Torah Diktat Pak Reed 2000
Torah Diktat Pak Reed 2000
KEJADIAN
S/D
ULANGAN
Perpustakaan
Bahasa Ingris
Averbeck, R. E. "OT 431 Leviticus." Silabus yang belum dicetakkan, Grace Theological Seminary.
Davis, John J. Moses and the Gods of Egypt. Grand Rapids: Baker, 1971.
Durham, John I. Word Biblical Commentary, Exodus. Waco, TX: Word, 1987.
Harris, R. Laird "Leviticus." The Expositor's Bible Commentary, Vol. 1. Edited by Frank E. Gaeb-
elein, Grand Rapids: Zondervan, 1981.
Harrison, R.K. Introduction to the Old Testament. Grand Rapids: Eerdmans, 1969.
Kaiser, Walter C., Jr. "Exodus." The Expositor's Bible Commentary, Vol. 1. Edited by Frank E.
Gaebelein, Grand Rapids: Zondervan, 1981.
Kalland, Earl S. Deuteronomy, (EBC, Vol. 3). Grand Rapids: Zondervan, 1992.
Patrick, Dale Old Testament Law. Atlanta: John Knox Press, 1985.
Ross, Allen P. Creation & Blessing. Grand Rapids: Baker Book House, 1988.
Reed, Carl A. "The Pilgrim Festivals." Unpublished term paper from OT 431, Grace Theological
Seminary, 1988.
Sailhamer, John H. "Genesis." The Expositor's Bible Commentary, Vol. 1. Ed. Frank E. Gaebelein.
Grand Rapids: Zondervan, 1981.
Theological Wordbook of the Old Testament. Edited by R. Laird Harris, Gleason L. Archer, Jr., and
Bruce K. Waltke. Chicago: Moody Press, 1981.
Wenham, G.J. The Book of Leviticus. The International Commentary on the Old Testament. Grand
Rapids: Eerdmans, 1979.
Wenham. G.J. Numbers. Tyndale Old Testament Commentaries. Leicester, England: Inter-Varsity
Press, 1981.
Whitcomb, John C. The Early Earth (Revised Edition). Winona Lake, IN: BMH Books, 1986.
i
Carl Reed, M.Th. Torah:Perpustakaan
Bahasa Indonesia
Free, Joseph P. dan Vos, Howard F. Arkeology dan Sejarah Alkitab. Malang: Gandum Mas, 1997.
(Judul Ingris: Archeology and Bible History. Grand Rapids: Zondervan, 1992.)
Guthrie, Donald, Ed. Tafsiran Alkitab Masa Kini I Kejadian-Ester. Jakarta: Yayasan Komunikasi
Bina Kasih, 1983.
Preston, Craig. Torah, diktat disiapkan untuk Eksposis I di STII. (Belum dicetak.)
Rowdon, Harold H. Seri Pemahaman Dokrtin Alkitabiah: Hukum Taurat dan Kasih. Jakarta:
Persekutuan Pembaca Alkitab,1989.
Towns, Elmer L. Nama-nama Allah. Yogyakarta: Yayasan Andi, 1995. (Judul Ingris: My Father's
Names. Ventura, California: Regal Books, 1981.)
Vos, Howard E. Kitab Kejadian dan Arkeologi. Yogyakarta: Yayasan Andi, 1991. (Judul Ingris:
Genesis and Archeology. Grand Rapids, Zondervan.)
Wolf, Herbet. Pengenalan Pentateukh. Malang: Gandum Mas, 1998. (Judul Ingris: An
Introduction of the Old Testament Pentateuch, Chicago, Moody Press, 1991.)
ii
Carl Reed, M.Th. Pentatuk Pendahuluan
PENGANTAR PENTATUK
Kata ini telah ditransliterasikan dalam bahasa Inggris dan sekarang ke dalam bahasa Indonesia
dari kata Pentavteuco" (Yunani). Istilah ini digunakan oleh penterjemah P.L. dari Ibrani ke
dalamYunani (Septuagint) pada abad kedua S.M.
Istilah yang digunakan oleh orang Ibrani ialah Torah (hr"At) artinya: "Hukum."
Saksi-saksi lain: Yosua 8:30-31; Daniel 9:11-13; Maleakhi 4:4; Yohanes 5:46-47; 7:19.
Walaupun ada banyak sarjana "liberal" yang tidak lagi mengaku Musa sebagai pengarang
Pentatuk kita yang percaya pada firman Tuhan tidak ragu-ragu. (Lihat Tafsiran Alkitab Masa
Kini, hal. 59 s/d 75.)
1
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Pendahuluan
Kejadian: Pendahuluan
1A. Judul
Judul kitab ini "Kejadian" diambil dari Septuaginta (P.L. dalam bahasa Yunani) yaitu
(Genesi", "Genesis") dan berarti permulaan. Judul ini paling cocok sebab dalam kitab ini
terdapat permulaan dari banyak hal. Dalam bahasa Ibrani judulnya diambil dari kata-kata
pertama tyviareB. (beresit) yang berarti "pada mulanya."
2A. Tujuan
Kitab Kejadian menceritakan sejarah dunia dari ciptaan sampai kematianYusuf di Mesir.
Tetapi tujuan Musa mengarang kitab ini bukan untuk menjawab semua pertanyaan tentang
permulaan segala sesuatu tetapi untuk menyediakan bangsa Israel untuk menjadi bangsa
pilihan Allah yang setia. Buka ini sebagai pendahuluan isi perjanjian Sinai memberitahukan
bangsa Israel banyak kebenaran tentang Allah mereka dan hubungan nenek moyang dengan
Allah.
--Allah menciptakan segala sesuatu bukan dewa-dewa lain. Jadi Allah berhak memberi tanah
orang Kanaan kepada mereka sebab Ia pemilik semua dunia.
--Allah memilih Abraham dan berjanji Ia akan memberi tanah Kanaan kepadanya. Dan semua
sejarah mereka termasuk perbudakan di Mesir adalah rencana Allah untuk menyediakan
bangsa Israel masuk ke dalam tanah perjanjian.
Waktu membaca kitab Kejadian coba membacanya dari pandangan orang Israel yang baru
dibebaskan dari Mesir.
Dalam pasal 12 s/d 50 dijelaskan bagaimana Allah menyediakan jalan keselamatan bagi
seluruh dunia melalui pilihan satu keluarga.
2
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Pendahuluan
2B. Manusia hanya mengalami keadaan yang baik kalau ia bersandar pada Tuhan.
Setiap kali manusia usaha mencari kebaikan di luar Tuhan ia gagal. Lebih dari itu ia
mendapat hal-hal yang sungguh jahat.
Contoh-contoh:
--Hawa dan buah: Kej. 3:6
Hawa memandang pada buah dan menurut penilaiannya buah it baik dimakan,
walaupun telah dilarang oleh Allah. Akibatnya adalah kejatuhan manusia.
3B. Tanah
Sebab kitab ini tertulis kepada bangsa Israel yang sedang disediakan untuk memasuki
dan mendiami tanah Kanaan, kita tidak heran kalau tema "tanah" menonjol dalam kitab
ini.
1C. Dalam kisah penciptaan yang ditekankan ialah bahwa Allah menyediakan tanah
atau tempat khusus bagi manusia, yaitu taman Eden.
2C. Dalam kisah Abraham perhatikanlah hubungan dia dengan tanah perjanjian:
kalau ia berada di tanah Kanaan ia di dalam keadaan baik. Kalau ia keluar ia
berada dalam keadaan sulit.
3C. Pada akhir kitab ini tulang-tulang Yusuf harus dikuburkan dalam Kanaan.
Garis Besar
1A. Permulaan Dunia dan Rencana Allah. Kejadian 1:1-11:26
1B. Penciptaan 1- 2:3
2B. Permulaan Dosa 2:4 - 4:26
3B. Nuh dan Ceritanya 5:1-10:20
4B. Babel 11:1-9
5B. Keturunan Sem 11:10-26
2A. Permulaan Umat Allah Melalui Satu Keluarga 11:27-50:26
1B. Abraham 11:27 - 25:10
2B. Ismael 25:12 - 18
3B. Ishak 25:19 - 35: 29
4B. Esau 36:1 - 37:1
5B. Yakub 37:2 - 50:26
3
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Elohim adalah nama yang biasa dipakai bagi Allah, dan dalam bahasa Indonesia
diterjemahkan dengan kata "Allah." Di dalam P.L. Elohim dipakai kurang-lebih 2570.
Menurut Ryrie, Elohim berarti "bahwa Dia [Allah] adalah Yang kuat, Pemimpin yang
perkasa, Keallahan yang tertinggi." ( Teologia Dasar Jilid 1, h. 61).
4
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Mengapa? Walaupun kita tidak bisa tahu dengan pasti, mungkin karena yang diatur pada hari kedua
ialah keadaan lautan, bukan keadaan darat, dan tidak ada hubungan langsung dengan menyediakan
tempat bagi manusia.
Ada orang yang berpendapat bahwa istilah "belum bentuk dan kosong"
(Whbow" Whto tohu wabohu) selalu menjelaskan keadaan sesuatu yang dihukum
oleh Allah. Tafsiran ini didasarkan Yer. 4:23-26 dan Yes. 34:11 di mana istilah
tohu wabohu dipakai untuk menjelaskan keadaan sesudah hukuman Allah jatuh
atas tanah. Dari dasar ini terbentuk Teori Celah (gap theory) bahwa di antara ayat
satu dan ayat dua ada celah waktu.
Dasar teori ini lemah sekali. Pada umumnya dipakai untuk mencocokkan waktu
dalam Kejadian supaya ada zaman-zaman dimana terjadi semua hal yang terdapat
dari teori-teori ilmu pengetahuan.
Pengertian lebih tepat, tohu wabohu adalah bumi belum disiapkan untuk manusia.
Tafsiran ini didukung oleh:
1D. Bentuk kalimat bahasa Ibrani dalam ayat ini (waw disjunctive) tidak
mendukung ada celah di antara ayat 1 dan 2.
2D. Menurut Yes. 45:18, Allah tidak menciptakan bumi supaya "kosong."
5
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Hari-Hari Penciptaan
Hari Membentuk Hari Mengisi
1 Terang 4 Mata Hari, Bulan, Bintang2
2 Cakrawala 5 Binatang2 lautan, Burung2
3 Darat, Laut, Tumbuhan 6 Binatang2 Darat, Manusia
"Berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan..."
6
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
2D. Mata hari dan bintang-bintang diciptakan pada permulaan, tetapi sebelum
hari pertama dunia dilputi dengan awan-awan tebal, supaya muka bumi
gelap. Arti Allah menciptakan terang pada hari adalah ia biarkan terang
lewat awan yang tebal, dan pada hari keempat baru kelihatan mata hari
dan bintang.
--Kesulitan: Pasal ini berkata bahwa mata hari dan bintang dijadikan
pada hari keempat, bukan kelihatan saja.
Apakah artinya "di tengah segala air"? Untuk menjawabnya kita harus
mengerti maksud "cakrawala" di sini.
1D. Cakrawala dalam bahasa Ibrani adalah [:yqIr" (raqia'`). Kata ini terdapat
17 kali dalam P.L. Artinya: perluasan, sesuatu yang diluaskan; angkasa.
Dari konteks dalam Kejadian kita lihat:
1E. Tujuannya memisahkan air yang ada di bawah dari air yang ada di
atas. (1:6-7).
2E. Dinamai oleh Allah "langit" (1:8; Sama dengan 1:1).
3E. Dipakai menjelaskan tempat dimana "burung berterbangan di atas
bumi" (1:20).
2D. Kalau begitu, bagaimana atmosfir bisa memisahkan "air dari air?" Ada
dua tafsiran:
1E. Maksudnya air yang di atas ialah awan, sumber hujan. Dengan
pengertian ini cakrawala pada waktu penciptaan ada dalam
keadaan yang sama dengan atmosfir zaman kini.
2E. Memisahkan "air dari air" berarti bahwa sebagian dari air laut
diangkat ke atas, dan "cakrawala" adalah sesuatu yang kuat untuk
mengangkat dan menahan air di atas supaya tidak jatuh ke bumi.
Dengan pengertian ini, keadaan bumi pada zaman itu beda sekali
dari keadaan zaman kini. Biasanya yang pegang pada tafsiran ini
menjelaskan bahwa segalanya berubah pada waktu air bah.
7
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
3D. Arti yang lebih tepat: tafsiran Nomor 1, yaitu cakrawala berarti atmosfir.
8
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
5D. Manusia diberi kuasa atas semua binatang. (Tetapi bukan untuk
memakannya.)
2.
3.
4.
9
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Permulaan Dosa
Kejadian 2:4 - 4:26
1D. Terjemahan
Di dalam Alkitab kita, Yahweh diterjemahkan dengan kata "TUHAN."
Huruf besar dipakai untuk membedakannya dari Adoni yang
diterjemahkan "Tuhan." Apabila kata Yahweh tertulis bersama dengan
Adoni seperti dalam Amos 7:1, ada kebiasaan lain yang dipakai. Mereka
tidak menulis TUHAN Tuhan, tetapi Tuhan ALLAH. (Yahweh
diterjemahkan "ALLAH" dengan huruf besar untuk membedakannya dari
Elohim (Allah).
2D. Arti:
Yahweh (TUHAN) adalah nama yang khusus atau pribadi Allah. Elohim
bisa dipakai mengenai allah-alla lain, tetapi Yahweh hanya dipakai bagi
Allah. Allah memperkenalkan diri kepada bangsanya dengan nama
Yahweh.
10
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
2D. Dalam ayat 5-6 ada penjelasan mengenai keadaan dunia sebelum
manusia diciptakan. Tetapi juga yang dijelaskan di sini tertulis untuk
mengingatkan kita apa yang akan terjadi sesudah manusia jatuh ke dalam
dosa. Perhatikanlah hubungan di antara keadaan bumi di sini dan
keadaannya dalam pasal 3:
1E. Belum ada semak
Belum ada tumbuhan-tumbuhan apapun di padang (Bdgk 3:18)
2E. Belum ada hujan
Mungkin ada hubungan dengan air bah.
3E. Belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu
(Bdgk 3:23.)
4E. Ada kabut
Lebih tepat kalau kabut diterjemahkan"aliran" di sini (lihat 2:10).
2E. Manusia dibentuk dari tanah juga ada kaitan dengan kejatuhannya.
Bdgk 3:19
11
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
menghasilkan kematian.
2D. Tidak ada penolong yang sepadan dengan Adam di antara segala
binatang. Perbedaan antara manusia dan binatang ditekankan di sini.
12
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Pertanyaan Diskusi:
Apakah Adam bisa tinggalkan ayahnya dan ibunya?
Dalam pasal dua kita melihat manusia sebelum dia jatuh ke dalam dosa. Kita harus mengerti
keadaan manusia sebelum dosa supaya kita sadar akan semua yang hilang karena dosanya.
Kita harus ingat bahwa kitab Kejadian ditulis utama kepada bangsa Israel yang siap memasuki
tanah perjanjian. Mereka harus belajar dari pengalaman Adam dan Hawa. Dalam Ulangan
30:11-20 Allah menghadapi kepada bangsa Israel kehidupan dan kematian. Mereka bisa
memilih: kalau mentaati Perjanjian Sinai, mereka akan hidup dengan baik di dalam tanah yang
disediakan oleh Allah. Tetapi kalau melanggarnya, mereka akan mati, akan dibuang dari tanah
tersebut.
2A. Manusia Jatuh dan dikeluarkan dari tempat yang baik (3:1-24).
1B. Manusia jatuh dalam dosa (3:1-7).
1C. Si Penggoda (3:1a).
1D. Kita tidak diberitauhkan siapa "si ular" di sini. Tetapi dari Roma 16:20;
Wahyu 12:9 jelas bahwa Iblis memakai ular ini.
Ular di sini digambarkan sebagai sumber hikmat di luar Allah. Tetapi yang disampaikan
oleh ular itu bukan hikmat, hanya tipuan. Manusia yang mencari hikmat
melalui sumber lain dari pada Allah akhirnya sesat.
2D. Ular berusaha membuat Hawa ragu terhadap Sabda Allah. Mungkin ia
13
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
3D. Ular berusaha membuat Hawa ragu akan kebaikan Allah (4-5).
Ular bermaksud supaya Hawa merasa ada sesuatu yang baik yang Allah
tidak mau bagi dengan manusia, tetapi hanya bisa diperoleh oleh
tindakan manusia sendiri.
1. Hawa ragu-ragu akan sabda Allah; Yesus mampu mengutipnya langsung. Lebih
dari itu, Yesus mengertinya. Baik kita hafal dan belajar firman Tuhan.)
2. Yesus tahu siapa Iblis, Hawa tidak tahu. Kita harus mengerti musuh kita, tetapi jangan
mempelajarinya terlalu banyak.
14
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
3. Dua-duanya digoda pada waktu sendirian. Kita harus siap menghadapi godaan
kapan saja, sering kali pada waktu sendirian dan orang lain tidak akan melihat (atau tahu)
kalau kita jatuh.
4. Allah mengizinkan godaan itu. Jadi kita harus siap digoda. Godaan ada dalam
rencana Allah bagi semua orang Kristen, tetapi tujuannya bukan supaya kita jatuh, tetapi
makin kuat.
--------------------
(Bdgk. kata Adam sesudah berdosa dengan kata tentang Hawa pada waktu
belum berdosa dalam 2:23).
Akhirnya, dengan suara kecil, mereka mengaku dan berkata: "dan saya makan."
Mengapa ular terkutuk? Iblis yang memakai ular itu dan yang
menggoda Hawa, tetapi sarananya terkutuk. Perubahan yang
dialami oleh ular itu tidak menyakitkannya. Ular tidak duduk dan
mengeluh tentang nasibnya, sebab ia binatang. Kalau sehat, tidak
apa-apa bentuknya. Jadi kutukan atas ular (binatang) adalah
pelajaran kepada manusia. (Bdgk. Yes. 65:25 dan Mikha 7:17)
15
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
3F. "Permusuhan"
Permusuhan di antara perempuan dan ular bukan berarti
bahwa perempuan akan selalu takut terhadap ular. Tetapi
maksudnya ialah bahwa di antara umat Tuhan dan umat Iblis
akan ada permusuhan. Selalu ada "keturunan" yang men-
jalankan permusuhan dengan keturunan yang terpilih.
--Kain dan Habel, Kej 4.
--Ham (Kanaan) dan Sem, Kej 9.
--Keturunan Lot (Moab dan Amon) dan Israel, Kej 19:37-38.
--Yakub dan Esau (Israel dan Edom).
--Akhirnya digenapi dengan kematian Yesus atas salib.
1E. Tidak mudah mendapat makanan seperti dulu, tetapi dengan susah
payah, dengan berpeluh.
2E. Semak duri bertumbuh (bumi dikutuk).
3E. Manusia akan kembali menjadi debu: kematian jasmani.
16
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
2D. Ini kali kedua Adam memberi nama kepada isterinya. Nama pertama
adalah "perempuan" (2:23), dan berhubungan dengan asalnya, yaitu dari
laki-laki. (Bahasa Ibrani: Laki = `is vyai; perempuan = `isah hV'a)i .
3D. Mengapa ayat ini diletak pas dalam konteks hukuman? Mungkin untuk
menekankan bahwa akan datang keturunan dari Hawa sesuai dengan janji
Allah dalam 3:15.
2D. Sikap hati adalah yang terpenting. Perhatikanlah sikap Kain pada waktu
persembahannya tidak diindahkan Allah. Reaksi Kain:
1E. Marah terhadap Allah.
2E. Marah terhadap Habel.
17
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
2C. Dengan kelahiran Set, kita melihat pertama kali satu tema lagi yang sering
diulangi dalam kitab Kejadian, yaitu bukan anak sulung yang biasanya dipilih
Allah.
18
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
1B.
2B.
3B.
4B.
5B.
6B.
19
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Bdgk. Hak 1:3: Yahuda dan Simeon tertulis seperti dua orang, tetapi jelas nama
dipakai untuk seluruh sukunya.
2C. "Lalu ia mati" diulangi untuk menekankan hukuman atas dosa. Walaupun
umurnya luar biasa panjang, masih tetap mati.
3C. Ada yang menafsirkan bahwa Henokh akan kembali ke dunia menjadi salah
satu saksi dari Wahyu 11:1-14, karena menurut mereka Ibr 9:27 berarti semua
manusia harus mati. Tetapi karena pada waktu kedatangan Tuhan Yesus
keduakalinya banyak orang akan diangkat tanpa mati, Ibr. 9:27 tidak bisa
ditafsirkan bahwa semua manusia harus mati jasmani.
20
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
-------------------
Siapa "Anak-anak Allah?" Dalam Kejadian 6:2?
Ada sekurangnya 4 tafsiran:
1. Tafsiran Pertama: "Anak-anak Allah" ialah malaikat-malaikat jahat (roh-roh jahat) yang
mengambil tubuh manusia (menjelma) dan menikah dengan "anak-anak perempuan
manusia".
Dasarnya:
1. Ungkapan "anak-anak Allah" (~yhil{a/h'(-ynEb;. bene ha Elohim) dalam P.L. hanya
dipakai di dalam Kejadian 6 dan dalam Ayub 1:6; 2:1; 38:7. Dalam Ayub dipakai
untuk menyebut malaikat.
2. II Ptr. 2:4-5 dan Yud. 6-7 menyinggung suatu peristiwa yang kelihatannya sama
dengan peristiwa ini di mana malaikat- malaikat jahat ikut tersangkut.
Tantangan:
1. Dalam Mat. 22:30 tertulis malaikat-malaikat tidak kawin.
2. Tidak ada hubungan apapun dalam konteksnya mengenai malaikat.
2. Tafsiran Kedua: "Anak-anak Allah" ialah orang-orang dari keturunan Set. Jadi dosanya
ialah menikah dengan "anak-anak perempuan manusia" yang disamakan dengan keturunan
Kain.
Dasarnya:
1. Keturunan Set bisa disebut "anak-anak Allah sebab Kej 5:1-3 menjelaskan bahwa Set
lahir "menurut rupa dan gambar" Adam, dan di dalam Lukas 3:38 Adam disebut
sebagai "Anak Allah".
2. Sama dengan tantangan di atas yang menyatakan bahwa malaikat tidak bisa kawin.
Tantangan:
1. Istilah "Anak-anak Allah" tidak pernah dipakai untuk manusia di tempat lain.
2. Tidak ada dasar untuk menyamakan "anak-anak perempuan manusia" dengan
keturunan Kain.
3. Tafsiran Ketiga: "Anak-anak Allah adalah keturunan hakim atau keturunan "raja", dan
anak-anak perempuan manusia adalah keturunan yang biasa atau budak.
Dasarnya:
Elohim bisa diterjemahkan sebagai hakim atau pemimpin (Kel. 21:6; 22:7-8, 27).
Tantangan:
Tidak ada persetujuan di antara ahli-ahli Ibrani bahwa Elohim bisa diterjemahkan
sebagai hakim. Tetapi semua berkata bahwa Elohim hanya bisa mendapat arti
"hakim" kalau konteks kuat mendukung arti itu. Di dalam Kejadian konteks sama
sekali tidak mendukungnya.
Ketiga tafsiran di atas semua mempunyai satu dasar yang sama, yaitu bahwa Kej. 6:1-4 adalah
pendahuluan bagi 6:5-8. Kalau begitu, "kejahatan manusia besar" dikaitkan dengan pernikahan
di antara anak-anak Allah dan anak-anak perempuan manusia. Akan tetapi ada tafsiran lain yang
menganggap bahwa Kej 6:1-4 adalah kesimpulan dari pasal 5. Kalau begitu, pernikahan di
antara anak-anak Allah dan anak-anak perempuan manusia bukan "dosa manusia besar" itu.
Melainkan pernikahan itu hanya menjelaskan bahwa manusia sudah bertambah menjadi banyak.
21
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Dasarnya:
1. Manusia laki-laki diciptakan langsung oleh Allah, dan istilah "anak-anak Allah"
menekankan permulaan itu. Jadi semua manusia laki-laki termasuk dalam
"anak-anak Allah."
2. "Anak-anak perempuan manusia" berarti perempuan biasa. Istilah ini dipakai untuk
menekankan bahwa perempuan dibuat Allah dari rusuk yang diambil dari manusia
(Kej 2:23).
3. Pernikahan diceritakan di sini sebagai penjelasan bahwa rencana Allah supaya
manusia beranakcuculah dan penuhilah bumi sudah tercapai.
Tantangan:
1. Tidak ada alasan yang tepat dari sudut tata bahasa untuk menerima Kej. 6:1-4
sebagai kesimpulan dari pasal lima, (tetapi tidak ada yang melawannya juga).
2. Hampir semua penafsir menerima 6:1-4 sebagai permulaan dari kisah air bah.
Yang mana yang benar? Boleh anda memeriksa semuanya dan memilih tafsiran yang anda
menilai benar.
-------------------
Dasarnya ialah manusia sesudah air bah masih hidup lebih dari 120
tahun, jadi tidak mungkin ini berarti umur manusia. (Tetapi tidak
tertulis bahwa umur manusia akan langsung dibatasi.)
2D. Maksudnya ialah Tuhan akan membatasi umur manusia supaya tidak
melebihi 120 tahun.
22
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
seseorang.
Orang yang benar tidak boleh dipengaruhi oleh orang duniawi. Walaupun
seorang Kristen hidup di antara masyarakat yang jahat, ia tidak diizinkan
mengikuti mereka.
2C. Bahtera
Bentuknya bukan seperti kapal laut zaman kini, tetapi kemungkinan besar
bentuknya seperti empat persegi panjang. Besarnya kira-kira:
1D. 134 meter panjang
2D. 22 meter lebar
3D. 13 meter tinggi
Ada tiga tingkat supaya luasnya adalah kira-kira 9,000 mtr. per segi. Cukup
luas untuk muatan binatang-binatang.
23
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Kita pun diselamatkan oleh Allah bukan untuk hidup santai, melainkan
untuk bekerja keras mentaati Firman Allah.
2D. Semua keluarga Nuh diselamatkan dari air bah karena kebenaran Nuh
(7:1). Kelakuan kepala keluarga bisa membawa berkat atau kesusahan
bagi seluruh keluarganya. Tetapi bukan artinya bahwa anak-anak
mendapat keselamatan rohani karena kebenaran orang tuanya. Bdgk.
9:18-29: Anak-anak Nuh dinilai menurut kelakuan masing-masing.
3D. Tujuh pasang binatang yang tidak haram dibawa ke dalam bahtera 7:2.
(Bdgk. Im 11).
2D. Nuh tetap tinggal dalam bahtera sampai Tuhan suruh dia keluar (8:16).
Walaupun Nuh sendiri bisa melihat ada tanah di luar yang kering, ia
tidak bergiat. Ia tetap menantikan firman dari Tuhan. Dalam ini Nuh
menjadi teladan sebagai orang yang tidak bergantung pada
pengertiannya sendiri.
(Bdgk. Nuh dengan Hawa dalam pasal 3 yang melanggar perintah Tuhan
dan makan buah karena menurut pengertian dia buah itu baik.)
24
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
25
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
26
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
untuk memberitahukan berapa tahun dari air bah sampai kepada Abram, tetapi
untuk menjelaskan apa hubungan di antara Abram dan Sem.
2D. Contoh:
Membandingkan Mat 1:8c: "Yoram memperanakkan Uzia" dengan II Raj
8:24 s/d II Raj 14:21, di mana ada 3 keturunan diantara Yoram dan Uzia.
(Uzia sama dengan Azarya: II Taw 26:1.)
2C. Umur
Sama seperti dalam silsilah di dalam pasal 5, umur ditekankan. Tetapi tidak
tertulis "lalu ia mati." Umur manusia makin lama jarak dari air bah makin
pendek, sesuai dengan Kej 6:3.
Penerapan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
27
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Abraham
Kejadian 11:27 - 25:11
1C. "Pergi!"
Abram terpaksa pergi dengan iman, karena Allah belum memberitahukan
kepadanya nama negara ke mana ia akan pergi. Allah hanya berjanji bahwa Ia
akan menunjukkannya.
28
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
3C. Abram menjadi berkat. (Inilah perintah dalam bahasa Ibrani: "Jadilah
Berkat!")
1D. Orang yang memberkati Abram diberkati.
2D. Orang yang mengutuki Abram dikutuki.
3D. Semua bangsa mendapat berkat.
(Berkat Allah dikaruniakan melalui keturunan Abram, yaitu Kristus
Yesus.)
4C. Bdgk. dengan berkat dalam Kejadian 1.
3C. Ini pertama kali Abram dan keturunannya turun ke Mesir pada waktu
menghadapi kesulitan, dan Allah menyelamatkan mereka dan menolong
mereka keluar dari Mesir.
1C. Raja-raja daerah Sodom dikalahkan oleh raja-raja di daerah Babel (Sinar), dan
Lot ikut ditangkap dan dibawa ke pembuangan oleh raja-raja itu (14:1-12).
29
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Nama "Elyon" sering dipakai dalam konteks di mana kita melihat Allah
berhubungan dengan bangsa lain (Bil. 24:16; Ul. 32:8; dan dalam Daniel
4 dan 5).
Dalam Pentatuk terdapat 6 kali: Kej 14:18, 19, 20, 22; Bil.24:16; Ul.
32:8.
2C. Perjanjian (berit) dibuat di antara TUHAN dan Abram untuk meyakinkan
Abram akan kesetiaan Allah (15:7-21).
1D. Abram tidak ragu-ragu lagi mengenai hal keturunan, tetapi ia masih
minta kepastian tentang tanah Kanaan. Allah memberi kepastian dengan
membuat perjanjian menurut kebiasaan orang zaman itu (15:8).
2D. Upacara dengan binatang itu adalah kebiasaan yang dipakai untuk
meneguhkan perjanjian yang penting pada zaman Abram. Binatang
disembelih dan orang-orang yang membuat perjanjian berjalan di antara
potongan-potongnya. Maksud dari upacara itu adalah kalau seorang
30
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
3D. Perjanjian akan tanah diteguhkan dan batas tanah dijelaskan lebih
mendetail (15:18-21).
-------------
Apa Ajaran P.L. Mengenai Mengambil Lebih dari Satu Isteri?
Dalam bagian naratif P.L., sering kali penulis tidak memberitahukan kalau suatu kegiatan adalah
benar atau salah: para pembaca dianggap sudah mengenal hukum-hukum Tuhan supaya
diketahui yang benar atau salah. Walaupun P.L. tidak pernah melarang seorang mengambil lebih
dari satu isteri, setiap kali kita membaca tentang seorang yang mendapat lebih dari satu isteri, dia
mengalami kesusahan berhubungan dengannya. Sudah jelas dari penciptaan, bahwa rencana
Allah yang Dia sendiri menilai "baik" adalah satu laki satu isteri.
-------------
3D. Sarai mengusir Hagar karena Hagar mengandung.
Walaupun Sarai mendapat keinginan hatinya (yaitu Hagar mengandung),
ternyata yang didapat bukan yang diharapkan. Manusia yang berusaha
mendapat segala sesuatu di luar Allah mengalami kecewaan.
31
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
2C. "Perjanjian sunat" bukan perjanjian yang baru di antara Tuhan dan Abram,
tetapi menekankan salah satu aspek dari perjanjian yang pertama, yaitu
"keturunan" yang akan menjadi "sangat banyak." (Aspek yang ditekankan
dalam pasal 15 adalah "tanah".)
4C. Sunat: Kewajiban Abraham, yang menjadi tanda perjanjian Abraham (Kej
17:9-14).
32
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
1E. Kalau ada sepuluh orang benar di dalam kota Sodom, Allah tidak
akan memusnahkannya.
2E. Tidak ada 10 orang yang benar di dalam Sodom, jadi kota tetap
dimusnahkan karena kejahatannya. Tetapi Allah masih
menyelamatkan orang yang benar, (yaitu Lot). Perhatikanlah juga
bahwa kota Zoar diselamatkan karena Lot.
33
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Perhatikanlah bahwa Abraham tidak rela menerima berkat dari orang Kanaan (Bdgk.
Kej. 14:23). Tanah yang dibeli di sini menjadi tempat kuburan bagi Abraham, Ishak,
Ribka, Leah, dan Yakub.
34
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
35
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
3B. "Anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda" (25:23).
Inipun mengulangi tema dalam Kejadian yang sudah dilihat dengan Kain dan Habel,
Ishak dan Ismael, dan akan dilihat lagi dengan Yusuf dan abang-abangnya. Allah
menunjukkan kasih karuniaNya menurut kehendakNya, bukan menurut cara
keturunan yang biasa.
2C. Esau disalahkan di sini karena ia tidak menganggap penting hak kesulungan.
Yakub benar dalam hal mengindahkan hak kesulungan, walaupun ia memakai
tipu daya mendapatnya.
2B. Ishak masih tetap sebagai orang asing di dalam tanah perjanjian.
36
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Rupanya Ishak mendapat kuasa untuk memberkati anaknya sesuai dengan janji
Tuhan kepada Abraham yang diulangi kepada Ishak, yaitu bahwa mereka menjadi
saluran berkat bagi orang lain.
Walau satu orangpun tidak mengindahkan Tuhan, rencana Tuhan masih berjalan.
Yakub diberkati lebih dari pada Esau, sesuai dengan perjanjian Tuhan. Tetapi karena
Yakub memakai tipu daya dan tidak menantikan Tuhan, ia beroleh hasil, yaitu
permusuhan dengan Esau yang memaksa dia melarikan diri supaya tidak dibunuh.
37
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Allah juga berjanji bahwa Ia akan menyertai Yakub dalam perjalanannya dan
akan membawa Yakub kembali ke tanah Kanaan (ayat 15).
Iman Yakub belum sempurna, karena ada syarat-syarat yang harus dipenuhi
Allah. Tetapi janji Allah tidak tergantung kepada perbuatan Yakub.
"Tujuh hari perkawinanmu" (ayat 27) berkenaan dengan perayaan pernikahan yang
berjalan selama tujuh hari (Hak. 14:12). Laban memohon agar Yakub meneruskan
rencananya itu tanpa membantah dan Laban berjanji akan memberikan kepadanya
Rahel juga secara diam-diam pada akhir perayaan itu.
Menurut ayat 28 dan 30, setelah 7 hari perkawinan itu, Laban memberikan Rahel
juga kepada Yakub. Kemudian ia bekerja 7 tahun lagi sebagai upah untuk
mendapatkan Rahel.
Rahel, pilihan Yakub, mandul. Lea, yang tidak dicintai, dipilih oleh Allah untuk
mendapat keturunan yang akan meneruskan berkat, yaitu Yehuda (29:35). Akhirnya
Rahel melahirkan Yusuf, yang menjadi anak kekasih Yakub.
38
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
2C. Rupanya Yakub sudah sadar akan kelicikan Laban, supaya ia memilih sebagai
upahnya ternak yang berbintik-bintik dan berbelang-belang. Perbedaan
diantara ternak Laban dan ternak Yakub akan jelas kepada semua orang,
supaya tidak mungkin Laban nanti merampasnya kembali.
3C. Mengapa Rahel mencuri dewa-dewa ayahnya (ayat 19), dan mengapa Laban
merasa bahwa dewa-dewanya sangat penting?
Rupanya ada hubungan dengan hak waris. Howard Vos menulis berdasarkan
yang tertulis dalam tablet Nuzu:
4C. Walaupun tujuan Rahel membawa berhala itu bukan supaya dia bisa
menyembahnya, Firman Tuhan jelas sekali bahwa Rahel yang bertindak, bukan
Yakub. Yakub, yang menyembah Yahweh, sama sekali tidak bercampur
dengan berhala.
39
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Tetapi oleh karena Yakub dibuat menjadi pincang lalu meminta berkatNya,
maka ia diberi nama baru (Israel, yang artinya "ia bertekun bergumul dengan
Allah) dan diberkati (bdgk. Hos. 12:3-5).
Dalam konteks kitab Kejadian, kita melihat bahwa ada bahaya yang lebih besar
dalam perkara ini, yaitu bahwa keturunan perjanjian, yaitu anak-anak Yakub, akan
menjadi "satu bangsa" (ayat 16, 22) dengan orang Kanaan. Tanda sunat telah diberi
untuk menguduskan keturunan Abraham supaya menjadi tetap lain daripada bangsa-
bangsa Kanaan. Tetapi anak-anak Yakub memakai sunat untuk menggabungkan dan
menjadi satu dengan bangsa Kanaan. Dan tanda sunat, tanda perjanjian, dipakai
sebagai alat penipuan, bukan sebagai tanda kepercayaan mereka kepada TUHAN.
Jelas bahwa rencana ini bertentangan dengan rencana Allah (Kej. 24:3; 28:1).
Dua anak Yakub, Lewi dan Simeon, mengikuti teladan ayahnya. Mereka tidak lari
kepada Tuhan dan membiarkan Tuhan bergerak mengatasi halangan ini sesuai
dengan rencanaNya. Melainkan mereka bergiat menurut kelicikan dan kepandaian
sendiri. Mereka menipu Sikhem dan membunuh dia dan semua orang dalam kotanya.
Hasilnya ialah nama yang busuk di antara orang Kanaan.
Melalui kisah ini kita melihat bahwa rencana Tuhan akan terus ber-jalan. Tetapi
keluarga Yakub masih berusaha melakukan rencana Tuhan dengan cara mereka yang
bertentangan dengan cara Allah. Walaupun rencana Tuhan tercapai, dua anak Yakub
masih menerima akibat kelakuannya yang jahat (lihat Kej. 49:5-7).
40
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Yusuf1
Kejadian 37:1-45:28
Yusuf dilahirkan dalam keluarga Yakub yang sangat kacau. Saudara-saudaranya sangat
dipengaruhi oleh dunia ini dan tidak menyatakan keinginan untuk hidup bagi Allah. Tetapi
rupanya kebenaran tentang Allah diajar oleh Yakub karena dalam hidup Yusuf kepercayaan dan
ketergantungan kepada Allah dinyatakan.
Yusuf kira-kira berumur enam tahun ketika keluarganya berangkat dari Padan-Aram untuk
kembali ke Kanaan. Pada waktu ia masih muda Yusuf mengalami malapetaka yang pertama
dalam hidupnya, yaitu ibunya meninggal (35:16-20). Ia lebih dikasihi oleh Yakub dari pada
saudara-saudaranya dan Yakub membuat sebuah jubah bagi Yusuf (37:3). Perasaan Yakub
terhadap Yusuf juga diketahui oleh saudara-saudara Yusuf dan mereka sangat iri hati.
Malapetaka yang kedua yang dialami oleh Yusuf diakibatkan oleh kebencian saudara-saudaranya.
Ia dijual menjadi seorang budak. Jangan lupa bahwa Yusuf belum tahu bagaimana riwayat
hidupnya akan berakhir. Bagi dia, ini (malapetaka yang kedua) merupakan titik akhir. Seorang
budak belum tentu hidup lama teristimewa jika tuannya kejam.
Karena perasaan iri hati maka saudara-saudara Yusuf membuangnya. Mereka merasa bahwa
dengan membuang Yusuf maka persoalan-persoalan mereka akan lenyap. Mereka seolah-olah
mengatakan marilah kita menjual dia "dan kita akan lihat nanti, bagaimana jadinya mimpinya
itu" (37:20b). Namun peristiwa itu merupakan permulaan dari persoalan-persoalan mereka.
Perasaan iri hati mereka akan mendatangkan penghinaan yang luar biasa di kemudian hari.
Perhatikanlah ujian-ujian yang dialami oleh Yusuf. Mudah-mudahan ujian-ujian ini dapat
menghibur, menguatkan dan mendorong kita dalam mengikuti Gembala Agung kita lewat
penderitaan dan dukacita apapun yang Ia izinkan kita alami.
1
Kebanyakan bahan mengenai Yusuf, yang khusus "khotbah," diambil dari diktat TORAH oleh
Babak Craig Preston, M.Div.
41
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Tuhan Allah mengasihi Yusuf, dan mengizinkannya menghadapi pengalaman yang sangat
pahit sebagai bagian dari suatu tujuan yang lebih besar. Dengarlah kesaksian Yusuf
sendiri: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah
mereka-rekakannya untuk kebaikan..." (50:20).
(Perhatikan Kej. 37:31-33: Yakub, yang menipu ayahnya untuk mendapat berkat, sekarang
menuai hasilnya. Ia ditipu oleh anak-anaknya sendiri tentang nasib Yusuf.)
--------------------
Sisipan: Yehuda Dan Tamar (38:1-30)
Mengapa pasal ini terlampir pas di tengah cerita mengenai Yusuf? Yang utama ialah untuk
membandingkan kelakuan Yehuda dan Yusuf. Yehuda memuaskan hawa nafsunya dengan
pelacur. Yusuf tetap hidup kudus walaupun digodai. Melalui pasal 38 kita juga melihat bahwa
Allah tetap menjaga keturunan yang dijanjikan. Yesus lahir dari keturunan anak Tamar dan
Yehuda, yaitu Peres (bdgk. Mat 1:3).
--------------------
Persoalan yang kedua yang dihadapinya ialah bujukan isterinya Potifar untuk tidur dengan
dia. Daya tarik seks merupakan daya pikat atau bujukan yang terkuat bagi seorang laki-
laki. Dikendalikan atau tidaknya menentukan dan menunjukkan sifatnya.
Hingga saat itu Yusuf telah menyatakan suatu kesaksian yang suci dan murni bagi Allah
dan Iblis sekarang berusaha untuk mengakhiri kemuliaan yang Allah terima melalui Yusuf.
42
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
2C. Yusuf merupakan barang (bergerak) milik Potifar. Maka Yusuf dapat merasa
sangat tersanjung oleh bujukan itu.
3C. Bujukan itu sangat sulit ditolak karena isterinya membujuknya terus "dari hari
ke hari" (10). Tetapi Yusuf menolak terus juga.
4C. Kesempatan untuk berdosa itu ideal sekali. Pada satu ketika Yusuf masuk
rumahnya Potifar "untuk melakukan pekerjaannya." Kebetulan tidak ada
seorangpun di rumah itu. Pada saat itu ia dibujuk lagi (39:11). Yusuf dapat
berpikir "nanti tidak ada seorangpun yang akan mengetahuinya."
5C. Bujukan itu merupakan kesempatan untuk memperoleh kebaikan hati isterinya
Potifar. Pasti hal tersebut akan menguntungkan baginya. Tetapi ia menolak
keuntungan itu dan berpegang teguh kepada prinsip-prinsip moral yang
berkenan kepada Allah.
2C. Meskipun Yusuf hidup di tengah-tengah masyarakat yang jahat, dan yang
asusila, tetapi bagi dia dosa masih menonjol sebagai hal yang sangat ngeri.
3C. Yusuf menang atas bujukan karena ia siap. Rupanya Yusuf hidup bergaul
dengan Allah, maka ia siap menghadapi bujukan yang sangat kuat itu. Kita
juga dapat menang jika kita senantiasa memelihara hubungan kita dengan
Tuhan dan mementingkan dia dalam kegiatan-kegiatan kita setiap hari.
Sungguh indah melihat Yusuf sadar bahwa ia tidak harus berdosa dalam keadaan apa pun.
Kita juga wajib tidak berdosa tetapi kita dapat mempertahankan atau memelihara
kehidupan suci meskipun orang lain berbuat jahat di lingkungan kita. Yang menguasai
Yusuf adalah Dia yang menguasai kita juga. Kitapun dapat menang!
1B. Ingat bahwa Allah menyertai kita. Yusuf tidak dilemparkan ke dalam penjara seolah-
olah dilemparkan ke luar dari hadirat Allah. Dia hidup bergaul dengan Allah dan
dalam berjalan dengan Allah jalan mereka lewat penjara. Allah tetap menyertai dia
dalam penjara. Kalau kita hidup bergaul dengan Allah dan mengutamakan Dia
dalam hidup kita, maka keadaan kita di bumi ini, dan pengalaman-pengalaman yang
kita alami tidak akan begitu berubah karena Allah kita tidak dapat dicabut dari kita.
Kita tidak dapat dipisahkan dari Dia.
2B. Berharap saja kepada Tuhan karena Ia mempunyai rencana tertentu. Karena
keyakinan ini, maka kita dapat mengikuti nasihat dalam I Ptr. 2:19-20. Apakah kita
sungguh percaya Firman ini, "Ia yang memelihara kamu" (I Ptr. 5:7) dan
"pembalasan adalah hakKu" (Ibr. 10:30)? Maka kita dapat hidup tenang dengan
43
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
pengertian bahwa Allah tahu apa yang Dia lakukan dan dengan pengharapan bahwa
kehendakNya akan jadi dan Ia mengerjakan yang baik dalam diri kita.
3B. Yusuf menerima keadaannya dan rela hidup bagi Allah dalam keadaan apa saja.
Peristiwa penjara tidak menghancurkan jiwa Yusuf tetapi membentuk dan
menguatkan karakternya.
Yusuf dapat juga membiarkan pengalamannya membuat jiwanya pahit sekali. Ia bisa
melupakan Tuhan dan membenci manusia dan merasa kasihan pada dirinya. Maka
pikirannya bisa berpusatkan Tuhan atau diri sendiri.
Perhatikanlah bahwa dalam penjarapun Yusuf tetap hidup bagi Allah. Ia setia dalam
pekerjaan yang diberikan kepadanya (39:21-23). Kemudian dua tawanan yang sangat
penting dipercayakan kepadanya untuk dilayani.
4B. Yusuf rela menolong orang lain. Ia tidak hanya memikirkan diri sendiri tetapi ia
memperhatikan orang lain.
Jika kita diuji alangkah baiknya kalau kita berusaha melayani orang lain dan
menolong dan menghibur mereka. Dengan demikian kita tidak akan terlalu
memikirkan kemalangan kita sendiri.
(Jelas bahwa Tuhan memberi hikmat kepada Yusuf untuk mengerti arti mimpi-mimpi itu.
Karena begitu dekat isi dari dua mimpi, arti tidak bisa terdapat dengan akal manusia. Allah yang
membuatnya.)
Sering kemakmuran membuat manusia keras hati, mementingkan diri sendiri dan
menyeleweng dari Tuhan. Dengarkanlah teguran dan nasihat ini:
44
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Agur: "Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan ... supaya, kalau
aku kenyang, aku tidak menyangkalMu dan berkata: siapa Tuhan itu?"
(Ams 30:8-9).
Meskipun Yusuf diberi kedudukan dan harta, dia tahan dalam ujian itu dan tidak
menyangkal Allah.
Tetapi karakter Yusuf sudah lama dibentuk oleh Tuhan dan ia tidak jatuh dalam ujian ini
juga. Dia menyerahkan dirinya kepada Tuhan maka sifat Tuhan dinyatakan dalam
hidupnya, yaitu buah Roh. Dia mengampuni dan menunjukkan rahmat kepada saudara-
saudaranya.
Yusuf bukan orang munafik atau berpura-pura ikut Tuhan. Ia asli. Dan ia sungguh
mengampuni saudara-saudaranya. Apakah saudara tahu mengampuni orang lain? Ini
caranya, ikutilah teladan Yusuf.
2B. Ada masalah textual mengenai nomor "70" (46:27). Dalam Kis. 7:14b Stefanus
berkata bahwa jumlahnya "75." Stefanus mengikuti Septuaginta di mana ada
tambahan 5 nama pada akhir ayat 20. Di dalam Septuaginta Kel. 1:5 juga berkata
ada "75." Menurut prinsip textual kritis, nomor 75 dalam Septuaginta yang lebih
asli.
45
Carl Reed, M.Th. Kejadian: Garis Besar
Perhatikan bahwa yang bungsu diberkati di atas yang sulung (ayat 17-20).
46
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Pendahuluan
Keluaran: Pendahuluan
1A. Judul
Judul "Keluaran" diambil dari judul kitab ini dalam Septuaginta (LXX), yaitu EXODOS
(Exodos). Dalam Alkitab Ibrani, judul adalah tAmv. hL,aew. Ve`eleh Shemot, yang diambil
dari kata-kata pertama, "Inilah nama...".
2A. Tujuan
Sama dengan kitab Kejadian, Keluaran tertulis kepada bangsa Israel pada waktu mereka
berkumpul di depan gunung Sinai. Kitab ini tertulis sebab (1) Allah menyuruh Musa
menulis isi perjanjian Sinai, dan (2) supaya bangsa Israel ingat semua perkara yang ajaib
yang Allah lakukan untuk membebaskan mereka dari perbudakan di Mesir.
2B. Allah menyatakan diriNya kepada mereka melalui perjanjian, hukum-hukum, dan
Kemah Suci.
47
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Perbudakan Di Mesir
Keluaran 1:1-12:51
Ungkapan-ungkapan dalam ayat 7 mengingatkan akan Kej. 1:28. Jumlah umat Israel
kira-kira dua setengah juta, jika 603.550 (Bil. 1:46) merupakan 1/4 dari jumlah orang
Israel, pada saat mereka ke luar dari Mesir. (Bdgk. dengan Perjanjian kepada
Abraham dalam Kej. 15:5; 22:7.)
3C. Firaun mendengar (15) dan berusaha membunuh Musa. Kemungkinan besar
Firaun itu ialah Thutmose III. Firaun mau membunuh Musa bukan saja karena
ia telah membunuh seorang Mesir, tetapi karena ia mulai bertindak membela
bangsa Ibrani. Kemudian Musa melarikan diri ke Midian dan tinggal bersama
seorang imam yang bernama Yitro (Rehuel).
48
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
4C. Midian adalah anak Abraham dari Keturah maka mungkin Yitro masih
menyembah Allah yang hidup.
"Aku telah turun" merupakan idiom yang berarti bahwa Ia akan campur
tangan dalam perkara mereka.
49
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
2D. Jawaban Allah yang kedua kepada Musa terdapat dalam ayat 15. Allah
telah menunjukkan sifatNya pada masa yang lampau kepada nenek
moyang mereka dan itu tetap sifatnya pada zaman Musa juga.
5C. "Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kauutus" (13).
Musa, secara halus, mengatakan bahwa dia tidak mau pergi. Sebelum ini,
semua alasan Musa bisa dimengerti sebagai kelemahan iman dan tidak percaya
diri. Tetapi dengan perkataan ini, Musa menunjukkan ketidaktaatan, dan reaksi
Tuhan adalah kemarahan.
--------------------
Apakah Adil Tuhan Mengeraskan Hati Firaun?
Pernyataan ini menimbulkan beberapa pertanyaan. Apakah Allah salah dalam mengeraskan hati
Firaun? Apakah adil kalau hatinya dikeraskan?
Masalah ini tidak mudah dipecahkan dan mungkin pada akhirnya kita harus mengaku bahwa hal
ini masih kurang jelas bagi kita. Bagaimanapun juga kita dapat memeriksa fakta-fakta yang nyata
dan berusaha untuk mengerti tindakan Allah.
1. Kita tahu dengan pasti bahwa Allah adil dan tidak pernah melakukan sesuatupun yang jahat
atau yang kurang adil.
2. Kita tahu bahwa Allah mengeraskan hati Firaun. Hal ini dijelaskan 10 kali (4:21; 7:3; 9:12;
10:1, 20, 27; 11:10; 1:4, 8, 17). Tetapi dalam 4:21, dan 7:3 Allah memberitahukan bahwa
dia akan mengeraskan hati Firaun. Jadi Allah tidak mengeraskan hati Firaun sebelum
Firaun sendiri membuktikan bahwa hatinya telah keras.
3. Kita tahu bahwa Firaun mengeraskan hatinya sendiri. Hal ini dijelaskan 10 kali juga ( 7:13,
14, 22; 8:15, 19, 32; 9:7, 34, 35; 13:15). Dalam 9:3 dikatakan bahwa ia berdosa dengan
mengeraskan hatinya. Khususnya, Firaun yang mengeraskan hatinya sesudah tanda yang
pertama dan pada tulah yang pertama sampai kelima.
50
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
5. Tuhan mau supaya semua orang bertobat (Yeh. 33:11; I Tim 2:4; II Ptr. 3:9) tetapi
pertobatan juga merupakan kasih karunia dari Tuhan (KPR 5:31; 11:18; II Tim. 2:25).
7. Rasul Paulus memakai peristiwa ini sebagai contoh akan kehendak Allah yang sulit
dimengerti dan juga rahmatNya kepada manusia.
--------------------
Tafsiran semua ini ialah bahwa Musa selama ini tidak mentaati perintah Tuhan
kepada Abraham mengenai sunat (Kej. 17), rupanya karena isterinya tidak setuju
(Bdgk. ayat 25). Jadi sebelum Tuhan bisa memakai Musa untuk menyelamatkan
"anak sulungNya," yaitu Israel, Musa sendiri harus diajar mentaati perintah Allah
mengenai anaknya sendiri.
(Bdgk. I Kor. 11:29-32, di mana orang-orang Kristen di Korintus jatuh sakit dan
meninggal karena tidak menguji dirinya sendiri.)
51
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
--------------------
Mengapa TUHAN berkata bahwa Abraham tidak mengenal-Nya
sebagai Yahweh, pada hal nama Yahweh sering dipakai dalam kisah
Abraham?
Dalam Kel 6: 1b-2, Tuhan berkata: "Akulah TUHAN [Yahweh]. Aku telah menampakkan diri
kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa [El-Shadai], tetapi dengan
nama-Ku TUHAN aku belum menyatakan diri."
Kesulitan adalah bahwa Allah lebih sering memakai nama Yahweh dengan Abraham dari pada
El-Shadai (Kej. 12:1,4,7, dll.). Para libral memakai ayat ini sebagai bukti bahwa Kejadian dan
Keluaran ditulis oleh orang-orang yang berbeda, dari sumber-sumber yang berbeda. Tetapi
masalah ini tidak rumit, kalau kita mengerti nama-nama Allah diberikan untuk menjelaskan ciri-
ciri Allah. Untuk "menampakkan diri" berarti menjelaskan sifat-sifat Allah yang berkaitan
dengan nama tersebut. Abraham, Ishak dan Yakub telah melihat dan mengerti Allah sebagai El-
Shadai (Allah Yang Mahakuasa), yang mampu melakukan yang mustahil (Kej. 17). Dan mereka
telah mengetahui nama Yahweh, tetapi Allah belum menjelaskan artinya, karena arti sangat
terkait dengan Perjanjian Sinai, dan hubungannya pribadi dengan bangsa Israel. Jadi pada waktu
pembebasan, Allah baru menampakkan diri sebagai Yahweh.
--------------------
Tongkat Harun menjadi ular (10) dan kemudian tongkat-tongkat para ahli sihir juga
menjadi ular, lalu ditelan oleh tongkat Harun.
Mungkin semua tulah ini berhubungan dengan allah-allah mereka. Jelas bahwa satu
tulah diarahkan kepada "semua" allah Mesir (12:12).
52
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Perhatikanlah dalam 8:19 bahwa para ahli Firaun sudah sadar bahwa
Yahweh adalah Allah. Mereka kenal siapa Dia.
2D. Tulah 4-6 dijatuhkan supaya Firaun mengetahui "bahwa Aku, TUHAN,
ada di negeri ini" (8:22).
3D. Tulah 7-9 dijatuhkan supaya Firaun mengerti "bahwa tidak ada yang
seperti Aku di seluruh bumi" (9:14).
Tidak cukup untuk Firaun mengerti siapa Yahweh dan bahwa Yahweh
sudah ada di Mesir. Dia harus menyadari bahwa tidak ada dewa di Mesir
yang mampu membuat apa-apa dihadapan Dia.
Melalui 10 tulah ini bukan Mesir saja, tetapi seluruh timur tengah zaman itu
diajar bahwa tidak ada Allah seperti Yahweh.
53
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
adalah salah satu binatang yang dianggap keramat dan tidak boleh dibunuh. Sering orang yang
membunuh katak dihukum mati meskipun dengan tidak sengaja.
Ahli Mesir juga berbuat sama (7). Tetapi perhatikan sekali lagi bahwa mereka tidak
dapat menghilangkan tulah itu. Firaun yang kelahirannya dianggap peristiwa ilahi (ia
salah satu dewa) tidak dapat berbuat apa-apa.
Kenyataan bahwa ia memanggil Musa dan Harun dan bukan ahli-ahli sihir pada
waktu-waktu yang krisis menunjukkan kenyataan mengenai dewa-dewa Mesir. Kuasa
mereka sangat terbatas. Mereka tidak dapat melawan Allah yang hidup.
Waktunya yang lewat antara tulah ketiga dan tulah keempat tidak dijelaskan.
Tulah ini didahului oleh peringatan di tepi Sungai Nil (20-21). Sebenarnya kata lalat
pikat tidak terdapat dalam teks bahasa Ibrani. Kata untuk tulah ini ialah kata arob
(5:21). Kata ini berarti "kawanan" seperti "sekawanan lebah". Tidak jelas sekawan
apa yang dimaksudkan tetapi mungkin juga sekawanan lalat pikat. Para penterjemah
terjemahan Septuaginta (LXX) tinggal di Mesir dan mereka menterjemahkan kata ini
dengan kata "lalat pikat".
Allah mengadakan perbedaan antara umatNya dan bangsa Mesir (22-23). Maka jelas
bahwa Allah Israel yang mendatangkan tulah-tulah itu. Tujuan tulah ini ialah
mempermalukan Firaun.
Kompromi pertama (25): Firaun tidak mau kalah seratus persen maka ia berusaha
mengadakan kompromi dengan Musa. Israel diizinkan menyembah Allah di Mesir.
Kompromi itu ditolak oleh Musa.
Apakah kekejian itu dalam ayat 26? Ada kemungkinan bahwa persembahan domba-
domba dimaksudkan. Lihat Kej. 46:33-34.
54
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Kompromi kedua (28): Kamu boleh pergi tetapi tidak jauh. Rupanya Musa
menerimanya karena mereka diizinkan pergi meskipun dengan syarat "tetapi tidak
jauh".
Firaun sadar bahwa ahli-ahli sihir tidak mampu menyelamatkan Mesir dari
malapetaka ini. Terpaksa ia memohon bantuan dari Allah Israel (akhir ayat 28).
2C. Segala ternak orang Mesir itu mati (6). Bdgk. ayat 19. Bagaimana mungkin?
Dikatakan "yang ada di padang" (3). Rupanya yang ada di kandang tidak mati.
Perhatikanlah semua jenis binatang yang mati.
3C. Tulah ini memukul mereka secara ekonomi dan mungkin juga secara rohani.
Banyak sapi jantan dan betina dianggap keramat.
1D. Sapi jantan Apis
Sapi jantan ini merupakan binatang keramat kepunyaan dewa Ptah.
Hanya ada satu. Jika ia mati, sapi lain dipilih menggantinya.
2D. Hanthor: dewi cinta, kecantikan, dan sukacita yang diwujudkan sebagai
sapi betina.
3D. Mnevis: sapi jantan keramat di kota Heliopolis yang berhubung dengan
dewa Re.
Barah memecah pada manusia dan binatang (10-11) sehingga ahli-ahli Mesir tidak
sanggup berdiri di depan Musa. Pengaruh ahli-ahli ini kuat sekali.
"Tetapi Tuhan mengeraskan hati Firaun" (Kel. :21; 7:3, 13; 9:35; 10:1, 20, 27; 14:4,
8).
Ayat-ayat lain menjelaskan kegiatan Allah dalam mengeraskan hati manusia: II Sam.
17:14; I Raj. 12:15; Ul. 2:30; Yos. 11:20.
2C. Negara Mesir tidak dapat menyembunyikan kabar mengenai tulah-tulah (Kel.
15:14-16; Yos. 9:9; I Sam. 4:8; 6:6).
55
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
3C. Kairo mendapat kira-kira 5 cm. hujan setiap tahun. Di sebelah selatan Kairo,
hujan jarang sekali. Maka ini merupakan peristiwa yang luar biasa. Tetapi
Tuhan melindungi orang Israel karena di Gosyen tidak ada hujan es.
4C. Rupanya tulah ini terjadi pada akhir bulan Januari atau permulaan bulan
Februari karena itu musim jelai berbulir dan rami berbunga (31).
6C. Nut adalah dewa angkasa. Isis dan Set adalah dewa-dewa berhubung dengan
pertanian. Kehilangan hasil pertanian sangat berat bagi rakyat Mesir.
56
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Memang pengakuan dan permohonannya tidak berasal dari lubuk hatinya; dia
hanya cari jalan keluar dari malapetaka yang dahsyat itu. Mesir sangat
menderita dan mengalami kelaparan.
Lalu Musa berdoa (18). Ia sabar menunggu rencana Allah, suatu proses yang
makan cukup banyak waktu.
57
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
2C. Anak domba diambil pada hari kesepuluh bulan pertama (3).
6C. Darahnya dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan ambang atas. Domba itu
melambangkan kematian Tuhan Yesus (I Kor. 5:7). Kristus yang dilambangkan
oleh anak domba ganti orang berdosa agar mereka luput dari hukuman Allah.
7C. Domba dimakan setelah dibakar (8) dengan roti yang tidak beragi dan sayur
pahit.
Orang Israel memakan daging dan sayur pahit itu dalam keadaan siap-siap untuk
berangkat (11). Hari itu menjadi hari peringatan, suatu ketetapan di Israel (14).
Israel tidak mencuri harta orang Mesir ataupun memaksa mereka (35-36). Allah
sendiri yang mengerjakan kerelaan dalam hati mereka (3:21-22). Apa yang diminta
diberikan. Tuhan Allah selalu memenuhi janjiNya. Ia telah berjanji kepada Abraham
bahwa akan terjadi demikian (Kej. 15:14).
2C. Ayat 40: Menurut Rasul Paulus hukum Taurat terbit 430 setelah janji disahkan
(Gal. 3:7). Kapankah 430 tahun itu mulai? Ada beberapa pendapat:
58
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
1D. Saat itu mulai dengan janji Allah kepada Abraham. Maka 430 tahun itu
mencakup 200 tahun di Kanaan dan 200 tahun di Mesir. Tetapi pendapat
ini tidak cocok dengan Kel. 12:40.
2D. Periode 430 tahun itu mulai dengan penegasan atau peneguhan janji itu
kepada Yakup (46:1-4). Demikianlah 430 tahun itu merupakan waktu
antara pengulangan janji yang terakhir kepada Yakub dan permulaan
suatu periode baru, yaitu periode hukum Taurat. Allah meneguhkan
janjiNya dengan Yakup pada tahun 1875 dan Hukum Taurat diberikan
pada tahun 1445, 430 kemudian.
Rupanya Kej. 15:13 dan KPR 7:6 membulatkan angka 430 menjadi 400.
KPR 13:17-20: 450 tahun itu terhitung seperti berikut:
59
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
60
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
"Tangan yang dinaikkan" (8) artinya dengan keberanian, dengan semangat, atau
sikap menang.
Air laut itu terbelah (21-22) menjadi tembok di sebelah kiri dan kanan.
Tentara-tentara Mesir menyusul (23) dan dimusnahkan (28).
1B. Nyanyian Musa dan orang Israel (15:1-18 bdgk. Why. 15:3-4)
Bait pertama - ayat 2-6 - Kekuatan Allah
61
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Bait ketiga - ayat 11-18 - Keunggulan Allah atas semua dewa dunia ini.
Setelah tiga hari perjalanan, Israel belum mendapat air minum (22) maka mereka
bersungut-sungut (24). Mereka cepat lupa akan tindakan Allah beberapa hari yang
lalu. Apa lagi tiang awan itu selalu kelihatan untuk mengingatkan mereka bahwa
mereka dipelihara oleh Tuhan. Musa berdoa dan Allah menjawab dengan
memberikan mereka air manis. Lalu mereka pindah 11 kilo ke Elim.
Pada mulanya rasanya manna itu enak tetapi setelah 40 tahun mereka benci
kepadanya (Bil. 11:6; 21:5).
Mereka harus mengumpulkan dua kali lipat setiap hari Jumat agar ada cukup
untuk hari Sabat juga (22-24).
62
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Musa sungguh merasa berat tetapi ia berseru kepada Tuhan. Kemudian Musa
memukul gunung batu Horeb dengan tongkatnya sehingga keluarlah air minum bagi
bangsa itu.
Tempat itu disebut Masa yang berarti pencobaan dan Meriba yang berarti sungutan.
Yosua disuruh memimpin Israel dan ia berhasil memukul kalah Amalek. Karena apa
dia berhasil?
Kami percaya bahwa peristiwa ini dicatat bagi kita untuk menunjukkan bahwa doa
sangat penting dalam peperangan yang kita hadapi setiap hari. Doa menentukan
kemenangan dan kekurangan doa dapat mengakibatkan kekalahan.
Satu tahun kemudian setelah peristiwa ini Amalek bergabung dengan orang Kanaan
dan mengalahkan Israel di Kadesy Barnea (Bil. 14:45).
2B. Pembebasan dari Mesir didasarkan perjanjian Allah kepada Abraham. (19:3-4).
TUHAN telah membebaskan Israel dari Mesir dan akan membawa mereka ke tanah
Kanaan sesuai dengan perjanjian yang dibuat dengan Abraham. Jadi dasar perjanjian
Musa adalah perjanjian Abraham. Perjanjian Abraham tetap laku, walaupun Tuhan
akan membuat satu perjanjian lagi dengan bangsa Israel di gunung Sinai.
63
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Tiga hal ini mempunyai satu tujuan, yaitu TUHAN akan memakai bangsa Israel
sebagai pengantara di antara Dia dan bangsa-bangsa lain, untuk menjadi saluran
berkat. Perhatikan bahwa Allah tidak memilih bangsa Israel dengan tujuan
membuang semua bangsa yang lain. Tujuan Allah ialah memakai satu umat untuk
memberkati semua bangsa lain. Sama pada masa kini. Kita diselamatkan untuk
melayani (lihat I Petrus 2:9).
1B. Mengapa TUHAN menyatakan diriNya kepada semua bangsa Israel, dan bukan
kepada Musa saja? Jawabannya ada di dalam ayat 9: supaya "mereka senantiasa
percaya kepada Musa."
Melalui perkara di gunung Sinai, bangsa Israel diajar tentang bahayanya menghadapi
Allah yang Kudus. Mereka tidak bisa meng-hadapi Dia dengan sembarangan. Kita
akan melihat bahwa banyak peraturan dalam hukum Taurat berhubungan dengan
masalah ini, yaitu apa cara-nya bangsa yang berdosa bisa hidup dengan Allah di
tengah perkemah-annya dengan selamat. Selalu ada kemungkinan mereka akan
"dilanda-Nya."
64
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
--------------------
Apa Tujuan Hukum Taurat?
Bagi Bangsa Israel:
1. Hukum Taurat diberikan kepada bangsa Israel supaya
mereka bisa mencapai rencana Allah bagi mereka, yaitu
menjadi kerajaan imam dan bangsa yang kudus.
4. Hukum Taurat juga dipakai oleh Tuhan untuk menegaskan kepada manusia begitu besar
dosanya dan jaraknya di antara manusia yang berdosa dengan Allah yang kudus (Roma
3:19-20; Roma 7:8-13).
Jelas dari Perjanjian Baru bahwa kita tidak hidup di bawah Hukum Taurat lagi, tetapi di bawah
Kasih Karunia (Roma 6:14-15; Gal 5:18; I Kor. 9:20).
Tetapi Tuhan Yesus sendiri berkata bahwa dia tidak datang untuk meniadakan hukum Taurat,
tetapi untuk menggenapinya (Matius 5:17). Dalam Matius 5:18-48 Yesus menerapkan arti hukum
Taurat bagi orang percaya dalam Kerajaan Allah. Tetapi perhatikanlah: semua hal yang diajar
Yesus dalam ayat-ayat ini adalah lebih berat dari pada yang diajar dalam Hukum Taurat! Jangan
membunuh = jangan marah; jangan berzinah = jangan mengingini seorang perempuan atau
memikirkan perzinahan dalam hati.
Tetapi perbedaan besar dalam Perjanjian Baru ialah bahwa hukum Tuhan berkenaan dengan hati
nurani, bukan secara lahiriah (Yer. 31:33). Dan Tuhan sendiri yang menaruh hukumNya dalam
hati orang yang percaya. Ia pun yang memberi kemampuan untuk melaksanakannya. Jadi orang
Kristen pada zaman Jemaat tidak perlu banyak peraturan untuk menjaga hubungan di antara
65
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
mereka dengan Allah dan sesama manusia. Mereka harus melakukannya dengan kesadaran, yaitu
dari hati (lihat Matius 22:37-40).
Jadi untuk menerapkan hukum taurat pada zaman kini, kita melihat prinsip hati nurani untuk
mengerti tanggung jawab kita.
Contoh-contoh:
1. Hukum Taurat menuntut perpuluhan. Perjanjian Baru mengajar bahwa semua
kepunyaan adalah pemberian Tuhan, dan kita bertanggung jawab memakainya
semuanya sesuai dengan kehendak Tuhan.
2. Hukum Taurat mengajar menguduskan hari Sabat. Perjanjian Baru mengajar semua
hari kudus bagi Tuhan.
Dalam Hukum Taurat, satu-satunya jalan menghadap Tuhan ialah melalui korban binatang. Pada
dasarnya, korban-korban tersebut ada dua fungsi:
1. Mentahirkan orang Israel secara lahiriah supaya murka Allah tidak kena pada mereka.
2. Menggambarkan pekerjaan Yesus, yang akan menjadi Korban sempurna dan membenarkan
semua orang yang percaya dihadapan Allah.
Apa gunanya mempelajari hukum taurat kalau kita hidup dalam zaman anugerah?
Walaupun kita dibebaskan perbudakan terhadap hukum taurat melalui Yesus dan Perjanjian yang
Baru, masih ada banyak manfaat mempelajari hukum Taurat.
Semua sejarah kerajaan Israel dan hubungan mereka dengan Allah tergantung pada
hukum Taurat.
Banyak dari kitab Mazmur adalah hasil renungan dari isi hukum Taurat.
--Mzm. 8 adalah tafsiran dari Kejadian pasal 1.
--Mzm. 19 adalah tafsiran kemuliaan Tuhan yang dinyatakan dalam penciptaanNya
dan dalam hukum-hukumNya.
--Mzm. 119 adalah puisi tentang kemuliaan hukum Taurat.
Semua isi kitab nabi-nabi tergantung pada hukum Taurat. Mereka mengingatkan
bangsa Israel akan akibat kalau murtad dari Tuhan, yaitu kutuk-kutuk dari Allah.
Mereka juga menjelaskan cara hidup yang benar, yang didasarkan hukum Taurat.
Kita akan lebih mengerti karya Tuhan Yesus di kayu salib melalui mempelajari
sistem korban.
66
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Ada banyak alasan yang lain untuk mendorong kita mendalami hukum Taurat. Tetapi
pada dasarnya, hukum-hukum ini masih ada dalam firman Tuhan, yang bermanfaat bagi kita (II
Tim. 3:16-17). Kita rugi besar kalau mengabaikannya.
--------------------
1E. Tidak ada patung, gambar atau apa saja yang dapat mengganti
Allah; dan
Israel tidak dilarang membuat lukisan atau patung sama sekali (Bdgk.
Kel. 26:1, 31; Kel. 25:18). Mereka dilarang membuat apa saja dengan
tujuan menyembah kepadanya.
2D. "Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu..." (ayat 5).
Maksud "cemburu" dipakai menjelaskan Allah ialah:
1E. Sikap Allah yang menuntut pengabdian kepada dia saja (Kel
34:14; Ul. 4:24; 5:9; 6:15).
2E. Sikap kemurkaan Allah terhadap semua yang melawan Dia (Bil
25:11; Ul. 29:20; Mzm. 79:5; Yeh 5:13; 16:38, 42; 25:11; Zef
1:18).
3E. Usaha Allah membenarkan umatnya (II Raj. 19:31; Yes 9:7;
37:32; Yoel 2:18; Zak. 1:14; 8:2).
3D. Pertanyaan: Apakah orang Kristen bisa memakai gambar Tuhan Yesus
dalam Jemaat atau rumahnya?
67
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
"Nama" TUHAN di sini mencakup semua sifat Allah, bukan kata saja.
Perhatikanlah bahwa hukum ini tidak melarang memakai nama Allah dalam
sumpah yang benar, dalam P.L. dan dalam P.B. (Lihat Ul 6:13; Mzm. 63:12;
Yes. 45:23; Yer 4:2; 12:16; Rom. 1:9; 9:1; I Kor. 15:31; Flp 1:8; Why. 10:5-6).
Demikianlah Allah melindungi hari ketujuh untuk kebaikan orang Israel dan
untuk mendukung hubungan umatNya dengan diriNya sendiri. "Kuduskanlah"
berarti asingkanlah. Dari apa? Dari hari-hari yang lain. Bagaimanakah
caranya? Jangan bekerja pada hari itu.
Dasar dari hukum ini adalah penciptaan alam semesta (ayat 11).
Apakah hukum ini berlaku bagi jemaat Yesus Kristus pada masa kini? Bacalah
Kol. 2:16-17.
68
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Hukum ini melindungi hubungan suami isteri yang sangat penting bagi Allah.
Tuhan Yesus menafsirkan hukum ini juga (Mat. 5:27-28). Menurut tafsiran
Tuhan Yesus rupanya kesusilaan yang bermacam-macam termasuk seperti
homoseks, perzinahan, percabulan dan keinginan (berahi) dalam hati.
1D. Jika saya merusakkan barang milik orang lain dan tidak memperbaikinya
atau ganti rugi, saya mencuri (Kel. 22:6).
5D. Bagaimana kalau mengambil sesuatu tetapi hal itu tidak diketahui orang
sehingga kita tidak merasa malu?
1D. Kalau kita dengan sengaja mengatakan sesuatu agar orang lain akan
berpikir yang salah, kita berdusta. Jika tujuan kita adalah untuk
membuat orang lain percaya yang tidak benar kita berdusta.
69
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Keadaan hati manusia dijaga oleh hukum ini. Hukum ini tidak berarti bahwa
kita tidak boleh berusaha untuk membeli sesuatu atau meningkatkan standar
hidup kita. Tidak juga berarti bahwa kita tidak boleh ingin beli sepeda motor
atau rumah dsb. Yang dilarang di sini ialah sikap iri hati terhadap milik orang
lain. Iri hati itu dapat mendorong kita untuk mencuri karena kita ingin yang
dimiliki orang lain.
70
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
--------------------
Apa arti "Mata ganti mata..." dalam Hukum Taurat?
Kel 21:23b-25: "...nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan,
kaki ganti kaki, lecur ganti lecur, luka ganti luka, bengkak ganti bengkak."
Apakah Hukum Taurat Sesungguhnya mengajar bahwa apabila seorang melukai orang
lain supaya matanya jadi buta, dia juga harus dibutakan? Sering kali kita mendengar
ajaran ini, tetapi ini bukan arti ayat ini.
Prinsip dari ayat ini, yang disebut dari bahasa Latin, Lex Talionis, ialah bahwa Hukuman harus
sesuai dengan langgaran. Jadi tidak boleh jatuhkan hukuman mati atas seorang yang hanya
melukai orang lain. Dan untuk luka, gigi, mata, dll., mereka tetapkan hargi tebusan yang harus
dibayar untuk langgaran masing-masing, BUKAN mata ditusuk supaya buta juga.
--------------------
Dalam hal-hal ini kita melihat bahwa pencurian/kerusakan harta benda orang
lain harus ditutupi, dan ada denda juga, tetapi tidak ada hukuman yang melukai
seseorang.
71
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Malaikat Yahweh akan mendahului mereka dan membawa mereka ke dalam tanah
perjanjian. Bangsa Israel harus tetap setia kepada Yahweh dan jangan menyembah
dewa-dewa Kanaan.
Perhatikanlah bahwa dalam ayat 3 dan 7 bangsa Israel berjanji untuk melakukan
semua yang difirmankan Allah. Darah yang dipercikan atas mereka (8) menjadi
tanda bahwa perjanjian antara Allah dan Israel itu sah (bdgk. I Kor. 11:25).
72
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Kemah Suci:
Sulit bagi kita untuk mengisi detail-detail yang tidak disinggung dalam Alkitab. Orang yang
berusaha membangun kembali Kemah Suci itu sangat frustrasi karena semua detail (ukuran)
tidak ada.
Tujuan Kemah Suci: Allah hendak diam di tengah-tengah Israel (8). Allah ada di
mana-mana tempat senantiasa. Tetapi Ia hendak diam di tengah-tengah Israel dengan
arti khusus. Dia menyatakan diriNya di situ dan bertemu dengan Israel di situ.
Kemah Suci juga melambangkan hal-hal rohani yang di surga.
73
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
74
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Kandil itu dapat melambangkan Yesus Kristus yang adalah terang dunia (Yoh. 1:6-9;
8:12). Orang percaya juga merupakan terang (Mat. 5:14). Gereja Yesus Kristus juga
dilambangkan oleh lampu (kaki dian) dalam Why. 1:20.
75
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Ada banyak perbedaan pendapat antara penafsir-penafsir mengenai arti warna dan materi
tenda-tenda itu. Kekacauan ini menunjukkan bahwa bahaya sekali berusaha memberi arti
kalau tidak dijelaskan dalam Alkitab.
Tempat Kudus
76
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Tirai untuk pintu Kemah Suci hampir sama kelihatannya dengan tabir itu (36-37).
Begitu masuk pelataran Kemah Suci, orang Israel menghadapi mezbah korban bakaran.
Luasnya pelataran Kemah Suci ialah 100 X 50 hasta. Sebuah layar yang dibuat dari
lenan melingkari pelataran tersebut.
Mereka memakai celana pendek, ikat pinggang, kemeja dan destar untuk kemuliaan.
Mungkin mereka tidak pakai sepatu (bdgk. Kel. 3:5; Yos. 5:15).
77
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Di dalam Alkitab dipakai kata "senja". Tetapi maksud dari kata itu kurang jelas. Ada
dua pendapat:
Mezbah ini dibuat dari kayu dan dilapisi dengan emas. Harun (Imam Besar) membakar
ukupan setiap pagi dan sore. Ukupan asing (yang tidak memenuhi syarat-syarat dalam
ayat 34-35) dilarang keras. Pembakaran ukupan melambangkan doa (Mzm. 141:2; Luk.
1:10; Why. 5:8; 8:3-4).
Bejana pembasuhan dibuat dari tembaga yang diambil dari cermin-cermin ibu-ibu Israel
(38:8). Imam-imam wajib membasuh diri:
Bejana Pembasuhan
78
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
79
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Orang Israel menyuruh agar Harun membuat berhala yang me-lambangkan Tuhan
Allah (32:4-5). Rupanya Harun setuju (1-2).
Musa memihak dengan umat Israel dengan arti ia berdoa bagi mereka.
3C. Musa turun dari gunung dan menghukum umat Israel (32:15-30)
Apa maksudnya Tuhan dalam ayat 20: "Engkau (Musa) tidak tahan
memandang wajahKu, sebab tidak ada orang yang memandang Aku
dapat hidup"?
80
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Kenyataan karakter Allah dalam 34:6-7 adalah kunci untuk mengerti cara Allah
menghadapi manusia dalam P.L. Pernah dikatakan bahwa ayat-ayat ini adalah
"Yohanes 3:16 dari P.L.," sebab kasih Allah dijelaskan.
3D. Tetapi orang yang tidak merendahkan hatinya dan bertobat akan dihukum.
3C. Berhubungan dengan Anak Lembu Emas, Tuhan memberikan beberapa larangan:
1D. Larangan mengenai penduduk Kanaan (12).
Jangan membuat perjanjian dengan mereka.
81
Carl Reed, M.Th. Keluaran: Garis Besar
Mukanya mencerminkan kemuliaan Allah. Dari saat ini dan seterusnya Musa memakai
selubung apabila kulit mukanya bercahaya kecuali ketika ia:
Perhatikanlah "siapa yang rela" (ayat 5). Lihat juga ayat 20-21.
Kemah Suci selesai bulan yang pertama tahun yang kedua (40:17). Satu tahun
setelah berangkat dari Mesir Kemah Suci sudah selesai. Kemudian kemuliaan
Tuhan memenuhi kemah itu (40:34).
82
Carl Reed, M.Th. Imamat: Pendahuluan
Imamat: Pendahuluan
1A. Judul
Judul dalam bahasa Indonesia diambil dari judul dalam LXX, LEUITIKON (Lewitikon),
yang berarti "berhubungan dengan suku Lewi (suku imam)." Judul dalam bahasa Ibrani
judul ialah ar"q.YIw: (wayyiqra'), "dan dia memanggil." Seperti kitab Kejadian dan kitab
Keluaran, judul bahasa Ibrani diambil dari kata pertama dalam kitab ini.
3A. Tujuan
Tujuan kitab Imamat ialah menjelaskan bagaimana bangsa Israel harus hidup sebagai
bangsa yang kudus, yang terpilih oleh Tuhan.
2C. Ritual ibadah dalam Kitab Imamat menjadi rangka dan konteks untuk
memasukkan isi ibadah/doa/pujian yang terdapat dalam Kitab Mazmur (lihat
I Tawarikh 23:24-32; 25:1-8). Dua-duanya jalan bersama. Mazmur-mazmur
menjelaskan sikap hati orang yang beribadah menurut rangka dalam Imamat.
3C. Banyak ajaran dalam kitab nabi-nabi tidak bisa dimengerti tanpa mengerti
sistem ibadah dalam Imamat. Para nabi sering menegur bangsa Israel sebab
ibadah mereka salah. Kita harus belajar kitab Imamat untuk mengerti ibadah
yang benar. (Lihat Yes. 1:10-15; Yer. 7:21-26; Hos. 6:6; Amos 4:4-5, dll.)
83
Carl Reed, M.Th. Imamat: Pendahuluan
4C. Kalau kita mengerti sistem Ibadah Israel, kita akan lebih mengerti kecenderun-
gan bangsa Israel untuk murtad dan menyembah Baal. (Lihat II Raj 10:18-28,
di mana cara menyembah Baal hampir sama dengan cara menyembah
TUHAN.)
2C. Arti dari kematian Tuhan Yesus pada kayu salib lebih dimeng-erti kalau isi
kitab Imamat sudah ditanggapi. Kalau tidak mengerti arti korban-korban dan
perbedaan di antaranya, tidak bisa mengerti karya Yesus sebagai korban yang
sempurna.
1D. Kristus adalah anak Domba Paskah (Kel. 12:1-5; Yoh. 1:19; I Pet. 1:17-
19; 20-21). Korban ini menggambarkan Pembebasan dari hukuman.
2D. Kristus adalah korban dosa kita (Im. 4:1-5:13; Rom. 8:3; II Kor. 5:21).
Istilah "korban dosa" dipakai kurang lebih 50 kali dalam kitab Imamat.
Semua doktrin pengampunan dosa dalam P.B. didasarkan Yesus sebagai
"korban dosa" kita.
3D. Kristus adalah Penebus atau pendamaian (Im.1:4; 4:31, pasal 16; Rom
3:25; Mat. 20:17-19, 28).
4D. Kristus adalah korban keselamatan (Im 3:1-5; Lukas 22:14-23; I Kor.
11:23-25).
3C. Kitab Ibrani sulit dimengerti kalau tidak ada dasar pengertian tentang sistem
ibadah dalam P.L.
84
Carl Reed, M.Th. Imamat: Pendahuluan
85
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
Hukum-hukum Korban
Imamat 1-7
2D. Para imam: mereka mengurus semua hal yang berhubungan dengan
mezbah:
1E. Mengatur korban atas mezbah dan membakarnya.
2E. Menyiram darah sekeliling mezbah.
86
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
Arti meletakkan tangan atas kepala korban ialah orang yang menyembahkan
binatang itu mengkhususkannya bagi Tuhan. Perhatikanlah bahwa artinya
bukan meletakkan dosa orang atas binatang itu. Dalam sistem ibadah dalam
P.L., tidak mungkin dosa bisa dibawa ke hadapan Tuhan. Pada Hari Raya
Perdamaian dosa orang Israel diakui atas seekor kambing, tetapi kambing itu
dilepas di pandang gurun.
87
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
Fungsi Korban
Menguduskan Membersihkan
Akibat Dosa
Kita melihat bahwa keadaan biasa untuk seorang atau barang adalah "biasa."
Tetapi yang "biasa" bisa berubah menjadi "kudus" atau "najis." Kalau seorang
adalah najis karena, misalnya, menyentuh mayat, dia harus melakukan yang
diperintahkan dalam Hukum Taurat, untuk membersihkan diri supaya kembali
88
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
menjadi biasa. Tetapi bisa juga berubah dari biasa menjadi kudus dengan korban
dan upacara khusus, (yaitu upacara nazar). Sebaliknya, sesuatu yang "kudus" bisa
dinajiskan menjadi "biasa" (seperti seorang nazar yang menyentuh mayat harus
mulai periode "nazarnya" sekali lagi), dan yang biasa bisa menjadi "najis." Yang
menajiskan bisa dosa, atau juga menyentuh hal-hal yang "najis." Karena dunia ini
ada di bawah kutuk dosa, mustahil bagi seorang untuk hidup supaya senantiasa
"kudus" dalam arti Kitab Imamat. Karena itu, Tuhan memberikan system korban
ini.
3E. Seorang memang sadar bahwa dia melanggar salah satu hukum
Taurat, tetapi dalam hatinya dia tidak mau membuatnya. Dia me-
langgar karena "kelemahan" diri atau penggodaan. (Bdgk Roma 7).
Contoh: Ada korban bagi seorang yang bersaksi dusta dan yang
mencuri. Tidak mungkin dua hal ini dibuat dengan
tidak sengaja (Im 6:2-3).
89
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
3E. Pentahiran penyakit kusta dan penyakit lain (Im 14:13, 19, 22, 31;
15:15, 30).
8E. Dalam Bait Suci Yehezkiel (Yeh 40:39; 42:13; 43:19, 21, dll.).
Orang tidak harus membayar denda kepada Tuhan atau kepada orang lain
bersama dengan korban penghapus dosa. Sebabnya ialah karena mereka
tidak mengambil sesuatu dari TUHAN atau orang lain, tetapi hanya
menajiskan sesuatu.
1D. Imam yang diurapi: seekor lembu jantan yang tidak bercela (4:1-12)
2D. Segenap umat Israel: sama dengan Imam yang diurapi (4:13-21).
3D. Pemimpin Israel: seekor kambing jantan yang tidak bercela (4:22-26).
90
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
3F. Para imam tidak boleh makan sebagian dari korban untuk
dosanya pribadi, tetapi yang tidak terbakar atas mezbah
korban harus dibakar di luar perkemahan.
3F. Sisa dari daging bisa dimakan oleh para imam (Im 6:24-30).
2D. Dalam korban ini, unsur penebusan adalah yang paling besar: Sebab
mereka menajiskan kekudusan tempat yang didiami Allah, tempat itu
harus ditebus bagi orang itu.
2D. Dosa para pemimpin jemaat Tuhan lebih berat dari pada dosa anggota
biasa.
91
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
2E. Melanggar terhadap sesuatu yang dikuduskan bagi orang lain (6:1-
7).
2D. Seorang yang sadar bahwa ia telah berdosa terhadap hal kudus
kepunyaan Allah (mungkin seperti makan daging yang dikhususkan
kepada Tuhan) harus menambah seperlima dan membayarnya kepada
para imam (5:16).
4D. Seorang yang mengambil barang atau berdosa terhadap orang lain harus
mengembalikan barang itu dan menambah seper-lima dari harganya
kepada orang itu. Dia juga harus membawa seekor domba jantan kepada
TUHAN sebab dengan mengambil barang orang lain ia juga mencuri dari
TUHAN (Im 6:1-7).
92
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
2D. Kesalahan di antara sesama harus dibereskan kalau kita mau hidup dalam
persekutuan dengan Allah.
Pada umumnya ayat-ayat ini adalah instruksi pada Harun dan anak-anaknya, kecuali 7:23
dan 29, yang memberi keterangan khusus kepada semua bangsa Israel. Ayat-ayat ini
menjelaskan apa yang bisa dimakan oleh siapa, dll.
2B. Upacara pentahbisan ini sudah diperintahkan dalam Kel. 29:1-37. Musa
melaksanakan semua hal tepat seperti diperintahkan TUHAN.
4B. Harun dan anak-anaknya melakukan segala firman yang diperintahkan (8:36).
Ketaatan mereka melaksanakan upacara dalam pasal 8 dan 9 dibanding dengan
ketidaktaatan Nadab dan Abihu dalam pasal 10.
93
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
3B. TUHAN mengeluarkan api dari hadapanNya untuk membakar habis isi mezbah di
depan semua bangsa Israel (Im. 9:22-24).
2C. Hukuman: Api dari hadapan TUHAN menghanguskan Nadab dan Abihu.
Api dari Hadapan TUHAN dalam 9:24 adalah tanda TUHAN menerima ibadah
umatnya. Di sini api dari hadapan TUHAN menjatuhkan hukuman.
3C. Hukuman itu meneguhkan firman TUHAN bahwa para imam harus kudus
seperti TUHAN (ayat 3).
2B. Peraturan kepada para imam berhubungan dengan perkara ini (10:8-20).
1C. Jangan menghadapi TUHAN sesudah minum minuman keras (10:8-11).
2C. Harun dan anak-anaknya yang masih hidup tidak makan daging dari korban
penghapus dosa. Jadi mereka melanggar perintah TUHAN. Musa marah pada
Harun, sebab TUHAN telah menghanguskan Nadab dan Abihu pada hari itu
sebab mereka melanggar perintah TUHAN. Tetapi Harun tidak makan daging
itu dengan alasan tepat (ay 19): Harun merasa diri tidak mampu atau layak
makan daging dari korban penghapus dosa sesudah kematian anak-anak-nya.
94
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
--------------------
Apa dasarnya membedakan binatang yang haram dan
yang tidak haram?
Bangsa lain di daerah Palestina pada zaman Musa tidak mempunyai hukum-
hukum seperti ini. Jadi hukum-hukum itu adalah sesuatu yang khusus bagi bangsa
Israel.
Ada banyak pendapat, tetapi kita hanya melihat beberapa yang agak populer:
Tantangan:
# Masalah kesehatan sama sekali tidak disinggung dalam pasal ini.
Dasar:
# Menurut pendapat ini, yang menentukan seekor binatang haram atau tidak haram
bukanlah berhubungan dengan alasan yang modern/scientific atau sesuatu yang
kuno/tidak scientific. Melainkan ada sesuatu yang berhubungan dengan
kebudayaan/kebiasaan yang menentukannya.
95
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
dengan baik.
--Binatang yang hidup dalam air: Yang bersirip untuk berjalan dalam air.
--Binatang yang terbang dalam udara: Yang mempunyai dua sayap dan dua kaki.
Binatang yang tidak haram memenuhi standar ini, dan yang haram tidak memenuhi
standar ini.
# Jadi ada sesuatu di dalam binatang-binatang yang bisa dianggap biasa dalam setiap
golongan. Ini menjadi dasar menilainya haram dan tidak haram.
Tantangan:
Dasarnya tentang apa yang sempurna dalam satu golongan binatang kurang tepat.
Unta dan babi dua-duanya jalan seperti biasa di atas bumi, tetapi tidak boleh di
makan. Sama dengan burung-burung dan binatang yang hidup dalam air. Burung
rajawali mempunyai dua sayap dan dua kaki tetapi tidak bisa dimakan.
Jadi apa kesimpulan? Yang penulis terima ialah gabungan dari pendapat pertama dan pendapat
ketiga. Allah menentukannya, tetapi Dia mempunyai dasar juga yang belum difahami manusia
zaman kini.
Yang penting bagi seorang Israel, ialah bahwa dia harus hidup kudus di dalam dunia yang
mempunyai hal yang baik dan hal yang najis. Sebab itu, orang-orang Israel kadang-kadang akan
dinajiskan. Untuk menolong mereka hidup suci dalam bumi ini Tuhan memberitahukan dua hal
yang penting kepada mereka:
--------------------
Bdgk. Lukas 2:24. Apakah Maria berdosa melahirkan Tuhan Yesus? Kalau tidak,
mengapa harus membawa Korban Penghapus Dosa?
(Jelas Maria tidak berdosa melahirkan Tuhan Yesus. Tetapi kita harus mengerti bahwa
Korban Penghapus Dosa mengatasi masalah kenajisan yang terjadi akibat hidup dalam
dunia yang di bawah kutuk dosa. Hukuman atas Hawa karena memakan buah dari Pohon
Pengetahuan Tentang yang Baik dan Jahat adalah berkaitan dengan melahirkan, jadi proses
melahirkan sejak manusia jatuh ke dalam dosa membuat ibu yang melahirkan najis, dan
dalam P.L. cara mengatasinya ialah Korban Penghapus Dosa. Sekarang, sesudah kematian
96
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
Yesus, kita disucikan oleh darahnya, supaya tidak ada masalah lagi dengan yang najis.)
2C. Setiap orang yang mempunyai penyakit kulit harus diperiksa oleh seorang
imam. Dan imam itu biasanya menyuruh supaya si penderita dikurung selama
satu minggu, kemudian diperiksa lagi.
1D. Kalau sembuh, ia disebut tahir, dan harus melaksanakan upacara dari
Imamat 14.
2D. Kalau tetap sakit, bisa dikurung lagi atau langsung diusir dari
perkemahan.
Dari semua hari raya orang Yahudi, Yom Kipper (rP,Ki-~Ay) mempunyai makna yang
khusus. Pada hari itu, bangsa Israel ditahirkan supaya bisa hidup dengan baik di hadapan
TUHAN. Walaupun setiap orang berwajib membawa Korban Penebus Salah dan Korban
Penghapus Dosa kalau mereka berdosa atau menajiskan diri, mustahil untuk setiap orang selalu
melaksanakan semua peraturan dengan sempurna. Jadi TUHAN menentukan satu hari supaya
mereka "akan ditahirkan dari segala dosa" mereka dihadapan TUHAN (Im. 16:30). Yom Kipper
masih dirayakan oleh orang yang beragama Yahudi sampai hari ini.
97
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
2B. Semua bangsa harus berpuasa (16:31). Hari Raya Pendamaian adalah satu-satunya
hari yang ditetapkan oleh TUHAN sebagai hari berpuasa bagi bangsa Israel.
3B. Hanya pada Hari Raya Pendamaian Harun diperbolehkan masuk ke tempat kudus
dalam Kemah Suci.
3C. Mezbah
Perhatikanlah bahwa Harun mulai pendamaian kemah suci di tempat yang paling
dalam, yang paling kudus, dan diteruskan sampai ke mezbah bakaran yang di luar.
2C. Darah bisa dipakai untuk mengadakan pendamaian sebab dihargai sebagai
nyawa binatang (Im. 17:11).
3C. Ada cara lain dari pada darah untuk mengadakan pendamaian pada hal yang
tertentu:
1D. Korban Penghapus Dosa pada orang miskin (Im. 5:11-13)
3A. Upacara
1B. Pendamaian bagi Harun sendiri
Harun harus membawa korban dosa dan mengadakan pendamaian bagi dirinya
sendiri sebelum dia bisa melaksanakannya pada semua umat TUHAN (Im. 16:6; 11-
14).
1C. Harun harus membawa seekor lembu jantan sebagai Korban Penghapus Dosa
bagi dirinya sendiri (Im. 4:3-11).
2C. Persiapan lain bagi Harun: Mengenakan pakaian tertentu dan membasuh
tubuhnya (16:4-5).
98
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
2D. Harus membuang undi untuk menentukan sebuah bagi TUHAN dan
sebuah bagi "Azazel."
3D. Yang "bagi TUHAN" menjadi Korban Penghapus Dosa bagi umat Israel
(16:9). Darahnya dipakai untuk mengadakan pen-damaian pada tempat
Kudus, Kemah Suci, dan mezbah.
Kata ini langsung diambil dari bahasa Ibrani, sebab hanya dipakai
dalam Im. 16. Jadi artinya tidak pasti diketahui. Ada sekurangnya
dua pendapat tentang kata ini:
Dasarnya: Kata bahasa Ibrani ini diambil dari dua kata: "az"
yang bisa berarti "kambing," dan "azel" yang diambil dari
kata kerja yang berarti "membawa keluar." (Ini artinya yang
dipakai dalam terjemahan Septuaginta.)
2E. Dosa bangsa Israel diakui atas kepala kambing itu dan kemudian
dilepaskan ke padang gurun.
3C. Jadi pendamaian diperoleh dengan dua ekor kambing. Satu ekor yang murni
mentahirkan bangsa Israel dari semua dosa dan kenajisan. Dan satu yang lain
menerima dosa Israel dan membawa semuanya jauh dari TUHAN dan dari
bangsa Israel.
Perhatikanlah Ibr. 10:4 yang berkata "tidak mungkin darah lembu jantan atau darah
99
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
domba jantan menghapuskan dosa." Dari konteksnya darah bintang tidak bisa
menghapus dosa sebab harus diulangi setiap kali berdosa. Tetapi korban Yesus tidak
perlu diulangi.
2B. Yesus juga menganggung semua dosa kita seperti kambing yang dilepaskan di
pandang gurun (Lihat I Petrus 2:24; Ibr. 13:12-13) dan seperti bagian Korban
Penghapus Dosa yang dibakar di luar perkemahan (Ibr. 13:11).
2C. Darah tidak boleh diserahkan kepada dewa lain. Kalau orang dibiarkan
menyembelih binatang di mana saja, lebih muda memakai darah sebagai
persembahan kepada "jin-jin" (17:7).
2B. Darah binatang yang liar tidak boleh dimakan sebab "nyawa makhluk ada di dalam
darahnya." Darah bintang liar juga tidak bisa dibawa ke mezbah TUHAN. Jadi
mereka harus mencurahkan darahnya lalu menimbunnya dengan tanah.
3A. Kesimpulan
Semua hal dalam pasal 17 menjelaskan apa yang harus dibuat kalau seorang mau makan
daging. Mereka harus menjaga apa yang dibuat dengan darahnya, supaya tidak kena
hukuman TUHAN. Darah adalah kepunyaan TUHAN.
Ayat 1-9 menjelaskan apa yang harus dibuat dengan binatang yang bisa dikorbankan: kalau
mau memakannya harus dibawa ke mezbah TUHAN sebagai Korban Keselamatan.
Alasan: Darah, yaitu nyawa binatang, adalah kepunyaan TUHAN.
Binatang yang tertangkap waktu memburu bisa dimakan, tetapi darahnya kepunyaan
TUHAN sebab darah adalah nyawa. Apa yang harus dibuat dengan darah itu? Tidak boleh
membawanya ke mezbah, jadi harus menimbunnya dengan tanah.
100
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
2B. Hukum-hukum mengenai hubungan sesama dan hal-hal agama (Im. 19-20).
2C. Hari Raya Menuai (Kel. 23:16), karena mengakhiri panen gandum.
3C. Hari Hulu Hasil (Bil. 28:26) karena roti yang dibuat dari gandum yang baru
itu, dipersembahkan kepada TUHAN.
4C. Kemudian, hari raya ini disebut Pentakosta karena dirayakan 50 hari setelah
Paskah. Kristus, Paskah kita, telah mati. Pada hari pertama minggu berikut Ia
bangkit sebagai hasil pertama. Ia tinggal di bumi ini selama 40 hari sebelum
naik ke surga (KPR 1:9). Sepuluh hari kemudian, pada hari Pentakosta Roh
Kudus datang.
5B. Hari Raya Terompet (serunai) (23:23-25) dirayakan pada tanggal 1 bulan ketujuh.
101
Carl Reed, M.Th. Imamat: Garis Besar
7B. Hari Raya Pondok Daun (23:33-43) dirayakan pada tanggal 15 bulan ketujuh. Hari
raya ini juga disebut Hari Raya Pengumpulan Hasil (Kel. 23:16).
2C. Memperingati perjalanan ke Kanaan pada waktu Israel tinggal di padang gurun.
5A. Contoh tentang apa yang terjadi kalau seorang menghujat nama TUHAN
(24:1-23).
6A. Hukum-hukum berhubungan dengan tanah dan kebiasaan sosial dalam Tanah
Kanaan (25:1-55).
102
Carl Reed, M.Th. Bilangan: Pendahuluan
Bilangan
Pendahuluan
1A. Judul
Judul buku ini diambil dari terjemahan Yunani (LXX), Ariqmoi (Arithmoi). Buku ini
disebut Bilangan karena sensus Israel ditekankan. Judul dalam bahasa Ibrani ialah
(rB;d>miB. bemidbar), yang berarti "di padang gurun." Judul bahasa Ibrani lebih cocok
dengan isinya, karena dalam kitab ini tertulis pengalaman bangsa Israel selama 40 tahun di
padang gurun.
3A. Tujuan
Kitab ini tertulis kepada angkatan kedua yang siap memasuki tanah perjanjian. Jadi kitab
ini tertulis supaya generasi muda bisa belajar dari pengalaman orang tuanya.
103
Carl Reed, M.Th. Bilangan: Garis Besar
2D. Semua kaum laki-laki orang Lewi yang berumur 30 s/d 50 tahun dihitung
(4:1-49)
Orang Lewi yang berumur 30 s/d 50 dianggap layak melayani dalam
Kemah Suci. Dalam pasal ini ada pembagian tugas kepada kaum Lewi
yang berumur itu.
104
Carl Reed, M.Th. Bilangan: Garis Besar
Tujuannya: mengkhususkan dirinya bagi Tuhan untuk kerja bagi Dia. Waktu
nazarnya ialah untuk beberapa waktu atau seumur hidupnya.
3B. Persembahan suku-suku Israel pada waktu pentahbisan Kemah Suci (7:1-89)
Kalau membaca pasal ini (yang paling lama dalam Kitab Bilangan), kita cepat
melihat bahwa yang disembahkan oleh setiap suku adalah sama. Kalau begitu,
megapa diulangi untuk setiap suku? Lebih singkat kalau ditulis isi persembahan, dan
kemudian bahwa 12 suku semua membawa yang sama. Kalau makalah ditulis
dengan mengulangi hal yang sama seperti ini12 kali, dosen tidak akan menerimanya.
TETAPI karena inilah Firman Tuhan, semua ini ditulis dengan sengaja: Karena ada
ajaran Teologi disini:
Pengulangan ini menekankan bahwa setiap suku memiliki hak dan kewajiban
yang sama dalam ibadah kepada Allah, dan setiap suku mendukung Kema Suci
dan imam-imam (para korban memberikan makanan untuk imam-imam).
Menurut 8:24 orang Lewi wajib bertugas waktu berumur 25 tahun, tetapi dalam
pasal 4 mereka harus berumur 30 tahun. Ada yang berpendapat bahwa orang
Lewi harus bekerja selama 5 tahun sebagai pelatih sebelum dipercayakan
penuh.
Saat ini bulan pertama tahun yang kedua (1). Berarti sudah lewat satu tahun
penuh sejak Israel keluar dari Mesir (lihat Kel. 12).
105
Carl Reed, M.Th. Bilangan: Garis Besar
Perhatikanlah bahwa jika salah seorang tidak merayakan Paskah pada waktu
yang ditentukan, oleh karena ia najis atau sedang dalam perjalanan jauh, ia
wajib merayakannya pada bulan yang kedua, pada hari yang keempat belas (10-
12).
Allah mulai memimpin bangsa Israel dengan tiang awan sesudah mereka
merayakan Paskah yang pertama, yaitu pada malam mereka berangkat dari
Mesir. Jadi sesudah perayaan Paskah yang kedua dijelaskan, dan mereka siap
berangkat dari Sinai, cara Allah memimpin mereka diterangkan.
Mereka berangkat sesuai dengan perintah Tuhan. Dalam pasal 1 s/d 10 mereka setia
kepada Tuhan dan mentaati setiap firmanNya. Tetapi dalam pasal 11 mulai nampak
isi hati mereka: kurang percaya.
Dalam bagian ini kita melihat 3 perkara yang menunjukkan bahwa bangsa Israel
masih kurang beriman kepada Tuhan. Mereka masih bersungut-sungut. Mereka sama
sekali tidak menantikan tanah perjanjian, melainkan masih memandang kembali ke
Mesir.
2D. Manna, yang dulu diterima sebagai sesuatu yang ajaib, sekarang
dianggap biasa dan kurang enak. Mereka menangis meminta daging dari
Musa (11:5-9).
106
Carl Reed, M.Th. Bilangan: Garis Besar
3D. Beban Musa dibagi dengan ketujuh puluh orang tua-tua (11:10-17; 24-
30)
Musa mengeluh kepada Tuhan bahwa terlalu berat bagi dia menjaga
bangsa Israel. Jadi Tuhan menaruh RohNya ke atas tujuh puluh tua-tua
supaya Musa ada pertolongan.
107
Carl Reed, M.Th. Bilangan: Garis Besar
2D. Mereka berkata "sekiranya kami mati ... di padang gurun ini"
(14:2) dari pada mati di tanah Kanaan. Jadi semua orang 20 tahun
ke atas akan mati di padang gurun (kecuali Kaleb dan Yosua).
108
Carl Reed, M.Th. Bilangan: Garis Besar
Dalam ayat-ayat ini dijelaskan akibat bagi orang yang melanggar peraturan
Tuhan. (Bdgk. Im. 4 dalam diktat).
3C. Contoh "dosa sengaja" dan hukumannya: orang yang melanggar peraturan
sabat dilontari dengan batu (15:32-36).
Korah adalah orang Lewi, dan Datan dan Abiram adalah orang Ruben. Inti
pemberontakan mereka ialah bahwa mereka iri hati terhadap Musa dan Harun.
Mereka merasa semua orang Lewi sama kudus dengan Harun (16:3). Musa
membiarkan Tuhan memilih siap yang kudus (16:5), dan Harun terpilih.
Korah, Datan dan Abiram ditelan oleh bumi bersama keluarga-keluarganya
sedangkan 250 pengikutnya dihanguskan oleh api.
109
Carl Reed, M.Th. Bilangan: Garis Besar
Yang dia tidak percaya ialah bahwa cara Allah menegor orang
Israel adalah cukup keras. (Ingatlah bahwa inilah generasi kedua
dari bangsa Israel, dan mereka mulai bersungut sama seperti orang
tuanya. Musa takut kalau mereka dibiarkan, mereka juga akan
gagal memasuki Tanah Perjanjian.)
Apa Akibat dosa itu? Mereka tidak diizinkan memimpin bangsa Israel masuk
ke tanah Kanaan.)
Perhatikanlah ayat 16: Tuhan langsung memberikan mereka air. Mereka tidak
bersungut, bahkan memuji Tuhan.
110
Carl Reed, M.Th. Bilangan: Garis Besar
< Balak yang begitu takut akan bangsa Israel tidak perlu takut, sebab Allah tidak
mengizinkan bangsa Israel mengambil daerah Moab (Ul. 2:9).
< Bileam, seorang "pelihat," lebih buta dari keledainya. Kalau dibanding dengan
Musa, yang bercakap dengan Allah "muka ke muka," Bileam tidak sadar Allah
ada dekat.
Penerapan: Allah begitu kuat, supaya kutuk-kutuk yang dilakukan dengan kuasa Iblis tidak
bisa diucapkan–pada waktu nabi palsu coba mengutuk, yang keluar adalah
perkataan berkat. Ajaran bagi kita ialah, kalau Allah telah memberkati dan
menentukan sesuatu, segala kuasa Iblis tidak mampu mengutukinya.
111
Carl Reed, M.Th. Bilangan: Garis Besar
Oleh karena ternak Ruben dan Gad sangat banyak mak mereka meminta daerah
Gilead sebagai milik pusakanya. Permohonan mereka disetujui asal saja mereka
menyeberang sungai Yordan dan turut menaklukkan Kanaan.
112
Carl Reed, M.Th. Bilangan: Garis Besar
113
Carl Reed, M.Th. Ulangan: Pendahuluan
Ulangan: Pendahuluan
1A. Judul
~yrIb'D>
Judul buku ini dalam bahasa Ibrani ialah ( Debharim) yang berarti "inilah
perkataan-perkataan." Rupanya judul "Ulangan" asal dari judul dalam LXX, yaitu
Deuteronomion DEUTERONOMION, yang berarti "hukum kedua." Tetapi kitab Ulangan
bukan "hukum kedua," melainkan adalah ceramah atau eksposisi Musa kepada angkatan
kedua bangsa Israel yang siap masuk ke tanah perjanjian. Dalam kitab ini Musa
mengulangi dan menerapkan perjanjian/hukum-hukum yang bangsa Israel sudah terima di
Gunung Sinai hampir 40 tahun dahulu. Kemudian, ada upacara pengikatan perjanjian di
antara TUHAN dan generasi baru itu.
2A. Kesempatan
Bangsa Israel berkemah di tanah Moab di seberang Sungai Yordan. Generasi yang
menolak Tuhan sudah meninggal, dan angkatan kedua siap masuk ke tanah perjanjian.
Bangsa Israel telah mengalahkan dua suku yang diam di sebelah timur sungai Yordan, yaitu
bangsa Amori dan bangsa Basan. Sekarang mereka siap sedia menyeberang sungai Yordan
dan mulai memasuki tanah perjanjian. Musa, yang berumur 120, tahu bahwa dia sebentar
lagi akan mati. Jadi dalam kitab Ulangan ia memberi ceramah-ceramah terakhir pada
bangsa Israel.
3A. Tujuan
Tujuan utama Musa dalam kitab Ulangan jelas sekali dari kata-kata Musa:
Ulangan 4:1
"Hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan
kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup dan memasuki serta
menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek
moyangmu."
Musa tidak diizinkan Tuhan memimpin bangsa Israel masuk ke dalam tanah Kanaan.
Musa sadar sekali bahwa keadaan mereka di tanah perjanjian tergantung kepada ketaatan
mereka pada hukum-hukum Tuhan. Jadi dalam ceramah yang terakhir ini, Musa
mengusahakan sekuat mungkin untuk mendorong bangsa Israel supaya tetap setia pada
Tuhan.
Kalau membandingkan hukum-hukum dalam kitab Keluaran dan Imamat dengan hukum-
hukum dalam kitab Ulangan, ada beberapa perbedaan. Tetapi semua perbedaan itu adalah
berkaitan dengan tujuan Ulangan, yaitu menyediakan bangsa Israel hidup menurut hukum
Allah dalam tanah perjanjian. Di Sinai dan di padang gurun, semua bangsa tinggal dalam
satu tempat, jadi ibadah dan korban dalam satu tempat gampang. Tetapi dalam tanah
perjanjian, mereka akan tersebar dalam seluruh tanah itu, dan harus ada penyesuaian
hukum-hukum. Jadi kitab Ulangan bukan saja ulangan isi kitab Keluaran dan Imamat.
Melainkan ada eksposisi dan keterangan bagaimana hidup menurut Taurat Tuhan dalam
tanah Kanaan.
114
Carl Reed, M.Th. Ulangan: Pendahuluan
2B. Umat Allah harus berkomitment 100% pada Allah dan hukum-hukumNya. Mereka
adalah kepunyaan Allah pribadi, dan tidak bisa mengikuti dia dengan setengah hati.
3B. Kasih Allah kepada umatNya, dan respons mereka kepada Dia. Dalam kitab ini
tertulis bahwa Allah mengasihi bangsanya sekurangnya 10 kali. Dan bangsa Israel
disuruh untuk mengasihi Allah dan sesama sekurangnya 10 kali juga. (Bdgk. I Yoh.
4:19)
Garis Besar
2A. Ceramah Musa yang Pertama: Kata pengantar yang historis (1:6-4:43)
1B. Riwayat perjalanan dari Horeb sampai ke sungai Yordan (1:6-3:29)
2B. Bangsa Israel dihadapan Allah (4:1-40)
3B. Kota-kota perlindungan di seberang sungai Yordan (4:41-43)
3A. Ceramah Musa yang Kedua: Hukum-hukum perjanjian (pakta) dan pengikatan-nya (4:44-
28:68)
1B. Pendahuluan ceramah Musa (4:44-49)
2B. Hukum-hukum dasar: Eksposisi dan nasihat supaya bangsa Israel tetap mendiami
tanah perjanjian. (5:1-11:32)
3B. Hukum-hukum tertentu (12:1-26:19)
4B. Pengikatan perjanjian/pakta (27:1-26)
5B. Berkat dan kutuk (28:1-68)
115
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
2A. Ceramah Musa yang Pertama: Kata pengantar yang historis (1:6-4:43).
Dalam ayat-ayat ini Musa mengulangi secara singkat peristiwa-peristiwa yang terjadi
dengan bangsa Israel dari gunung Sinai (daerah Horeb) sampai ke saat mereka siap masuk
tanah perjanjian. Tetapi ada tujuan yang tertentu:
29. Mengingatkan bangsa Israel tentang dasar perjanjian Tuhan kepada bangsa
Israel, yaitu perjanjian kepada Abraham, Ishak dan Yakub;
30. Mengingatkan bangsa Israel tentang kesetiaan Allah yang selama itu bekerja
untuk memenuhi janjiNya. (Bersama dengan ini, mereka diingatkan bahwa
bangsa Israel pada umumnya tidak setia pada Tuhan.)
Kita ingat bahwa Musa berusaha memotivasikan bangsa Israel supaya mereka tetap taat
pada hukum-hukum Allah. Sukses mereka dalam proses memasuki dan mendiami tanah
Kanaan tergantung pada iman dan ketaatan mereka.
Ayat 1:6-7: Tuhan perintahkan mereka berangkat dari gunung itu. Tujuan
Tuhan bagi bangsa Israel itu bukan saja supaya dibebaskan dari Mesir, tetapi
supaya menjadi bangsa besar di tanah perjanjian. (Gunung Horeb sama dengan
Gunung Sinai. Kitab Keluaran memakai Gunung Sinai pada umumnya.
Dalam Kitab Ulangan, nama "Horeb" biasanya dipakai.)
Batas-batas tanah perjanjian yang tertulis dalam ayat 7 adalah sama dengan
perjanjian kepada Abraham (Kej. 15:18). Musa dengan sengaja mengingatkan
mereka akan perjanjian TUHAN kepada Abraham untuk menguatkan iman
mereka sebelum mereka masuk ke tanah Kanaan.
Ayat 1:22: Ayat ini menambah keterangan tentang cara memilih 12 pengintai
(bdgk. Bil. 13:1-3). Orang Israel yang mengusul pertama, kemudian Musa
bertanya kepada Allah yang menyetujuinya dan perintahkannya.
116
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
Tujuan Musa ialah supaya generasi baru ini belajar dari pengalaman orang tua.
Ayat 1:35: Teladan yang baik: Kaleb (dan Yosua) saja yang percaya pada
kemampuan Tuhan dulu dan diizinkan masuk ke tanah Kanaan. Setiap kali
generasi baru itu melihat Kaleb, mereka diingatkan bahwa ketaatan dihargai
oleh Tuhan.
Ayat 2:5, 9 & 19: Bukan Israel saja yang menerima tanah tertentu oleh Allah.
Saudara-saudara mereka yang lain juga mendapat tanah khusus: keturunan
Esau (bangsa Edom), dan keturunan Lot (bangsa Moab dan Amon). Israel
seharusnya dikuatkan dengan melihat kesetiaan Allah menyerahkan musuh-
musuh yang kuat ke dalam tangan Edom, Moab dan Amon.
Ayat 2:14, 16: Ironis juga angkatan yang tidak berani masuk tanah perjanjian
dinamakan "prajurit."
Ayat 2:24: Perebutan tanah perjanjian mulai pada saat mereka menyeberangi
sungai Arnon. (Lihat Peta Hal. 113.)
Kitapun harus jadi sadar bahwa Tuhan sering memberkati dan memenuhi
perjanjian-perjanjian kepada kita: menolong kita sambil kita maju dan
berusaha dalam iman.
117
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
Ayat 3:3: "Dan TUHAN, Allah kita, menyerahkan juga Og, raja Basan
... ke dalam tangan kita dan kita mengalahkan dia..."
7C. Permohonan Musa memasuki tanah Kanaan dan penolakannya dari Allah
(3:21-29)
1D. Supaya Musa ingat bahwa TUHAN sendiri lebih penting dari pada
perjanjian Tuhan.
2D. Musa juga harus menyediakan Yosua membuat apa yang Musa dilarang
membuat. Pelajaran yang sulit tetapi penting: Membantu orang lain
melaksanakan hal yang kita ingin laksanakan.
Ayat 4:1: Kitab Ulangan bukan tertulis sebagai daftar hukum-hukum saja,
tetapi disampaikan dalam konteks:
Konteks titah ini ialah perintah-perintah dalam perjanjian Tuhan, bukan semua
Perjanjian Lama. Ayat ini tidak menutup kemungkinan wahyu selanjutnya,
sebab pada saat ini disampaikan, sebagian besar dari P.L. belum tertulis.
118
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
ialah bahwa pada waktu mereka menghadap Tuhan di gunung Sinai, mereka
tidak melihat sesuatu rupa, hanya mendengar suara dan guntur.
1D. Membatasi Tuhan. Tuhan lebih besar dari apa saja, jadi kalau membuat
patung (atau gambar dalam bayangan sendiri pun), akhirnya sesuatu yang
kurang dari Tuhan akan disembah. Tuhan saja Pencipta, semua yang lain
hanya makhluk.
Perhatikanlah ayat 35: Mereka melihat semua hal itu supaya sadar bahwa
Yahweh adalah Allah, dan tidak ada yang lain seperti dia.
2B. Hukum-hukum dasar: Eksposisi dan nasihat supaya bangsa Israel tetap mendiami
tanah perjanjian. (5:1-11:32)
1C. Sepuluh Hukum (5:1-33)
1D. Nasihat dan latar belakang historis (5:1-5)
Ayat 5:29: "Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni takut akan Daku
dan berpegang pada segala perintahKu, supaya baik keadaan mereka
dan anak-anak mereka selama-lamanya!"
119
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
Kata "esa" dalam bahasa Ibrani ialah (dx'a, 'ehad), yang mengandung
arti kesatuan dalam variasi, atau beberapa bagian yang disatukan. (Bdgk.
Kel. 26:6, 11; Yeh. 37:17, 19) Walaupun ayat ini tidak langsung
mengajar doktrin tritunggal, tidak juga melarang doktrin itu.
Dalam konteks ayat ini, beberapa ahli berkata bahwa "esa" bisa
diterjemahkan "satu-satunya." TUHAN Allah bukan Allah yang utama
diantara dewa-dewa lain, (seperti Baal dalam kepercayaan orang
Kanaan). Melainkan Dia satu-satunya Allah, Allah yang Esa.
1. Kalau Allah berfirman, tidak ada yang lain yang bisa menolaknya.
2. Kalau Allah berjanji, tidak ada yang lain yang bisa menariknya.
Mereka, sama dengan semua orang, tidak bisa memilih Allah yang lain
kalau tidak senang dengan TUHAN. Tidak ada yang lain. Allah adalah
esa.
Ayat 6:5: Respons pada kebenaran bahwa Allah bangsa Israel itu esa,
ialah terdapat dalam 6:5. Bangsa Israel harus mengasihi Allah secara
total.
Ayat ini dikutip Yesus dalam Mat. 22:37-38; Mk. 12:29-30; dan Lk.
120
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
10:27. Yesus berkata bahwa ini adalah hukum yang terutama. Dalam
kitab Ulangan pun, hukum ini menjadi pusat kitabnya. Tidak cukup bagi
bangsa Israel untuk melakukan hukum-hukum Allah secara lahiriah saja.
Tuhan puas dengan orang yang melakukannya dari hatinya.
121
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
Ayat 8:3: "...Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup
dari segala yang diucapkan TUHAN."
2D. Ingat akan TUHAN yang membebaskan mereka dari Mesir dan
membawa mereka sampai ke tanah perjanjian (8:10-20)
Allah ingin supaya bangsa Israel tidak merasa tanah Kanaan diberikan
kepada mereka karena kebaikan mereka. Perhatikanlah bahwa Musa
mengulangi tiga kali dalam tiga ayat "bukan karena jasa-jasamu"
(9:4,5,6). Bdgk. Ef. 2:8-9
122
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
Dalam ayat 12-13 adalah 5 tuntutan dari Allah yang menjadi dasar pada isi
ayat-ayat ini:
Nama-nama TUHAN:
1) Allah segala Allah
2) Tuhan segala tuhan
3) Allah yang Besar
Ciri-ciriNya:
1) Kuat dan dahsyat
2) Tidak memandang bulu ataupun menerima suap
4) Membela yang tidak mampu membela diri
a) yatim
b) janda
c) orang asing
123
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
Jadi objek ibadah (yaitu TUHAN) bukan saja yang penting, tetapi
cara dan kebiasaan ibadah juga penting.
Penerapan:
2D. Siapa saja yang mengajak orang Israel beribadah kepada allah lain harus
dimatikan. (13:1-18)
124
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
Dalam ayat-ayat ini diberi ujian utama bagi seorang nabi: apakah
ia mengajak orang ibadah pada TUHAN saja? Kalau dia mendapat
penglihatan yang ajaib dan bisa melakukan mujizat-mujizat, tetapi
menyuruh bangsa Israel beribadah pada allah lain, dia adalah nabi
palsu.
4D. Upacara-upacara yang harus dilakukan pada waktu yang tertentu (14:22-
16:17)
1E. Persembahan persepuluhan (14:22-29)
125
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
Dalam ayat-ayat ini dijelaskan apa yang harus dibuat kalau ada kasus
yang terlalu rumit bagi pengadilan daerah. Harus dibawa ke tempat
kemah suci (kemudian bait suci) untuk diadili.
Dalam hal raja pun bangsa Israel harus beda dari bangsa-bangsa
lain. Tuhan memberi beberapa syarat yang penting:
1G. TUHAN yang memilih raja (17:15)
2G. Harta raja terbatas (17:16-17)
3G. Hukum berkuasa atas raja pun (17:18-20)
Dari saat ia diangkat, seorang raja harus sadar bahwa Allah adalah
raja atas dia. Jadi dia sendiri harus mengikuti hukum dan peraturan
Tuhan, dan ia bertanggung jawab memimpin bangsa Israel supaya
126
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
Sama seperti raja harus menuntut pada hukum Allah, para imam
dan orang Lewi harus mengikutinya juga. Dalam ayat-ayat ini
dijelaskan apa yang mereka berhak mendapat. (Bdgk. dengan
kelakuan anak-anak Eli dalam I Samuel 2:11-17.)
2G. Mengapa ini salah: Sebab Tuhan kudus, mereka tidak boleh
bercela (18:12-14).
3G. Cara yang benar untuk mendapat nasihat Allah: Allah akan
mengutus seorang nabi (18:15-19).
127
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
128
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
129
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
Jadi apa saja yang akan menghalangi TUHAN untuk hadir harus
dijaga.
130
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
5F. Tentang kawin dengan isteri saudara yang telah mati (25:5-
10). (Lihat Rut 4:7-8.)
Ayat 17 & 18: "...telah menerima janji..." lebih baik diterjemahkan "telah
berjanji" (Hiph. perf. dari rm;a,' 'amar, yang berarti "bersumpah, berjanji:
BDB, hal 56; Craigie, hal 325). Jadi ayat 17 sebenarnya menjelaskan apa yang
bangsa Israel janji di hadapan Allah, dan ayat 18 yang Allah janji pada Israel.
131
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
Mengapa Allah memilih tempat ini untuk mengadakan upacara pengikatan perjanjian
dalam tanah Kanaan?
132
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
1B. Kesimpulan latar belakang historis: Peringatan akan akibat kalau meninggalkan
perjanjian (29:1-29)
1C. Pendahuluan (29:1)
Ayat 30:6: "Dan TUHAN, Allahmu, akan menyunat hatimu dan hati keturunanmu,
sehingga engkau mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hati dan dengan
segenap jiwamu, supaya engkau hidup."
Dalam Ul. 10:16 bangsa Israel disuruh untuk "sunatlah hatimu." Tetapi dalam ayat
ini, ialah Tuhan yang akan menyunat hati mereka. Yang dijanjikan di sini adalah inti
dari perjanjian baru yang tertulis dalam Yer. 31:31-34 dan Ibr. 7-10. Tuhan sudah
mengerti bahwa mereka dalam kekuatan diri sendiri tidak mampu untuk mengasihi
Tuhan dengan segenap hati dan jiwa. Tetapi mereka perlu diajar dulu (lihat Gal.
133
Carl Reed, M.Th. Ulangan:Garis Besar
"Sebab perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, tidaklah
terlalu sukar bagimu dan tidak pula terlalu jauh..."
Yang dimaksudkan di sini bukan bahwa orang bisa diselamatkan melalui hukum
Taurat. Tetapi, orang yang diselamatkan oleh iman bisa hidup olehnya.
134