Tutorial Web Service Software Factory – Modelling Edition ( For Dummies – Part 2)

Tutorial WSSF – Bagian 2:

Pada artikel bagian – 1, telah di bahas langkah – langkah bagaimana membuat sebuah model komponen WCF yang hendak kita kembangkan. Model yang kita buat belum dapat dikompilasi. Project – project implementasi beserta file – file source code .cs & konfigurasi aplikasi harus di generate terlebih dahulu. Melalui artikel bagian 2 ini, kita akan membahas langkah – langkah Code Generation dari WSSF ini.

Validasi Model

Model yang telah dibuat perlu di validasi terlebuh dahulu. Hal ini bertujuan agar source code yang di generate tidak menyebabkan error pada saat di kompilasi. Untuk melakukan validasi ini, cukup di lakukan dengan meng-klik tombol kanan mouse di bagian kosong lembar desain hingga muncul pop-up menu, lalu click Validate All.

validate model

Setelah proses validasi selesai, beberapa informasi kesalahan pada model yang kita buat akan di tampilkan di dalam jendela Output. Pada tahap ini kita dapat segera memperbaiki kesalahan yang ada terkecuali 1 kesalahan yang menjelaskan bahwa “property ProjectMappingTable kosong”. Pesan kesalahan yang satu ini dapat di abaikan mengingat properti akan terisi otomatis setelah code generation selesai.

fix error on a model

Pada cuplikan gambar diatas, proses validasi menemukan kesalahan pada model requestMessage karena salah satu propertinya harus di set dengan nilai yang benar. Untuk mengeditnya select model yang bersangkutan, tekan tombol F4 untuk menampilkan property sheetnya, lalu ubah nilai property yang dimaksud. Setelah selesai, coba validasi semua model kembali.

Memilih Teknologi Implementasi

Code yang hendak di generate harus ditentukan jenis teknologi implementasinya. WSSF memberikan 2 pilihan untuk ini, yaitu WCF extension & ASMX extension. Mengingat service yang akan kita buat adalah WCF service, maka kita memilih WCF Extensions. Untuk Data serializer nya kita pilih DataContractSerializer.

choose implementation technology serializer type

Men-generate struktur project implementasi

Berikutnya kita akan mencoba men-generate project implementasi dengan melakukan langkah berikut ini. Buka jendela solution explorer kembali, select node Solution, klik tombol kanan mouse untuk memunculkan menu pop up. Pada menu pop up, click pilihan Add -> WCF Implementation Projects. Tunggu sesaat hingga proses projects generation selesai.generate wcf implementation

Sebuah jendela Add New Project akan tampil dengan item WCF Implementation Projects terpilih. Ketik nama project implementasi yang di kehendaki lalu akhiri dengan menekan tombol OK.Selanjutnya tunggu beberapa saat hingga proses Code Generation selesai.

confirm code generation

Kita dapat melihat di dalam Solution Explorer bagaimana WSSF memisah solusi implementasi menjadi beberapa project. Hal ini sebagai representasi framework dari WSSF dalam menyusun implementasi kode menjadi beberapa layer. Selain project implementasi, WSSF juga men-generate beberapa project yang dapat di gunakan untuk test hosing, client & unit tests.generated projects structure

Project – project di dalam folder Service Interface masih belum memiliki kode implementasi. Untuk men-generate kode implementasinya lakukan langkah berikut ini. Buka lembar desain model kembali, lalu klik kiri bagian kosong dari lembar desain, tekan tombol F4 untuk menampilkan Property Sheet dari model. Pada jendela Property, ubah nilai properti Project Mapping Table dengan nilai yang muncul di combo box. Klik kanan kembali lembar desain hingga muncul menu pop up. Klik item Generate Code.generate code

Bila code generation berhasil, beberapa file akan di tambahkan ke dalam project x2 di bawah node service interface. Beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam Code Generation di WSSF ini adalah Re-generasi kode akan menimpa hasil generasi kode sebelumnya. Jadi berhati – hati lah bila anda hendak melakukan code generation kembali. Code Generation dapat di lakukan sebagian , misal hanya pada model yang di pilih saja.generated wcf codes

Akhirnya penjelasan langkah Code Generation diatas menutup artikel WSSE bagian ke -2 ini. Pada lain kesempatan saya akan paparkan contoh implementasi & unit testing dari hasil Code Generation tersebut. Salam Coder.

Tutorial Web Service Software Factory – Modelling Edition ( For Dummies )

Tutorial WSSF – Bagian I:

WSSF ( Web Service Software Factory ) Modelling Edition adalah plugin Visual Studio .NET 2005/2008 yang berfungsi untuk membuat project pengembangan aplikasi WCF dengan menyertakan fasilitas modeling hingga code generation di dalamnya. Add on ini dikembangkan oleh komunitas opensource di Codeplex ( www.codeplex.com) dan gratis . Pada artikel ini akan dijelaskan langkah – langkah instalasi WSSF hingga contoh penggunannya yang sederhana.

Installasi

Unduh paket instalasi WSSF Modelling Edition di situs MSDN atau Codeplex, lalu klik / run paket instalasi tersebut. Sebelum menginstalnya, pastikan anda telah menginstal komponen Guidance Automation Extensions – February 2008 Release di komputer anda. Ikuti petunjuk instalasi hingga selesai.

Project modeling WCF

Pembuatan project Model service menggunakan WSSF di jelaskan melalui langkah – langkah berikut ini :

  • Jalankan Visual Studio .NET anda, klik File->New->Project pada menu utama untuk menampilkan dialog pembuatan project baru. Pada dialog New Project pilih Service Factory : Modeling Edition di dalam treeview Project Types. Pada listbox Templates pilih Model Project, ketik nama project, tentukan lokasi project lalu klik tombol Ok.
    new project wssf
    new project wssf

    Klik Tools->Guidance Package Manager->Enable/Disable Package melalui menu utama untuk memastikan Guidance Package WSSF telah di aktifkan. enable wssf package

  • Buat model baru dengan melakukan langkah berikut ini. Tampilkan jendela geser SolutionExplorer, klik tombol kanan mouse untuk menampilkan pop up menu, klik Add->New Model .add new model
  • Model pertama yang akan kita buat adalah Service Contract. Pada dialog New Model, pilih Service Contract Model , ketik nama Model (contoh : UserManager), ketik XML Namespace dari model (contoh : urn:latihan.UserManager.ServiceContracts). Perhatikan format namespace ini, sesuaikan dengan contoh dibawahnya. Setelah selesai, klik tombol Finish.create service model
  • Pada SolutionExplorer, dobel klik model ServiceContract yang telah kita buat untuk menampilkan lembar desain & jendela Toolbox.model design page
  • Berikutnya kita akan mulai memodelkan service yang akan kita buat. Dimulai dari meletakan komponen Service model dari Toolbox ke lembar desain utama. Ubah nama Service dengan cara meng-klik label service pada permukaan komponen lalu ketik nama yg diinginkan.add service model component
  • Menyusul kita tambahkan sebuah model service-contract lalu kita hubungkan dengan model service-nya menggunakan komponen Connector dari toolbox.add service contract
  • Kita tambahkan juga sebuah model Operation pada model Service Contract yang telah kita buat.add operation
  • Pada model Operation kita tambahkan model Request Message.Request Message adalah message yg berfungsi sbg input parameter dari operation. Perhatikan pada konektor request message, arah panah konektor menunjuk ke operation.add request message
  • Untuk menambahkan parameter – parameter input pada message, klik kanan model Message, sebuah popup menu akan muncul dan memberikan pilihan untuk menambah message part ( parameter ). Untuk contoh ini, tambahkan 2 buah Primitive Message Part lalu ketik nama mereka.add message parts
  • Tambahkan sebuah message lagi ke dalam desainer, hubungkan message ini dengan model operation. Pastikan arah konektor mengarah ke message baru ini. Ini adalah message reponse yg akan mengembalikan return value dari model operation. Tambahkan juga message part nya.add response messageSampai disini kita telah memiliki sebuah model lengkap dari komponen web service sederhana ini yang hendak kita bangun. Pada artikel bagian -2 akan di bahas langkah – langkah menggenerate code dari model ini. Salam.