0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
327 tayangan24 halaman

HTP Dan FSCT

Dokumen ini menjelaskan tentang tes HTP (House, Tree, Person) dan FSCT (Forer Sentence Completion Test) yang digunakan untuk menilai kepribadian dan penyesuaian individu. HTP melibatkan menggambar rumah, pohon, dan orang untuk mengungkapkan persepsi dan hubungan subjek, sementara FSCT meminta subjek melengkapi kalimat yang tidak lengkap untuk mengeksplorasi emosi dan reaksi terhadap situasi. Interpretasi dari kedua tes ini harus mempertimbangkan usia, perkembangan, dan konteks individu.

Diunggah oleh

Hanifah Friska
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
327 tayangan24 halaman

HTP Dan FSCT

Dokumen ini menjelaskan tentang tes HTP (House, Tree, Person) dan FSCT (Forer Sentence Completion Test) yang digunakan untuk menilai kepribadian dan penyesuaian individu. HTP melibatkan menggambar rumah, pohon, dan orang untuk mengungkapkan persepsi dan hubungan subjek, sementara FSCT meminta subjek melengkapi kalimat yang tidak lengkap untuk mengeksplorasi emosi dan reaksi terhadap situasi. Interpretasi dari kedua tes ini harus mempertimbangkan usia, perkembangan, dan konteks individu.

Diunggah oleh

Hanifah Friska
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

HTP

Tim ASIN AREMA


2

Administrasi umum
› Kertas HVS/Folio 80 gram
› Pensil HB
› Alas menggambar
› Instruksi awal:
› “Nanti anda akan saya beri tugas yang
berkaitan dengan menggambar. Tetapi saudara
tidak perlu merasa kuatir. Gambar yang anda
buat tidak akan dinilai baik-buruknya. Yang
penting anda mengikuti instruksi yang saya
berikan!”
› “Di hadapan Anda sudah ada kertas,
silakan ambil kertas tersebut”
HTP
(House, Tree, Person)
› “Tulis identitas di sudut kanan atas kertas:
› Nama
› Jenis kelamin
› Tingkat pendidikan
› Usia
› Tanggal tes”
› “Balikkan kertas sehingga yang ada di depan
Anda adalah lembaran kertas yang kosong
› “Gambarlah rumah, pohon, dan orang”
ROLE
PLAY
DULU
YUK MARI
BELAJAR
TEORI &
INTEPRETASI
NYA
HTP (House- Tree-
›
Person)
Dikembangkan pertama kali oleh Buck (1948)
dan direvisi thn 1969
› Awalnya tes inteligensi, kemudian
berkembang menjadi tes kepribadian
› Dapat disajikan mulai usia 3 tahun
› Untuk anak-anak, dimungkinkan untuk
dilakukan pertanyaan tentang gambar
yg dibuat
› Mengapa house, tree, person?
› Ketiga objek tersebut paling dikenal orang
› Hampir semua orang tidak menentang disuruh
menggambar HTP
› Objek ini lebih dapat menstimulasi verbalisasi yang
sifatnya jujur dan bebas daripada objek-objek yang
lain
Interpretasi
HTP
› Kesan umum
› Proporsi: gambar proporsional atau tidak?
› Posisi letak masing2 gambar: apakah terpisah
atau menjadi suatu rangkaian/cerita?
› Komposisi: bagaimana testee menempatkan
gambar orang, apakah menggunakan rasio atau
tidak?
› Penyelesaian: berhubungan dengan perhatian, penilaian
& penghargaan subjek terhadap apa yg disimbolkan
dari komponen yang diselesaikannya.
Perhatikan hal yang paling selesai! Bagian gambar yang
tidak selesai adalah hal yg dianggap tidak penting oleh
subjek
Interpretasi
HTP yg berbeda dalam
› Ada 2 pendekatan
menginterpretasi elemen HTP.
› Pendekatan 1
Rumah: Persepsi /perasaan tentang kehidupan &
›
lingkungan rumah serta kualitas hubungannya
dgn anggota keluarga
› Pohon: Kekuatan dan kelebihan individu;
interpretasi hampir = BAUM
› Orang: Persepsi tentang diri (konsep diri); interpretasi
hampir
= DAP

› Pendekatan 2
›Rumah: Figur ibu, yg (biasanya) berperan sbg pelindung
dan pemelihara
› Pohon: Figur bapak
› Orang: Figur diri sendiri
Yang perlu diperhatikan
dalam interpretasi Tes Grafis
› Usia dan tahap perkembangan testee  beberapa
gambar yang bersifat patologis pada remaja &
dewasa merupakan hal yang normal pada anak-
anak
› Waktu yg dibutuhkan untuk mengambar
› Urutan bagian-bagian yang digambar
› Penghapusan dan pengubahan atau penggantian
gambar
› Pertanyaan-pertanyaan dari testee
› Perilaku-perilaku dan komentar-komentar
spontan selama menggambar
› PERLU dicross-check dengan hasil asesmen yang lain
unuk menghindari kesalahan interpretasi
Bagaimana kalau
testee...
1. bilang: “Nggak bisa nggambar...”
2. bertanya: “Boleh pake
penghapus tidak?”
3. meminta kertas lain karena salah
menggambar di kertas yang
pertama

Respon apa lagi yg mungkin muncul...?


Referensi

Baca...
› McCallum, R.S. (2003) Handbook of Nonverbal
Assessment. New York: Kluwer Academic /
Plenum Publishers. Bab 14.
› Reynolds, C.R. & Kamphaus, R.W. (Eds) (2003)
Handbook of Psychological & Educational
Assessment of Children: Personality, Behavior, and
Context. New York: Guilford Publications, Inc.
› Weiner, I. B. & Greene, R. L. (2008) Handbook of
Personality Assessment. New Jersey: John Wiley
& Sons, Inc., Bab 13.
Asesmen dan Intervensi Anak dan Remaja

FSCT
Forer Sentence Completion
Test
Konsep Dasar
Dibuat oleh Bertram R. Forer  adaptasi dari formulir untuk
orang dewasa menjadi anak-anak yang lebih besar dan
remaja
Tujuan: mengetahui individual adjustment & struktur
kepribadian
Asumsi Dasar: kalimat2 tdk sempurna (incomplete sentences)
dapat merangsang seseorang utk memproyeksikan
keadaan/isi psikisnya sesuai dgn rangsang yang
terdapat/berkaitan dgn isi kalimat tersebut (aufferderungs
character)
Contoh:
Ibu saya ………
Saya kira kebanyakan anak perempuan ……
AITEM
Terdiri dari 60 item yang dikelompokan berdasarkan
isinya :
1. Sikap terhadap karakteristik interpersonal figures
(ayah, ibu, laki-laki, perempuan, kelompok, tokoh
otoritas)
2. Keinginan-keinginan
3. Sebab-sebab dari perasaan atau tindakan
seseorang
4. Reaksi-reaksi terhadap keadaan luar
ADMINISTRASI

Pernyataan dalam tes sebagai stimulus dicocokkan dalam


kondisi orang ketiga dan orang pertama baik tunggal
maupun jamak.

Waktu mengerjakan tes ini kurang lebih 15-20 menit

Tes ini terdiri dari 60 item yang terbagi dalam 4 subskala


ADMINISTRASI
Anak diminta untuk melengkapi 60 kalimat yang belum selesai.

Tiap kalimat merupakan permulaan suatu kalimat

Setiap kalimat sebaiknya segera diselesaikan dengan menuliskan


pikiran yang segera timbul setelah membacanya.

Bila ada beberapa kalimat yang tidak dapat segera diselesaikan,


tandai dengan memberi lingkaran pada nomor kalimat dan
selesaikan kembali setelah menyelesaikan kalimat yang lain.

Lakukan Inquiry setelah selesai, tulis di sebelah jawaban


Boleh menggunakan pensil/bolpoin
ADMINISTRASI
Utk anak usia 6-7 tahun dan blm bisa/lancar membaca/menulis,
bisa kita yg menanyakan.

Namun jika anak sudah bisa dan lancar membaca/menulis, kita


minta anak mengerjakan sendiri sesuai instruksi yg tertulis dan
kita bacakan (memastikan anak paham cara mengerjakan).

Inquiry dapat ditanyakan stlh kita membaca sekilas respon2 yg


"menarik".

Catatan :
Disarankan FSCT di-administrasi-kan pd anak yg tidak ada indikasi
kesulitan belajar/IQ dibawah rata-rata.
I

Sub Skala
Interpersonal Figures:
Sikap terhadap karakteristik interpersonal figures (ayah, ibu, laki-
laki, perempuan, kelompok, tokoh otoritas)

Wishes:
Keinginan-keinginan

Causes of Personal Emotions


Sebab-sebab dari perasaan atau tindakan seseorang

Reactions to Emotions
Reaksi-reaksi terhadap keadaan luar
SKORING

Kelompokkan jawaban2 subyek menurut orientasi


sikap terhadap suatu figur, sbb :

SUB SKALA NO. KALIMAT


Interpersonal Figur 1, 7, 8, 18, 22, 23, 34, 41, 43,
(ayah, ibu, kelompok, wanita, 45, 48, 52, 55, 56, 58, 59
pria, otoritas)

Harapan / Keinginan 4, 9, 17, 29, 44, 49


Sebab-sebab munculnya 3, 5, 10,11, 16, 21, 24, 25, 26,
perasaan / perilaku 30, 31, 32, 35, 38, 40, 50, 51
Reaksi-reaksi terhadap 2, 6, 12, 13, 14, 15, 19, 20, 27,
keadaan di luar dirinya 28, 33, 36, 37, 39, 42, 46, 47,
53, 54, 57, 60
INTERPRETASI
1. Sikap terhadap karakteristik dari interpersonal figures:
memungkinkan eksplorasi berbagai segi dari obyek-obyek relasi

2. Harapan dan keinginan:


memungkinkan subyek untuk menyatakan harapan dan
keinginannya pada stimulus yang kurang berstruktur

3. Sebab-sebab dari perasaan atau tindakan seseorang:


menggambarkan kondisi-kondisi dimana ia biasanya
mengekspresikan perasaan-perasaan bersalah, agresi, cemas
atau takut, menyerah, kegagalan atau rendah diri. Ini
merupakan sumber info yang kaya tentang ‘ego defensive’
INTERPRETASI
4. Reaksi-reaksi terhadap keadaan luar:
reaksi subjek terhadap ‘press agression’, penolakan, kegagalan,
tanggung jawab dan kondisi sekolah. Item-item ini
menggambarkan situasi khusus yang akan dihadapi subyek dan
bagaimana cara ia menanggulanginya
Dari kalimat-kalimat yang diselesaikan,
dapat dilihat sikap-sikap subjek yang
mengalami konflik dan gangguan
psikologis, bagaimana hubungan antara
sikap-sikap subjek secara keseluruhan
dan struktur kepribadian subjek.
Termasuk di dalamnya adalah:

a. Bagaimana subjek berespons dan menyikapi stimulus


dari luar
b. Bagaimana penyesuaian emosi subjek
c. Bagaimana kematangan subjek
d. Bagaimana kesadaran akan realita subjek
e. Bagaimana cara subjek menampilkan konflik-
konfliknya.
Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai