0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
832 tayangan12 halaman

Manajemen SDM Berbasis Kompetensi

Dokumen tersebut membahas konsep kompetensi dan manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi. Ia menjelaskan bahwa kompetensi terdiri dari lima unsur yaitu keterampilan, pengetahuan, konsep diri, karakteristik, dan motivasi. Manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi mengaitkan karakteristik kompetensi karyawan dengan kinerja kerja yang tinggi.

Diunggah oleh

Fajar Shidik
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
832 tayangan12 halaman

Manajemen SDM Berbasis Kompetensi

Dokumen tersebut membahas konsep kompetensi dan manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi. Ia menjelaskan bahwa kompetensi terdiri dari lima unsur yaitu keterampilan, pengetahuan, konsep diri, karakteristik, dan motivasi. Manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi mengaitkan karakteristik kompetensi karyawan dengan kinerja kerja yang tinggi.

Diunggah oleh

Fajar Shidik
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Management of People (MOP)

Referensi 1,2,3,4 Spencer & Spencer; Dave Ulrich, Dubois & Rothwell; Bohlander & Snell

Konsep People & Kompetensi


Referensi mutakhir People yaitu 1. Human Resource 2. Intellectual capital = Human Capital + Relational Capital + Structural capital 3. Human Capital = Competency + Commitment 4. Commitment = tiga elemen = Continuance commitment + normative commitment +

Model Kompetensi SDM (Ulrich, 2008)


Gambar 2

CBHRM = Competency Based HRM

Referensi
Spencer & Spencer; Competency at Work Dave Ulrich, HR Champion Dubois & Rothwell; Competency Tool Kit Bohlander & Snell: HRM

Spencer & Spencer; Competency at Work


Konsep kompetesi =/= ability (konsep lama ttg kemampuan individu/karyawan yg biasanya ditemukan dlm buku2 perilaku organisasi). OB sistem individu memiliki motivasi, ability, persepsi, attitude, personality + latar belakang demografi dll. Dlm kosep ability dibedakan kemampuan menghitung (figure), fisik, konsepsual (analisis & solusi), hubungan antar pribadi, teknis dst. Dibedakan ability utk antar level dalam organisasi. Konsepsual, teknis & antar manusia yang berbeda secara signifikan antara level puncak, menengah dan bawah. Konsep kompetensi dari Spencer & Spencer berbeda dari ability diatas. Kompetensi menurut S&S terdiri dari lima unsur: skill knowledge self concept trait motive. Konsep yg lama motive diluar ability. Konsep kinerja berbasis kompetensi yg lama (ability) ditulis sbb (Robbins dll): Kinerja (performance) = fungsi dari (ability + motivasi + lingkungan) P = f(A + M + E) atau (P = kompetensi + komitmen + E) Konsep kompetensi (lima unsur) lebih lanjut dikelompokan ke kategori pekerjaan. Sehingga muncul generic competency models terdiri dari lima kategori: (1) kompetensi teknisi dan profesional; (2) kompetensi salesperson; (3) kompetensi pekerja bidang SDM dan perawat (helping & human service worker); (4) manajer; (5) pengusaha.

Perbedaan MSDM biasa dgn MSDM berbasis kompetensi?


Skill = ketrampilan Knowledge = pengetahuan Self concept = konsep diri Trait = karakter Motives = dorongan hati? (yang terpendam?) = motivasi? = dorongan dari dalam diri yang memunculkan perilaku, yang disebabkan oleh adanya kebutuhan yg belum terpenuhi. Pengertian yg kedua dlm bhs inggris yaitu upaya memotivasi. MSDM = terdiri dari fungsi2 perencanaan rekrutmen seleksi penempatan (inflows), pelatihan & orientasi (induction program), pengembangan karir, maintenance (K3 kesehatan kesejahteraan perlindungan dari kecelakaan - asuransi), kompensasi (gaji pokok insentif + tunjangan), pemutusan hubungan kerja (pensiun dst). Kebutuhan SDM tidak berbasis kompetensi lima unsur atau tidak sampai ke model kompetensi (cluster kompetensi).

Hubungan kausal elemen kompetensi dan keberhasilan kerja

Kompetensi (sbg karakteristik seseorang terdiri dari empat unsur motif-trait-self concept-knowledge) pada dasarnya bersifat intent (dikehendaki) Skill merupakan dasar dari perilaku (bersifat action) Mekanisme karakteristik empat unsur bergabung dgn action (skill) menjadi Job performance yang TINGGI (hasilnya). Bila tidak berbasis kompetensi belum tentu menghasilkan KINERJA TINGGI. Jadi kunci konsep kompetensi adalah hasilnya kinerja tinggi intent Karakteristik pribadi
motif trait self concept knowledge

action
Perilaku
Skill

hasilnya
Job Performance yang TINGGI

Teori motivasi (Perilaku Organisasi Robbins)


Ada dua kelompok 1. Kelompok teori content (apa saja unsur dari motivasi): (a) teori tangga (lima) kebutuhan dari Maslow (kebutuhan fisiologik, sosial, security, penghargaan, esteem aktualisasi diri). (b) McClelland teori tiga kebutuhan manusia = need for power (n-pow); need for achievement (n-ach) dan need for affiliation (n-aff). 2. Kelompok kedua teori proses = bagaimana motivasi terbentuk. (a) teori jalur tujuan (path goal theory = MBO management by objective) (b) teori ekspektasi (Motivasi = E x V x I) (E = harapan probabilitas berhasil; V = valensi besar nilai imbalan; I = instrumental mekanismenya)

intent Karakteristik pribadi


motif trait self concept knowledge

action Perilaku
Skill

hasilnya Job Performance KINERJA TINGGI

Contoh salah satu Motif : motif berprestasi (achiement motivation)


Perbaikan berkelanjutan
Kualitas produktivitas sales, earnings

Motivasi berprestasi
doing better kompetisi dgn standar istimewa + penyelesaian yang unik

Penetapan tujuan, tanggung jawab pribadi, umpan balik

Risiko terkalkulasi

Inovasi
Produk layanan, proses2 yg baru,

Anda mungkin juga menyukai