100% found this document useful (11 votes)
36K views5 pages

Jurnal Modul 2 Topik 2

vjgjgjjgj

Uploaded by

Mardi Kira
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd
100% found this document useful (11 votes)
36K views5 pages

Jurnal Modul 2 Topik 2

vjgjgjjgj

Uploaded by

Mardi Kira
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd
  • Pengertian Pembelajaran Sosial dan Emosional
  • 3 Ruang Lingkup Penerapan KSE
  • Contoh Penerapan KSE

JURNAL PEMBELAJARAN MODUL 2

PEMBELAJARAN SOSIAL DAN EMOSIONAL


APA DAN BAGAIMANA MENERAPKANNYA

NAMA PENYUSUN : FERWAN, [Link]


NOMOR UKG : 201500712489
LPTK : UNIVERSITAS KATOLIK
SANTO THOMAS
NAMA PRODI : PPG – GURU KELAS SD

PENDIDIKAN PROFESI GURU TERTENTU


2024
Pengertian Pembelajaran Sosial dan Emosional
Pembelajaran Sosial dan Emosional adalah sebuah metode yang membantu peserta didik
untuk mengembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilannya dalam mengelola emosi,
membangun hubungan yang sehat, menetapkan tujuan dan mengambil Keputusan dalam
hidupnya. Pembelajaran Sosial dan emosional sangat penting, bukan hanya kepada guru tetapi
juga bagi murid. Sebagai seorang guru kita tidak harus menjadi seorang psikolog, tetapi harus
selalu konsisten dalam menerapkannya agar tindakan dan nilai-nilai sejalan dengan apa yang
kita tanamkan kepada peserta didik kita dikelas. Dan yang baik adalah dimulai dari diri kita
sendiri dimana tujuan dan manfaat pembelajaran sosial dan emosional disekolah yaitu:
Pengembangan peserta didik:
 Pengajaran kelas yang lebih baik yaitu dimana pembelajaran sosial dan emosional dapat
didik menciptakan lingkungan belajar yang positif dengan mengurangi perilaku disruptif
dan meningkatkan konsentrasi.
 Meningkatkan keterampilan sosial yaitu peserta didik belajar keterampilan komunikasi
yang efektif, empati dan kerja sama yang dapat meningkatkan hubungan interpersonal
mereka dengan baik dengan teman sebaya maupun dengan guru.
 Peningkatan kinerja akademik yaitu dengan mengelola stress dan emosi secara lebih baik,
peserta didik dapat fokus lebih baik dalam pembelajaran dan lebih termotivasi untuk
mencapai tujuan akademik mereka.
Adapun Manfaat Pembelajaran sosial dan emosional untuk pengembangan diri yaitu:
 Pengelolaan emosi yaitu kita yang mempraktikkan pembelajaran sosial dan emosional
dapat lebih mengenali dan mengelola emosi kita dan membantu mengurangi stres dan
meningkatkan kesejahteraan mental.
 Pengambilan keputusan yaitu pembelajaran sosial dan emosional dapat membantu kita
membuat keputusan yang lebih baik dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap diri
kita sendiri dan orang lain serta dengan mempertimbangkan nilai-nilai dan tujuan jangka
Panjang.
 Peningkatan kesejahteraan yaitu dengan mengembangkan keterampilan sosial dan
emosional kita meras lebih merasa puas dengan hidup kita, lebih percaya diri dan lebih
mampu mengatasi tantangan kehidupan sehari-hari.
3 Ruang Lingkup Penerapan KSE
KSE dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan konteks. Berikut adalah 3 ruang lingkup
utama di mana KSE dapat dikembangkan:
1. Rutin Waktu Dalam Mata Pelajaran
 Pengenalan Diri
Kegiatan refleksi diri, jurnal perasaan, atau identifikasi kekuatan dan kelemahan diri.
 Manajemen Diri
Teknik relaksasi, pengaturan waktu, dan pengelolaan stres selama mengerjakan tugas.
 Kesadaran Sosial
Diskusi kelompok, presentasi, dan kerja sama dalam menyelesaikan tugas.
 Keterampilan Membangun Hubungan
Berinteraksi dengan teman sebaya, guru, dan orang lain dalam lingkungan belajar.
 Pengambilan Keputusan
Membuat keputusan terkait pemilihan tugas, strategi belajar, atau penyelesaian
masalah.
2. Terintegrasi Dalam Mata Pelajaran
 Menetapkan Tujuan
Menentukan tujuan pembelajaran yang realistis dan relevan dengan materi pelajaran.
 Mengatasi Tantangan
Menghadapi kesulitan dalam belajar dengan sikap yang positif dan mencari solusi.
 Berpikir Kritis
Menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, dan menarik kesimpulan.
 Kreativitas
Mengembangkan ide-ide baru dan cara-cara yang inovatif dalam menyelesaikan
masalah.
 Komunikasi Efektif
Menyampaikan ide dan pendapat dengan jelas dan sopan.
3. Protokol Budaya atau Tata Tertib
 Menghargai Perbedaan
Menerima dan menghargai keberagaman budaya, pendapat, dan latar belakang.
 Kerjasama
Bekerja sama dalam kelompok dengan efektif dan efisien.
 Tanggung Jawab
Menjaga kebersihan lingkungan sekolah, mengikuti peraturan, dan menyelesaikan
tugas tepat waktu.
 Sopan Santun
Berinteraksi dengan orang lain dengan sopan dan santun.
 Respek
Menghormati hak dan perasaan orang lain.
Contoh Penerapan KSE
 Rutin
Sebelum memulai pelajaran, siswa diajak untuk melakukan refleksi singkat tentang
perasaan mereka saat itu.
 Terintegrasi
Saat mempelajari materi sejarah, siswa diminta untuk menganalisis peristiwa sejarah dari
berbagai perspektif dan mempresentasikan hasil analisisnya.
 Protokol
Selama diskusi kelompok, siswa diajarkan untuk saling mendengarkan, menghargai
pendapat orang lain, dan memberikan umpan balik yang konstruktif.
5 Kompetensi Sosial dan Emosional menurut CASEL
1) Self-awareness (Kesadaran Diri)
Kemampuan untuk memahami, mengenal emosi dan potensi yang ada dalam dirinya
serta mampu menghubungkan perasaan, pikiran dan nilai-nilai yang ada dalam dirinya
2) Social-awareness (Kesadaran Sosial)
Kemampuan untuk mempertimbangkan pemikiran pandangan orang lain serta bersedia
mengikuti kemampuan atau kekuatan temannya atau orang lain.
3) Self-Management (Manajemen Diri)
Kemampuan untuk mengenal emosi yang dia rasakan, menumbuhkan motivasi yang ada
dalam dirinya, merancang tujuan pribadi dan bersama serta memotivasi kelompoknya
juga mengendalikan diri saat bekerja dengan kelompoknya.
4) Relationship skill (Keterampilan Berelasi)
Kemampuan untuk berkomunikasi dengan efektif, mempraktikkan Kerjasama tim dan
pemecahan masalah serta kolaboratif menunjukkan sikap kepemimpinan dalam
kelompok.

5) Responsible decision making (Membuat Keputusan yang Bertanggungjawab)


Kemampuan untuk rasa ingin tahu keterbukaan pikiran dan melatih membuat
Keputusan dan masuk akan setelah mengenal fakta.
Salah satu cara penerapan rancangan pembelajaran dalam pembelajaran sosial dan emosional
adalah dengan menggunakan metode 3 signature practice, yaitu :
a) Menyampaikan pembukaan yang hangat pada kegiatan pembelajaran, saya memulai
dengan mengucapkan salam, menyapa kabar peserta didik, berdoa lalu mengabsen
kehadiran peserta didik.
b) Mengadakan kegiatan yang menantang dan melibatkan peserta didik jika saya melihat
kondisi kesiapan belajar peserta didik yang belum siap untuk menerima pelajaran (seperti
mengantuk), maka saya akan melakukan ice breaking terlebih dahulu supaya peserta didik
kembali konsentrasi belajar peserta didik bisa focus barulah saya akan masuk ke materi
pelajaran dengan mereview materi pelajaran di pertemuan sebelumnya dengan
menerapkan metode poin review. Siapa yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar
akan mendapat poin nilai. Ini akan menambah semangat belajar peserta didik. Saya
menekankan agar peserta didik dapat percaya diri dalam mengemukakan pendapatnya dan
dapat melatih kemampuan berkomunikasi peserta didik.
Selanjutnya saya akan masuk ke materi inti, dimana saya akan menerapkan pembelajaran
yang menarik agar peserta didik dapat belajar dengan baik. Salah satunya dengan belajar
kelompok. Belajar kelompok dapat menanamkan sikap gotong royong pada peserta didik,
mereka dapat belajar bagaimana dapat meredam emosi ketika mengeluarkan ide atau
pendapat mereka didalam bekerja kelompok.
c) Menyampaikan penutupan yang optimis di akhir pembelajaran guru menanyakan perasaan
peserta didik setelah belajar. Kemudian guru bersama peserta didik merefleksikan hasil
belajar pada hari itu dan membuat kesimpulan. Kesimpulan pembelajaran yang dibuat
sebisa mungkin menggunakan kalimat yang mudah dipahami dan mudah diingat oleh
peserta didik. Lalu memberikan apresiasi kepada peserta didik selama proses
pembelajaran.

You might also like