0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
412 tayangan106 halaman

Gardening

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai pekerjaan harian taman seperti penyapuan, penyiangan, penyiraman, dan pekerjaan berkala seperti pemangkasan, penanaman, dan pembersihan."

Diunggah oleh

RYAN RIZQI
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
412 tayangan106 halaman

Gardening

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai pekerjaan harian taman seperti penyapuan, penyiangan, penyiraman, dan pekerjaan berkala seperti pemangkasan, penanaman, dan pembersihan."

Diunggah oleh

RYAN RIZQI
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PT.

Indonesia Partner Solution


Basic knowledge

GARDENER & LANDSCAPE

PT. IPS Training Departement


DAFTAR ISI:
A. PEMBUKAAN C. PERIODICAL WORKING
1.Klasifikasi Tanaman 1. Penggemburan dan Aerasi
tanah
2.Pengenalan alat, mesin, chemical dan
2. Pemangkasan rumput :
hama tanaman - Gunting
- Mesin Potong Rumput Dorong
B. DAILY WORKING - Mesin Potong Rumput Gendong
1.Penyapuan 3. Pemangkasan Semak
4. Pemangkasan Pohon
2.Penyiangan/Pencabutan rumput 5. Pengendalian Hama Penyakit
liar/Gulma 6. Pemupukan
3.Penyiraman 7. Penanaman
8. Penyulaman/Pergantian tanaman
9. Pebersihan Selokan
10. Pembersihan Conblok:
- Manual
- Chemical
11. Pemindahan Tanaman
12. Penataan Ulang
KLIEN PT. IPS (LANDSCAPING)
• APARTEMEN GOLF PI • GLOBAL JAYA
• RCTI • EXTRUPAK
• SCHOOT IGAR GLASS • LAUTAN LUAS
• MENARA ERA • SARI ROTI
• JAYA ANCOL • PLAZA SETIABUDI
• JIS GARDENER & JIS CILANDAK • INTERKEMAS FLEXIPARK
• SATELINDO DAAN MOGOT • NABISCO
• SATELINDO CIKARANG • RS. PERTAMINA JAYA
• SWASHTI • IKPT
• APARTEMEN SAHID • RS. SARI ASIH
• DHARMAPOLIMETAL • RS. MITRA KELUARGA KEMAYORAN
• ISTANA HARMONI • PURI OASIS
• DYNAPLAS TANGERANG • KEDIAMAN Bpk. Ken
• ODG CIKARANG
SERAGAM GARDENER

Terdiri dari:
1. Topi ninja
2. Wearpack
3. Sepatu Boot
4. Sarung tangan kain
5. Kaca mata (Glass mower & Spraying)
6. Penutup telinga
7. Masker
8. ID Card
KLASIFIKASI TANAMAN

POHON

PERDU

SEMAK

PENUTUP TANAH

RUMPUT
KLASIFIKASI TANAMAN
POHON

Batang, cabang berkayu keras dan pertumbuhan tanaman


tegak, tinggi, berkambium
KLASIFIKASI TANAMAN

PERDU

Pohon kecil, batang kayu, bercabang banyak dan dekat


dengan tanah
KLASIFIKASI TANAMAN

SEMAK

Batang dan cabang utamanya saja yang berkayu, dan


pertumbuhannya melebar
KLASIFIKASI TANAMAN

PENUTUP TANAH/GROUND COVER

Tidak berbatang, berdaun dan berbunga indah.


KLASIFIKASI TANAMAN

RUMPUT

Tanaman pengalas
PERALATAN & MESIN TAMAN

Nama Alat : Nama Alat : Nama Alat :


Trolley Gunting Pangkas Gunting Stek
Fungsi : Fungsi : Fungsi :
Mengangkut tanah, sampah memangkas Semak Memangkas ranting-ranting
tanaman Untuk Proses: Untuk Proses:
Untuk Proses: Pemangkasan Semak Pemangkasan
Penanaman, pembuangan
sampah
PERALATAN & MESIN TAMAN

Nama Alat : Nama Alat : Nama Alat :


Chainsaw Knapsack sprayer Gergaji
Fungsi : Fungsi : Fungsi :
Gergaji mesin untuk menebang Alat penyemprot Pestisida Memangkas dahan pohon yang
batang pohon besar Untuk Proses: rendah
Untuk Proses: Penyemprotan hama penyakit Untuk Proses:
Penebangan pohon Pemangkasan pohon
PERALATAN & MESIN TAMAN

Nama Alat : Nama Alat : Nama Alat :


Golok Gurinda Batu asah
Fungsi : Fungsi : Fungsi :
Memangkas batang pohon Mengasah pisau mesin, golok, Mengasah golok dan arit
Untuk Proses: arit Untuk Proses:
Pemangkasan pohon Untuk Proses: Pengasahan
Pengasahan
PERALATAN & MESIN TAMAN

Nama Alat : Nama Alat : Nama Alat :


Garbage Container Garpu Tangan Kape
Fungsi : Fungsi : Fungsi :
Tempat mengumpulkan sampah Alat untuk menggemburkan tanah Alat untuk menggemburkan
sebelum dibuang ke tempat Untuk Proses: tanah, membuat tali air
pembuangan terakhir Pendangiran Untuk Proses:
Untuk Proses: Pendangiran, Pengelisan
Penyapuan
PERALATAN & MESIN TAMAN

Nama Alat : Nama Alat : Nama Alat :


Cored / Cangkul tangan kecil Dustpan Sapu Lidi
Fungsi : Fungsi : Fungsi :
Alat untuk menggemburkan Untuk mengumpulkan tanah Membersihkan taman dari
tanah dan penyiangan gulma Untuk Proses: sampah
Untuk Proses: Penyapuan Untuk Proses:
Pendangiran Penyapuan
PERALATAN & MESIN TAMAN

Nama Alat : Nama Alat : Nama Alat :


Cangkul Gembor / Embrat Gerobak Sampah
Fungsi : Fungsi : Fungsi :
Menghancurkan bongkahan Menyiram tanaman secara Mengangkut sampah ke
tanah dan meratakan tanah manual pembuagan akhir
secara manual Untuk Proses: Untuk Proses:
Untuk Proses: Penyiraman Penyapuan
Penanaman (pembuatan lubang
tanam), Pemupukan,
Pendangiran
PERALATAN & MESIN TAMAN

Peralatan lainnya :

• Selang plastik

• Arit

• Garpu tanah

• Gunting pangkas rumput

• Ember

• Masker

• Tangga

• Tali/tambang
CHEMICAL
PESTISIDA :
1. INSEKTISIDA
Fungsi : Untuk membunuh Serangga
Jenis - Jenisnya : Decis, Suprasit, Basudin, Curacron.
2. FUNGISIDA
Fungsi : Untuk membunuh Jamur
Jenis - Jenisnya : Benlate, Dithane M-45, Antrocol 70 wp.
3. NEMATISIDA
Fungsi : Untuk membunuh Nematoda
Jenis - Jenisnya : Furadan, Basamid G, Sevidol 20/20 wp.
4. HERBISIDA
Fungsi : Untuk membasmi Gulma
Jenis - Jenisnya : Round Up, Gramasone.
5. BACTERISIDA
Fungsi : Untuk membunuh Bakteri
Jenis - Jenisnya : Agrept, Agrimycin
Insektisida/Nematisida : Furadan Insektisida : Dursban
Insektisida : Decis Insektisida : Curacron
Insektisida : Supracide Fungisida : Dithane M-45
Bakterisida : Agrept 20 WP Herbisida : Round-up
Zat pengatur tumbuh : Atonik Hormon tumbuh buah : Rootone - F
Zat perekat : Agristick
CHEMICAL

PUPUK :
1. PUPUK ALAM (ORGANIK)
- Pupuk kandang (sapi, kambing, ayam, kuda, domba)
- Kompos

2. PUPUK BUATAN (AN ORGANIK)


- Tunggal (Urea, TSP, KCI)
- Majemuk (NPK)
- Pupuk Daun (Bayfolan, Gandasil D, Hyponex)

3. ZPT (Merangsang Pertumbuhan Tanaman)


- Gobrelhin, Rooton - F, Atonik
NPK Mutiara NPK
Urea KCl
TSP Kompos
Gandasil B Gandasil D
PENGENALAN HAMA TANAMAN

Grubs Houseflies Lawn moths


(Lundi/Uret) (Lalat rumah) (Ngengat)

Leafhoppers Scale Slugs, snails


(Wereng) (Kutu perisai) (Siput, keong)
PENGENALAN HAMA TANAMAN

Soil mealybugs Spittle bugs Cutworms


(Kutu tanah) (Kumbang) (Ulat pangkas)

Diabrotica Earwings Grasshoppers


(Cecopet) (Belalang)
PENGENALAN HAMA TANAMAN

Aphids Beetles Borers


(Kutu daun) (Kumbang) (Ulat penggerek)

Caterpillars Leaf miners Mealybugs


(Ulat bulu) (Pengorok daun) (Kutu putih)
PENGENALAN HAMA TANAMAN

Mites Oak moths Thrips


(Tungau) (Ngengat oak) (Trips)

Weevils Whiteflies Wireworms


(Kumbang moncong) (Lalat putih) (Lundi)
I. DAILY WORKING
PENYAPUAN
Tujuan:
Membersihkan sampah/kotoran lepas, agar taman terlihat indah nyaman
serta memperbaiki kondisi lingkungan

Alat:
1. Dustpan
2. Sapu lidi
3. Tempat sampah
4. Kantong plastik
5. Mesin parker

Standard kecepatan kerja:


1. Penyapuan rumput 400 m2/jam
2. Penyapuan area keras 800 m2/jam
PENYAPUAN
Langkah-Langkah Pekerjaan:
 Penyapuan Secara Manual
1. Siapkan peralatan
2. Cek peralatan
3. Posisi tempat sampah dekat dengan operator
4. Lakukan penyapuan dari arah pintu masuk terlebih dahulu sambil memegang dustpan
5. Saat melakukan penyapuan usahakan tidak terlalu keras menggerakan sapu
6. Kumpulkan sampah pada salah satu sudut, kemudian angkat menggunakan dustpan
7. Buang sampah di trolly sampah, lakukan berulang-ulang hingga seluruh area selesai

 Penyapuan dengan Mekanika (Mesin Parker)


1. Siapkan mesin
2. Cek kondisi mesin terutama : bensin, olie dan kopling
3. Periksa kantong sampah, pastikan bersih dari sampah
4. Hidupkan mesin dan panaskan + 15 menit
5. Operasikan mesin dengan memegang kedua tangkai mesin
6. Untuk mengatur kecepatan, gunakan kopling dengan cara menyetelnya
7. Cara panyapuan ini umumnya digunakan untuk jalan aspal dan conblock.
PENYAPUAN

Petunjuk keselamatan kerja:

1. Usahakan penyapuan dilakukan sebelum tamu datang (kendaraan datang)

2. Lakukan penyapuan searah dengan angin

Perawatan Peralatan:

1. Buang sampah ke pembuangan sampah akhir

2. Cuci seluruh peralatan yang sudah dipakai

3. Simpan kembali peralatan ke gudang


PENYIANGAN GULMA
Tujuan:
Mengurangi kompetisi dengan gulma dalam penggunaan unsur hara tanaman,
pemanfaatan sinar matahari, air tanah terhadap tanaman utama.

Alat:
1. Kored
2. Cangkul
3. Kape
4. Dustpan/karung/kantong plastik
5. Congkelan besi
6. Knapsack sprayer
7. Masker
8. Sarung tangan
9. Gerobak sampah
10. Garu kecil
11. Ember

Chemical:
- Round-up
PENYIANGAN GULMA
Langkah-Langkah Pekerjaan:
 Penyiangan Rumput
1. Siapkan peralatan (Kape, congkelan)
2. Cabut gulma sampai akarnya, sehingga tidak memungkinkan tumbuh kembali dengan
congkelan besi atau kape
3. Kumpulkan hasil cabutan dan masukan kedalam kantong plastik
4. Jika hasil cabutan cukup banyak, selanjutnya buang ke gerobak sampah.

 Penyiangan perdu dan pohon


1. Siapkan peralatan (kored, garu kecil)
2. Dilakukan seiring dengan pelaksanaan penggemburan tanah
3. Buat bokoran (lingkaran) di sekelilingi tanaman untuk perdu 5-10 cm, untuk pohon 50 cm atau
disesuaikan dengan ukuran tanaman
4. Tanah digemburkan sambil diambil gulmanya dengan membuang tanah yang melekat pada
gulma
5. Gulma yang telah bersih dari tanah, masukan kedalam kantong plastik dan selanjutnya
dibuang ke gerobak sampah
6. Pekerjaan ini sebaiknya dilakukan sebelum pemupukan tanaman
PENYIANGAN GULMA
 Penyiangan Conblok/canstein dan jalan
1. Penyiangan conblok/canstein dan jalan dapat dilakukan secara manual (jika gulmanya sedikit) dan secara
chemist (jika gulma cukup banyak)
2. Penyiangan secara chemist
- Siapkan alat (knapsack sprayer)
- Chemical, gunakan Round-Up
- Gunakan masker dan sarung tangan
- Siapkan air dalam ember, sesuai volume knapscak sprayer
- Masukan Round kedalam ember, sesuai ukuran pembuatnya, kemudian aduk hingga merata
- Masukan larutan kedalam tangki sprayer, tutup mulut tangki hingga kencang
- Pompa tangki tersebut sampai air yang keluar berupa kabut air
- Semprotkan herbisida tersebut ke gulma yang akan diberantas
- Lakukan pada saat matahari bersinar, jangan pada saat mendung atau hujan

Petunjuk Keselamatan Kerja:


1. Jaga jarak antara kaki dengan cangkul atau kored
2. Jaga jangan terkena akar tanaman, dapat layu bahkan mati

Perawatan Peralatan :
1. Kumpulkan seluruh peralatan
2. Cuci seluruh peralatan dan kembalikan ke gudang
3. Tutup rapat sisa chemical dalam tangki dan simpan dalam ruangan yang sirkulasi udaranya baik.
PENYIRAMAN 1 (LAHAN SEMPIT DAN POT)

Tujuan:
Tanaman di area taman harus memperoleh kelembaban yang cukup serta mempermudah
perakaran tanaman menyerap larutan hara

Alat:
1. Ember
2. Gayung
3. Embrat/Gembor
4. Selang Plastik
5. Sprayer
6. Kawat/karet ban

Chemical :
- Air
PENYIRAMAN 1 (LAHAN SEMPIT DAN POT)

Langkah-Langkah Pekerjaan:
 SECARA MANUAL:
1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan
2. Untuk ember, gayung dan embrat biasanya digunakan di areal yang sempit atau tanaman di pot/indoor
plant. Bila menggunakan gayung jangan langsung disiram semua, berikan sedikit- sedikit seperti air hujan
3. Sprayer digunakan untuk menyemprot tanaman terutama indoor plant
4. Untuk penggunaan selang:
4.1 Ikat selang pada kran air dengan kawat/tali, buka kran
4.2 Tarik selang sampai ujung dan pegang ujung selang dengan ibu jari menutup setengah lubang
selang sehingga air yang keluar seperti hujan.
5. Untuk penggunaan springkle, ujung selang dihubungkan dengan springkle dan diikat kuaat
6. Biarkan sampai air meresap dan tanah sudah lembab lalu pindah ke lokasi lain
7. Jika penyiraman siang hari, jangan pada daun tanaman terutama pada daun lebar

 STANDARD
1. Pastikan tanaman keadaan kelembabannya cukup
PENYIRAMAN 1 (LAHAN SEMPIT DAN POT)
 FREKUENSI:
- Penyiraman dilakukan setiap hari
- Tanaman baru ditanam dilakukan penyiraman 2 kali sehari

Petunjuk keselamatan kerja:


1. Ikatan selang dengan kran sebaiknya yang kuat agar tidak bocor
2. Sebaiknya air tidak berceceran di lantai

Perawatan Peralatan:
1. Semua peralatan dibersihkan dan simpan di gudang
2. Selang sebelum digulung harus bebas dari air, digulung rapi, diikat dan disimpan di
gudang
PENYIRAMAN 2 (AREA KECIL)

Tujuan:
Memberikan kelembaban pada tanaman diarea tanaman yang kecil.

Alat:
1. Slang ukuran 3/4
2. Karen ban
3. Springkle

Chemical :
- Air / Sumber air

Standard Kecepatan Kerja:


PENYIRAMAN 2 (AREA KECIL)

Langkah-Langkah Pekerjaan:
 SECARA MANUAL:
1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan
2. Ikat ujung slang pada sumber air atau kran dengan karet kran/klem
3. Tarik slang sampai ketempat tujuan
4. Buka kran sampai penuh
5. Pegang ujung slang dan arahkan ke obyek penyiraman
6. Atur pengeluaran air dengan menggunakan jari kecil hingga jatuhnya air ke obyek tidak terlalu
cepat atau hingga jatuhnya air berbentuk percikan hujan, penyiraman ini ditujukan untuk tanaman-
tanaman perdu atau tanaman border.
7. Siramkan tanaman hingga membasahi seluruh bagian tanaman
8. Penyiraman dilakukan pada waktu tidak hujan (kemarau) dilaksanakan pagi atau sore hari
9. Jika penyiraman siang hari, jangan pada daun tanaman terutama tanaman berdaun lebar
PENYIRAMAN 2 (AREA KECIL)
 DENGAN ALAT SPRINGKLE
Untuk tanaman rumput :
1. Pasang springkle pada ujung slang
2. Ikat springkle dengan menggunakan karet ban/klem
3. Letakkan springkle pada obyek yang akan disiram
4. Buka kran sampai penuh
5. Pastikan springkle berfungsi dengan baik
6. Tandakan diameter hasil siraman springkle
7. Tunggu + 15 menit springkle berfungsi dan pindahkan ketempat belum tersiram hingga area
tanaman rumput tersebut tersiram semua atau sampai selesai
8. Matikan kran, buka ikatan/lepaskan slang air
9. Lepaskan springkle
10. Buang air yang ada dalam slang, dan gulung slang
11. Rapikan semua alat dan simpan dalam gudang

 STANDARD
- Pastikan keadaan kelembaban tanaman cukup
PENYIRAMAN 2 (AREA KECIL)
 FREKUENSI:

Penyiraman dilakukan setiap hari pada pagi hari atau sore hari

Petunjuk Keselamatan Kerja:

- Ikatan selang dengan kran sebaiknya yang kuat agar tidak bocor

- Sebaiknya air tidak berceceran di lantai

Perawatan Peralatan :

- Semua peralatan dibersihkan dan simpan di gudang

- Selang sebelum digulung harus bebas dari air, digulung rapi, diikat dan disimpan di gudang
PENYIRAMAN 3 (AREA LUAS)

Tujuan:
Memberikan kelembaban pada area penghijauan dan tanaman yang luas.

Alat:
1. Mesin sedot air lengkap 4 tak
2. Slang ukuran 2 1/2 inchi
3. Texen Klep

Chemical :
- Sumber air
- Bensin
- Olie 20-50

Standard Kecepatan Kerja:


- Dengan mobil tangki + mesin alkon 100 phn/jam
PENYIRAMAN 3 (AREA LUAS)
Langkah-Langkah Pekerjaan:
 SECARA MANUAL
1. Siapkan semua alat dan chemical. Periksa mesin alkon layak pakai atau tidak dan bahan bakar
alkon
2. Pasang slang penghisap dan masukkan kedalam sumber air
3. Pasang slang pengeluaran
4. Chek olie dan bahan bakar bila kurang tambahkan
5. Pancing mesin dengan air bersih sampai tangki penuh
6. Start mesin
7. Pastikan mesin hidup dan berfungsi
8. Siram lapangan bola/tanaman mulai dari pinggir
9. Atur pengeluaran air dengan cara memutar nozzle hingga air yang keluar tidak terfokus satu
arah
10. Pastikan tanaman rumput tersebut tersiram rata dan meresap kedalam tanah atau akar
11. Setelah penyiraman matikan mesin
12. Buka slang penghisap, keluarkan air yang ada didalamnya
13. Gulung slang dengan rapi, buka slang pengeluaran dan nozzlenya
14. Kumpulkan semua alat dan mesin kemudian bersihkan
15. Masukkan semua alat ke dalam gudang
PENYIRAMAN 3 (AREA LUAS)
Langkah-Langkah Pekerjaan:
 STANDARD
Pastikan keadaan tanaman kelembabannya cukup

 FREKUENSI
- Penyiraman sebaiknya dilakukan setiap hari. Dalam keadaan tidak tercukupi air/kemarau
panjang:
a. Tanaman pepohonan dan rumput disiram sekali dua hari
b. Semak dan perdu disiram tiap hari (tergantung jenis tanamannya)

Petunjuk Keselamatan Kerja:


- Ikatan selang dengan kran sebaiknya yang kuat agar tidak bocor

Perawatan Peralatan:
- Semua peralatan dibersihkan dan dimasukkan kedalam gudang
II. PERIODICAL WORKING
PENGGEMBURAN DAN AERASI TANAH
Tujuan:
Memberikan keadaan granulasi tanah, udara tanah dan air tanah tetap baik untuk
penyerapan akar tanah.

Alat:
1. Linggis
2. Cangkul
3. Garpu tanah
4. Kored
5. Karung sampah
6. Gerobak Sampah
7. Kape
8. Dustpan

Standard kecepatan kerja:


- Semak dan penutup tanah dengan kored 20m2/jam
- Pohon dengan cangkul dan kored 20phn/jam
PENGGEMBURAN DAN AERASI TANAH
Langkah-Langkah Pekerjaan:
 Persiapan pekerjaan:
1. Periksa alat kerja, masih layak pakai atau tidak
2. Bawa alat kelokasi kerja
3. Tetapkan lokasi yang akan digemburkan
4. Mengerjakan Penggemburan dapat bersamaan dengan penyiangan dan pengelisan

 AREAL PENUTUP TANAH


1. Siapkan Peralatan
2. Lakukan sebelum peremajaan tanaman
3. Dibuat lubang-lubang udara dengan jarak tertentu
4. Bersamaan penggemburan dengan tangan dipisahkan gulmanya
5. Masukkan gulmanya kedalam kantung plastik/dustpan

 RUMPUT
1. Siapkan peralatan
2. Dibuat lubang-lubang udara dengan jarak tertentu (ditusuk-tusuk dengan linggis atau garpu
tanah)
PENGGEMBURAN DAN AERASI TANAH
 TANAMAN PERDU ATAU SEMAK
1. Siapkan peralatan
2. Cangkul permukaan tanah sambil membersihkan gulma disekitarnya dengan kored/kape
secara lajur atau bedengan bagi perdu yang ditanam massal atau buat lingkaran bagi perdu
yang ditanam tunggal dengan jarak 5-10 cm dari batang tanaman
3. Gulma dikumpulkan ke plastik/pengki, untuk dibuang ke gerobak sampah.

 POHON
1. Siapkan Peralatan
2. Cara pendangiran : tanah digemburkan menggunakan kored/sendok taman diciduk-ciduk
sedalam 25-30 cm dan dibuat/dibentuk melingkar (bokoran) sejauh 50-100 cm dari bonggor
tanaman tergantung besar kecilnya batang pohon
3. Gulma dikumpulkan ke plastik/pengki, untuk dibuang ke gerobak sampah.

 STANDARD
- Granulasi tanah sudah benar gembur disekeliling tanaman

 FREKUENSI
- Penyiraman, Penggemburan, penyetikan 2 kali sebulan
- Untuk tanaman semak 2-3 kali sebulan
PENGGEMBURAN DAN AERASI TANAH

Petunjuk keselamatan kerja:


1. Jaga jarak kaki dengan cangkul atau kored
2. Jangan terkena perakaran tanaman karena dapat mengakibatkan tanaman
layu/mati
3. Jangan dilakukan pada musim kemarau atau terik matahari karena dapat
mempercepat laju evaporasi.

Perawatan Peralatan:
1. Kumpulkan semua peralatan yang dipakai, cuci bersih dan simpan ditempat
penyimpanan
PEMANGKASAN RUMPUT
(DENGAN MESIN GENDONG)
Tujuan:
Untuk merapikan rumput agar tidak terlalu panjang dan indah dipandang

Alat:
1. Mesin potong rumput gendong 2 tak 6. Sarung tangan
2. Kunci busi, kunci pisau (kunci pas) 7. Sapu lidi
3. Batu gurinda/asahan 8. Dustpan, tempat sampah/plastik sampah
4. Sepatu boot 9. Gunting rumput
5. Helm berkaca

Chemical :
- Bensin murni (premium)
- Olie 2 tak

Standard kecepatan kerja:


- Mesin gendong 150-200 m2/jam
PEMANGKASAN RUMPUT
(DENGAN MESIN GENDONG)
Langkah-Langkah Pekerjaan:
1. Bersihkan lokasi kerja dari sampah dan batu-batuan
2. Siapkan semua peralatan yang dibutuhkan
3. Periksa kondisi mesin terutama pisau, aliran bensin, cek busi (kendor/tidak)
4. Panaskan mesin 3-5 menit
5. Jika kondisi mesin baik mesin tidak perlu dinyalakan dahulu tetapi digendong terlebih dahulu
baru dinyalakan dengan cara menarik tali starternya dengan salah satu tangan
6. Jika kondisi sebaliknya, kita hidupkan dahulu baru mesin digendong
7. Dalam penggunaan mesin potong tangan kanan memegang stang pisau, tangan kiri
memegang gas
8. Pemotongan rumput melihat kondisi area, bila area banyak batu dan sempit bisa dilakukan
pemotongan dengan satu arah sedikit-sedikit seperti menyisir sampai rata
9. Jika area luas dan tidak banyak batu-batu kecil bisa mengayunkan tangki pisau dengan
leluasa dan cepat dari kanan atau sebaliknya
10. Apabila telah selesai kumpulkan rumput/sapu rumput yang dipotong lalu diangkat dengan
dustpan dan dibuang ditempat pembuangan/sampah plastik dahulu

 STANDARD
- Rumput dipotong ketinggian 3-5 sm diatas permukaan tanah
PEMANGKASAN RUMPUT
(DENGAN MESIN GENDONG)
 FREKUENSI
- Pada musim kemarau pemotongan dilakukan 2xsebulan
- Pada musin penghujan pemotongan dilakukan 3xsebulan

Petunjuk Keselamatan Kerja:


- Gunakan mesin dengan selalu berhati-hati
- Perhatikan baut untuk mengunci pisau (kendor/tidak)
- Saluran bensin (bocor/tidak)
- Harus selalu menggunakan helm berkaca sebagai pelindung

Perawatan Peralatan:
- Setelah dipakai/digunakan cek ekmbali kondisi mesin terutama baut-bautnya dan yang
hilang/yang kendor
- Jangan membersihkan mesin dengan air terlalu banyak, cukup dengan menggunakan lap
lembab dan sebaiknya tunggu sampai mesin sudah dingin
- Yakinkan bahwa mesin sudah bersih dan simpan ditempat penyimpanan
- Setiap 3 hari pemakaian bersihkan businya
- Periksa fleksibel jika kotor/kering bersihkan dan beri minyak gemuk
PEMANGKASAN RUMPUT
(DENGAN MESIN DORONG)
Tujuan:
Untuk merapikan rumput agar tidak terlalu panjang terutama area lapangan/area rumput
yang luas.

Alat:
1. Mesin Potong Rumput dorong 4 tak
2. Kunci busi
3. Batu gurinda/asahan
4. Sepatu Boot
5. Helm berkaca
6. Sarung tangan

Chemical :
- Bensin murni (premium)
- Olie 2 tak

Standard Kecepatan Kerja:


- Mesin dorong reover 500m2/jam
PEMANGKASAN RUMPUT
(DENGAN MESIN DORONG)
Langkah-Langkah Pekerjaan:
1. Bersihkan lokasi kerja dari sampah dan batu-batuan
2. Siapkan semua peralatan yang dibutuhkan
3. Periksa kondisi mesin terutama pisau, aliran bensin, dan olie
4. Panaskan mesin beberapa menit
5. Stel roda untuk mengukur ketinggian antara permukaan pisau mesin dengan ketinggian
rumput dari atas tanah
6. Nyalakan mesin dengan manarik tali starter
7. Pada saat meisn nyla/siap digunakan kedua tangan hanya memegang tetapi jika kondisi mesin
tidak baik harus dengan di dorong
8. Melakukan pemotongan rumput tidak perlu terlalu cepat--cepat agar hasil pemotongan yang
rata dan rapi
9. Jika telah selesai bekas pemotongan harus bisa disapu
10. Memotong rumput dengan searah dan kemudian balik arah memotong disamping yang
terpotong

 STANDARD
- Rumput dipotong ketinggian 3-5 cm diatas permukaan tanah
PEMANGKASAN RUMPUT
(DENGAN MESIN DORONG)
 FREKUENSI
- Pada musim kemarau pemotongan dilakukan 2xsebulan
- Pada musim penghujan pemotongan dilakukan 3xsebulan

Petunjuk Keselamatan Kerja:


- Perhatikan jarak kaki tidak terlalu dekat dengan mesin
- Dilarang mengecek mesin dalam keadaan mesin menyala
- Perhatikan kondisi bensin/minyak pelumas
- Jangan lupa memakai perlengkapan memotong

Perawatan Peralatan:
- Cuci pisau mesin potong rumput jika sudah selesai pemotongan, usahakan mesin harus
sudah dalam kondisi dingin/tidak panas
- Lap mesin dari noda debu dan olie
- Keringkan mesin dengan lap jika sudah kering simpan ditempat penyimpanan
PEMANGKASAN SEMAK/PERDU
PEMANGKASAN SEMAK/PERDU
Tujuan:
Mengontrol pertumbuhan tanaman sesuai yang diinginkan dan menjaga keamanan,
kesehatan tanaman.

Alat:
1. Gunting pangkas 6. Trolly
2. Gunting stek 7. Sarung tangan
3. Gurinda 8. Tali
4. Sapu Lidi 9. Contoh bentukan
5. Tempat sampah/karung

Chemical :
- Etil Alkohol 70%

Standard Kecepatan Kerja:


- Pemangkasan semak dan penutup tanah dengan gunting pangkas 10m 2/jam
- Pemangkasan bentuk tanaman perdu dan pohon kecil dengan gunting pangkas
kecil 5 Phn/jam
PEMANGKASAN SEMAK/PERDU

Langkah-Langkah Pekerjaan:

 PEMANGKASAN UNTUK KESEHATAN TANAMAN


1. Siapkan peralatan dan pastikan gunting sudah tajam
2. Pangkas cabang-cabang yang tidak diinginkan sesuai bentukan tanaman, pemangkasan juga
dapat dilakukan pada cabang yang sakit atau kering
3. Bekas pangkasan diolesi desinfektan etil alkohol
4. Setelah selesai, sapu bekas pangkasan, kumpulkan kekarung dan buang ketempat sampah

 PEMANGKASAN UNTUK PENAMPILAN TANAMAN/TOPIARY


1. Siapkan peralatan dan pastikan gunting sudah tajam dan bersihkan
2. Letakkan tali dengan disanggah kayu untuk pangkasan lurus, persegi
3. Letakkan bentuk topiary pada tanaman
4. Lakukan pemangkasan tajuk berdasarkan bentuk 2 atau 3
5. Setelah selesai sapu bekas pangkasan
6. Kumpulkan kekarung dan dibuang ketempat sampah, atau dikumpulkan dijadikan kompos dan
sisa pemangkasan dapat distek dipembibitan
PEMANGKASAN SEMAK/PERDU

 STANDARD
- Bentukan pemangkasan rapi dan sesuai bentuk yang diinginkan

 FREKUENSI
- Pemangkasan bentuk dilakukan 2 kali sebulan
- Pemangkasan tanaman sakit dilakukan secara insidentil

Petunjuk Keselamatan Kerja;


- Bila tanaman semak yang dipangkas tinggi, gunakan tangga
- Gunakan sarung tangan, topi dan seragam secara lengkap

Keselamatan Kerja:
- Cuci bersih peralatan dan simpan ditempatnya
- Beri minyak pada baut-baut gunting agar tidak berkarat
PEMANGKASAN POHON

Tujuan:
Mengontrol pertumbuhan tanaman, untuk keamanan dan kesehatan tanaman

Alat:
1. Gergaji
2. Tangga
3. Gerobak sampah
4. Dustpan
5. Golok
6. Tali
7. Sapu lidi
8. Sabuk pengaman

Chemical :
- Lilin/wax/parafin
- Shellac
- Cat
PEMANGKASAN POHON

Langkah-Langkah Pekerjaan:

1. Siapkan peralatan
2. Bila dahan yang akan dipangkas masih rendah, gunakan tangga bila tinggi harus dipanjat
3. Dahan dipotong dari atas kebawah, untuk menghindari kerusakan kulit batang, bagian bawah
lebih dahulu dipotong sebagian dahan besar diturunkan dengan tali
4. Pangkas bagian pohon yang menjuntai dan mengganggu pejalan kaki, bangunan, kabel, atau
kawat listrik, lampu jalan
5. Kriteria pemotongan untuk pejalan kaki bebas dari juntaian ranting dan dahan pohon 2.5 m
dari permukaan tanah, pemukiman 3,5 m, untuk jalan mobil 4 - 4,5m.
6. Bagian dahan yang tersisa dipotong hingga bersih dan rata untuk mempercepat penyembuhan
dan kerusakan kayu
7. Bekas luka diolesi dengan desinfektan parafin (dilakukan jika batang tanaman mudah busuk)
8. Kumpulkan hasil pemotongan, lalu dibuang ketempat sampah untuk dibawa kepembuangan
akhir

 STANDARD
- Pemangkasan sudah rapi dengan ketinggian yang diinginkan
PEMANGKASAN POHON

 FREKUENSI
- Pemangkasan ranting pohon 1 x sebulan
- Pemangkasan dahan phon 1 x 6 bulan

Petunjuk keselamatan kerja


- Dalam pelaksanaan pemangkasan, hindari menginjak batang rapuh dan cabang yang masih
basah/lunak
- Hindari kawat listrik yang melintasi pohon
- Pakai sabuk pengaman

Perawatan Peralatan:
- Perhatikan ketajaman gergaji dan golok yang akan digunakan
- Cuci bersih semua peralatan dan simpan ditempat penyimpanan
PENGENDALIAN HAMA
DAN PENYAKIT TANAMAN
PENGENDALIAN HAMA
DAN PENYAKIT TANAMAN
Tujuan:
Identifikasi hama atau penyakit yang menyerang tanaman

Alat:
1. Masker 6. Knapsack sprayer
2. Sarung tangan plastik 7. Alat pengukur cairan/gelas ukur
3. Pengaduk/kayu 8. Saringan
4. Ember 9. Topi
5. Sepatu boot

Chemical :
- Jenis Insektisida (decis) - Jenis Fungisida (Dithane 45)
- Jenis Herbisida (Roundup) - Perekat (Agristik)
- Air

Standard Kecepatan Kerja:


- Penyemprotan pohon 7 phn/jam
- Penyemprotan tanaman penutup/semak 400-500 m 2/jam
PENGENDALIAN HAMA
DAN PENYAKIT TANAMAN
Langkah-Langkah Pekerjaan:
1. Identifikasi hama atau penyakit yang menyerang tanaman
2. Siapkan peralatan
3. Larutkan pestisida dalam air sesuai cara dan dosis yang tertera dikemasan kedalam ember
(biasanya 2cc/lt air), diaduk lalu dimasukkan ketangki sprayer
4. Penyemprotan dilakukan pada pagi atau sore hari
5. Semprotkan pestisida searah angin pada bagian yang terserang atau seluruh bagian tanaman
bila untuk perlindungan
6. Usahakan pada waktu menyemprot mengikuti arah angin agar kabut yang keluar tidak
mengenai badan
7. Semua obyek yang disemprot harus terkena dengan obat pestisida
8. Untuk hama yang menyerang daun harus disemprot dari depan dan belakang atau dari atas
dan bawah.

 STANDARD
- Perkemabgan dan peledakan hama/penyakit harus dideteksi sejak awal dan dikendalikan
secara efektif dan segera
PENGENDALIAN HAMA
DAN PENYAKIT TANAMAN
 FREKUENSI

- Dilakukan jika mulai terlihat gejala serangan, serangan berat 1xseminggu.

Mengidentifikasi hama/penyakit:

1. Belalang,ulat dan kumbang, memiliki bentuk mulut menggigit atau mengunyah serangan
yang terlihat : daun tersobek-sobek, tergesek atau akar terputus-putus

2. Kepik, wereng atau kutu mempunyai bentuk mulut menusuk, mengisap serangan yang
terlihat : bercak-bercak pada jaringan tanaman atau puru

3. Thrips memiliki bentuk mulut meraup, mengisap, gejala serangan : bercak-bercak pada
jaringan tanaman

4. Gejala disebabkan penyakit diidentifikasi dengan adanya busuk akar, layu, bercak daun,
karat, mosaik
PENGENDALIAN HAMA
DAN PENYAKIT TANAMAN

Petunjuk Keselamatan Kerja:


- Gunakan apabila diperlukan
- Gunakan perlengkapan khusus : Pakaian lengan panjang, celana panjang, sarung tangan,
masker, topi
- Apabila ada luka, tutuplah luka tersebut
- Setelah melakukan pekerjaan, operator harus segera membersihkan diri dengan mencuci
tangan atau mandi dan berganti pakaian untuk menghindari efek keracunan
- Selama melakukan pekerjaan dilarang menyentuh dan memakan atau merokok
- Setelah selesai sisa bahan aktif yang masih ada dibuang kelubang atau dikubur
- Waktu pencampuran pada tempat terbuka

Perawatan Peralatan :
- Cuci besih peralatan yang dipakai dan simpan di Gudang
PEMUPUKAN

Tujuan:
Menyediakan nutrisi/hara tambahan yang dibutuhkan tanaman sehingga memacu pertumbuhan
vegetatif dan generatif tanaman

Alat:
1. Ember 4. Kored
2. Alat pengaduk 5. Cangkul
3. Slang 6. Sarung tangan plastik

Chemical :
- Pupuk Kandang - Pupuk daun
- Urea - Pupuk bunga
- NPK (dosis tersendiri)

Standard Kecepatan Kerja:


- Pupuk kandang :
Tanaman penutup tanah 100m2/jam, pohon 7phn/jam
- Pupuk anorganik:
Tanaman penutup tanah 200m2/jam, pohon 7 phn/jam
PEMUPUKAN

 RUMPUT
Untuk rumput cukup diberikan pupuk yang mengandung N saja, hanya bersifat menyuburkan dan
menghijaukan daun
1. Siapkan peralatan (ember, slang, dan pengaduk)
2. Sistem pemupukan : 10-20 gr/m2 urea)
3. Disebarkan dipermukaan, lalu disiram dengan air yang banyak, hal ini untuk menghindari
rumput menjadi gosong
4. Dilarutkan : larutkan 1 karung/50 kg urea dalam 400 liter air pada tangki mobil sambil mobil
berjalan disiram ke permukaan rumput

 UNTUK TANAMAN SEMAK DAN PERDU (Pemupukan anorganik (NKP, Urea)


1. Jika ditanam secara massal makan akan dilakukan secara paritan (trenching) disekitar pinggir
tanaman
2. Jika ditanam secara tunggal (perdu sedang dan perdu tinggi) diberikan secara melingkar
disekitar batang radius tajuknya
PEMUPUKAN

 PEMUPUKAN TANAMAN POHON


1. Dengan menentukan posisi akar yang dapat menyerap hara (metode Thumb) berdasarkan
diameter batang
2. Membuatan paritan (metode trenching) dibawah lingkar tajuk pohon yang dalamnya 20 cm dan
lebarnya 5 cm, pupuk dibenamkan dan ditutup kembali

 CARA PENGAPLIKASIAN PUPUK CAIR


1. Menggunakan alat hansprayer
2. Pakai masker dan sarung tangan
3. Siapkan air dalam ember plastik, tepatkan takaran sesuai volume handsprayer
4. Buka kemasan pupuk tersebut dan takarlah dengan menggunakan gelas ukur sesuai petunjuk
dosis pemakaian pupuk
5. Masukkan kedalam ember yang sudah terisi air
6. Ukurlah dengan gelas ukur penggunaan perekat dan campurkan kedalam air yang sudah
tercampur pupuk, aduk sampai merata (dosis penggunaan sesuai petunjuk label perekat)
7. Setelah rata dalam pengadukan, masukkan kedalam tangki yang sudah disiapkan
8. Pompa tangki tersebut sampai air yang keluar berupa kabut air
9. Semprotkan pupuk tersebut ke daun tanaman
PEMUPUKAN
 UNTUK PEMBERIAN PUPUK KANDANG
- Pada awal penanaman
- Untuk pohon 5-10 kg perlubang lalu pohon dimasukkan kelubang dan ditimbun tanah
- Untuk semak, tanah diolah dengan kedalaman 20 cm, ditambah pupuk kandang 3-5 Kg/m 2
diaduk
- Perawatan tanaman
Pupuk kandang diberikan diatas permukaan tanaman dan digemburkan

 STANDARD
1. Aplikasi pupuk dalam jumlah yang cukup untuk memacu pertumbuhan vegetatif dan generatif
tanaman
2. Memakai pupuk kandang yang sudah diolah dan benar-benar matang (terutai baik)
Kebutuhan:
A. Pupuk Kandang
Pada pohon 10 kg/lubang untuk awal penanaman
Pada tanaman semak 3-5 kg/m2
B. Pupuk NPK
Pupuk pohon 25 - 50 gr/pohon
Pupuk tanaman semak 10 gr/m2
PEMUPUKAN
 FREKUENSI
Pada awal penanaman:
1. Pupuk organik/kandang/kompos
Pada pohon 1x6 bulan
Pada semak 1x3-4 bulan
2. Pupuk anorganik pada pohon dan semak 1x3 bulan

Petunjuk keselamatan kerja


- Setelah melakukan pekerjaan, bersihkan diri dengan mencuci tangan
- Selama melakukan pekerjaan dilarang menyentuh dan memakan makanan

Perawatan Peralatan
- Cuci bersih peralatan yang dipakai dan simpan dalam gudang
- Jika ada sisa pupuk, ditutup rapat dan disimpan ditempat yang kering
PENANAMAN

Tujuan:
Untuk memberikan penghijauan halaman/taman sekitar, agar lebih indah

Alat:
1. Pacul 5. Balok /kayu
2. Kape 6. Steger Bambu
3. Tanaman (bakal ditanam) 7. Garpu Tanah
4. Ember, selang

Chemical :
- Zat perangsang tumbuh akar sepert : Atonik, Rooton - F
- Pupuk Kandang sapi
- Furadan, Dithanne
PENANAMAN

Langkah-Langkah Pekerjaan:
 PENANAMAN RUMPUT

1. Siapkan semua peralatan yang dibutuhkan

2. Periksa area penanaman, pastikan bersih dari bongkahan batu atau kayu yang mengganggu /
akar-akar pohon yang mati

3. Tanah diolah sedalam 30 cm dan diberi pupuk organik (kandang atau kompos) dengan
kebutuhan 1 karung pupuk kandang untuk 10 cm2 diaduk

4. Tanah diratakan dan jika sengaja dibuat bergelombang, diupanyakan agar alur gelombang
yang terbentuk cukup halus

5. Susun lempengan rumput diatas tanah dengan jarak 10x10 cm s/d 15x15 cm

6. Dengan memakai balok, lakukan pemukulan pada permukaan rumput (perlahan)

7. Untuk merangsang pertumbuhan akar lebih cepat dapat diberikan atonik berdasarkan
prosedur dan dosis (jika perlu sekali)
PENANAMAN

 PENANAMAN SEMAK

1. Siapkan peralatan kerja kelokasi kerja

2. Cabut tanaman yagn mati dan dibuang

3. Tanah diolah dan dihaluskan

4. Buat lubang tanam 10x10 cm untuk semak kecil, 20x20 cm semak sedang, 30x30 cm semak
perdu

5. Berikan pupuk kandag dan furagan 3 G

6. Diangin-anginkan selama 3 hari

7. Buka plastik tanaman dan tanam pada lubang sambil ditekan pelan-pelan tanahnya

8. Bersihkan lokasi dari plastik/polibag (dikumpulkan dan dapat dipergunakan lagi)

9. Lakukan penyiraman 2x sehari dengan mengatur air yang keluar seperti air hujan
PENANAMAN

 PENANAMAN POHON

1. Siapkan peralatan ke lokasi kerja

2. Cabut tanaman yang mati dan buang/jika mati kena penyakit akibat virus, tanaman dibakar

3. Buat lubang tanaman 60x60x60 cm tergantung besar/tinggi tanaman

4. Berikan furadan 3 G, pupuk kandang 10 kg/lubang dan dianginkan selama 6 hari

5. Buka karung pohon dan ditanam

6. Berikan steger untuk menyokong pohon tanaman

7. Siram tanaman sampai keadaan lembab 2x sehari sampai tanaman pulih dari stresnya

8. Untuk mengurangi penguapan dapat dilakukan pengurangan daun-daun tanaman dengan cara
memangkas sedikit
PENANAMAN

 PENANAMAN TANAMAN MERAMBAT

1. Siapkan semua peralatan yang dibutuhkan

2. Buang lubang tanam 20x20x20 cm

3. Tambahkan campuran tanah dengan bahan organik dengan perbandingan 2:1

4. Tanam tanaman tersebut kedalam lubang tanam

5. Buat penyangga tanaman dengan bantuan kawat atau besi

6. Letakkan batang tanaman ke penyangga mengikuti bentuk rambatannya

7. Siram tanaman 2x sehari dan selanjutnya dapat dilakukan 1x sehari

8. Lakukan pelilitian tanaman ke penyangganya


PENANAMAN
 PENANAMAN TANAMAN POT
Media tanamnya harus tanah gembur
1. Campur tanah dan pupuk kandang/kompos dan pasir dengan perbandingan 2:1:1
2. Tambahkan NPK 5-10 Gram
3. Isi pot dengan kerikil, pecahan genteng 1/5 - 1/4 tinggi pot
4. Tambahkan campuran tanah diatas (tanah gembur)
5. Tanam tanaman dalam pot
6. Terakhir tambahkan tanah gembur sampah + 2 cm dari mulut pot

Petunjuk Keselamatan Kerja:


- Jangan menebarkan biji/menanam biji-bijian dengan tidak teratur bisa menyebabkan kurang
indah pada saat tanaman tersebut tumbuh
- Jangan terlalu padat meratakan tanah diatas biji-bijian tersebut (menghambat tunas baru)

Perawatan Peralatan:
- Cuci bersih peralatan lalu simpan ditempat penyimpanan
PENYULAMAN DAN PERGANTIAN TANAMAN

Tujuan:
Mengganti tanaman yang rusak atau mati sehingga pola design tidak ada tanaman yang kosong

Alat:
1. Tanaman pengganti 5. Kored
2. Cangkul 6. Steger tanaman
3. Sarung tangan plastik 7. Tali ijuk
4. Karung plastik

Chemical :
- Furadan 3 G
- Pupuk kandang
- Insektisida

Standard Kecepatan Kerja:


- Penyulaman tanaman rumput (tandur)2m2/jam
- Penyulaman tanaman rumput (lempengan) 10m2/jam
- Penyulaman tanaman penutup tanah dan semak 3m2/jam
- Penyulaman tanaman pohon 3 phn/jam
PENYULAMAN DAN PERGANTIAN TANAMAN

Langkah-Langkah Pekerjaan:

 PENYULAMAN POHON

1. Siapkan peralatan kelokasi tanaman

2. Cabut tanaman yang mati dan buang/jika mati kena penyakit akibat virus, tanaman dibakar

3. Buat lubang tanaman 60x60x60 cm tergantung besar/tinggi tanaman

4. Berikan furadan 3G, pupuk kandang 10 kg/lubang dan dianginkan selama 6 hari

5. Buka karung pohon dan ditanam

6. Berikan steger untuk menyokong pohon tanaman

7. Siram tanaman sampai keadaan lembab 2x sehari sampai tanaman pulih dari stresnya

8. Untuk mengurangi penguapan dapat dilakukan pengurangan daun-daun tanaman dengan cara
memangkas sedikit
PENYULAMAN DAN PERGANTIAN TANAMAN

 TANAMAN SEMAK

1. Siapkan peralatan kerja kelokasi kerja

2. Cabut tanaman yang mati dan dibuang

3. Tanah diolah dan dihaluskan

4. Buat lubang tanaman 10x10 cm untuk semak kecil, 20x20 cm semak sedang, 30x30 cm semak

perdu

5. Berikan pupuk kandang dan furadan 3 G

6. Diangin -anginkan selama 3 hari

7. Buka plastik tanaman dan tanam pada lubang sambil ditekan pelan-pelan tanahnya

8. Bersihkan lokasi dari plastik/polibag (dikumpulkan dan dapat dipergunakan lagi)

9. Lakukan penyiraman 2x sehari dengan mengatur air yang keluar seperti air hujan
PENYULAMAN DAN PERGANTIAN TANAMAN

 PENYULAMAN RUMPUT

1. Siapkan semua peralatan yang dibutuhkan

2. Periksa area penanaman, pastikan bersih dai bongkahan, batu atau kayu dan sampah yang
mengganggu.

3. Tanah diolah sedalam 30 cm dan diberi pupuk organik (kandang atau kompos) dengan
kebutuhan 1 karung pupuk kandang (ukuran 20 kg/krg) untuk 10 m 2 diaduk dengan tanah atas 4.
Tanah diratakan dan jika sengaja dibuat bergelombang diupayakan agar alur gelombang yang
terbentuk cukup halus

5. Susun lempengan rumput diatas tanah dengan jarak 10x10 cm s/d 15x15 cm

6. Dengan memakai balok, lakukan pemukulan pada permukaan rumput (perlahan)

7. Setelah selesai lakukan penyiraman dengan takanan air sedang


PENYULAMAN DAN PERGANTIAN TANAMAN

 STANDARD

- Penyulaman untuk mengisi pola/area yang kosong karena tanaman rusak dan mati dengan
tidak merubah design bentuk

 FREKUENSI

- Jika tanaman tua atau mati langsung disulam

Petunjuk Keselamatan Kerja

- Selama melakukan pekerjaan dilarang memegang makan

- Setelah melakukan pekerjaan, bersihkan diri dengan cuci tangan

Perawatan Peralatan

- Cuci bersih peralatan yang dipakai dan simpan digudang


PEMBERSIHAN SELOKAN

Tujuan:

Selokan bebas dari kotoran dan selalu lancar

Alat:

1. Kape 7. Baju lengan panjang

2. Cangkul 8. Topi

3. Pengki Kaleng 9. Karung plastik

4. Sapu lidi 10. Serokan

5. Sarung tangan karet 11. Cangkrang

6. Sepatu Boot
PEMBERSIHAN SELOKAN
Langkah-Langkah Pekerjaan:

1. Siapkan peralatan

2. Cabut tanaman yang tumbuh disisi selokan, lumut dibersihkan dengan kape

3. Bila selokan kering, hasil kotoran langsung disapu dan dikumpulkan dengan menggunakan dustpan

4. Bila selokan berair dan berlumut, gunakan cangkul untuk mengeruknya, hasil kerikan dikumpulkan

5. Masukkan kedalam karung plastik dan dibuang kegerobak sampah

Petunjuk Keselamatan Kerja:

- Jaga jarak antara kaki dengan cangkul

- Hati-hati terhadap binatang yang berada diselokan seperti kepiting

Perawatan Peralatan:

- Cuci bersih peralatan yang dipakai dan simpan digudang


PEMBERSIHAN CONBLOCK
Tujuan:
Memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna

Alat:
1. Kape
2. Pengki
3. Air
4. Sprayer
5. Ember
6. Sarung tangan karet
7. Baju lengan panjang
8. Masker

Chemical :
- Roundup
PEMBERSIHAN CONBLOCK
 MANUAL
1. Siapkan peralatan
2. Cabut gulma yang tumbuh diconblock dengan kape sampai perakaran tercabut, kumpulkan
dalam pengki buang ke gerobak sampah.
 CHEMICAL
1. Siapkan peralatan
2. Masukkan roundup ke dalam air sesuai dosis yang tertera dikemasan, aduk rata.
3. Masukkan ke dalam sprayer
4. Semprotkan ke rumput-rumput dan gulma diconblock. Rumput dan gulma akan mati dengan
sendirinya, semprot searah angin

Petunjuk Keselamatan Kerja


- Selama melakukan pekerjaan dilarang makan (untuk penyemprotan)
- Setelah melakukan pekerjaan, bersihkan diri dengan cuci tangan

Perawatan Peralatan
- Cuci bersih peralatan yang dipakai dan simpan digudang
PENATAAN ULANG

Tujuan:
Membuat dan menata kembali area taman sehingga menjadi indah, nyaman dan sejuk

Alat:
1. Cangkul
2. Steger/penyangga
3. Tali ijuk
4. Garpu tanah
5. Gambar design taman

Chemical :
- Furadan 3 G
- Pupuk Kandang
PENATAAN ULANG
Langkah-Langkah Pekerjaan:
1. Lakukan koordinasi/persetujuan dengan pihak pemilik tanaman
2. Buat gambar/design dan dihitung biaya pembuatannya
3. Bersihkan lokasi yang akan ditata ulang
4. Olah tanah dan dihaluskan
5. Buat aciran (patokan 1 m menurut gambar design)
6. Tanaman yang ditanam berdasarkan jenis dan pola dalam design
7. Cara penanaman (lihat cara penanaman pohon, semak dan rumput)
8. Setelah ditanam cabut patokan/aciran tersebut
9. Bersihkan lokasi dari sampah-sampah
10. Lakukan penyiraman 2x sehari dengan tekanan kecil atau seperti air hujan

Petunjuk Keselamatan Kerja:


- Jaga jarak antara kaki dengan mata pacul disaat pengolahan tanah
- Setelah selesai lakukan pencucian tangan sampai bersih
- Disaat mengerjakan, jangan memakan makanan

Perawatan Peralatan:
- Bersihkan peralatan-peralatan kerja
- Simpan peralatan di gudang
PEMINDAHAN TANAMAN

Tujuan:
Memindahkan tanaman dari satu tempat dan menanam kembali ditempat lain

Alat:
1. Cangkul
2. Steger/penyangga
3. Karung Goni
4. Balok kayu

Chemical :
- Guranda 3 G
- Pupuk Kandang
- Atonik
- Raton F
PEMINDAHAN TANAMAN
 POHON
1. Buat potongan secara vertikal lingkaran dengan mengikuti batas tajuk
2. Buat selokan dan isi air sampai penuh tunggu 2-3 hari sebelum memindah
3. Digali, sebesar 2/3 dari lingkar tajuk untuk membuat bola tanah. Tanah yang lengket lebih baik
dari pada tanah berpasir
4. Bola tanah dibungkus karung plastik atau anyaman kawat
5. Akar dibagian bawah dipotong dan disiram dengan atonik
6. Gunakan dua balok besar atau ganco untuk mengangkat tanaman
7. Sebelum pemindahan siapkan lubang tanam dengan ukuran 50x50x50 cm (pohon setinggi 2,5
cm), bila pupuk kandang 1/3 bagian lubang dan taburi furadan3 G, sebalum ditanam kembali
karung harus dibuka
8. Top soil ditimbunkan kembali kedalam lubang sambil dipadatkan, beri steger/penyangga utnuk
memperkuat pohon-pohon agar tidak mudah roboh

 TANAMAN SEMAK
1. Buat potongan secara vertikal sehingga membentuk lingkaran disekitar batang semak dengan
mengikuti batas tajuk semak
2. Setelah akar samping (lingkaran terputus, tanaman diangkat dengan mengikutkan tanahnya
(tanahnya digempal)
3. Lalu tanam ke area yagn akan diisi tanaman tersebut
PEMINDAHAN TANAMAN

1. Buat potongan secara vertikal lingkaran dengan mengikuti batas tajuk


PEMINDAHAN TANAMAN

2. Buat selokan dan isi air sampai penuh tunggu 1-2 minggu sebelum
pemindahan
PEMINDAHAN TANAMAN

3. Digali sebesar mungkin bola tanah, tanah yang lengket lebih baik
dari pada tanah berpasir
PEMINDAHAN TANAMAN

4. Bola tanah dibungkus karung plastik atau anyaman kawat agar


dibagian bawah dipotong dan disiram dengan atonik
PEMINDAHAN TANAMAN

5. Gunakan dua balok besar atau ganco untuk mengangkat tanaman


PENANAMAN

1. Siapkan lubang tanam dengan ukutan tertentu, apabila tanah


kurang subur, ukurannya diperbesar
PENANAMAN

2. Lubang tanam diisi tanah subur atau tanah yang telah dicampur pupuk
organik

3. Puteran diangkat secara bersama-sama dengan lembaran karung goni


atau sejenisnya
PENANAMAN

4. Letakkan dalam lubang tanam, lebarnya 2x lebar puteran dan dalam


15 cm lebih dalam dari pada puteran
PENANAMAN

5. Padatkan tanah subur (top soil) lepaskan tali pengikat puteran


ditambahkan dan dipadatkan
PENANAMAN

6. Pasang tongkat untuk menyangga berdirinya tanaman jangan


sampai merusak akar tanaman
PENANAMAN

7. Siram tanaman sampai basah

8. Kurangi daun tanaman (dengan pemangkasan) atau ikat keatas


(daun palem) untuk mengurangi penguapan

Anda mungkin juga menyukai