkan ada studinya juga
terus film US yang suka bahas hero dan teknologi, karena mereka ingin dianggap jadi penyelamat dunia dan obsesi mereka sama teknologi. Jepang tiap animenya gambarin kerja keras, karena di sana kalo gak kerja keras ya gak dapet apa2 wkwkw