0% found this document useful (0 votes)
12 views14 pages

Pembelajaran Teks Naratif Kelas X

Uploaded by

yogierlambang80
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
12 views14 pages

Pembelajaran Teks Naratif Kelas X

Uploaded by

yogierlambang80
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd

INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS SEKOLAH
Nama penyusun Yogi Sugar Erlambang H,[Link]
Institusi SMA NEGERI 5 TALANG UBI
Tahun pelajaran 2024
Kelas X
Fase E
Elemen
 Membaca-Memirsa (NARRATIVE TEXT)

 Menulis-Mempresentasikan (Teks Narrative)


Capaian pembelajaran Pada akhir fase E, peserta didik membaca dan merespon berbagai
macam teks seperti Narasi, Deskripsi, Prosedur, Eksposisi, Recount,
dan Report. Mereka membaca untuk mempelajari sesuatu atau untuk
mendapatkan informasi. Mereka mencari dan mengevaluasi detil
spesifik dan inti dari berbagai macam jenis teks. Teks ini dapat
berbentuk cetak atau digital, termasuk diantaranya teks visual,
multimodal atau interaktif. Pemahaman mereka terhadap ide pokok,
isu-isu atau pengembangan plot dalam berbagai macam teks mulai
berkembang. Mereka mengidentifikasi tujuan penulis dan
mengembangkan keterampilannya untuk melakukan inferensi
sederhana dalam memahami informasi tersirat dalam teks.

Alokasi waktu 2 x 45 menit

B. KOMPETENTENSI AWAL

Siswa telah dapat memahami defnisi narrative text dan generic structure nya.

C. PROFIL PELAJAR PANCASILA


 Gotong royong Bekerja sama mencari informasi lebih tentang materi yang
diberikan dalam grup

 Mandiri Melakukan proses brainstorming pada kegiatan awal


pembelajaran.

 Kreatif Membuat teks narrative sederhana yang di dapat dari


berbagai sumber

 Berfikir Kritis Mengembangkan dan mengaitkan materi dalam kehidupan


sehari-hari.

D. SARANA DAN PRASARANA


Media Lembar kerja peserta didik, laptop, handphone, LCD
Sumber belajar Lembar kerja peserta didik, laman e-learning, e-book,
buku Bacaan, Youtube, Peserta didik & Guru.

E. MODEL PEMBELAJARAN

Genre Based Approach (GBA) pendekatan pembelajaran yang fokus pada pengajaran dan
pembelajaran bahasa berdasarkan genre (jenis teks). Pendekatan ini bertujuan untuk membantu
siswa mengembangkan kemampuan berkomunikasi yang efektif dalam berbagai konteks dan
situasi berbahasa

KOMPETENSI UMUM
1. Building Knowledge of the Field (BKOF)

Peserta didik diberi rangsangan (stimulus) tentang


materi yang akan dipelajari dengan cara
ICT
mengamati video yang berhubungan dengan
TPACK
materi.

9. Peserta didik bertanya jawab dengan guru


a. Jenis teks apa yang ada di video? Communication
b. Mengapa anda menyatakan teks tersebut
adalah Narrative text? Critical
c. Apa ciri utama yang menunjukan bahwa teks Thinking
tersebut adalah teks?
(Problem lebih tajam)

2. Modelling of the Text (MOT)

- Peserta didik dibagi menjadi beberapa


kelompok, satu kelompok terdiri dari 4-5 orang
- Peserta didik menyimak penjelasan guru
tentang LKPD yang sudah guru bagikan
2. Inti kepada masing- masing kelompok 70 Menit
Peserta didik diberikan teks Narrative untuk Communication
dianalisis berdasarkan fungsi social, melalui
diskusi bersama temannya dan
dengan
bimbingan guru

3. Joint Construction of the Text (JCOT)

Peserta didik mencari dan mengumpulkan Collaboration


informasi tentang fungsi sosial, struktur teks,
dan
unsur kebahasaan terkait teks narrative melalui
googling, buku,dll.
Peserta didik menulis teks Narrative yang Critical
sudah disusun berdasarkan generic structurenya Thinking
Collaboration
4. Independent Construction of the Text (ICOT)

Peserta didik bersama kelompok Communiction ICT


mempresentasikan hasil menulis teks Narrative
Kelompok lain mencermati dan mendengarkan Communication
serta menangggapi kelompok yang sedang Collaboration
mempresentasikan hasil diskusinya dan guru
memberikan tanggapan
Guru bersama peserta didik merefleksi
Collaboration
kegiatan belajar yang telah dilakukan.
Reflective
Refleksi bagi peserta didik:
thinking
Communication
a. Bagaimana pembelajaran hari ini?
b. Siapa yang mau menyampaikan materi
3. Penutup yangsudah kita pelajari hari ini? 10
Menit
Guru menginformasikan aktivitas pembelajaran
pada pertemuan [Link] ditutup Communication
dengan berdo’a bersama Religius

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Terlampir
B. BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
1. Lembar Kerja Peserta Didik
2. [Link] (vidio cerita malin kundan)
3. PPT Pembelajaran Narrative text

C. GLOSARIUM
Narrative Text Adalah sebuah teks yang menjelaskan secara detail dengan
mengidentifikasidan menjelaskan orang, benda atau tempat, dan teksini
biasanya menggunakan simple present tense.
Worksheet student:

Kelas : ...................
Nama Kelompok : 1. ............... 4. ...............
: 2. ............... 5. ...............
: 3. ............... 6. ...............

LEARNING ACTIVITIES IN A GROUP


NO 1: MOT
TP 1 : Melalui model pembelajaran Genre Based Approach (GBA), peserta didik
dapat menganalisis, tujuan, fungsi sosial, struktur teks, ciri-ciri unsur
kebahasaan dari sebuah teks Narrative dengan benar.

[Link] the social function, generic structure and language


features

MALIN KUNDANG

Once upon a time, there were mother and her young son, namely Malin Kundang, lived in difficult life. They
hanged life with something given by the nature. They took woods from the forest and sold them to buy their food.
It was not enough to fulfill their daily need normaly. They ate food whatever there was, they wore clothes
whatever there was. They were very poor.
One day, Malin Kundang asked for permission to her mother to work. He want to change their life.
“Mother, let me go to get work, so we can live in better life. I will come back soon” said Malin Kundang. “Of
course, my Dear. May God bless you!” answered his mother.
Malin Kundang went away to try his luck in a big ship. His poor life motivated him to be a good
employee. He was very diligent and made his career increased as fast as possible, until he became a rich man. The
merchant of a big ship interested in him and wanted him to marry his daughter. Malin Kundang agreed because
she was very beautiful.
After Malin Kundang married, one day, his wife invited him to see his mother land. Malin agreed with her.
Their ship anchored near the harbor of West Sumatra. Everybody heard their coming. The dweller told about it. “
Malin come back! Malin come back! He is a rich man now!” they shouted.
Malin Kundang’s mother came to the harbor and found Malin Kundang with his wife. “ Malin! Welcome
to your village!” said his mother. Malin Kundang ashamed to his wife when he saw his mother in a bad clothes.
He always said to his wife that he was a son of a rich man.
“ I am your mother, Malin. You don’t remember me, do you?” said his mother more.
“ Go away! I have no mother like you!” shouted Malin Kundang. Malin Kundang’s mother was very sad.
She was in believe and un-believe that the man on the ship is his son. She said to God to make sure about it. “
God if he is not my son, forgive me that I have felt he is my son, but if he is my son, you are the Justest King”.
In a short time, the sky became dark, the thunder rumbled. No light then after the last thundering sound.
After everything in normal condition, there was a big stone of Malin Kundang and his ship .
No. 2 (JCOT)
TP 2 : Melalui model pembelajaran Genre Based Approach (GBA),
peserta didik memodifikasi mengenai informasi rinci terkait
teks Narrative dengan detail.
Read the teks that and complete the following table!

Tittle
Once upon a time, there were mother and her young son, namely
Malin Kundang, lived in difficult life. They hanged life with
Orientation something given by the nature. They took woods from the forest
and sold them to buy their food. It was not enough to fulfill their
daily need normaly. They ate food whatever there was, they wore
clothes whatever there was. They were very poor.

Complication

Resolution
No 3. (JCOT)
TP 3: Melalui model pembelajaran Genre Based Approach (GBA),peserta didik dapat menyusun
struktur teks dari sebuah teks Narrative dengan benar.

Arrange the following random narrative teks into a good teks

One day, Malin Kundang asked for permission to her mother to work. He want to change their
life. “Mother, let me go to get work, so we can live in better life. I will come back soon” said Malin
Kundang. “Of course, my Dear. May God bless you!” answered his mother.
Malin Kundang went away to try his luck in a big ship. His poor life motivated him to be a good
employee. He was very diligent and made his career increased as fast as possible, until he became a rich
man. The merchant of a big ship interested in him and wanted him to marry his daughter. Malin
Kundang agreed because she was very beautiful.
After Malin Kundang married, one day, his wife invited him to see his mother land. Malin agreed
with her. Their ship anchored near the harbor of West Sumatra. Everybody heard their coming. The
dweller told about it. “ Malin come back! Malin come back! He is a rich man now!” they shouted.

“ I am your mother, Malin. You don’t remember me, do you?” said his mother more.
“ Go away! I have no mother like you!” shouted Malin Kundang. Malin Kundang’s mother was
very sad. She was in believe and un-believe that the man on the ship is his son. She said to God to make
sure about it. “ God if he is not my son, forgive me that I have felt he is my son, but if he is my son, you
are the Justest King”.
In a short time, the sky became dark, the thunder rumbled. No light then after the last thundering
sound. After everything in normal condition, there was a big stone of Malin Kundang and his ship.

Malin Kundang’s mother came to the harbor and found Malin Kundang with his wife. “ Malin!
Welcome to your village!” said his mother. Malin Kundang ashamed to his wife when he saw his mother
in a bad clothes. He always said to his wife that he was a son of a rich man.

Once upon a time, there were mother and her young son, namely Malin Kundang, lived in difficult
life. They hanged life with something given by the nature. They took woods from the forest and sold
them to buy their food. It was not enough to fulfill their daily need normaly. They ate food whatever
there was, they wore clothes whatever there was. They were very poor.
No 4 (ICOT)
TP 4 : Melalui model pembelajaran Genre Based Approach (GBA), peserta didik
dapat membuat teks narrative sederhana
LEARNING ACTIVITIES IN A GROUP
Student's worksheet
Penilaian Hasil Pembelajaran

1. Sikap - Penilaian Observasi


Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik
seharihari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan
langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
N Aspek Perilaku yang Dinilai Jumlah Skor Skor Sikap Kode Nilai
O Nama Siswa
BS JJ TJ DS

1
2

Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai.
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai
- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka
peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri.
Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan
terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan
dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan
merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh
guru terlebih dahulu.

Berikut Contoh format penilaian :


No Pernyataan Ya Tidak Jumlah Skor Kode
Skor Sikap Nilai

Selama diskusi, saya ikut


1
serta mengusulkan
ide/gagasan.
Ketika kami berdiskusi, setiap
2 anggota mendapatkan
kesempatan untuk berbicara.
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Jumlah skor = jumlah tiap skor di kalkulasikan
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi jumlah pernyataan)

4. Kode nilai / predikat :


75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan
keterampilan
- Penilaian Teman Sebaya
Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya
sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud
dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format
penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman sebaya :

Nama yang diamati :... Pengamat : ...

No Pernyataan Ya Tidak Jumlah Skor Kode


Skor Sikap Nilai

1 Mau menerima pendapat teman. 100


Memberikan solusi 450 90,00 SB
2 100
terhadap permasalahan.
Memaksakan pendapat sendiri
3 100
kepada anggota kelompok.
4 Marah saat diberi kritik. 100
5 ... 50
Catatan :
Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk
pernyataan
yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00
Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik(SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
2. Penilaian Pengetahuan

Tabel Penilaian Aspek Pengetahuan


Aspek
No Kriteria Skor 1-5
yang
Dinilai
Sangat memahami 5
Memahami 4

Tujuan Cukup memahami 3


1
Komunikatif Kurang
Hampir tidakmemahami 2
memahami
Tidak memahami 1
Struktur teks yang digunakansangat runtut
5

Struktur teks yang digunakan runtut 4


Struktur teks yang digunakan cukup
3
runtut
Struktur
Keruntutan
2 teks yang
Teks Struktur teksyang 2
digunakan
kurang digunakan hampir tidak
runtut runtut
Struktur teks yang
digunakan tidak
1
runtut
Sangat variatif dan tepat 5
Variatif dan tepat 4
Cukup variatif dan tepat 3
Pilihan
3 Kurang
Kosakata
variatifdan 2
Hampir tidak variatif dan
tepat
tepat
Tidak variatif dan
1
Tepat
Pilihan tata bahasa sangat tepat 5
Pilihan Tata Pilihan tata bahasa tepat 4
4
Bahasa
Pilihan tata bahasa cukup tepat 3
Pilihan tata
bahasa 2
Pilihan tata bahasa
kurang
hampirtidak tepat
tepat
Pilihan tata
bahasa 1
tidak
tepat

Catatan:
Nilai Akhir: Jumlah skor di kali 5
3. Penilaian Keterampilan
Rubrik untuk Penilaian Unjuk Kerja

Belum Cukup Kompeten( 8-9 ) Sangat


Aspek Kompeten(0-6) Kompeten(6-7) Kompeten(10)

Proses Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik


penyusunan tidakterlibat dalam terlibat dalam terlibat dalam terlibat dalam
Teks penyusunan teks penyusunan teks penyusunan teks penyusunan teks
Narrative Narrative. Narrative namun Narrative secara Narrative secara
kurang aktif. aktif tetapi aktifdan terbuka
menutup diri untuk Diskusi.
untuk diskusi.

Proses presentasi Peserta didik tidak Peserta didik Peserta didik mampu Peserta didik
hasil. mampu mampu mempresentasika mampu
mempresentasika mempresentasika nhasil penyusunan teks mempresentasika
nhasil penyusunan nhasil penyusunan narrativedengan nhasil penyusunan
teks narrative. teks narrative sikapyangbaik namun teks Narrative
namun tidak mampu dengan sikap
dengansikap yang berdiskusi. yangbaik dan
kurang baik. mampu berdiskusi.

Hasil Peserta didik Peserta didik Peserta didik mampu Peserta didik
[Link] tidakmenyusun kurang mampu mengidentifikasi mampu
narrative. teks narrative. mengidentifikasi tetapi tidak mampu mengidentifika
dan kurang menyusunteks sidan menyusun
mampu menyusun narrative teks narrative
teks narrative sesuaidengan funsi sesuai dengan
sesuaidengan sosial, struktur teks funsi sosial,
funsi sosial, dan unsur kebahasaan struktur teks
struktur teks dan dengan baik danunsur
unsur kebahasaan atau kebahasaan
dengan baik sebaliknya dengan baik

Keterangan:
Nilai Akhir: Jumlah skor dikali 10 dibagi jumlah skor maksimal.
a. Penilaian Kemampuan Menulis

No Aspek Kriteria Skor 1-5


yang
Dinilai
Sangat original 5
Original 4
Cukup original 3
1 Keaslian
Penulisan Kurang Hampir tidakoriginal 2
memahami
Tidak original 1
Isi sangat sesuai dengan judul 5
Isi sesuai dengan judul 4
Kesesuaian isi Isi cukup sesuai dengan judul 3
2 dengan judul
Isi kurang sesuai Isi hampir tidaksesuai dengan 2
dengan judul judul
Isi tidak sesuai 1
dengan judul
Keruntutan teks sangat tepat 5
Keruntutan teks tepat 4
Keruntutan teks cukup tepat 3
3 Keruntutan
Teks Keruntutan teks Isi hampir tidak sesuai dengan 2
kurang tepat judul
Keruntutan teks 1
tidak tepat
Pilihan kosakata sangat tepat 5
Pilihan kosakata tepat 4
Pilihan kosakata cukup tepat 3
Pilihan Pilihan kosakata Pilihan kosakata 2
4 Kosakata kurang tepat
Pilihan kosakata hampir tidak tepat 1
tidak tepat
Pilihan tata bahasa sangat tepat 5
Pilihan tata bahasa tepat 4
Pilihan tata bahasa cukup tepat 3
Pilihan tata Pilihan tata 2
5 bahasa bahasa Pilihan tata bahasa hampir tidak
kurang tepat

Pilihan tata bahasa Tepat


tidak tepat 1

Penulisan kosakata sangat tepat 5


Penulisan kosakata tepat 4

Penulisan kosakata cukup tepat 3


Penulisan
6 Penulisan
Kosakata 2
kosakata kurang Penulisan kosakata hampir
tepat tidak tepat
Penulisan
kosakata tidak 1
tepat
Tulisan rapi dan mudah terbaca 5

Tulisan tidak rapi tetapi mudah terbaca


4

Kerapihan Tulisan tidak rapi dan tidak mudah


7 3
Tulisan terbaca
Tulisan tidak rapi
Tulisan rapi dan hampir tidak 2
dan sulit terbaca
terbaca
Tulisan tidak rapi
1
dan tidak terbaca

Keterangan:
Nilai Akhir= Jumlah skor di kali 100 dibagi jumlah skor maksimal
b. Penilaian Kemampuan Berbicara (Speaking Skill)
Aspek yang
No Dinilai Kriteria Skor 1-5
Hampir sempurna 5
Ada beberapa kesalahan, tetapitidak
mengganggu makna 4

Ada beberapa kesalahan dan


3
mengganggu makna
Pengucapan Banyak kesalahan
1
(pronounciation) dan mengganggu
Hampir semua salah 2
makna
dan
Terlalu mengganggumakna
banyak
1
kesalahan dan
mengganggu
makna
Hampir sempurna 5
Ada beberapa kesalahan, tetapitidak
mengganggu makna 4

Ada beberapa kesalahan dan


3
mengganggu makna
Banyak kesalahan
Intonasi dan mengganggu
Hampir semua salah 2
2 (intonation) makna
dan
Terlalu mengganggumakna
banyak
1
kesalahan dan
mengganggu
makna
Sangat lancar 5
Lancar 4
Kelancaran Cukup lancar 3
3
(fluency)
Kurang lancar 2
Sangat tidaklancar
Tidak lancar 1
Sangat tepat 5

Keterangan:

Nilai Akhir= Jumlah skor di kali 100 dibagi jumlah skor maksimal

Skor Penilaian
No. Huru f Rentang angka

1. Sangat Baik (A) 86-100


2. Baik (B) 71-85
3. Cukup (C) 56-70
4. Kurang (D) ≤ 55

You might also like