Modul 6 Manajemen
Strategik
Matriks Pertumbuhan-Pangsa
Pasar dan
Matriks Daya Tarik Industri
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
1. ASAL-USUL MP3
MP3 diperkenalkan oleh Boston Consulting Group (BCG) pada akhir 1960-an.
Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar (MP3) dikembangkan oleh BCG, salah satu
perusahaan konsultan manajemen terkemuka di dunia. Pada akhir tahun 1960-an, BCG
menyadari perlunya alat yang dapat membantu perusahaan dalam menganalisis posisi
bisnis mereka di pasar.
Bruce Henderson menjelaskan MP3 sebagai alat bantu pengambilan keputusan
untuk portofolio bisnis.
Bruce Henderson, pendiri BCG, adalah tokoh kunci dalam pengembangan MP3.
Dalam karyanya, ia menjelaskan bahwa MP3 membantu manajemen untuk memahami
posisi relatif dari berbagai unit bisnis dalam portofolio mereka.
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
1. ASAL-USUL MP3
Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar (MP3) adalah alat penting yang lahir
dari kebutuhan perusahaan untuk mengevaluasi posisi bisnis mereka di
pasar. Diperkenalkan oleh BCG pada akhir 1960-an, MP3 membantu
manajer dalam pengambilan keputusan strategis terkait investasi dan
pengelolaan portofolio bisnis. Dengan popularitasnya yang pesat di tahun
1970-an dan 1980-an, MP3 tetap menjadi referensi penting dalam analisis
bisnis hingga saat ini.
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
2. PENGERTIAN MP3
Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar (MP3) adalah alat analisis yang membantu perusahaan untuk
memahami posisi relatif dari unit-unit bisnis atau produk yang mereka miliki.
Terdapat dua sumbu:
o Vertikal: Tingkat pertumbuhan pasar (daya tarik industri).
Sumbu vertikal dalam MP3 menggambarkan tingkat pertumbuhan pasar, yang mencerminkan daya tarik
industri. Pertumbuhan pasar yang tinggi menunjukkan peluang besar bagi perusahaan untuk berkembang
dan mendapatkan keuntungan. Dan sebaliknya
o Horizontal: Pangsa pasar relatif (kekuatan perusahaan).
Sumbu horizontal menunjukkan pangsa pasar relatif yang dimiliki oleh setiap unit bisnis dibandingkan
dengan pesaing utama. Pangsa pasar relatif mengindikasikan kekuatan perusahaan dalam industri;
semakin besar pangsa pasar relatif, semakin kuat posisinya.
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
2. PENGERTIAN MP3
Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar (MP3) adalah alat analisis yang membantu perusahaan untuk
memahami posisi relatif dari unit-unit bisnis atau produk yang mereka miliki.
Terdapat dua sumbu:
o Vertikal: Tingkat pertumbuhan pasar (daya tarik industri).
Sumbu vertikal dalam MP3 menggambarkan tingkat pertumbuhan pasar, yang mencerminkan daya tarik
industri. Pertumbuhan pasar yang tinggi menunjukkan peluang besar bagi perusahaan untuk berkembang
dan mendapatkan keuntungan. Dan sebaliknya
o Horizontal: Pangsa pasar relatif (kekuatan perusahaan).
Sumbu horizontal menunjukkan pangsa pasar relatif yang dimiliki oleh setiap unit bisnis dibandingkan
dengan pesaing utama. Pangsa pasar relatif mengindikasikan kekuatan perusahaan dalam industri;
semakin besar pangsa pasar relatif, semakin kuat posisinya.
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
2. PENGERTIAN MP3
Dengan MP3, manajemen diharapkan dapat mengetahui dengan cepat
dan seksama posisi pasar Perusahaan dengan memperhatikan display
(gambar 6.1.1) yang ada di dalama sel-sel yang berada di dalam
matriks.
• MP3 membagi pasar menjadi empat kategori:
o Tanda Tanya (Question Marks)
Unit bisnis yang berada pada kategori ini memiliki potensi pertumbuhan
yang tinggi tetapi pangsa pasar relatif yang rendah
o Bintang (Stars)
Kategori ini mencakup unit bisnis yang memiliki pertumbuhan pasar
yang tinggi dan pangsa pasar relatif yang besar.
o Penghasil Uang Tunai (Cash Cows)
Unit bisnis dalam kategori ini memiliki pangsa pasar yang besar tetapi
berada di pasar dengan pertumbuhan yang rendah.
o Tipe Lemah (Dogs)
Kategori ini mencakup unit bisnis yang memiliki pangsa pasar rendah
dan pertumbuhan pasar rendah.
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
3. TAFSIR MP3
MP3 dapat dilihat sebagai alat bantu pengambilan Keputusan manajemen dala melakukan alokasi sumberdaya yang dimili pada
Tingkat korporat.
MP3 dapat diperlakukan sebagai salah satu apat Analisa penentuan posisi pasar yang dapat dipercaya.
Berikut symbol yang ada dalam masing-masing sel MP3 dapat diartikan sebagai berikut :
4. Tanda Tanya (?)
o Pertumbuhan tinggi, pangsa pasar rendah.
o Memerlukan banyak investasi untuk bersaing.
5. Bintang (*)
o Pemimpin pasar dalam industri yang tumbuh cepat.
o Membutuhkan investasi besar untuk mempertahankan posisi.
6. Penghasil Uang Tunai (Rp)
o Pangsa pasar besar, pertumbuhan rendah.
o Menghasilkan kas tanpa perlu investasi besar.
7. Tipe Lemah (X)
o Pertumbuhan dan pangsa pasar rendah.
o Cenderung merugi, perlu diputuskan untuk dipertahankan atau dihentikan .
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
3. TAFSIR MP3
Manajemen berharap bahwa unit usaha bergerak
dari sel bersimbol tanda tanya menuju ke sel
bersimbol Bintang dan kemudian bergerak lagi
menuju arah bersimbil rupiah dan pada ujungnya
berhenti pada sel bersimbol tanda silang.
pergerakan yang enandai keberhasilan ditunjukkan
dengan arah panah ganda. sedangkan pergerakan
yang menunjukkan hal sebaliknya ditunjukkan
dengan arah panah tunggal.
bisa dilihat gambar 6.1.2
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
4. MANFAAT MP3
Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar (MP3) memberikan kerangka kerja yang jelas bagi manajemen untuk
mengevaluasi di mana sebaiknya investasi dilakukan. Dengan memetakan unit bisnis ke dalam sel-sel yang
berbeda berdasarkan pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif, manajemen dapat dengan mudah
mengidentifikasi unit-unit yang memiliki potensi tinggi untuk pertumbuhan (misalnya, Tanda Tanya dan Bintang)
dan yang mungkin tidak layak untuk diinvestasikan lebih lanjut (seperti Tipe Lemah).
5. PENGUKURAN PERTUMBUHAN PASAR
Pengukuran dalam Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar (MP3) meliputi pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif,
yang keduanya penting untuk mengevaluasi posisi bisnis. Pertumbuhan pasar diukur dengan data penjualan tahunan,
memberikan wawasan tentang daya tarik industri, sedangkan pangsa pasar relatif menunjukkan kekuatan perusahaan
dibandingkan pesaing. Informasi ini membantu manajemen dalam pengambilan keputusan strategis dan alokasi
sumber daya yang efektif.
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
4. MANFAAT MP3
Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar (MP3) memberikan kerangka kerja yang jelas bagi manajemen untuk
mengevaluasi di mana sebaiknya investasi dilakukan. Dengan memetakan unit bisnis ke dalam sel-sel yang
berbeda berdasarkan pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif, manajemen dapat dengan mudah
mengidentifikasi unit-unit yang memiliki potensi tinggi untuk pertumbuhan (misalnya, Tanda Tanya dan Bintang)
dan yang mungkin tidak layak untuk diinvestasikan lebih lanjut (seperti Tipe Lemah).
5. PENGUKURAN PERTUMBUHAN PASAR
Pengukuran dalam Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar (MP3) meliputi pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif,
yang keduanya penting untuk mengevaluasi posisi bisnis. Pertumbuhan pasar diukur dengan data penjualan tahunan,
memberikan wawasan tentang daya tarik industri, sedangkan pangsa pasar relatif menunjukkan kekuatan perusahaan
dibandingkan pesaing. Informasi ini membantu manajemen dalam pengambilan keputusan strategis dan alokasi
sumber daya yang efektif.
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
6. IMPLIKASI STRATEGIS MP3 menunjukkan bahwa penguasaan pangsa pasar
Implikasi yang ditimbulkan oleh matrik BCG berhubungan positif dengan aliran kas. Strategi yang
dapat dilihat pada table 6.1.1 bisa diambil sesuai posisi dalam matriks:
Tanda Tanya: Fokus untuk meningkatkan pangsa
pasar.
Bintang: Pertahankan posisi dominan.
Sapi Perah: Manfaatkan kas untuk mendukung unit
lain.
Anjing: Pertimbangkan untuk divestasi.
Dengan memahami posisi masing-masing unit usaha,
perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih baik
untuk pertumbuhan dan keberlanjutan mereka di pasar.
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
7. Jebakan Kas (Cash Trap)
Jebakan Kas mengacu pada situasi di mana perusahaan dengan pangsa pasar yang besar tidak dapat
menghasilkan aliran kas yang memadai. Ini terjadi ketika:
Aliran Kas Positif: Perusahaan seharusnya memiliki aliran kas masuk yang cukup untuk mendukung
investasi dan memberikan sisa untuk kepentingan pribadi pemilik.
Tindakan Ekstrem Diperlukan: Jika pengeluaran kas melebihi pemasukan, manajemen harus
mengambil tindakan drastis, seperti menghentikan investasi yang tidak menguntungkan atau
memanfaatkan aset yang ada.
Investasi untuk Pertumbuhan: Untuk unit bisnis yang berada di pasar yang tumbuh, perusahaan
harus siap berinvestasi besar agar dapat bersaing dengan pesaing utama dan meningkatkan pangsa
pasar.
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
8. Hirarki dan Dekomposisi Matriks
Matriks BCG (Boston Consulting Group) perlu dipahami melalui dekomposisi yang lebih rinci. Hal ini
penting karena:
Unit Usaha Strategis (U2S): Jika sebuah unit usaha memiliki banyak produk, masing-masing produk
mungkin berada di sel yang berbeda dalam matriks BCG.
Contoh Dekomposisi: Misalnya, perusahaan Z yang menjual peralatan rumah tangga mungkin
memiliki produk berbeda seperti mesin pencuci piring dan tungku microwave. Setelah mendetailkan
produk-produk ini, mereka mungkin berada di sel yang berbeda: mesin pencuci piring di sel Bintang
dan tungku microwave di sel Penghasil Uang Tunai.
Variabel Lain untuk Analisis: Dekomposisi juga dapat dilakukan berdasarkan faktor lain seperti
volume penjualan, modal, atau laba, untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang posisi
masing-masing unit usaha.
Matriks Pertumbuhan-
Pangsa Pasar
9. Kritik Matriks BCG
Meskipun banyak perusahaan menggunakan Matriks BCG, terdapat beberapa kritik terhadap model ini:
Kesederhanaan yang Menjadi Kelemahan: Matriks ini hanya mengandalkan dua faktor—pertumbuhan pasar
dan pangsa pasar—yang dianggap terlalu menyederhanakan kompleksitas bisnis.
Hubungan Linear yang Tidak Selalu Valid: Asumsi bahwa pangsa pasar yang lebih besar menghasilkan aliran
kas yang lebih tinggi tidak selalu benar. Terkadang, perusahaan dengan biaya rendah atau strategi yang tepat
dapat menjual lebih murah dan mengalahkan pesaing.
Keseimbangan Aliran Kas: Matriks BCG terlalu menekankan keseimbangan aliran kas antar unit usaha, padahal
kondisi perusahaan bisa tetap tidak aman meskipun aliran kas seimbang. Ini dapat mengabaikan pentingnya
inovasi dan semangat kewirausahaan.
Matriks Daya Tarik
Industri
A. Asal Usul
MDTI dikembangkan pada tahun 1970 melalui kerja sama antara General Electric (GE) dan
McKinsey & Company. Matriks ini memiliki dua sumbu:
Sumbu Vertikal: Menggambarkan kekuatan perusahaan.
o Sumbu vertikal dalam MDTI menunjukkan kekuatan dan kelemahan perusahaan
berdasarkan analisis internal. Kekuatan ini mencakup faktor-faktor seperti sumber daya
yang dimiliki, kemampuan operasional, inovasi, dan reputasi merek.
Sumbu Horizontal: Menggambarkan ancaman dan peluang bisnis.
o Sumbu horizontal mencerminkan ancaman dan peluang yang ada di lingkungan eksternal.
Ini termasuk faktor-faktor seperti tren pasar, perubahan regulasi, perilaku konsumen, dan
dinamika persaingan.
Matriks Daya Tarik
Industri
B. PENGERTIAN MTID
Matriks Daya Tarik Industri (MDTI) adalah alat yang digunakan untuk
mengukur daya tarik industri dan kekuatan bisnis. Ini membantu
perusahaan menentukan posisi unit bisnis saat ini dan memprediksi
posisi di masa depan. MDTI memberikan gambaran tentang seberapa
baik unit usaha suatu perusahaan dibandingkan dengan lingkungan
industri dan persaingan.
Matriks Daya Tarik
Industri
C. TEKNIK PENYUSUNAN MATRIKS
Untuk menyusun MDTI, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah:
1. identivikasi variabel
2. penilaian variabel eksternal
3. penilaian variabel internal
4. penentuan posisi
5. prediksi variabel eksternal dan internal
6. prakiraan kecenderungan variabel eksternal
7. prakiraan nilai variabel internal prakiraan posisi bisnis
Penyusunan Matriks Daya Tarik Industri (MDTI) melibatkan serangkaian langkah yang sistematis, mulai
dari identifikasi variabel hingga prakiraan posisi bisnis. Proses ini membantu perusahaan untuk
mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang posisi mereka dalam industri, baik dari segi kekuatan
internal maupun peluang dan ancaman eksternal, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang
lebih efektif dan strategis.
Matriks Daya Tarik
Industri
E. DEKOMPOSISI DAN MATRIKS PEMBANTU
Teknik inidigunakan untuk membuat matriks berjenjang (hierarkis)
yang pada dasarnya merupakan matriks pembantu yang diperlukan
guna memperoleh Gambaran posisi unit usahasecara jelas.
Dekomposisi matriks dapat dilakukan berdasarkan : wilayah penjualan,
jenis produk yang dihasilkan, dan berbagai indikator keuangan lainnya,
misalnya besarnya volume penjualan, harta kekayaan yang
dioperasikan, laba yang diperoleh dan lain-lain.
Matriks Daya Tarik
Industri
F. Posisi Menyebar
Posisi menyebar merujuk pada kenyataan bahwa kekuatan perusahaan dapat
bervariasi karena lingkungan bisnis dan keunggulan perusahaan sulit diprediksi
dengan tingkat kepastian yang tinggi. Dengan kata lain, prospek unit usaha
memiliki berbagai kemungkinan tergantung pada situasi dan kondisi di sekitarnya.
Dalam menghadapi ketidakpastian ini, perusahaan disarankan untuk
mengombinasikan hasil prakiraan yang telah dibuat dengan pendapat dari berbagai
sumber, termasuk konsultan dan tim manajemen. Dengan mengumpulkan input
dari berbagai kalangan, perusahaan dapat memperoleh pandangan yang lebih
komprehensif dan beragam mengenai situasi bisnis mereka.
Matriks Daya Tarik
Industri
G. MATRIK SERUPA
Pada waktu yang hampir bersamaan ditemukan matrik serupa yang dikembangkan oleh Shell Oil
yang dikenal dengan Matik Petunjuk Strategi (MPS).
MPS terdiri dari dua sumbu :
1. prospek sektor bisnis digunakan untuk mengukur daya Tarik bisnis
2. posisi bisnis digunakan untuk mengetahui keunggulan bersaing yang dimiliki Perusahaan
Matriks Petunjuk Strategi (MPS) dari Shell Oil memberikan kerangka kerja yang berguna
untuk membantu perusahaan dalam membuat keputusan strategis. Dengan mempertimbangkan
daya tarik sektor bisnis dan posisi bersaing mereka, perusahaan dapat merumuskan strategi
yang lebih baik untuk menangkap peluang dan mengatasi tantangan dalam lingkungan bisnis
yang dinamis.
kesimpula
Materi mengenai Matriks Pertumbuhan-Pangsa Pasar (MP3) dan
nMatriks Daya Tarik Industri (MDTI) memberikan kerangka kerja
yang kuat untuk analisis posisi bisnis. Kedua matriks ini
membantu manajemen dalam pengambilan keputusan strategis,
baik dalam alokasi sumber daya maupun dalam merumuskan
strategi untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan
peluang di pasar. Dekomposisi dan pemahaman tentang posisi
menyebar menekankan pentingnya analisis menyeluruh
berdasarkan berbagai faktor untuk meraih keberhasilan.
Implementasi alat analisis ini akan membantu perusahaan untuk
lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika industri.
Missio
Vision
n
Terima
Goal Strategy
kasih