Academia.eduAcademia.edu

TAHAP IMPLEMENTASI PROGRAM PELATIHAN MENGGUNAKAN MODEL ADDIE

2019, TAHAP IMPLEMENTASI PROGRAM PELATIHAN MENGGUNAKAN MODEL ADDIE

Abstract

Kegiatan belajar yang bertujuan untuk mengembangkan potensi serta kemampuan seseorang tidak hanya didapatkan melalui bangku sekolah saja karena belajar itu berlaku sepanjang hayat. Pendidikan sepanjang hayat (Long-life Education) digunakan untuk menjelaskan suatu kenyataan, kesadaran, asas, dan harapan baru bahwa proses dan kebutuhan pendidikan berlangsung sepanjang hayat manusia. Dengan slogan tidak ada kata "terlambat", "terlalu tua", atau "terlalu dini" untuk belajar (Hadikusumo, 1996). Proses belajar sepanjang hayat tersebut juga mampu direalisasikan melalui program pendidikan dan pelatihan. Selain individu, lembaga juga membutuhkan program diklat agar lembaga tersebut dapat berkembang menjadi lebih baik. Oleh karena itu, dalam setiap lembaga dibutuhkan suatu unit yang bertugas untuk mengembangkan program diklat yang baik dan benar. Model yang banyak digunakan untuk mengembangkan program diklat adalah model ADDIE. Kepanjangan dari model ADDIE adalah Analyze-Design-Development-Implementation-Evaluation. Model ini banyak digunakan karena pengembangan dari tiap-tiap tahapnya akan mempengaruhi satu sama lain. Model berfungsi untuk menjadi pedoman dalam membangun perangkat dan infrastruktur program pelatihan yang efektif, dinamis dan mendukung kinerja pelatihan itu sendiri. Implementasi atau penyampaian materi diklat merupakan langkah keempat dari model desain sistem pembelajaran ADDIE. Setelah pertemuan sebelumnya membahas mengenai analisis, desain, dan pengembangan maka makalah ini akan membahas lebih mendalam mengenai tahap implementasi. Sehingga harapannya penyusunan makalah ini dapat membantu mahasiswa dalam mengimplementasikan program diklat yang sedang dikembangkan. B. Pembahasan 1