0% found this document useful (0 votes)
44 views18 pages

Pemeriksaan Saraf Fasialis

fasialis

Uploaded by

Anna
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PPTX, PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
44 views18 pages

Pemeriksaan Saraf Fasialis

fasialis

Uploaded by

Anna
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PPTX, PDF, TXT or read online on Scribd

PEMERIKSAAN

FASIALIS

Disusun Oleh :
KELOMPOK 4
ANGGOTA KELOMPOK
1. ABIZHAR ANUGRAH HARYO S.
2. EKI FIRMA ISTIANA
3. ANNA FITROTUN NISA
4. SITI NURAENI
5. TANIA NURJANNAH
6. ELIS ATIKA
PENGERTIAN
Saraf fasialis adalah saraf kranialis ke-7
berperan besar dalam mengatur ekspresi dan indra
perasa di kulit wajah manusia. Saraf fasialis memiliki
2 komponen utama. Komponen yang lebih besar
merupakan murni saraf motorik dan berperan dalam
persarafan otot ekspresi wajah. Komponen ini yang
merupakan saraf fasialis sesungguhnya. Akan tetapi
sepanjang perjalanan komponen besar terdapat
komponen yang lebih tipis yang disebut saraf
intermedius. Saraf intermedius mengandung serabut
saraf viseral dan serabut aferen somatis.
FUNGSI
Saraf fasialis utamanya berperan dalam
memasok impuls untuk otot-otot ekspresi
wajah. Disamping itu saraf fasialis juga
berfungsi sebagai :
 Penyalur sensasi dari bagian anterior lidah
dan rongga mulut
 Melalui persarafan parasimpatis saraf
facialis, kelenjar saliva,lakrimal, hidung dan
kelenjar palatina bisa menghasilkan sekret.
LETAK
Saraf fasialis berasal dari sudut cerebellopontine -
bagian lateral dari persimpangan pontomedullary
Memiliki dua akar saraf yang berdekatan yakni
motor root (lebih besar, lebih medial) dan saraf
intermedius (lebih kecil, lebih lateral) - disebut saraf
intermedius karena ditemukan di antara dua saraf
yang lebih besar (akar utama VII dan VIII). Nervus
intermedius memiliki serat parasimpatis dan
sensorik dan yang awalnya merupakan bagian dari
saraf VIII.
Nervus fasialis mengandungi empat macam
serabut, yaitu :
1. Serabut somatomotorik, yang
memepersarafi otot-otot wajah (kecuali
muskulus levator palpebrae ([Link]), otot
platisma, stilohioid, digastricus bagian
posterior dan stapedius di telinga tengah.
2. Serabut viseromotorik (parasimpatis) yang
datang dari nukleus salivatorius superior.
Serabut saraf ini mengurus glandula dan
mukosa faring, palatum, rongga hidung,
sinus paranasal dan glandula submaksiler
serata sublingual dan maksilaris.
3. Serabut viserosensorik yang menghantar
implus dari alat pengecap di dua pertiga
bagian depan lidah.
4. Serabut somatosensorik rasa nyeri dan
mungkin juga rasa suhu dan rabadari
bagian daerah kulit dan mukosa yang
dipersarafi nervus trigeminus. Daerah
overlapping disarafi oleh dari satu saraf ini
terdapat pada lidah, platum, meatus
acusticus eksterna dan bagian luar dari
gendang telinga.
Parese nervus fasialis timbul karena berbagai
etiologi dengan proses patogenesis yang
bervariasi, yaitu :
 Trauma
Parese nervus fasialis bisa terjadi karena trauma
kepala, terutama jika terjadi fraktur basis cranii,
khususnya bila terjadi fraktur longitudinal. Selain
itu luka tusuk, luka tembak serta penekanan
forsep saat lahir juga bisa menjadi penyebab.
Nervus fasialis pun dapat cedera pada operasi
mastoid, operasi neuroma akusik atau neuralgia
trigeminal dan operasi kelenjar parotis.
 Tumor
Tumor yang bermetastasis ke tulang temporal
merupakan penyebab yang paling sering
ditemukan. Biasanya berasal dari tumor
payudara, paru-paru, dan prostat. Juga dilaporkan
bahwa penyebaran langsung dari tumor regional
dan sel schwann, kista dan tumor ganas maupun
jinak dari kelenjar parotis bisa menginvasi cabang
akhir dari nervus fasialis yang berdampak sebagai
bermacam-macam tingkat kelumpuhan. Pada
kasus yang sangat jarang, karena pelebaran
aneurisma arteri karotis dapat mengganggu fungsi
motorik nervus fasialis secara ipsilateral.
 Paralisis nervus fasialis perifer telah
dijelaskan dalam banyak kasus embriopati
talidomid..Larutan antiseptic kloroseksol
yang banyak digunakan dalam pasta
elektroda dan berbagai krim kulit, telah
dilaporkan bahwa dapat menyebabkan
paralisis fasialis yang [Link]
etilenglikol, baik dalam percobaan bunuh diri
maupun mabuk, dapat mengakibatkan
kelemahan fasial tipe perifer, baik permanen
ataupun temporer.
 Bell’s Palsy
Parese Bell merupakan lesi nervus fasialis
yang tidak diketahui penyebabnya atau tidak
menyertai penyakit lain. Karena proses yang
dikenal awam sebagai masuk angin atau
dalam bahasa inggris “cold” nerfus facialis
bisa sembab. Karena terjepit di dalam
foramen stilomastoideus dan menimbulkan
kelumpuhan tipe LMN yang disebut sebagai
Bell’s Palsy.
 Penyakti-penyakit tertentu
Parese fasialis perifer dapat terjadi pada
penyakit-penyakit tertentu, misalnya DM,
hepertensi berat, anestesi local pada pencabutan
gigi, infeksi telinga tengah, sindrom Guillian
Barre.
 Kongenital
Parese nervus fasialis bilateral kadang
merupakan kelainan congenital yang
kemungkinan terjadi karena adanya gangguan
perkembangan nervus fasialis dan seringkali
bersamaan dengan kelemahan okular (sindrom
Moibeus).
PEMERIKSAAN SARAF FASIALIS

Tes Keuatan Otot :


1. Klien mengangkat alis,kemudian bandingkan
kanan dan kiri.
2. Klien menutup mata sekuatnya (perhatikan
asimetri) kemudian bandingkan kekuatan
kanan dan kiri atau sebaliknya,catat apakah
ada parese
3. Memperlihatkan gigi (asimetri)
4. Bersiul dan mencucu (asimetri / deviasi
ujung bibir)
5. Meniup sekuatnya, bandingkan kekuatan
udara dari pipi masing-masing.
6. Menarik sudut mulut ke bawah.
Tes Sensorik Khusus
(pengecapan)
Pemeriksaan dengan rasa manis, pahit, asam,
asin yang disentuhkan pada salah satu sisi lidah.
Cara pemeriksaan :
1. Siapkan gula,garam,dan kina
2. Klien diminta utk menjulurkan lidahnya dgn
kedua mata tertutup
3. Beri sedikit gula,garam,kina secara bergantian
pada 2/3 lidah bag dpn(dgn tetap menjulurkan
lidahnya)
4. Tanyakan rasa apa yg tdi dirasakan apakah
manis,asin atau pahit.
DAFTAR PUSTAKA
 [Link]
[Link]/2011/11/[Link]?m%3D1
&ei=9zm7bsz8&lc=id
 [Link]
tp://
[Link]/2011/02/[Link]
ml%3Fm%253D1%26ei%3DdEKkBmZ5%26lc%3Did
 [Link]
tp://
[Link]/2012/07/[Link]%3Fm%253
D1%26ei%3DJTOMsMJn%26lc%3Did-

 [Link]
[Link]/wiki/Saraf_fasialis&ei=zNtzMqAn&lc=id-
TERIMA KASIH

You might also like