MODUl 7
kb 1 penyaji novien resetyaudiwati
METODE, MEDIA, DAN
PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR
IPS KELAS TINGGI
K.B 1
METODE, MEDIA, DAN SUMBER BELAJAR IPS KELAS TINGGI
PENGERTIAN METODE, MEDIA, DAN SUMBER BELAJAR
• Menurut Sardjijo Ischak adalah Kemampuan yang perlu dimiliki oleh seseorang guru dalam
menyampaikan materi pelajaran kepada anak didiknya.
METODE
MENGAJAR
• Segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dalam proses belajar
mengajar.
• media dapat dikalsifikasikan menjadi tiga golongan yaitu : media visual, media audio, media
audiovisual.
MEDIA
• Menurut Sardjijo Ischak adalah Segala bentuk penyajian bahan atau materi yang dapat dijadikan
sumber untuk belajar contohnya ; buku-buku, majalah, surat kabar, peta – peta
SUMBER
BELAJAR
PENGERTIAN PENDEKATAN KOGNITIF
Pendekatan Kognitif menurut Sardjijo Ischak adalah suatu pendekatan yang
menekankan pada kecakapan intelektual. Aspek – aspek yang termasuk kognitif
adalah pengetahuan, pemahaman, penerapan,analisis, sintesis, dan evaluasi
MERANCANG DAN MENERAPKAN METODE
PEMBELAJARAN IPS SD YANG BERDASARKAN
PENDEKATAN KOGNITIF
Menyajikan Masalah
Mengalisis Terhadap proses Mengumpulkan Data dan
Verifikasi Data
Inkuiri
Mengumpulkan Unsur
Merumuskan
Baru
Penjelasan
MODUL 7
KEGIATAN BELAJAR 2
penyaji : Mira Ayu Fitriani
Merancang dan Menerapkan
Penggunaan Metode
Pembelajaran IPS SD
Berdasarkan Pendekatan Sosial
A. PENGERTIAN
PENDEKATAN SOSIAL
Pendekatan sosial mengutamakan hubungan individu
dengan masyarakat dan memusatkan perhatiannya
kepada proses sosial yang merupakan negosiasi sosial.
Salah satu metode pembelajaran yang berlandaskan
pendekatan sosial yang akan diambil sebagai contoh
adalah inkuiri sosial.
pokok metode inkuiri sosial sebagai
berikut :
TERDAPAT TIGA CIRI POKOK:
Adanya aspek-aspek sosial dalam kelas yang dapat
menumbuhkan terciptanya suasana diskusi
Adanya penetapan hipotesis sebagaiarah dalampemecahan
masalah
Adanya fakta-fakta sebagai bahan pembuktian hipotesis
Kegiatan yang harus dilakukan guru
sebagai pembimbing:
Memberikan bantuan kepada peserta didik dalam
menjelaskan kedudukan peserta didik dalam
kegiatan belajar mengajar
Memberikan penjelasan tentang cara-cara belajar
yang harus dilakukan peserta didik
Memberikan penjelasan tentang cara-cara
menyusun rencana kegiatan yang akan dilakukan
Membantu peserta didik dalam
merumuskan setiap istilah yang ada
pada hipotesis
Membantu peserta didik dalam memilih
dan menyusun asumsi-asumsi yang
akan digunakan serta cara diskusi dan
berpikir efektif dan objektif
CARA MERANCANG PENGGUNAAN
METODE PEMBELAJARAN IPS SD
BERDASARKAN PENDEKATAN SOSIAL
TAHAP PENERAPAN METODE INKUIRI
SOSIAL:
1. Tahap Orientasi
2. Tahap Hipotesis
Hipotesis yang baik
harus memenuhi syarat :
Valid (shahih) Kompatibilitas
Mempunyai hubungan
dengan peristiwa yang
telah terjadi
3. Tahap Definisi
4. Tahap Eksplorasi
5. Tahap Pembuktian Hipotesis
6. Tahap Generalisai
C. MENERAPKAN METODE PEMBELAJARAN IPS
DI SD BERDASARKAN PENDEKATAN SOSIAL
• Sebagai contoh, kita ambil kurikulum Sekolah
DasarKelas 5 semester 1 sebagai berikut:
1. Kompetensi Dasar
kemampuan memahami keadaan penduduk
dan pemerintahan di Indonesia.
2. Pokok Bahasan
penduduk dan sistem pemerintahan di
Indonesia.
3. Hasil Belajar c. Menjelaskan permasalahan
penduduk di Indonesia
a. Mengidentifikasi
keadaan penduduk di d. Mengidentifikasi bentuk,
Indonesia. sebab dan akibat
perpindahan penduduk di
b. Mendeskripsikan peran Indonesia
dan tanggung jawab
pemerintah. e. Menguraikan pengertian
pemerintahan, pemda,
4. Indikator dan pemerintah pusat
a. Menjelaskan f. Menjelaskan sistem
perkembangan jumlah pemerintahan demokrasi
penduduk, penggolongan,
g. Memberi contoh tugas
persebaran dan
dan tanggung jawab
kepadatan penduduk di
pemerintah terhadap
Indonesia masyarakat.
b. Menginterpretasi
berbagai grafik penduduk
Setelah memahami hal di atas
selanjutnya :
1. Tahap Orientasi
2. Tahap Hipotesis
3. Tahap Definisi
• Kondisi fisis
• Kualitas sumber daya manusia
• Kemiskinan
• Pada golongan penduduk muda, bentuk grafik
penduduknya seperti pyramid, yaitu golongan
penduduk usia muda jauh lebih besar dari
pada usia dewasa dan tua.
4. Tahap Eksplorasi
5. Tahap Pembuktian
6. Tahap Generalisasi
Menurut pendapat Wolpe (1973) sebagaimana
dikutip Edi Purwanta (2005:8)
Mendefinisikan Modifikasi Perilaku sebagai
Penerapan Prinsip belaja yang telah teruji
secara eksperimental untuk mengubah perilaku
yang tidak Adaktif, kebiasaan – kebiasaan
yang tidak Adaktif, dilemahkan dan
dihilangkan
Modul 7
Kegiatan Belajar 3
Penyaji : Puji Wiji
Lestari
Merancang dan Menerapkan
Metode Pembelajaran IPS SD
Berdasarkan Pendekatan Personal
A.A.Pengertian
PengertianPendekatan
Pendekatan
Personal
Personal
Pendekatan personal lebih menekankan pada proses
yang membantu individu dalam membentuk dan
mengorganisasikan kenyataan yang kompleks.
B. Cara Merancang Metode Pembelajaran
Berdasarkan Pendekatan Personal
• 1. Tipe Pertemuan Pemecahan Masalah Sosial
• 2. Tipe Pertemuan Terbuka
• 3. Tipe Pertemuan Terarah dan Terbuka
• Langkah-langkah Penerapan Metode Pertemuan Kelas
adalah sbb :
• 1. Menciptakan Iklim yang Mengundang Keterlibatan
• 2. Menyajikan Masalah untuk Diskusi
• 3. Mengembangkan Pertimbangan Nilai Pribadi
• 4. Mengidentifikasi Alternatif Tindakan
• 5. Merumuskan kesepakatan
C. Menerapkan Metode Pmbelajaran IPS
SD Berdasarkan Pendekatan Modifikasi
Personal
• Sebagai contoh, kita ambil kurikulum Sekolah Dasar Kelas 5 Semester 2, sbb :
• 1. Kompetensi Dasar
• Kemampuan memahami perjuangan para tokoh dalam melawan penjajah dan tokoh-tokoh
Pergerakan Nasional.
• 2. Pokok Bahasan (materi pokok)
• Perjuangan melawan penjajah dan Pergerakan Nasional Indonesia.
• 3. Hasil Belajar
• a.Mengidentifikasi tokoh-tokoh penting Pergerakan Nasional dan tokoh-tokoh pejuang setempat.
• b.Mengidentifikasi peranan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dalam mempersatukan Indonesia.
• 4. Indikator
• a. Membuat ringkasan riwayat hidup tokoh penting Pergerakan Nasional
• b. Membuat laporan tentang tokoh pejuang yang ada di provinsinya
• c. Menceritakan peristiwa Sumpah Pemuda
• d. Menceritakan peranan masing-masing tokoh dalam peristiwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928
• e. Menceritakan peranan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dalam mempersatukan Indonesia
Setelah guru memahami hal-hal di atas
maka langkah selanjutnya adalah sbb :
1. Menciptakan Iklim yang mengundang
keterlibatan
2. Menyajikan masalah untuk diskusi
3. Mengembangkan pertimbangan nilai
pribadi
4. Mengidentifikasi alternatif tindakan
5. Merumuskan kesepakatan
6. Perilaku tindak lanjut
PENDIDIKAN IPS
DI SD
MODUL 7
Kegiatan belajar 4
Merancang dan menerapkan IPS SD
berdasarkan Pendekatan Modifikasi
Perilaku
A.Pengertian Pendekatan Modifikasi
Perilaku
• Menurut Sardjijo Ischak salah satu ciri
pendekatan ini adalah adanya
kecenderungan memecah tugas belajar
menjadi sejumlah perilaku kecil dan
berurutan. Belajar dipandang bukan sebagai
sesuatu yang menyeluruh, tetapi diuraikan ke
dalam langkah – langkah yang kongkret dan
dapat diamati. Jadi mengajar pada dasarnya
adalah mengusahakan terjadinya perubahan
dalam perilaku peserta didik dan perubahan
tersebut dapat diamati dengan jelas .
1. Pendekatan Pengelolaan kontingensi menurut skinner
Macam- macam Pendekatan perilaku :
2. Pendekatan Mawas Diri menurut Skinner
3. Pendekatan Relaksasi Menurut David C.Rimmdan
John C.Master
4. Pendekatan Reduksi Stress menurut David Rimm
dan John Masters
5. Pendekatan assertive training menurut j. welpe,
arnold A. Lazarus dan A. selter
6. Pendekatan direct training menurut Robert Gagne,
Karl. U. Smith dan Margaret Foltz Smith
Cara Merancang Metode Pembelajaran IPS DI
SD Berdasarkan Pendekatan modifikasi mawas
diri
3.Tahap Menyiapkan
1.Tahap Pengenalan 2.Tahap Menetapkan
Program Yang
PrinsipTingkah Laku Data Dasar
Realistis
4.Tahap Pelaksanaan 5.Tahap Evaluasi dan
Program Tindak lanjut
MENERAPKAN METODE PEMBELAJARAN IPS SD
BERDASARKAN PENDEKATAN MODIFIKASI PERILAKU
Untuk menerapkan penggunaan metode inidiambil contoh mater
idari GBPP IPS sekolah dasar kelas 5 semester 2
1. Kompetensi dasar
Kemampuan memahami perjuangan para tokoh dalam
melawan penjajah dan tokoh-tokoh pergerakan nasional
2. Materi pokok (pokok bahasan)
Pendudukan jepang di indonesia
3. Hasil belajar
Mendeskripsikan penduduk jepang di Indonesia
4.Indikator (Uraian Materi)
a.Menceritakan penduduk jepang di Indonesia
b.Menceritakan sebab akibat pergerakan tenaga
romusa oleh jepang terhadap penduduk Indonesia
5.Pelaksanaan pembelajaran
Setelah mempelajari kompetensi dasar,materi
pokok,hasil belajar, dan indicator,guru dapat
menjelaskan materi tersebut dengan cara yang
mudah diterima.
MODUL 7
KEGIATAN BELAJAR 5
penyaji : Novita trisnaning tyas
• Merancang dan Menerapkan Penggunaan
Metode Pembelajaran IPS SD Berdasarkan
Pendekatan ekspositori
Pendekatan
ekspositori
definisi contoh
1. Roy 2. Wina Metode
Killen Sanjaya ceramah
Metode
ceramah
kelebihan kekurangan
1. sulit bagi siswa yang kurang
memiliki kemampuan
1. Metode ini di anggap menyimak dan mencatat
ekonomis waktu dan yang baik.
biaya 2. kurang memberikan
2. materi sudah di kesempatan pada siswa
persiapkan terlebih untuk berpartisipasi
dahulu oleh guru 3. materi pelajaran cenderung
pada aspek ingatan.
4. Membuat anak bosan dan
cepat ngantuk.
Langkah-langkah dalam melaksanakan
metode ceramah
1. Melakukan 2. Menyajikan
kegiatan materi
pendahuluan pelajaran
3. Menutup
pelajaran dengan
kegiatan
contoh untuk menerapkan pendekatan ekspositori (metode
ceramah) diambil dari kurikulum SD Kelas 6 semester II.
1. Kompetensi Dasar
Kemampuan memahami gejala alam dan sosial Negara Indonesia dan Negara
Tetangga.
2. Materi Pokok
Gejalal alam dan sosial Indonesia dan negara tetangga
3. Hasil Belajar
Membandingkan gejala alam Negara Indonesia dengan Negara-negara tetangga.
Mendeskripsikan gejala sosial Indonesia dan Negara-Negara tetangga.
4. Indikator
Menunjukkan pada peta letak dan nama negara-negara tetangga Indonesia
Membandingkan ciri-ciri gejala alam Indonesia dengan negara-negara tetangga
Memberi contoh sikap waspada terhadap gejala sosial di Indonesia.