Keratitis
Keratitis
▪ Nama : Ny. S
▪ Jenis Kelamin : Perempuan
▪ Usia : 47 tahun
▪ Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
▪ Pendidikan Terakhir : SMA
▪ Alamat : Jl. Amir Wahab 08/09, Kramat Jati
▪ Agama : Islam
▪ Suku Bangsa : Sunda, Indonesia
▪ Status Pernikahan : Menikah
▪ Tanggal Pemeriksaan : 23 Januari 2020
2
• Mata kanan terasa kelilipan
Keluhan sejak 1 minggu SMRS
utama
tambahan
3
Diagnosis Banding
▪ Keratitis
▪ Ulkus kornea
▪ Uveitis
▪ Konjungtivitis akut
▪ Endoftalmitis
▪ Skleritis
4
Riwayat Penyakit Sekarang
7
Riwayat Pengobatan
8
Diagnosis Banding
TEORI ANAMNESIS
Mata merah, nyeri, fotofobia, mata sulit Pasien memiliki riwayat trauma dan
dibuka, mempunyai riwayat trauma mengeluh fotofobia
Endoftalmitis
rasa sakit yang menyebar ke dahi, Pasien mengeluh mata berair dan
mata merah berair, fotofobia, sebelumya mengalami keluhan mata
penglihatan menurun, Bilateral, wanita merah
Skleritis berusia 50-60 tahun, mempunyai
kelainan sistemik
10
Pemeriksaan Fisik
STATUS GENERALIS
STATUS OFTALMOLOGIS
12
OD OS
Edema (-), benjolan (-), hiperemis (-), nyeri Edema (-), benjolan (-), hiperemis (-), nyeri
Palpebra Superior
tekan (-), hematom (-) tekan (-), hematom (-)
Edema (-), benjolan (-), hiperemis (-), nyeri Edema (-), benjolan (-), hiperemis (-), nyeri
Palpebra Inferior
tekan (-), hematom (-) tekan (-), hematom (-) 13
OD OS
Hiperemis (-), papil (-), edema (-) Hiperemis (-), papil (-), edema (-)
Konjungtiva Tarsal Superior
Hiperemis (-), papil (-), edema (-) Hiperemis (-), papil (-), edema (-)
Konjungtiva Tarsal Inferior
Injeksi siliar (-), injeksi konjungtiva (-), Injeksi siliar (-), injeksi konjungtiva (-),
Konjungtiva Bulbi
pendarahan subkonjungtiva (-) pendarahan subkonjungtiva (-)
Kornea Keruh, infiltrat (+), ulkus (-), sikatriks (-) Jernih, infiltrat (-), ulkus (-), sikatriks (-)
Iris Bulat, batas tegas, sinekia (-) Bulat, batas tegas, sinekia (-)
Pupil Bulat, diameter 3 mm, RCL (+), RCTL (+) Bulat, diameter 3 mm, RCL (+), RCTL (+)
15
Saran Pemeriksaan Penunjang
▪ Uji fluoresein
▪ Uji plasido
16
Resume
▪ Keratitis pungtata
superfisialis
18
Tatalaksana
Medikamentosa
▪ Cendo LFX /2jam OD
▪ Cendo Non Cort /4jam OD
Edukasi
▪ Pasien dilarang untuk menggosok mata
▪ Mencuci tangan sebelum memegang
mata
▪ Menggunakan kacamata pelindung
19
Prognosis
20
TINJAUAN PUSTAKA
Anatomi
22
Fisiologi
23
Keratitis
Definisi:
Keratitis adalah peradangan pada kornea. Radang kornea
diklasifikasikan dalam lapis kornea yang terkena, seperti keratitis
superfisial dan interstitial atau profunda.
24
Etiologi
▪ Virus
▪ Bakteri
▪ Jamur
▪ Mata kering
▪ Trauma benda asing
▪ Iritasi
▪ Sinar ultraviolet
▪ Alergi
25
Manifestasi Klinis
Keratitis Pungtata
(Keratitis Pungtata
Superfisial dan Keratitis
Pungtata Subepitel)
Keratitis Interstisial
27
KERATITIS PUNGTATA
Gejala:
• rasa sakit
• silau
• mata merah
• mata kelilipan
28
KERATITIS MARGINAL
Gejala:
• kelilipan
• lakrimasi
• fotofobia berat
• blefarospasme
• injeksi konjungtiva
29
KERATITIS INTERSTITIAL
Gejala:
• fotofobia
• Lakrimasi
• penurunan visus
32
33
34
KERATITIS JAMUR
KELUHAN
35
Jamur berfilamen Jamur difasik. Pada jaringan
Jamur ragi (yeast) yaitu
(filamentous fungi) Bersifat hidup membentuk ragi
jamur uniseluler dengan
multiseluler dengan cabang- sedang media pembiakan
pseudohifa dan tunas :
cabang hifa, terdiri dari: membentuk :
• Jamur bersepta : Furasium • Candida albicans, • Blastomices sp,
sp, Acremonium sp, • Cryptococcus sp, • Coccidiodidies sp,
Aspergillus sp, • Rodotolura sp. • Histoplastoma sp,
Cladosporium sp,
• Sporothrix sp.
Penicillium sp,
Paecilomyces sp,
Phialophora sp, Curvularia
sp, Altenaria sp.
• Jamur tidak bersepta :
Mucor sp, Rhizopus sp,
Absidia sp.
36
Obat-obat anti jamur yang dapat diberikan
meliputi:
37
KERATITIS VIRUS
Etiologi
Lesi
38
KERATITIS ALERGI
▪ Keratokonjungtivitis Flikten
▪ Keratitis fasikularis
▪ Keratokonjungtivitis vernal
39
Tatalaksana
• Biasanya sembuh sendiri tanpa diobati
• Steroid topikal dan sistemik
• Kompres dingin
• Obat vasokonstriktor
40
Analisa Kasus
Teori Kasus
Anamnesis: Pada kasus didapatkan:
Mata merah Kelilipan
Fotofobia Fotofobia
Penurunan visus perlahan Mata berair
Mata berair Terasa benda asing dalam mata
Terasa benda asing dalam mata
41
teori kasus
Pengobatan: Cendo LFX /2jam OD
Pengobatan keratitis dilihat dari Cendo Non Cort /4jam ODS
kemungkinan etiologi nya.
42
Daftar Pustaka
1. Ilyas S. Anatomi dan Fisiologi Mata. Dalam : Ilyas S. Ilmu Penyakit Mata. Edisi ketiga. Jakarta : Balai Penerbit FKUI
; 2010. h. 1-13
2. Paul dan John. Anatomi dan Embriologi Mata. Dalam Vaughhan dan Ashabury Oftalmology Umum. Edisi 17. Jakarta :
EGC ; 2009. h. 1-27
3. Ilyas S. Mata Merah dengan Penglihatan Turun Mendadak. Dalam : Ilyas S. Ilmu Penyakit Mata. Edisi ketiga. Jakarta
: Balai Penerbit FKUI ; 2010. H 147-78
4. Lang GK. Cornea. In : Lang GK. Ophthalmology A Pocket Textbook Atlas. 2nd edition. Stuttgart ; thieme ; 2007. p.
115-60
5. Paul dan John. Kornea. Dalam Vaughhan dan Ashabury Oftalmology Umum. Edisi 17. Jakarta : EGC ; 2009. h. 125-48
6. Pavan-Langston D. Cornea and External Desease. In: Pavan-Langston D. Manual of Ocular Diagnosis and Theraphy.
5th edition. Philadelphia; Lippincott Williams & Wilkins; 2002. p. 67-129
7. Schlote dkk. Pocket Atlas of Ophtalmology. Stuttgart ; thieme ; 2006. P. 96-101
43