Materi Dalduk
Materi Dalduk
RANGKA MEWUJUDKAN
PEMBANGUNAN BERWAWASAN
KEPENDUDUKAN
JALUR FORMAL:
SD/MI/Sederajat JALUR FORMAL
STRATEGI SMP/MTs/Sederajat
SMA/MA/Sederajat
Perguruan Tinggi (PT)
A
a. Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) • Perwakilan BKKBN menerapkan Model Provinsi OPD KKB Provinsi melakukan penerapan SSK • OPD KKB Kab/Kota menerapkan
1. dan Pojok Kependudukan (PK) SSK dan Pojok Kependudukan di jenjang SD-MI, dan Pojok Kependudukan pada jenjang SLTA- Penduk melalui kegiatan GLS
SLTP-MTs, dan SLTA-MA. MA (gerakan nasional literasi
• Sosialisasi dan Fasilitasi sekolah) pada jenjang SD-MI
• OPD KKB Kab/Kota menerapkan
Penduk melalui SSK dan Pojok
Kependudukan pada jenjang
SLTP-MTs
2. b. Perguruan Tinggi Peduli Perwakilan BKKBN menerapkan PT Peduli - Menyesuaikan dengan PT milik Pemda -
Kependudukan dan Pojok Kependudukan dan Pojok Kependudukan pada (kedinasan) -
Kependudukan jenjang perguruan tinggi (KKN, PKL,
MKWU/MKDU, PSKK, Kegiatan lainnya yang
relevan)
B
1) Pendidikan Kependudukan di Balai • Perwakilan BKKBN melaksanakan pendidikian OPD KKB Provinsi melaksanakan pendidikian OPD KKB Kab/Kota melaksanakan
Diklat ASN. kependudukan pada Diklat ASN di Institusi kependudukan pada Diklat ASN di Balai Diklat pendidikian kependudukan pada
2) Pendidikan Kependudukan di BKKBN Provinsi serta Pemda Provinsi dan Provinsi & Kepramukaan Diklat ASN di Balai Diklat Kab/Kota
Jenjang Kepramukaan Kab/Kota & Kepramukaan. & Kepramukaan
• Sosialisasi dan Fasilitasi
C Jalur Informal
Pendidikan Kependudukan di • Perwakilan BKKBN menerapkan Penduk Model OPD KKB Provinsi menerapkan Penduk di Provinsi & OPD KKB Kab/Kota menerapkan
Kelompok kegiatan keluarga/ Provinsi dan Kab/Kota pada Poktan. Kab/Kota pada Poktan – poktan (Poktan KKBPK, Penduk pada Poktan-poktan
masyarakat (Poktan) • Sosialisasi dan Fasilitasi Poktan Tani, Karang Taruna, dan Poktan lainnya). tingkat lapangan (Poktan KKBPK,
Poktan Tani, Karang Taruna, dan
Poktan lainnya).
1.Analisis Dampak Kependudukan
(Model Kajian dan kampung KB)
Konsep Pengembangan Rumah Data Kependudukan di Kampung KB
Kondisi yang
Mandat and Regulation Outcome
diharapkan
POKOK POKOK
• PERATURAN PER Meningkatny
UNDANG-UNDANGAN 1. Tersedianya payung hukum
PERSOALAN a Kualitas
penyelenggaraan Rumah
Data Kependudukan di
Hidup
Kampung KB Keluarga di
DATA YANG BELUM 2. Tersedianya Data dan Kampung KB
TERINTEGRASI informasi kependudukan
KOMITMEN yang valid di Kampung KB Main Goal
PEMERINTAH DAERAH 3. Terbangunnya komitmen
TERHADAP KONSEP lintas sektoral yang kuat baik
PENYELENGGARAAN PENGEMBANGAN pemerintah, swasta, dan
PENYELENGGARAAN RUMAH DATAKU MASIH PENYELENGGAR masyarakat sipil terhadap
RUMAH DATA DI RENDAH AAN RUMAH penyelenggaraan Rumah
KAMPUNG KB BELUM KEMAMPUAN DATA Data Kependudukan di
OPTIMAL MENGELOLA DATA Kampung KB.
KEPENDUDUKAN Meningkatnya
MASIH RENDAH DI KAMPUNG KB 4. Terbentuknya kapasitas
DUKUNGAN SARANA pengelolaan data yang baik Kualitas Program
DAN PRASARANA YANG Output and activity pada kader di Kampung KB Intervensi
BELUM MEMADAI 5. Tersedianya sarana dan
prasarana yang memadai
Pemerintah di
TERMASUK TI
PARTISIPASI terkait dengan Kampung KB
MASYARAKAT RENDAH penyelenggaraan rumah data
kependudukan di Kampung
PERKEMBANGAN LINGSTRA KB Immediet Goal
PELUANG-KENDALA 6. Terbangunnya mekanisme
pengendalian dampak
kependudukan di Kampung
Environment and KB
Precondition
Pengembangan Penyelenggaraan Rumah Data Kependudukan
Strategi Program Output
Main Goal Meningkatnya Kualitas Hidup Keluarga di
Kampung KB
Immediate Goal Meningkatnya kualitas intervensi/ program
pemerintah di Kampung KB
Objective/Outcome 1. Adanya payung hukum penyelenggaraan 1.1 Pedoman Penyelenggaraan Rumah Data
Rumah Data Kependudukan
1.2 Panduan Pelaksanaan Rumah Data
1.3 SK Pembentukan Rumah Data
2. Tersedianya data dan informasi 2.1 Terintegrasinya data kependudukan dengan
kependudukan yang valid di Kampung KB data lintas sektor
2.2 Tersedianya data desa yang rutin terbarukan
2.3 Tersedianya Modul Pengumpulan dan
Pengolahan Rumah Data di Kampung KB
Pengembangan Penyelenggaraan Rumah Data Kependudukan
Strategi Program Output
Objective/Outcome 3. Terbangunnya komitmen lintas sektoral 3.1 Terbangunnya kemitraan antar-stakeholders
yang kuat baik pemerintah, swasta, dan pada penyelenggaraan rumah data.
masyarakat sipil terhadap 3.2 Komitmen anggaran penyelenggaraan
penyelenggaraan Rumah Data Rumah Data
Kependudukan di Kampung KB
3.3 Tersedianya mekanisme pelaporan tentang
permasalahan desa
3.4 Tersedianya mekanisme tindak lanjut
penyelesaian masalah masyarakat.
3.5 Tersedianya peraturan daerah/desa dalam
penyelenggaraan Rumah Data
4. Terbentuknya kapasitas pengelolaan 4.1 Kader memiliki kemampuan IT
data yang baik pada kader di Kampung KB 4.2 Kader memiliki kemampuan manajemen dan
pengolahan data
Pengembangan Penyelenggaraan Rumah Data Kependudukan
Strategi Program Output
Objective/Outcome 5. Tersedianya sarana dan prasarana yang 5.1 Tersedianya bangunan rumah data
memadai terkait dengan penyelenggaraan 5.2 Tersedianya form pengolahan data yang
rumah data kependudukan di Kampung KB mudah digunakan
6. Terbangunnya mekanisme pengendalian 6.1 Terbentuknya kemampuan masayarakat
dampak kependudukan di Kampung KB untuk melakukan pelaporan dan pengawasan
kondisi sosial lingkungannya melalui rumah data
kependudukan di Kampung KB.
6.2 Masyarakat berpartisipasi aktif dalam
kegiatan rumah data
6.3 Terbentuknya kemampuan masyarakat
dalam menyampaikan rekomendasi
penyelesaian masalah
6.4 Tersedianya sistem peringatan dini dampak
kependudukan pada level desa
3. PENYUSUNAN
PARAMETER
KKBPK
Apa itu Parameter?
• Parameter adalah ukuran dalam seluruh populasi dalam penelitian
yang harus diperkirakan dari yang terdapat di dalam percontoh.
• Sedangkan Parameter KKBPK adalah ukuran dari seluruh populasi
suatu wilayah yang mencakup komponen kependudukan (fertilitas,
mortalitas dan mobilitas), KB dan pembangunan keluarga.
PENTINGNYA PARAMETER
• Parameter merupakan tolok ukur untuk melihat kesuksesan ataupun
keberhasilan dari tujuan.
• Untuk melihat keberhasilan Program KKBPK harus diputuskan dengan
jelas parameter apa yang digunakan dan sumber data yang disepakati.
PARAMETER KEPENDUDUKAN TINGKAT kab/kota
DAN SUMBER DATA
Tabel
Persentase
kelompok
kehamilan
umur
pertama
10-14 0,66
15-19 23,44
20-24 32,10
25-29 11,38
30-34 2,37
35-39 0,48
40-44 0,09
45-49 0,01
PENYUSUNAN PROFIL
KKBPK
APA ITU PROFIL KKBPK
Profil KKBPK adalah gambaran situasi KKBPK dari berbagai
aspek pada wilayah dan waktu tertentu
TUJUAN
Memberikan gambaran dan informasi tentang kondisi
kependudukan yang diamati dari berbagai aspek.
MANFAAT
Sebagai masukan dalam perumusan kebijakan pemerintah
daerah.
Sebagai acuan bagi para pengelola & pelaksana kegiatan
perencanaan pengendalian penduduk.
Menambah sumber data kependudukan yang dibutuhkan.
PROSEDUR/TAHAPAN
PENYUSUNAN
Persiapan
1.Koordinasi lintas sektor, untuk:
Mengidentifikasi tema/topik profil
Lintas sektor :
•Bappeda
Menyeleksi tabel, grafik, peta dalam parameter
•BPS
•Dinas Kesehatan
2.Pengumpulan data sekunder •Dinas Pendidikan
Sensus Penduduk, SUPAS, SDKI, Susenas, Riskesdas, Pendataan•Dll. yg terkait
Keluarga, Dll.
Pengolahan data
• Penyiapan tabulasi/matriks, pengelompokan data, & merancang tabulasi
silang
Persentase
kelompok
kehamilan
umur
pertama
10-14 0,66
15-19 23,44
20-24 32,10
25-29 11,38
30-34 2,37
35-39 0,48
40-44 0,09
45-49 0,01
Analisis data
LIBATKAN
PAKAR/AKADEMISI
Penyajian hasil/diseminasi
Tujuan:
Untuk mendapatkan masukan dan tanggapan terhadap profil yang
disusun
Agar stakeholder dan dinas terkait dapat memperoleh informasi
tentang profil kependudukan yang disusun dan memanfaatkannya
Evaluasi
STRATEGI PENATAN
PENGENDALIAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN
KUANTITAS
PENATAAN PERSEBARAN DAN
PENGARAHAN MOBILITAS
PENINGKATAN
PEMBANGUNAN
KUALITAS
KELUARGA
PENDUDUK
RENCANA PROGRAN DAN KEGIATAN
BIDANG PENGENDALIAN PENDUDUK
(DALDUK)
PERWAKILAN BKKBN PROVINSI
MALUKU UTARA TAHUN 2020.
NO URAIAN SASARAN WAKTU
KEGIATAN KEGITAN PELKSANAAN
221. SOSIALISASI INDEK PEMBANGUNAN MITRA KERJA PROVINSI APRIL
A. BERWAWASAN KEPENDUDUKAN (IPKB)
B. PELAKSANAAN FASILITASI PENYUSUNAN GRAND KABUPATEN /KOTA MARET – JULI
DESIGN KEPENDUDUKAN (GDPK) TK.PROVINSI
KAB/KOTA
C. FASILITASI PENGUATAN KAMPUNG KB DENGAN KABUPATEN /KOTA PEBRUARI - JUNI, JULI
LINTAS SEKTOR DAN MITRA KERJA
ADVOKASI PEENGINTEGRASIAN INDIKATOR
D. PROGRAM KKBPK KEDALAM DOKUMEN PROVINSI MEI
PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
KEBIJAKAN PEMBAANGUNAN
KEKEPENDUDUKAN
222. PENYUSUSNAN PROFIL KAMPUNG KB
A PERCONTOHAN PROVINSI APRIL
FASILITASI PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN
B RUMAH DATA KEPENDUDUKAN KAMPUNG KB PEBRUARI, MEI
KABUPATEN/KOTA
223 WORKSHOP PERUMUSAN ISU TENTANG MITRA KERJA DAN LINTAS JUNI
A. DAMPAK PENGENDALIAN PENDUDUK DI SEKTOR TERKAIT (PROVINSI)
PROVINSI
PROVINSI JULI
B. PENGEMBANGAN MODEL SOLUSI
STRATEGIS PENGENDALIAN DAMPAK
KEPNDUDUKAN DI KABUPATEN KOTA
( RENCANA AKSI DAN INTERVENSI SOLUSI
STRATEGIS)
OPD KAB/KOTA DAN MITRA
C. SOSIALISASI PENYEDIAAN INFORMASI KERJA PROVINSI MARET
PERINGATAN DINI DAMPAK
KEPNDUDUKAN UNTUK OPD KAB/KOTA
OPD KAB/KOTA DAN MITARA
D. SEMINAR HASIL ANALISIS DAMPAK KERJA PROVINSI AGUSTUS
KEPNDUDUKAN DI TINGKAT PROVINSI
OPD KAB/KOTA DAN MITAR
PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KERJA PROVINSI
E. CENTER OF EXCELENT (COE) SEPTEMBER
224 SOSIALISI DAN FASILITASI PEDOMAN MITRA KERJA KAB/KOTA DAN APRIL
A. UMUM/JUKLAK KEPDA PEMDA(OPD KKB) DAN PROVINSI.
PETUGAS KKBPK DAN FASILITASI
PEMBENTUKAN PENDIDIKAN KEPENDUDUKAN
FORMAL,NONFORMAL, INFORMAL.
PEMBENTUKAN PERCONTOHAN
B. PELAKSANAAN PENDIDIKAN KEPENDUDUKAN SATUAN PENDIDIKAN MEI
(SATUAN PENDIDIKAN) KAB/KOTA
PEMBENTUKAN PERCONTOHAN PENDIDIKAN
KEPNDUDUKAN JALUR NON FORMALDAN
C. INFORMAL KABUPATEN/KOTA JUNI
PENGGANDAAN MATERI ,PEDOMAN
UMUM,/JUKLAK PENDIDIKAN
D. KEPENDUDUKAN PROVINSI APRIL
PENGEMBANGAN MATERI PENDIDIKAN
KEPENDUDUKAN SESUAI ISU LOKAL AGUSTUS
E PROVINSI
PELAKSANAAN PERGURUN TINGGI PEDULI
KEPENDUDUKAN BAGI MAHASISWA KKN
F. PROVINSI ( PERGURUAN SEPTEMBER
TINGGI)
225 MITRA KERJA PROVINSI MARET
A SOSIALISASI NSPK BIDANG
PENGENDALIAN PENDUDUK