0% found this document useful (0 votes)
58 views6 pages

Panduan Edukasi Kesehatan dan Pelayanan Medis

Care lms

Uploaded by

winda
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd

Topics covered

  • Disease Prevention,
  • Health Policy,
  • Health Assessment,
  • Health Data Management,
  • Lifestyle Modification,
  • Telehealth Services,
  • Health Risk Factors,
  • Cultural Sensitivity in Counse…,
  • Health Promotion,
  • Screening Tests
0% found this document useful (0 votes)
58 views6 pages

Panduan Edukasi Kesehatan dan Pelayanan Medis

Care lms

Uploaded by

winda
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd

Topics covered

  • Disease Prevention,
  • Health Policy,
  • Health Assessment,
  • Health Data Management,
  • Lifestyle Modification,
  • Telehealth Services,
  • Health Risk Factors,
  • Cultural Sensitivity in Counse…,
  • Health Promotion,
  • Screening Tests

Terimakasih atas koreksi teman2

BATCH 2-MOOC CARE PATHWAY

Pretest
Nilai 80 (cbs)

1. Pembagian seluruh petugas dalam 4 klaster dan satu lintas klaster


2. Infus NaCl 0,9% 1L dalam 2 jam, lanjutkan infus NaCl 0,9% 1L dalam 4 jam
3. Tes CD4, TCM TB dan foto thorax, tes Hepatitis B dan C, serta tes IMS
4. Edukasi kesehatan: Bersifat menambah meningkatkan pengetahuan
5. Alur pelayanan yang terintegrasi, mencakup seluruh unit pemberi pelayanan primer mulai dari
FKTP, Pustu dan Posyandu
6. Pemberian glukosa 15-20 gr secara oral
7. Dalam 4-6minggu (28 30mnggu)
8. Mulai pengobatan TB di hari yang sama
9. Periksa spiro kurang 90% oksigen mask
10. Ketergantungan satu sama lainnya
11. Berikan Paracetamol 500 mg dan cek TD kembali 1 minggu setelah sembuh. Hindari
diagnosis hipertensi hanya berdasarkan satu kali pemeriksaan.
12. Rujuk pasien ke RS setiap 3 bulan
13. Captopril
14. Gagal jantung
15. Pengukuran IMT (Indeks Massa Tubuh)

Tes formatif MP 1, nilai 90

- Siklus hidup
- Kepala Puskesmas
- Pembagian seluruh petugas dalam 4 klaster dan satu lintas klaster
- Posyandu dilaksanakan setiap bulan secara serentak atau terjadwal, menjangkau seluruh
sasaran siklus hidup dan memberikan pelayanan promotif serta preventif.
- 1, 2, 3, 5, 6 dan 8
- Klaster 2 dan 3 memberikan pelayanan komprehensif (promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif
dan/atau paliatif)
- Skrining kegawatdaruratan, registrasi, skrining kebutuhan pelayanan sesuai klaster, pemberian
pelayanan sesuai kebutuhan, skrining kebutuhan penanganan lanjutan spesialistik
- Pelaksanaan 14 skrining penyakit penyebab kematian tertinggi di setiap sasaran usia
- 1, 2, 3 dan 6
- Pustu

Formatif MP 2, skor 100:


● - Medical Evidence
● - Pencegahan sekunder
● - Pendekatan bio-psiko-sosio-kultur-spiritual
● - Menghentikan proses penyakit
● - Pencegahan untuk membuat orang tidak rentan
● - Seseorang memiliki kecenderungan genetik untuk menderita penyakit, tetapi
membutuhkan pemicu sosial dan psikologis untuk menjadi penyakit
● - Keterkaitan antara faktor biologi, psikologi, dan sosial-lingkungan
● - Identifikasi faktor-faktor ini dapat membantu dalam pencegahan, diagnosa, dan
pengelolaan penyakit serta memberikan dasar untuk pendekatan yang efektif dalam
tatalaksana medis
● - Faktor biologis, psikologis, sosial, budaya, dan spiritual memiliki peran dalam
pemberian ASI eksklusif
● - Ketergantungan satu faktor dengan yang lainnya

● Deteksi kanker serviks dengan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) termasuk
dalam upaya kesehatan..Pencegahan primer
● Pada tahap apakah diagnosis penyakit dibuat?Pada tahap klinis
● Apakah tujuan dari pencegahan tahap sekunder (secondary prevention)?Menghentikan \
● proses penyakit
● Apa yang dimaksud dengan pencegahan primer (primary prevention)?Upaya deteksi dini
penyakit

Tes Formatif MP 3
Nilai 90

1. Memberikan informasi dan keterampilan untuk mencegah timbulnya penyakit atau kondisi
kesehatan yang dapat dicegah. Termasuk didalamnya promosi gaya hidup sehat, vaksinasi, dan
tindakan pencegahan lainnya
2. Proses konseling tahap 2 bertujuan untuk…Mendefinisikan dan membangun pemahaman
tentang peran, batasan serta kebutuhan klien
3. Empowerment = Memberikan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan
4. tahap 1 = Meyakinkan kerahasiaan dan mendiskusikan batas kerahasiaan
5. Tujuan edukasi kesehatan bagi pasien rawat inap adalah…Membantu pasien dan keluarga
untuk mengetahui kondisi penyakitnya dan rencana pengobatan yang diberikan
6. Sifat yang harus dihindari oleh seorang konselor adalah…Mengesampingkan/mengecilkan
masalah yang dikemukakan klien
7. Peka dan menghargai budaya, kepercayaan maupun tradisi klien
8. sifat sabar, artinya…Konselor tidak terburu-buru dalam melakukan tahapan-tahapan proses
konselingnya
9. tahap ke-3 proses konseling adalah...Menggali masalah, meminta klien menceritakan kisah
mereka
10. Cara mengatasi stres dan tekanan mental

Versi lain
1. Definisi dari pendidikan preventif sebagai salah satu prinsip dasar edukasi kesehatan
adalah… Memberikan informasi dan keterampilan untuk mencegah timbulnya penyakit
atau kondisi kesehatan yang dapat dicegah. Termasuk didalamnya promosi gaya hidup
sehat, vaksinasi, dan tindakan pencegahan lainnyau
2. Tujuan Edukasi Kesehatan bagi masyarakat yang paling tepat adalah… Meningkatkan
pengetahuan dan atau keterampilan masyarakat terkait masalah kesehatan yang dialami
3. Sifat yang harus dihindari oleh seorang konselor adalah…
Mengesampingkan/mengecilkan masalah yang dikemukakan klien
4. Konselor yang berkualitas harus memiliki sifat sabar, artinya…Konselor tidak terburu-
buru dalam melakukan tahapan-tahapan proses konselingnya
5. Ciri khas konseling adalah…Proses timbal balik, kerjasama dan saling menghargai serta
menuju tujuan yang hendak dicapai
6. Tahap pertama dalam proses konseling bertujuan untuk membangun hubungan baik dan
meningkatkan kepercayaan klien kepada konselor. Adapun yang dilakukan dalam tahap
1 adalah…Meyakinkan kerahasiaan dan mendiskusikan batas kerahasiaan
7. Seorang konselor perlu membangun kepekaan terhadap budaya dan tradisi yang dimiliki
klien,... Peka dan menghargai budaya, kepercayaan maupun tradisi klien
8. Pihak yang memiliki hak untuk menentukan keputusan akhir terapi atau tindakan medis
yang dilakukan pada pasien adalah…Pasien
9. Prinsip dasar edukasi di FKTP adalah Empowerment... Memberikan keterampilan dan
pengetahuan yang diperlukan
10. Proses konseling tahap 2 bertujuan untuk…Mendefinisikan dan membangun
pemahaman tentang peran, batasan serta kebutuhan klien
11. Di bawah ini yang termasuk kedalam karakteristik edukasi kesehatan adalah…Informasi
digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendidik peserta/audiens

Tes Formatif MP 4
Nilai 80

1. Pemberian TTD 2 tablet per hari


2. Rockport test
3. EKG, funduskopi, profil lipid dan urinalisis
4. Kanker payudara, leher rahim, paru dan kolorektal
5. IVA test
6. Imunisasi bayi lengkap, imunisasi lanjutan baduta lengkap, dan imunisasi anak usia sekolah
7. Edukasi, pemantauan kepatuhan pengobatan, sweeping
8. Mandiri, ketergantungan ringan, sedang, berat dan total
9. Skrining layak hamil pada klaster usia dewasa dapat dilakukan di..Puskesmas dan Pustu
10. Alat kesehatan utama yang digunakan untuk skrining Penyakit Jantung Bawaan (PJB) di
FKTP adalah..Pulse oxymetry

Versi lain
1. Sasaran bayi yang mendapatkan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah.. Bayi usia
48 – 72 jam
2. Gejala klasik DM terdiri dari…Sering kencing, cepat lapar, sering haus
3. Skrining layak hamil pada klaster usia dewasa dapat dilakukan di..Puskesmas, Pustu
dan Posyandu
4. Setelah pasien menunjukkan kondisi stabil setelah dilakukan rujukan ke FKTL, maka
dilakukan rujuk balik ke FKTP untuk pemantauan hasil pengobatan. Pemantauan hasil
pengobatan ini dapat dilakukan di…Posyandu, Pustu, atau Puskesmas.
5. Pada kunjungan rumah oleh kader Posyandu dilaksanakan berbagai pelayanan. Pilihlah
pelayanan kader Posyandu yang paling tepat..Edukasi, pemantauan kepatuhan
pengobatan, sweeping
6. Pada alur Diabetes Mellitus, apa saja pemeriksaan komplikasi yang harus dilakukan…
EKG, funduskopi, profil lipid dan urinalisis
7. Pada alur skrining anemia di klaster anak usia sekolah dan remaja, apabila ditemukan
Hb 9 gr/dl maka penatalaksanaan di FKTP adalah..Pemberian TTD 2 tablet per hari
8. Interpretasi hasil skrining tingkat kemandirian pada lanjut usia terdiri dari..Mandiri,
ketergantungan ringan, sedang, berat dan total
9. Pada alur Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK), apabila ditemukan hormon TSH tinggi
maka..Tata laksana di FKTL oleh Dokter Spesialis Anak
10. Salah satu pencegahan penularan penyakit dari ibu hamil ke anak yang dikandungnya
yaitu dengan melakukan serangkaian tes antenatal untuk mencegah penularan
beberapa penyakit, yaitu…, HIV, Sifilis dan Hepatitis B

Mp 5 Nilai 80

● •Konseling, Testing HIV


● •Lakukan pemeriksaan dahak untuk TCM TB
● •Mengecek urin carik celup
● •Halaman 24
● •Pasien diminta tenang selama 5 menit, lakukan pemeriksaan dua kali dengan selang waktu 2-5 menit
● •Pasien batuk/kesulitan bernafas lebih atau sama dengan 2 minggu atau berulang
● •Tekanan darah ≥140/90 mmHg ulangi cek tekanan darah 1–4 minggu setelahnya
● •Kebingungan atau kegelisahan
● •Cek GDP. Bila hasil GDP 128 mg/dl, maka cek ulang GDP 1 minggu kemudian
● •Identifikasi gejala batuknya terlebih dahulu

● Ny. N usia 56 tahun datang dengan keluhan batuk dan sesak nafas. Berikan perhatian segera pada Ny. N
jika terdapat gejala di bawah ini, kecuali..Bengkak dan nyeri di salah satu betis
● Seorang pria usia 40 tahun mengeluh batuk sejak 1 bulan lalu. Demam dan sesak napas disangkal, tidak
mengalami penurunan berat badan dan tidak ada keluhan berkeringat pada malam hari. ...Identifikasi gejala
batuknya terlebih dahulu
● Buka halaman 'Kejang' sesuai arahan 'Daftar Isi: Gejala'. Apa yang Anda lakukan untuk pasien pria 24 tahun
yang mengalami kejang, tidak sadar dengan riwayat epilepsi? Berikan Diazepam 10 mg IV dalam 2-3 menit
atau secara rektal
● Edukasi yang paling tepat disampaikan pada pasien Diabetes Melitus adalah..Pastikan pasien dapat
mengenali dan menangani hipoglikemia (menggigil, berkeringat, berdebar-debar, lemas, dan lapar)
● Hasil pemeriksaan GDS Ny. R 130 mg/dl dan IMT 25 tanpa ada keluhan. Ayah pasien adalah penyandang
Diabetes dan ibu pasien Hipertensi. Bagaimana tatalaksana pada pasien ini?Cek GDP. Bila hasil GDP 128
mg/dl, maka cek ulang GDP 1 minggu kemudian
● Pak D (74 tahun) datang ke klinik karena batuk yang tidak kunjung berhenti sejak 1 bulan lalu. Batuknya
berdahak berwarna kuning kehijauan tanpa ada darah. Sesak napas disangkal..Dari halaman daftar isi
“kondisi kronis” menuju halaman 92 (TB)
● Buka halaman Daftar Isi tentang Gejala pada buku elektronik Panduan Praktis Tata Laksana Klinis (PPTK).
Lanjut ke halaman berapakah untuk menangani kejang pada pasien pria 24 tahun dengan tepat?Halaman 24
● Tn. A usia 35 tahun datang ke Klinik dengan keluhan sariawan sejak 2 minggu terakhir ini. Semakin lama
semakin memberat sehingga pasien kesulitan untuk makan...Konseling, Testing HIV
● Cara mengukur tekanan darah yang paling tepat untuk menegakkan diagnosa hipertensi adalah..Pasien
diminta tenang selama 5 menit, lakukan pemeriksaan dua kali dengan selang waktu 2-5 menit
● Pasien angina dengan TD ≥180/110 mmHg perlu dilakukan pemberian..ISDN sublingual 5 mg
● Seorang wanita berusia 45 tahun dibawa ke Puskesmas by dengan keluhan sesak napas tiba-tiba.
Pemeriksaan fisik menunjukkan bahwa suara napas di satu sisi dadanya melemah,...Tension pneumothorax
● -> Edukasi pasien dengan risiko penyakit kardiovaskular untuk modifikasi gaya hidup yang benar
adalah..Aktifitas fisik minimal 1 jam 5x seminggu
● Seorang wanita usia 50 tahun mengeluh batuk >2 minggu dengan riwayat mendapat pengobatan TB selama
9 bulan saat usianya 30 tahun. Bagaimana pengelolaan pasien ini selanjutnya?Lakukan pemeriksaan dahak
untuk TCM TB
● Seorang pria berusia 65 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan batuk dan kesulitan bernapas.
Pasien terlihat bingung dan gelisah. Tekanan darahnya tercatat 85/55 mmHg....Batuk tidak berdahak tanpa
gejala lain
Sumatif

1. Alur pelayanan yang terintegrasi, mencakup seluruh unit pemberi pelayanan primer mulai dari FKTP,
Pustu dan Posyandu
2. Dalam 4-6 minggu (28-30 minggu)
3. Gagal jantung
4. Berikan Paracetamol 500 mg dan cek TD kembali 1 minggu setelah sembuh. Hindari diagnosis hipertensi
hanya berdasarkan satu kali pemeriksaan.
5. Ketergantungan satu sama lainnya
6. Mulai pengobatan TB di hari yang sama
7. Rujuk pasien ke RS setiap 3 bulan
8. Tes CD4, TCM TB dan foto thorax, tes Hepatitis B dan C, serta tes IMS
9. Pengukuran IMT (Indeks Massa Tubuh)
10. Pembagian seluruh petugas dalam 4 klaster dan satu lintas klaster
11. Informasi digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendidik peserta/audiens.
12. Berikan Captopril 12,5 mg per 8 jam
13. 1Infus NaCl 0,9% 1L dalam 2 jam, lanjutkan infus NaCl 0,9% 1L dalam 4 jam
14. Periksa EKG dalam 10 menit
15. Pemberian glukosa 15-20 gr secara oral

You might also like