Academia.edu no longer supports Internet Explorer.
To browse Academia.edu and the wider internet faster and more securely, please take a few seconds to upgrade your browser.
…
13 pages
1 file
Di susun oleh: SYARIMAN GEA (150 110 083 ) PRODI TEKNIK SIPIL SEMESTER : 2 UNIVERSITAS MALIKUSSALEH 2016 KATA PENGANTAR ASSALAMMUALAIKUM WR WB Puji dan syukur saya panjatkan terhadap Tuhan Yang Maha Esa karena atas ijin dan kuasanyalah sehingga saya bisa menyelesaikan makalah ini dengan baik. Makalah ini berjudul " Masyarakat madani" dimana didalamnya membahas tentang ciri-ciri dan semua yang menyangkut tentang masyarakat madani.
Abstrak: Gadai Syariah (Ar-Rahn) merupakan akad perjanjian antara pihak pemberi pinjaman dengan pihak yang meminjam uang. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan ketenangan bagi pemilik uang atau jaminan keamanan uang yang dipinjam. Oleh karena itu, gadai pada prinsipnya merupakan suatu kegiatan utang piutang yang murni dan berfungsi sosial, sehingga dalam berbagai literatur fikih muamalah akad ini merupakan akad tabarru' (akad derma) yang tidak mewajibkan imbalan. Praktik gadai ini telah ada sejak zaman Rasulullah SAW. dan beliau sendiri pun pernah melakukannya.
AKUNTANSI SYARIAH
nasional maupun internasional telah memberikan gambaran bahwa sistem ekonomi Islam mampu beradaptasi dengan perekonomian konvensional yang telah berabad-abad menguasai kehidupan masyarakat dunia dan terjadi di Indonesia. Sistem ekonomi atau sistem keuangan Islam dilakukan untuk memenuhi maqashidus syariah bagian memelihara harta. Dalam menjalankan sistem keuangan Islam, faktor yang paling utama adalah adanya akad atau kontrak atau transaksi yang sesuai dengan syariat Islam. Agar akad tersebut sesuai syariah, maka akad tersebut harus memenuhi prinsip keuangan syariah, yang berarti tidak mengandung hal-hal yang dilarang oleh syariah. Dari prinsip ini, berkembanglah berbagai instrumen keuangan syariah. Untuk mengetahui apa saja prinsip keuangan Islam dan instrumennya secara ringkas akan dibahas pada bab berikut ini.
abdullah jalil, 2019
Dalam sejarah perkembangan pemikiran Islam, umumnya dikenal adanya dua corak pemikiran kalam, yakni pemikiran kalam yang bercorak rasional serta pemikiran kalam yang bercorak tradisional. Pemikiran kalam yang bercorak rasional adalah pemikiran kalam yang memberikan kebebasan berbuat dan berkehendak kepada manusia. Paham ini terdapat dalam aliran Mu'tazilah 1 dan Maturidiyyah Samarkand. 2 Sebaliknya, pemikiran kalam yang bercorak tradisional adalah pemikiran kalam yang tidak memberikan kebebasan berkehendak dan berbuat kepada manusia. Paham ini terdapat dalam aliran Asy'ariyyah dan Maturidiyyah Bukhara. 3 Kalau kaum Mu'tazilah banyak percaya pada kekuatan akal manusia, kaum Asy'ariah banyak bergantung pada wahyu. Sikap yang dipakai kaum Mu'tazilah ialah mempergunakan akal dan kemudian memberikan interpretasi pada teks atau nas wahyu sesuai dengan pendapat akal. Kaum Asy'ariah sebaliknya, terlebih dahulu kepada teks wahyu dan kemudian membawa argumen-argumen rasional untuk teks wahyu itu. Kalau kaum Mu'tazilah banyak memakai ta'wil atau interpretasi dalam memahami teks wahyu, kaum Asy'ariah banyak berpegang pada arti lafzi atau letterlek dari teks wahyu. Dengan kata lain Mu'tazilah membaca yang tersurat dalam teks, kaum Asy'ariah membaca yang tersirat. 4
Munculnya pegadaian syariah pada awalnya didorong oleh perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia. Selain itu, pengembangan pegadaian syariah didukung oleh mayoritas masyarakat muslim yang menjadi nasabah. Perlu diketahui bahwa Pegadaian Syariah merupakan hasil kerjasama Perum Pegadaian dengan Bank Muamalat Indonesia (BMI) pada 14 Mei 2002. Kerjasama antara keduanya dengan tujuan untuk membangun sinergitas yang dimiliki keduanya dalam pengembangan pegadaian syariah. 2 Pegadaian Syariah merupakan salah satu lembaga keuangan non bank yang diperuntukkan bagi masyarakat luas yang berpenghasilan menengah ke bawah yang membutuhkan dana dalam waktu yang segera. 3 Dana ini biasa digunakan untuk membiayai kebutuhan tertentu yang sangat mendesak. Sebagai dasar hukum pelaksanaan gadai syariah ini tercantum dalam firman Allah SWT Surat Al-Baqarah (2) Ayat 283. Operasional gadai syariah di Indonesia diatur oleh regulasi yang diterbitkan oleh pemerintah dan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) sebagai lembaga yang berwenang mengeluarkan fatwa (keputusan) tentang produk serta akad dalam ekonomi syariah. 4 Berdasarkan uraian diatas, pada makalah ini penulis akan membahas tentang pegadaian syariah yang ditinjau dari sistem operasional (praktek) dan regulasi. A. Definisi Gadai dalam Islam Pengertian "gadai" dalam fikih Islam disebut dengan Ar-Rahn, secara etimologis berarti tsubut (tetap) dan dawam (kekal). Secara terminologi Rahn adalah menjadikan 1 Alumni Program Magister Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, S1 Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan S1 Ilmu Hukum Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Sunan Giri Malang 2
Segala perintah yang diwahyukan oleh Allah SWT kepada manusia melalui rasulrasulnya.Semua ajaran yang ditetapkan oleh Allah SWT meliputi akidah,hukum,nilai akhlak dan amalan.Oleh itu,semua tuntutan islamyang mencakupi seluruh aspek zahir,batin,iman, dan amal adalah syariah.Hal ini secara jelasnya dapat dilihat dalam surah Al-Jathiyah ayat-18. 1 (Surah Al-Jathiyah,ayat-18) "Kemudian,kami jadikan engkau wahai (Muhammad)mengikut syariat-syariat (peraturan)daripada agama itu,maka ikutilah(syariat itu)dan janganlah engkau ikuti keinginan orang yang tidak mengetahui." 2
Ardina Rasti, 2022
pasar uang syariah merupakan sebuah mekanisme atau prosedur yang menggunakan lembaga keuangan syariah dengan tujuan untuk memakai instrumen pasar
Loading Preview
Sorry, preview is currently unavailable. You can download the paper by clicking the button above.