INTEGRASI PENDIDIKAN AL-QURAN DAN BAM PADA MATA PELAJARAN
SMA PROVINSI SUMATERA BARAT
(SUPLEMEN BAHAN AJAR 7)
Mapel : BAHASA INGGRIS
Kelas/Semester : X/2
KD :
3.7. membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks
naratif lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait legenda
rakyat, sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya
4.8. menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan
unsur kebahasaan teks naratif, lisan dan tulis sederhana terkait legenda rakyat
Karakter utama : Religi, Integritas, nasionalisme
Pokok Materi : Teks Narrative
A. Ringkasan Materi :
Narrative text is a text which tells a story/imaginative story. Its purpose is to to
entertain the audience/readers.
a. Social function: to entertain the reaers/listeners
b. The text structure:
1. Orientation: Introducing the participants, place and time
2. Conplication: conflict arises in the story
3. Resolution: ending of the story
3. Reorientation: moral value in the story
c. language feauture:
Introducing personal participant; I, my group, etc
• Using linking verb; was, were, saw, heard, etc
• Using simple past tense
a. language feauture:
Introducing personal participant; I, my group, etc
• Using chronological connection; then, first, etc
• Using linking verb; was, were, saw, heard, etc
• Using action verb; look, go, change, etc
• Using simple past tense
B. Dalil ayat al quran dan nilai budaya
{ َْو ُهدًى شَيءْ ك ُِْل َوتَف ِصي َْل يَدَي ِْه بَينَْ الَّذِي تَصدِيقَْ َولَكِنْ يُفت َ َرىْ َحدِيثًا كَانَْ َما ۗ اِلَلبَا ِْب ِِلُولِي عِب َرةْ قَص َِص ِهمْ فِي كَانَْ لَقَد
ًيُؤمِ نُونَْ ِلقَومْ َو َرح َم ْة
Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang
mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan
(kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan
rahmat bagi kaum yang beriman [Yûsuf/12:111]
The story of Minangkabau
Once upon a time there was a kingdom in West Sumatra. The people worked as farmers.
Their lives were full of happiness. The land was fertile and the weather was always beautiful.
The villagers also had a wise king. He always protected the people.
However, soon their happy lives would be disturbed. Majapahit, a kingdom from Java would
attack them. The people were so scared. They were so restless. They went to the king to talk
about it. The king tried to calm them down. "Don't worry, my fellow country men. I know
Majapahit have many soldiers. They are also great in war. If we fight them, maybe we lose.
But I have an idea how to beat them," said the king. The king challenged to a buffalo fight.
The king then ordered his people to give him the strongest baby buffalo. After that, the strong
baby buffalo was separated from his mother. They did not give any food to the baby buffalo
for several days. The baby buffalo was very hungry! Then the king took two sharp knives
and attached them strongly to the baby buffalo's horn. Now it was time for the buffalo battle.
Everyone gathered on the field. The Majapahit soldier released a big and wild buffalo out of
his cage. Everyone was surprised with the size of the buffalo. They were laughing to see the
baby buffalo. They did not know that the hungry baby buffalo had two sharp knives on the
horn. The baby buffalo ran fast towards the big buffalo and went straight under the big
buffalo's stomach to find the teat. The knives at the baby buffalo's horns cut through the big
buffalo's stomach. The big buffalo fell down to the ground and died. The people of West
Sumatra cheered.
Then, the king changed the name of the kingdom into Minangkabau. It means the buffalo
won. That is why the roofs of the houses in West Sumatra are similar to the form of buffalo
horns and the traditional headdress of the women of West Sumatra is also like buffalo horns.
Nan cadiak tampek barundiang
Nan pakak palapeh badia
Nan lumpuah pahuni rumah
Nan kayo tampek batenggang
Nan bagak pananti lawan
Nan binguang nan disuruah surauh.
C. Penjelasan Ayat al quran dan deskripsi nilai budaya
Syaikh Abdurrahman bin Nâshir as-Sa’di t ketika menafsirkan ayat ini mengatakan, “Hal
itu karena kisah-kisahnya benar, kalimat-kalimatnya terangkai dengan baik dan makna
yang terkandung begitu indah. [Taisîr Karîmirrahmân].
Oleh karena itu, kisah-kisah al-Qur’an merupakan kisah yang paling bermanfaat.
Nilai budaya yang dapat diambil dari legenda rakyat ini adalah menempatkan orang pada
tempatnya dan sesuai dengan kemampuannya.
D. Kaitan ayat al quran dan nilai budaya dengan materi
Terkait dengan materi pembelajaran, Penanaman nilai-nilai yang terkandung dalam cerita
rakyat terhadap anak didik diyakini akan melekat sampai dewasa, karena dapat
membentuk watak peserta didik. Sastra dapat menyampaikan amanat dan nilai-nilai,
termasuk nilai-nilai pendidikan kepada pembaca. Pesan moral dalam karya sastra
merupakan hal terpenting dalam sastra sebagai bahan kontemplasi pembaca dalam
merajut nilai-nilai hidup dan melakoni kehidupan yang lebih baik. Misalnya, cerita
rakyat ”Malin Kundang” di daerahMinangkabau memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang
tinggi. Bagaimana seorang anak harus bersikap hormat pada orang tua. Jangan sampai
lupa kepada orang tua walaupun sudah hidup sukses
Cerita legenda rakyat yang diambil pada materi ini adalah cerita rakyat Minangkabau yaitu
asal muasal nama Minangkabau. Materi mengenai legenda rakyat yang ada di Minangkabau
dapat digunakan guru untuk mengenalkan budaya di minangkabau serta petatah petitih yang
terkait dengan legenda tersebut.
E. strategi penerapan dalam pembelajaran
a. Kegiatan pendahuluan
- Mengkondisikan peserta didik (Berdo’a sebelum belajar)
- Memberikan motivasi
- Apersepsi
- Menyampaikan tujuan pembelajaran tentang teks narrative dalam bahasa Inggris
(Mengingatkan pada siswa bahwa setiap kisah menyiratkan pesan moral, apalagi
kisah-kisah dalam Islam)
- Menyampaikan lingkup penilaian dan mekanisme pembelajaran
b. Kegiatan inti
- Menyimak dan menirukan beberapa contoh teks Narrative dalam bahasa Inggris
dengan ucapan dan tekanan kata yang benar (guru dapat menampilkan gambar
rumah gadang dan memberikan beberapa pertanyaan terkait dengan rumah gadang)
- Mengidentifikasi fungsi social, struktur teks dan unsur kebahasaan tentang teks
narrative.
- Menanyakan cara tentang perbedaan beberapa teks narrative (menyampaikan firman
Allah terkait kisah-kisah dalam islam untuk diambil hikmahnya)
- Mempelajari contoh teks narrative dalam bahasa Inggris
- Saling menyimak dan bertanya jawab tentang teks narrative dalam bahasa Inggris
dengan teman-temannya
- Membandingkan beberapa teks narrative dalam bahasa Inggris dan Menampilkan
role-play ke depan kelas
Kegiatan penutup
- Menyimpulkan materi
- Refleksi
- Memberikan quiz
- Memberikan penugasan
- Memberikan pembelajaran minggu depan
INTEGRASI PENDIDIKAN AL-QURAN DAN BAM PADA MATA PELAJARAN
SMA PROVINSI SUMATERA BARAT
(SUPLEMEN BAHAN AJAR 4)
Mapel : BAHASA INGGRIS
Kelas/Semester : XI/1
KD :
4.7. membedakanfungsisosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks
eksposisi analitis lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait
isu aktual,sesuai dengan konteks penggunaannya
Karakter utama : Religi, Integritas
Pokok Materi : Teks Analytical Exposistion
A. Ringkasan Materi :
a. Fungsi social
b. Struktur teks
c. Unsur kebahasaan
B. Dalil ayat al quran dan nilai budaya
Al Quran surat 49. Al Hujuraat ayat 6 :
صيبُوا أَنَ فَتَبَيَّنُوا بِنَبَإَ فَاسِقَ َجا َء ُكمَ إِنَ آ َمنُوا الَّذِينََ أَيُّ َها يَا
ِ ُ علَىَ فَتُصبِ ُحوا بِ َج َهالَةَ قَو ًما ت
َ نَادِمِ ينََ فَعَلتُمَ َما
"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita,
maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu
kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu
itu.
C. Penjelasan Ayat al quran dan deskripsi nilai budaya
Ibnu Katsir rahimahullah dalam Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim berkata, “Allah Ta’ala
memerintahkan untuk melakukan kroscek terhadap berita dari orang fasik. Karena boleh jadi
berita yang tersebar adalah berita dusta atau keliru.”
Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di saat menerangkan ayat di atas, beliau berkata,
“Termasuk adab bagi orang yang cerdas yaitu setiap berita yang datang dari orang kafir
hendaknya dicek terlebih dahulu, tidak diterima mentah-mentah. Sikap asal-asalan menerima
amatlah berbahaya dan dapat menjerumuskan dalam dosa. Jika diterima mentah-mentah, itu sama
saja menyamakan dengan berita dari orang yang jujur dan adil. Ini dapat membuat rusaknya jiwa
dan harta tanpa jalan yang benar. Gara-gara berita yang asal-asalan diterima akhirnya menjadi
penyesalan.
D. Kaitan Ayat al quran dan nilai budaya dengan materi
E. Strategi penerapan dalam Pembelajaran
a. Kegiatan pendahuluan
- Mengkondisikan peserta didik (Berdo’a sebelum belajar)
- Memberikan motivasi
- Apersepsi
- Menyampaikan tujuan pembelajaran tentang cara memberikan pengumuman dalam
bahasa Inggris (Mengingatkan pada siswa bahwa dalam memaparkan sebuah berita
mesti jelas dan informasinya benar)
- Menyampaikan lingkup penilaian dan mekanisme pembelajaran
b. Kegiatan inti
- Menyimak dan menirukan beberapa contoh teks analytical exposition dalam bahasa
Inggris dengan ucapan dan tekanan kata yang benar
- Mengidentifikasi fungsi social, struktur teks dan unsur kebahasaan tentang teks
analytical exposition
- Menanyakan cara tentang perbedaan beberapa teks analytical exposition
(menyampaikan firman Allah terkait dengan pemaparan informasi dalam islam)
- Mempelajari contoh teks analytical exposition dalam bahasa Inggris
- Saling menyimak dan bertanya jawab tentang teks analytical exposition dalam
bahasa Inggris dengan teman-temannya
- Membandingkan beberapa teks analytical exposition dalam bahasa Inggris dan
menjadi news reader di depan kelas
c. Kegiatan penutup
- Menyimpulkan materi
- Refleksi
- Memberikan quiz
- Memberikan penugasan
- Memberikan pembelajaran minggu depan