0% found this document useful (0 votes)
65 views10 pages

Karakteristik Pertumbuhan Pra Dan Pascasapih Domba Lokal Di Unit Pendidikan Dan Penelitian Peternakan Jonggol Institut Pertanian Bogor (Up3J-Ipb)

abstract

Uploaded by

Dwi Nugraha
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
65 views10 pages

Karakteristik Pertumbuhan Pra Dan Pascasapih Domba Lokal Di Unit Pendidikan Dan Penelitian Peternakan Jonggol Institut Pertanian Bogor (Up3J-Ipb)

abstract

Uploaded by

Dwi Nugraha
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd

KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN PRA DAN PASCASAPIH

DOMBA LOKAL DI UNIT PENDIDIKAN DAN


PENELITIAN PETERNAKAN JONGGOL
INSTITUT PERTANIAN BOGOR (UP3J-IPB)

FAHRUL ILHAM

SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2008
PERNYATAAN MENGENAI TESIS
DAN SUMBER INFORMASI

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis dengan judul Karakteristik


Pertumbuhan Pra dan Pascasapih Domba Lokal di Unit Pendidikan dan Penelitian
Peternakan Jonggol Institut Pertanian Bogor (UP3J-IPB) merupakan karya saya
sendiri dengan arahan komisi pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk
apapun kepada perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal atau
dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain
telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian
akhir tesis ini.

Bogor, September 2008

Fahrul Ilham
NRP D051060051
ABSTRACT

FAHRUL ILHAM. Characteristic of Pre and Post-Weaning Growth of Local


Sheep in Jonggol Animal Science Teaching and Research Unit (JASTRU) IPB.
Supervised by SRI SUPRAPTINI MANSJOER and CECE SUMANTRI.

Selection program on sheep needs some important factors like season, sex, body
weight and age of dam. This research was aimed to get the characteristic of pre
and post-weaning growth of local sheep in Jonggol Animal Science Teaching and
Research Unit (JASTRU) IPB and selection criteria. The result can be used as a
basic information on selection program to grade up the genetic properties of these
sheep. This research located at JASTRU IPB, Singasari Village, sub district of
Jonggol from June 2007 to May 2008 which represent two different seasons, rainy
and dry. The number of sheep in the beginning of research was 154 head and in
the end of research was only 33 head. The result showed that the value of
Temperature Humidity Index were on slight and adequate heat. Statistic t test
showed that there was a significant difference (p<0,05) between male and female
birth weight in rainy season but in age of 90 and 180 day showed no significant
difference. Also, birth weight between rainy and dry season was significantly
different (P<0,05) and body weight on age 90 and 180 day was not significantly
different. Variance analysis showed that age of dam significantly affected the
male birth weight in dry season (p<0,05) and female birth weight in rainy season
(p<0,05). The highest lamb body weight was owned by lamb from 2,5 to 3,0 years
of dam. Pre-weaning weekly average daily gain (ADG) was higher than that of
post-weaning, both on male and female, and rainy and dry season. Body weight
on age 90 day can be used as a selection criteria and selection on dam can be done
at age 1 to 2 years of age. Selection response of 90 day weight in dry season was
higher than that of rainy season.

Key words : UP3J-IPB local sheep, selection, season, temperature humidity index,
body weight, average daily gain.
RINGKASAN

FAHRUL ILHAM. Karakteristik Pertumbuhan Pra dan Pascasapih Domba Lokal


di Unit Pendidikan dan Penelitian Peternakan Jonggol Institut Pertanian Bogor
(UP3J-IPB). Dibimbing oleh SRI SUPRAPTINI MANSJOER dan CECE
SUMANTRI.

Faktor musim, jenis kelamin, bobot dan umur induk dalam beternak
domba lokal sangat penting diperhatikan karena berkaitan erat dengan tujuan
seleksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan karakteristik
pertumbuhan pra dan pascasapih domba lokal di Unit Pendidikan dan Penelitian
Peternakan Jonggol Institut Pertanian Bogor (UP3J-IPB) dan mendapatkan
kriteria seleksi. Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai dasar seleksi
guna perbaikan mutu genetik domba lokal tersebut.
Penelitian ini dilaksanakan di UP3J-IPB tepatnya di Desa Singasari
Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor. Pengambilan data primer bobot badan
induk dan anak dilakukan dari bulan Oktober 2007 sampai Mei 2008 sementara
data sekunder bobot badan induk dan anak sampai umur 2 bulan selama musim
kemarau diperoleh dari hasil penelitian peneliti sebelumnya. Waktu penelitian
dibagi atas musim kemarau dan musim hujan. Periode musim kemarau dimulai
dari bulan Juni 2007 sampai Oktober 2007 dan musim hujan dimulai dari bulan
November 2007 sampai Mei 2008. Jumlah ternak yang digunakan di awal
penelitian 154 ekor dan di akhir penelitian 33 ekor. Data bobot badan anak
diperoleh dengan melakukan penimbangan setiap minggu sampai minggu ke-26.
Pengaruh umur induk terhadap bobot badan anak dianalisa dengan analisis ragam
pola searah dan bila ada pengaruh di uji lanjut dengan uji F. Pengaruh jenis
kelamin dan musim terhadap bobot badan anak dianalisa dengan Uji t. Hubungan
antara umur dan bobot badan anak setiap minggu dianalisa dengan uji regresi non
linear.
Hasil penelitian menunjukkan nilai Temperature Humidity Index (THI)
UP3J-IPB berkategori panas ringan dan cukup panas. Hasil uji t bobot lahir antara
jantan dan betina berbeda hanya di musim hujan dan pada umur 90 hari dan 180
hari tidak berbeda. Perbedaan bobot badan ini disebabkan oleh sistem hormonal,
androgen yang muncul pada domba jantan lebih mampu meretensi N (Nitrogen)
dan mengubahnya menjadi protein serta menyimpannya dalam tenunan otot
dibanding betina. Hormon androgen juga mempengaruhi sifat maskulinasi pada
jantan sehingga lebih superior selama merumput di padang penggembalaan
dibanding betina. Bobot lahir antara musim kemarau dan musim hujan berbeda
hanya pada jantan dan pada umur 90 hari dan 180 hari tidak berbeda. Perbedaan
ini disebabkan pada musim hujan ketersediaan hijauan lebih berlimpah dibanding
musim kemarau dan juga unsur-unsur iklim cukup mendukung domba merasa
lebih nyaman selama merumput di padang penggembalaan. Hasil analisis ragam
menunjukkan umur induk berpengaruh terhadap bobot lahir anak jantan di musim
kemarau dan juga berpengaruh pada anak betina di musim hujan dengan bobot
anak terbaik berasal dari induk yang berumur 2,5-3,0 tahun. Induk yang masih
muda umurnya akan menghasilkan bobot anak yang lebih ringan sebab
pertambahan bobot badan masih terjadi dan makin tinggi bobot induk, bobot anak
yang dilahirkan juga semakin berat. Sebaliknya pada induk yang berumur 3,5-4,0
tahun bobot badan anak lebih rendah dari umur sebelumnya sebab uterus akan
dipenuhi oleh lemak dan hal ini akan mengakibatkan pengaruh yang negatif
terhadap bobot lahir. Nilai Koefisien Keragaman (KK) bobot badan induk pada
musim kemarau dan musim hujan tertinggi diperoleh pada umur 1,0 sampai 2,0
tahun dan pada anak di umur 90 hari pada musim kemarau. Hal ini berarti bobot
badan induk dan dan anak belum stabil pada kedua umur tersebut sehingga sangat
baik untuk dilakukan seleksi.
Pertambahan bobot badan (PBB) perminggu prasapih dari umur 1 sampai
13 minggu lebih tinggi dibanding pascasapih dari umur 14 minggu sampai 26
minggu baik untuk jenis kelamin betina dan jantan maupun pada musim kemarau
dan hujan. Histogram PBB setiap minggu mengalami penurunan sejak minggu
pertama dan terus terjadi sampai menjelang awal pascasapih. Hal ini karena
produksi air susu induk domba UP3J-IPB sebagai sumber pakan anak sejak awal
kelahiran terus menurun sehingga berpengaruh langsung terhadap PBB anak
setiap minggu. Hasil analisis regresi non linear menunjukkan terdapat hubungan
yang cukup kuat antara umur dan bobot badan anak setiap minggu dan uji
homogenitas koefisien regresi menunjukkan antar semua koefisien tidak
homogen. Nilai koefisien regresi pada musim kemarau lebih tinggi dari musim
hujan yang berarti kecepatan naiknya bobot badan anak lahir di musim kemarau
lebih cepat dibanding musim hujan.
Bobot badan umur 90 hari dapat digunakan sebagai kriteria seleksi sebab
pengaruh umur induk berupa penyediaan air susu sebagai sumber pakan semakin
berkurang dan lebih banyak bergantung pada ketersediaan pakan di padang
penggembalaan. Pada umur ini bobot badan anak akan lebih rentan terhadap
pengaruh lingkungan eksternal karena anak domba berusaha beradaptasi dengan
kondisi yang baru. Nilai respon seleksi bobot 90 hari pada musim kemarau lebih
tinggi dibandingkan pada musim hujan baik seleksi 50%, 25%, dan 10% terhadap
bobot badan anak terbaik. Hal ini berarti peningkatan bobot badan anak setiap
generasi bila akan dilakuan seleksi bobot terbaik pada musim kemarau lebih
tinggi dibandingkan seleksi pada musim hujan.

Kata Kunci : domba lokal UP3J-IPB, seleksi, jenis kelamin, musim, temperature
humidity indeks, bobot badan, pertambahan bobot badan.
© Hak Cipta milik IPB, tahun 2008

Hak Cipta dilindungi Undang-Undang

Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan
atau menyebutkan sumbernya. Pengutipan hanya untuk kepentingan pendidikan,
penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik atau
tinjauan suatu masalah; dan pengutipan tersebut tidak merugikan kepentingan
yang wajar IPB.
Dilarang mengumumkan atau memperbanyak sebagian atau seluruh karya tulis
dalam bentuk apapun tanpa izin IPB.
KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN PRA DAN PASCASAPIH
DOMBA LOKAL DI UNIT PENDIDIKAN DAN
PENELITIAN PETERNAKAN JONGGOL
INSTITUT PERTANIAN BOGOR (UP3J-IPB)

FAHRUL ILHAM

Tesis
sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar
Magister Sains pada
Program Studi Ilmu Ternak

SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2008
Penguji Luar Komisi pada Ujian Tesis: Prof. Dr. Ir. Ronny Rachman Noor, Mrur. Sc
Judul Penelitian : Karakteristik Pertumbuhan Pra dan Pascasapih Domba
Lokal di Unit Pendidikan dan Penelitian Peternakan
Jonggol Institut Pertanian Bogor (UP3J-IPB)
Nama : Fahrul Ilham
NRP : D051060051

Disetujui :
Komisi Pembimbing

Prof. Dr. Ir. Sri Supraptini Mansjoer Dr. Ir. Cece Sumantri, [Link]
Ketua Anggota

Diketahui

Ketua Program Studi Dekan Sekolah Pascasarjana


Ilmu Ternak

Dr. Ir. Rarah Ratih A. Maheswari, DEA Prof. Dr. Ir. Khairil A. Notodiputro, M.S

Tanggal Ujian : Tanggal Lulus :


PRAKATA

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala karunia-
Nya sehingga karya ilmiah ini berhasil diselesaikan. Judul penelitian ini adalah
”Karakteristik Pertumbuhan Pra dan Pascasapih Domba Lokal di Unit Pendidikan
dan Penelitian Peternakan Jonggol Institut Pertanian Bogor (UP3J-IPB)”.
Pemilihan tema ini didasari atas minimnya informasi mengenai domba lokal di
Indonesia yang dipelihara di padang penggembalaan terutama yang berkaitan
dengan pertumbuhan pra dan pascasapih dan karakteristik musim terhadap bobot
pra dan pascasapih.
Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni 2007 sampai Mei 2008 dengan
pengambilan data primer di lapangan dari bulan Oktober 2007 sampai Mei 2008
dan data sekunder dari bulan Juni sampai September 2007 yang dilakukan oleh
peneliti sebelumnya. Lokasi penelitian dilakukan di UP3J-IPB tepatnya di Desa
Singasari Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor dengan melakukan penimbangan
langsung bobot badan di lapangan dan sebagian data diperoleh dari data sekunder
berupa hasil penelitian peneliti lain dan recording setiap bulan UP3J-IPB.
Penulis mengucapkan terima kasih banyak kepada Prof. Dr. Ir. Sri
Supraptini Mansjoer dan Dr. Ir. Cece Sumantri, [Link] selaku Ketua dan
Anggota Komisi Pembimbing, yang telah banyak memberikan bimbingan dan
motivasi kepada penulis selama penyusunan tesis ini. Ucapan terima kasih kepada
Prof. Dr. Ir. Ronny Rachman Noor, MRur. Sc. atas kesediaannya menjadi penguji
serta beberapa masukan dan saran untuk perbaikan di dalam tesis ini. Ucapan
terima kasih disampaikan kepada staff dan karyawan UP3J-IPB yang telah banyak
membantu selama pengambilan data di lapangan, kepada seluruh staff dan
karyawan Laboratorium Pemuliaan dan Genetika Ternak IPB, dan kepada rekan-
rekan Pascasarjana Peternakan IPB. Ungkapan terima kasih juga disampaikan
kepada kedua orang tua dan seluruh keluarga atas dorongan dan motivasi selama
studi di IPB.
Semoga karya ilmiah ini bermanfaat
Bogor, September 2008

Fahrul Ilham

You might also like