13.033
Kanji
Kanji yang sudah masuk corpus referensi lintas JLPT, Jōyō, Jinmeiyō, Kanji Kentei, dan jalur tambahan lainnya.
Kanji.Jepang.org adalah kamus kanji interaktif untuk pembelajar bahasa Jepang di Indonesia. Temukan arti, cara baca onyomi & kunyomi, urutan guratan, serta daftar kosakata yang didukung penuh oleh kanji-data.
Cakupan Saat Ini
13.033
Kanji yang sudah masuk corpus referensi lintas JLPT, Jōyō, Jinmeiyō, Kanji Kentei, dan jalur tambahan lainnya.
460.634
Entri kosakata yang membantu pembelajar melihat pemakaian kanji dalam kata, frasa, dan kombinasi yang nyata.
20.655
Contoh kalimat yang mulai melapisi halaman kanji untuk memberi konteks baca dan makna secara lebih natural.
6.417
Urutan guratan visual yang membantu pembelajar mengikuti cara penulisan kanji langkah demi langkah.
Navigasikan lautan karakter melalui jalur yang terstruktur, dari tingkat dasar JLPT hingga kedalaman Hyōgaiji.
Pilih level JLPT yang ingin kamu review hari ini, lalu masuk langsung ke ronde latihan tanpa perlu muter-muter dulu.
Mulai dari arti dan bentuk kanji paling dasar.
Naik sedikit dengan kanji sehari-hari yang lebih luas.
Ulangi level menengah dengan drill tebak arti yang cepat.
Asah intuisi untuk kanji tingkat lanjut yang lebih padat.
Masuk langsung ke ronde paling menantang untuk review serius.
Belajar Kanji + Latihan
Temukan kanji, pahami detailnya, lalu lanjut ke mode latihan bergaya game untuk menjawab kuis cepat, mengulang materi, dan menguatkan ingatan sedikit demi sedikit tanpa terasa berat.
Website ini dibangun dengan pelajar dan pengguna Indonesia sebagai fokus utama, dari bahasa antarmuka sampai cara penyajian makna kanji.
Jelajahi kanji lewat katalog yang terstruktur: JLPT, Jōyō, Jinmeiyō, Kanji Kentei, dan koleksi tematik lainnya.
Akses referensi lengkap untuk 13.000+ kanji dengan halaman yang ringkas, jelas, dan enak dipindai.
Cari huruf, arti, romaji, atau bacaannya, lalu lanjutkan ke halaman detail tanpa tersesat.
FAQ Kanji Dasar
Ringkasan singkat untuk pembelajar yang baru mulai memahami kanji, bacaan, dan cara belajar yang lebih terarah.
Bahasa Jepang memiliki persediaan bunyi yang relatif terbatas, sementara jumlah katanya sangat besar. Akibatnya, homofon muncul dalam jumlah tinggi: banyak kata terdengar sama tetapi maknanya berbeda. Kanji membantu membedakan makna itu secara visual, sehingga tulisan Jepang tetap presisi dan tidak jatuh ke kekacauan literasi.
Kanji bukan sekadar “huruf Jepang yang rumit”. Kanji adalah karakter yang terutama membawa makna, lalu dipakai di dalam sistem tulis Jepang bersama hiragana dan katakana. Karena sifat utamanya adalah mewakili gagasan atau unit makna, hubungan antara satu kanji dan cara bacanya tidak selalu satu banding satu.
Karena kanji pada dasarnya mewakili makna, bukan satu suara tetap. Ketika karakter yang sama masuk ke berbagai kata dan lapisan sejarah bahasa, bacaan yang dipakai ikut berubah sesuai kosakata dan tradisinya. Itulah sebabnya satu kanji bisa dibaca berbeda di kata yang berbeda tanpa berarti sistemnya “acak”.
Secara sederhana, onyomi adalah bacaan yang berkaitan dengan lapisan pembacaan Sino-Jepang, sedangkan kunyomi terkait kosakata asli Jepang yang dipasangkan ke karakter itu. Dalam praktik belajar, ini berarti satu kanji sering punya dua jalur bacaan besar: jalur yang sering muncul dalam kata majemuk, dan jalur yang sering muncul pada kata asli Jepang atau bentuk yang berdiri lebih natural.
Yang menentukan bukan “mood” karakternya, melainkan kata yang sedang dibentuk. Banyak jukugo atau kata majemuk cenderung memakai onyomi, sedangkan banyak kata asli Jepang atau bentuk yang menempel ke okurigana cenderung memakai kunyomi. Jadi, yang perlu dipelajari bukan hanya kanjinya, tetapi juga kata tempat kanji itu hidup.
Tidak cukup. Menghafal satu terjemahan memang bisa membantu memulai, tetapi kanji baru benar-benar berguna saat kamu paham bagaimana ia muncul dalam bacaan, kosakata, dan konteks. Kalau hanya hafal arti pendek, kamu sering merasa “kenal” kanjinya, tetapi tetap gagal membaca kata nyata.
Untuk kebanyakan pelajar, jawaban terbaik adalah keduanya, tetapi kosakata harus mendapat porsi lebih besar. Kanji satuan membantu kamu mengenali bentuk, makna inti, dan pola, sedangkan kosakata mengajarkan cara kanji itu benar-benar dipakai. Belajar kanji tanpa kosakata membuat pengetahuanmu rapuh; belajar kosakata tanpa sedikit pemahaman kanji membuat retensimu lebih lambat.
Radikal adalah komponen pengelompokan yang dipakai untuk mengindeks dan mengenali kanji. Bagi pelajar, radikal penting bukan karena harus dipuja sebagai “arti rahasia”, tetapi karena ia membantu memecah karakter besar menjadi bagian yang lebih mudah dilihat, dicari, dan diingat. Radikal sering berguna sebagai pegangan visual, walau tidak selalu cukup untuk menebak makna dengan tepat.
Jumlah goresan bukan inti dari pemahaman makna, tetapi tetap penting untuk orientasi visual, penulisan, dan pencarian kamus tertentu. Mengetahui stroke count membantu kamu membedakan karakter yang mirip, mengecek struktur, dan menghindari kebiasaan menulis bentuk yang kabur. Jadi, ini bukan hal pertama yang harus dihafal mati-matian, tetapi juga bukan detail yang boleh diabaikan sepenuhnya.
Mulailah dari kanji yang paling sering muncul dan paling cepat memberi hasil nyata: level dasar JLPT, kosakata sehari-hari, dan karakter yang berulang dalam teks sederhana. Setelah itu, bangun fondasi lewat kombinasi arti inti, bacaan paling umum, dan beberapa kata contoh yang benar-benar hidup. Urutan belajar yang baik bukan yang paling “lengkap”, melainkan yang paling cepat membuatmu bisa membaca lebih banyak hal dengan percaya diri.