Prinsip Pemberian Makanan Tambahan Lokal Ibu hamil
Berupa makanan siap santap, dalam bentuk makanan lengkap atau makanan
selingan/kudapan – yang mengandung protein hewani dengan memperhatikan gizi seimbang,
membatasi penggunaan gula, garam dan lemak tinggi (GGL)
Berupa tambahan asupan dan bukan pengganti makanan
utama. PMT disertai edukasi (demontrasi/
penyuluhan/konseling) Mengedepankan prinsip
pemberdayaan masyarakat
Lama waktu pemberian makanan tambahan :
Makanan tambahan Ibu hamil diberikan selama minimal 120
hari
Diberikan setiap hari.
Dalam 1 siklus menu setidaknya diberikan 1 kali makanan lengkap sebagai sarana edukasi isi
piringku, sisa hari lainnya diberikan sebagai makanan selingan/kudapan padat gizi
1
Prinsip Pemberian Makanan Tambahan Lokal Balita
Berupa makanan siap santap, dalam bentuk makanan lengkap atau makanan selingan/kudapan -
kaya protein hewani dengan memperhatikan gizi seimbang.
• Sumber protein hewani diharapkan dapat bersumber dari 2 jenis bahan pangan hewani yang berbeda.
Misalnya telur dan ikan, telur dan ayam, telur dan daging. Tujuannya untuk mendapatkan kandungan protein
tinggi dan asam amino lengkap
• Susu dan produk olahan susu dapat diberikan sebagai bagian campuran untuk pembuatan makanan
tambahan dan harus disesuaikan dengan usia anak. Susu yang diberikan tidak boleh mengandung
pemanis buatan, pewarna, perasa (coklat, strobery, vanila, dll) dan atau susu tinggi gula (kental manis, susu
formula)
Berupa tambahan asupan dan bukan pengganti makanan
utama.
PMT disertai edukasi (demontrasi/ penyuluhan/konseling)
Mengedepankan prinsip pemberdayaan masyarakat
Lama waktu pemberian makanan tambahan sesuai dengan
masalah gizi Balita:
Balita gizi kurang diberikan makanan tambahan 4-8 minggu
Balita berat badan kurang diberikan makanan tambahan
selama 28 hari
Balita tidak naik berat badannya (T) diberikan makanan
tambahan selama 14 hari
Diberikan setiap hari.
Dalam 1 siklus menu setidaknya diberikan 1 kali makanan lengkap sebagai sarana edukasi isi piringku, sisa