Hypnosis
Hypnosis adalah suatu kondisi di
Conscious
mana perhatian menjadi sangat
Critical Area Informasi terpusat sehingga tingkat
sugestibilitas (daya terima saran)
Sub-Conscious
meningkat sangat tinggi.
Hypnosis adalah seni komunikasi
untuk mempengaruhi seseorang
sehingga mengubah tingkat
kesadarannya, yang dicapai dengan
cara menurunkan gelombang otak
dari Beta menjadi Alpha dan Theta.
Kondisi hipnosis bukannya membuat seorang
menjadi “tidak sadar sama sekali” seperti
pemahaman banyak orang dewasa ini. Kondisi
hipnosis hanyalah berpindah keaktifan
kesadarannya, dari pikiran sadar ke pikiran
bawah sadar
Mitos Fakta
Hipnosis adalah gendam, melibatkan dan Hipnosis dapat dijelaskan secara ilmiah, intinya
kekuatan gaib/supranatural. adalah komunikasi dengan bawah sadar. Tidak
ada unsur mistik.
Hipnosis adalah penguasaan pikiran. Orang yang dihipnotis sadar dan mengendalikan
dirinya, hipnosis tidak bisa dilakukan apabila
subjek / klien menolak.
Keberhasilan hipnosis ditentukan oleh Keberhasilan hipnosis ditentukan oleh kerja
kemampuan penghipnosis. sama antara penghipnosis dan orang yang
dihipnosis.
Hipnosis biasanya untuk penipuan, kejahatan Hipnosis bisa digunakan untuk terapi mental dan
atau mempermalukan orang. menggali potensi positif.
12%
88%
GELOMBANG OTAK
Beta, frekuensi 12 - 25 Hz.
Dominan pada saat kita dalam kondisi terjaga, menjalani aktifitas sehari-hari yang menuntut logika
atau analisa tinggi, misalnya mengerjakan soal matematika, berdebat, olah raga, dan memikirkan
hal-hal yang rumit. Gelombang beta memungkinkan seseorang memikirkan sampai 9 obyek secara
bersamaan.
Alpha, frekuensi 8 - 12 Hz.
Dominan pada saat tubuh dan pikiran rileks dan tetap waspada. Misalnya ketika kita sedang
membaca, menulis, berdoa dan ketika kita fokus pada suatu obyek. Gelombang alpha berfungsi
sebagai penghubung pikiran sadar dan bawah sadar. Alfa juga menandakan bahwa seseorang dalam
kondisi light trance atau kondisi hypnosis yang ringan.
-------------------------------------------------------------------------------------- Critical area
Theta, frekuensi 4 - 8 Hz
Dominan saat kita dalam kondisi hypnosis, meditasi dalam, hampir tidur, atau tidur disertai mimpi.
Frekuensi ini menandakan aktivitas pikiran bawah sadar.
Delta, frekuensi 0,1 - 4 Hz.
Dominan saat tidur lelap tanpa mimpi.
Hypnotisability
Kemampuan Untuk Memasuki Hypnosis State
Setiap orang dapat memasuki Hypnosis State dengan melakukannya sendiri atau dengan bantuan seorang
Hypnotherapist. Khususnya jika dibantu oleh seorang Hypnotherapist, maka persyaratan utama adalah sebagai
berikut :
Bersedia secara sukarela (tidak menolak)
Kesediaan Client sangat penting dalam proses Hypnotherapy
Memahami Komunikasi
Client dapat memahami maksud dan tujuan dari ucapan Hypnotherapist
Memiliki kemampuan Fokus
Client tidak dalam kondisi Stress berat, atau kehilangan kemampuan fokus, misal : karena
Narkoba
Suggestibility
Setiap Client memiliki tingkat
Sugestivitas secara alamiah yang Stanford Hypnotic Susceptibility Scale
berbeda antara satu dengan lainnya.
Sugestivitas alamiah ini dipengaruhi 5% 85% 10%
berbagai faktor, antara lain : lingkungan,
profesi, intelektual, dsb.
Sulit Moderat Mudah
Stage Hypnotist mengkhususkan diri
untuk melakukan seleksi cepat untuk
menemukan mereka yang memiliki
Sugestivitas Alamiah Tinggi (10%).
Hypnotherapist mengupayakan Tingkat sugestivitas dapat diketahui melalui
peningkatan tingkat Sugestivitas setiap Suggestibility Tests.
Client yang ditangani, melalui Hypnotic
Training. Hypnotic Training dapat menaikkan tingkat
sugestivitas.
12
Suggestion (Sugesti)
Suatu rangkaian kata-kata, kalimat yang disampaikan dengan
cara tertentu, dalam situasi tertentu, sehingga dapat memberikan
pengaruh bagi mereka yang mendengarnya, sesuai dengan
maksud & tujuan sugesti tersebut !
Secara umum, seluruh kalimat yang disampaikan oleh
Hypnotherapist (Induction, Deepening, Suggestion, Termination)
disebut sebagai Sugesti.
Catatan : Terpengaruh = Pikiran Bawah Sadar Menyetujui
HYPNOSIS TRAINING
Struktur Dasar Hypnotherapy
Pre Induction (tes konsentrasi)
Induction
Deepening
Suggestion Therapy
Awakening /Termination
Pre-Induction
Pre-Induction merupakan proses awal sebelum sesi Hypnotherapy
sebenarnya.
Pre-Induction merupakan proses yang sangat penting dan bersifat
kritis, serta menentukan kesuksesan sesi Hypnotherapy
sebenarnya.
Ada pun fungsi dari tahap pre induksi adalah sebagai berikut :
Membangun hubungan klien
Mengatasi rasa takut klien pada hypnosis
Membangun harapan klien
Mengumpulkan informasi klien
Pre-Induction
Suggestibility Tests & Hypnotic Training
Suggestibility Tests adalah prosedur wajib yang dilakukan di sesi awal Hypnotherapy, dan
termasuk di dalam prosedur Pre-Induction.
Suggestibility Tests merupakan sarana untuk mengetahui tingkat sugestivitas alamiah dari
Client.
Sugestivitas dapat ditingkatkan melalui Hypnotic Training, yang merupakan sarana
pengenalan bawah sadar Client terhadap pengertian Hypnotherapy dan pengenalan
terhadap Hypnotherapist.
Hypnotic Training merupakan gabungan dari : pemahaman perintah, kepatuhan,
kerjasama, dan sensasi sugestivitas.
Hypnotherapist harus memiliki kemampuan untuk meningkatkan sugestivitas dari Client.
Induction
Induction
Induksi merupakan proses untuk menurunkan
level kesadaran seseorang. Induksi (dalam
bahasa hypnosis) adalah cara yang digunakan
oleh hypnotist untuk membimbing klien
mengalami trance hypnosis. Trance hypnosis
adalah suatu kondisi kesadaran dimana bagian
kritis pikiran sadar tidak aktif, sehingga klien
sangat reseptif terhadap sugesti yang diberikan
oleh hypnotist.
TEKNIK INDUKSI :
[Link] Eye Fixation (Fiksasi Mata)
[Link] Relaxation or Fatigue of Nervous System (Relaksasi atau
Kelelahan Sistem Saraf)
[Link] Mental Confusion (Membingungkan Pikiran)
[Link] Mental Misdiretion (Menyesatkan Pikiran)
[Link] Loss of Equilibrium (Kehilangan Keseimbangan)
[Link] Shock to Nervous System (Kejutan pada Sistem Saraf)
Deepening
Jika dianggap perlu, hipnoterapis akan membawa klien ke
trance yang lebih dalam. Proses ini dinamakan deepening.
Memperdalam Trance Lebih mudah dari tahap induksi.
Tekhnik depeening masih banyak jenis variasinya, seperti
tekhnik menuruni tangga, menuruni lift dsb. Yang harus
diperhatikan adalah bagaimana membawa klien seolah –
olah telah masuk lebih dalam lagi dengan perhitungan atau
visualiasi mundur
Selanjutnya hipnohipnoterapis / hipnotis
akan memberikan sugesti - sugesti positif
kepada subjek / klien. Sugesti - sugesti ini
yang diharapkan akan tertanam di
pikiran bawah sadar klien dan
menghasilkan perubahan positif terhadap
masalah klien
Suggestion Therapy
Suggestion Therapy merupakan salah satu metode Hypnotherapy yang paling sederhana, dan hanya dapat
diterapkan ke kasus-kasus sederhana, antara lain : Kasus-kasus yang sangat jelas penyebabnya, serta sebagai
teknik untuk meningkatkan Motivasi & Empowerment (pemberdayaan).
Pada prinsipnya Suggestion Therapy adalah Script berupa cerita atau saran yang disampaikan kepada Client,
berkaitan dengan permasalahan Client.
Untuk menyusun Script Suggestion Therapy dibutuhkan pengetahuan-pengetahuan praktis yang berkaitan
dengan pemberdayaan diri serta pengetahuan praktis mengenai psikologi manusia.
Suggestion Therapy biasanya dilakukan sekitar 15-20 menit. Pada saat pelaksanaan Suggestion Therapy tetap
dapat dilakukan proses Deepening berulang kali untuk pendalaman relaksasi Client.
Untuk kasus-kasus kompleks, tidak disarankan menggunakan Suggestion Therapy secara langsung,
melainkan menggunakan HypnoTherapeutic Technique (Hypnotherapy Advanced) untuk menggali
permasalahan secara lebih jelas.
Suggestion Therapy
Untuk hal-hal utama dalam Suggestion Therapy, sebaiknya menggunakan aturan umum dalam
Sugesti, yaitu :
Aturan Sugesti :
(1). Positive (Sebutkan apa yang diinginkan, bukan yang dihindari)
(2). Repetition (Pengulangan)
(3). Present Tense (hindari kata akan)
(4). Pribadi
(5). Tambahkan sentuhan Emosional dan Imajinasi
(6). Progressive (bertahap), jika diperlukan
Awakening/Termination
Akhirnya dengan teknik yang tepat,
hipnoterapis secara perlahan - lahan
akan membangunkan klien dari "tidur"
hipnotisnya dan membawanya ke
keadaan yang sepenuhnya sadar.