Kelahiran alam
semesta dan sebagai
sistem
Dosen Pengampu: Irwan
Budiana, [Link]
Kelompok 3:
Muhammad Masyhur
Andi Mandala Putra
Muhammad Arya Izzudin
Muhammad Ayyub Al Hamadi
Raditya
Pembahasan
1. Pengertian Alam Semesta dan Penciptanya
2. Teori mengenai alam semesta
3. Asal mula kejadian alam menurut ilmu pengetahuan
4. Alam semesta
5. Teori terbentuknya alam semesta
6. Sistem tata surya
Alam semesta dan
Penciptanya
Alam semesta ini sangat besar, sehingga kita sulit
mengetahui seberapa besar dan luasnya. Alam semesta
terdiri dari miliaran galaksi dan benda-benda langit yang tidak
terhitung banyaknya, ini adalah kebesaran Allah SWT. Hanya
sekitar 10% benda langit dari hasil penelitian di ruang
angkasa yang bisa dikenali, sedangkan sisanya belum bisa
Alam semesta atau jagat raya adalah suatu ruangan yang maha besar yang
dikenali.
didalamnya terdapat kehidupan yang biotik dan abiotik, serta didalamnya
terjadi segala peristiwa alam baik yang dapat diungkapkan manusia
maupun yang tidak dapat diungkapakan.
Teori Mengenai Alam
Ada beberapa teori menganiSemesta
alam semesta antara lain adalah
sebagai berikut :
1. Teori Dentuman atau Teori Ledakan
Teori Dentuman menyatakan bahwa ada suatu massa yang
sangat besar yang terdapat di jagad raya dan mempunyai berat
jenis yang sangat besar, karena adanya reaksi inti, massa
tersebut akhirnya meledak dengan hebatnya. Massa yang
meledak kemudian berserakan dan mengembang dengan
sangat cepat serta menjauhi pusat ledakan atau inti ledakan.
2. Teori Big Bang
Teori Big Bang dikembangkan oleh George Lemarie.
Menurut teori ini pada mulanya alam semesta berupa
sebuah primeval atom yang berisi materi dalam keadaan
yang sangat padat. Suatu ketika atom ini meledak dan
seluruh materinya terlempar ke ruang alam semesta. Timbul
dua gaya saling bertentangan yang satu disebut gaya
gravitasi dan yang lainnya dinamakan gaya kosmis.
3. Teori Creatio Continua (Teori Keadaan Tetap)
Teori Creatio Continua dikemukakan oleh Fred Hoyle,
Bendi, dan Gold. Teori ini menyatakan bahwa saat
diciptakan alam semesta ini tidak ada. Alam semesta
ini selamanya ada dan akan tetap ada atau dengan
kata lain alam semesta tidak pernah bermula dan tidak
akan berakhir. Pada setiap saat ada partikel yang
dilahirkan dan ada yang lenyap.
4. Teori Ekspansi dan Kontraksi
Teori ini berdasarkan adanya suatu siklus dari alam semesta yaitu massa
ekspansi dan massa kontraksi. Diduga siklus ini berlangsung dalam jangka
waktu 30.000 juta tahun. Pada masa ekspansi terbentuklah galaksi-galaksi
serta bintang-bintangnya. Ekspansi tersebut didukung oleh adanya tenaga-
tenaga yang bersumber dari reaksi inti hidrogen yang pada akhirnya akan
membentuk berbagai unsur lain yang kompleks.
Asal Mula Kejadian Alam Menurut Ilmu
Pengetahuan
George Ganow berpendapat : pada saat-saat permulaan dari timbulnya akan alam
semesta ini, ialah semua massa (benda-benda) yang akan membentuk alam semesta
seperti galaxy-galaxy, semua nabula gas-gas, matahari, bintang-bintang, seluruh planet
dan satelit serta zat-zat kosmos lainnya, berkumpul menjadi satu dibawah tekanan yang
maha tinggi dan sangat kuat, sehingga menyebabkan pecah dan runtuh berantakan
(collapse).
Ilmu pengetahuan moderen, ilmu astronomi, baik yang berdasarkan
pengamatan maupun berupa teori, dengan jelas menunjukkan bahwa pada
suatu saat seluruh alam semesta masih berupa 'gumpalan asap' (yaitu
komposisi gas yang sangat rapat dan tak tembus pandang, The First Three
Minutes, a Modern View of the Origin of the Universe, Weinberg, hal. 94-105.).
Hal ini merupakan sebuah prinsip yang tak diragukan lagi menurut standar
astronomi moderen. Para ilmuwan sekarang dapat melihat pembentukan
bintang-bintang baru dari peninggalan 'gumpalan asap' semacam itu.
Alam semesta
Pengertian alam semesta mencakup tentang
mikrokosmos dan [Link]
adalahbenda-benda yang mempunyai ukuran yang
sangat kecil,misalnyaatom,elektron,sel,amuba
[Link] makrokosmos adalah benda-
benda yangmempunyai ukuran yang sangat besar,
misalnyabintang, planet, galaksi.
Terbentuknya alam semesta menjadi teka-teki yang menyibukkan bagi umat
[Link] perkembangan teori terbentuknya alam semesta, belum ada yang
dapat membuktikan secara empirik [Link] ini dikarenakan manusia adalah
hal nisbi bagi alam [Link] adalah sesuatu yang sangat baru di alam raya.
Pengertianalam semesta mencakup tentang mikrokosmos dan
[Link] adalahbenda-benda yang mempunyai ukuran yang sangat
kecil,misalnyaatom,elektron,sel,amuba [Link] makrokosmos adalah
benda-benda yangmempunyai ukuran yang sangat besar, misalnyabintang, planet,
galaksi.
Para ahli astronomi menggunakan istilah alamsemesta dalam pengertian tentang
ruangangkasa dan benda-benda langit yang ada didalamnya.
Teori Terbentuknya Alam Semesta
1. Teori Keadaan Tetap (Steaddy-State Theory)
Teori ini berdasarkan prinsip kosmologi sempurna yang
menyatakan bahwa alam semestadimanapun dan bilamanapun
selalu sama. Berdasarkan prinsip tersebut alam semesta terjadi
padasuatu saat tertentu yang telah lalu dan segala sesuatu di
alam semesta selalu tetap sama walaupungalaksi-galaksi
saling bergerak menjauhi satu sama lain.
2. Teori Dentuman Besar (Big-bang theory)
Teori ini berlandaskan dari asumsi adanya massa yang sangat besar dan mempunyai
masajenis yangsangat besar, karena adanya reaksi inti kemudian meledak dengan
[Link] tersebut kemudian mengembang dengan sangat cepat menjauhi pusat
[Link] ini ada beberapa massa yang penting selama terjadinya alam
semesta, yaitu:
a. Masa batas dinding Planck yaitu masa pada saat alam semesta berumur 10 -43
detikberdasarkan hasil perhitungan Panck.
b. Masa Jiffy yaitu masa pada saat alam berumur 10 -23 detik, dengan jari-jari alam
semesta 10-13cm dengan kerapatanya 1055 kali kerapatan air.
c. Masa Quark yaitu masa pada saat alam semesta berumur 10 -4 detik. Pada masa ini
partikel-partikel saling bertumpang tindih dan tidak berstruktur serta diikuti dengan
terbentuknyahadron yang mempunyai kerapatan 10 9 ton tiap sentimeter kubik.
3. Teori Tidal
Teori ini diungkapakan pertama kali oleh JamesJeans dan Harold Jeffreys pada
[Link] teori iniplanet itu merupakan percikan dari matahari yaitu
sepertipercikan matahariyang sampai kini masih nampak [Link] disebut
“tidal”.Tidal yang besar yang kemudian akan menjadiplanet itu disebabkan karena adanya
duabuah matahari yang bergerak saling mendekat satu dengan yang lain maka
akanterbentuklah planet-planet baru seperti teori tersebut diatas.
4. Teori Bintang Kembar
Teori Bintang Kembar merupakan teori pembentukan tatasurya yang
dikemukakan oleh Lyttleton seorang astronom Inggris. Menurut teori ini pada
awalnya matahari merupakan bintang kembar. Pada suatu saat ada bintang yang
melintas dan menabrak salah satu bintang kembar. Bintang kembar yag
tertabrak kemudian hancur menjadi bagian-bagian kecil yang terus menerus
berputar dan mendingin kemudian menjadi planet planet yang mengelilingi
bintang tetap bertahan, yaitu matahari.
5. Teori Protoplanet
Teori Awan Debu atau teori proto planet merupakan teori pembentukan
tatasurya yang dikemukakan oleh Carl Von Weizsaecker, G.P. Kuiper &
Subrahmanyan Chandarasekhar. Menurut teori ini dahulu di alam semesta
terdapat awan, gumpalan debu dan gas kosmos yang berbentuk seperti piring
dan terus berputar.
Sistem tata surya
Tata surya berarti adanya suatu organisasi yang teratur dengan matahari sebagai
induk. Pada zaman yunani kuno, orang-orang yunani mengenal lima planet yang
dilakukan dengan pengamatan secara kasar, planet tersebut ialah Merkurius, venus,
yupiter, dan saturnus dengan bumi sebagai pusatnya, namun pada abad ke-16 Nicolas
Copernicus ( ilmuan Polandia ) berhasil mengubah pandangan salah yang dianut
selama berabad-abad tersebut, , menurutnya bumi ialah planet sama halnya seperti
planet lain, bumi beredar mengelilingi matahari sebagai pusatnya ( heliosentris ),
pandangan tersebut didasari perhitungan yang sistematis yakni berkat bantuan
teropong sebagai alat pengamat dan berkembangnya matematika dan fisika sebagai
sarana penunjang sehingga dapat mengamati planet-planet lainnya termasuk planet
Pluto sebagai planet terjauh
Tata surya terdiri dari matahari sebagai pusat dan benda-
benda lain seperti planet, satelit, meteor, komet, debu dan
gas antar planet beredar mengelilinginya. Keseluruhan
sistem ini bergerak mengelilingi pusat galaksi. Planet
merupakan suatu benda yang dingin, sinarnya yang tampak
kemilau dari bumi itu, tidak lain ialah cahaya matahari yang
dipantulkan. Jadi tidak ubahnya seperti bulan purnama.
1. Matahari
Pembahasan
Matahari adalah suatu bola gas yang berpijar dan ternyata ia
tidak bulat betul. Ia mempunyaisemacam ekuator dan kutub
karena gerak rotasinya.
2. Teori mengenai alam semesta
3. Asal mula kejadian alam menurut ilmu pengetahuan
4. Alam semesta
5. Teori terbentuknya alam semesta
6. Sistem tata surya
Use our editable graphic resources...
You can easily resize these resources without losing quality. To change the color, just ungroup the resource
and click on the object you want to change. Then, click on the paint bucket and select the color you want.
Group the resource again when you’re done. You can also look for more infographics on Slidesgo.
JANUARY FEBRUARY MARCH APRIL MAY JUNE
PHASE 1
Task 1
Task 2
PHASE 2
Task 1
Task 2
JANUARY FEBRUARY MARCH APRIL
PHASE
1
Task 1
Task 2
...and our sets of editable icons
You can resize these icons without losing quality.
You can change the stroke and fill color; just select the icon and click on the paint bucket/pen.
In Google Slides, you can also use Flaticon’s extension, allowing you to customize and add even more icons.
Educational Icons Medical Icons
Business Icons Teamwork Icons
Help & Support Icons Avatar Icons
Creative Process Icons Performing Arts Icons
Nature Icons
SEO & Marketing Icons