Pemanfaatan Tanaman
Labu Kuning
Astrika Purba
Herawat
Khadijah Lathifia
KELOMPOK 2
KLASIFIKASI
Kingdom Plantae
Division Magnoliophyta – Flowering plants
Class Magnoliopsida – Dicotyledons
Order Violales
Family Cucurbitaceae – Cucumber family
Genus Cucurbita L. – gourd P
Species Cucurbita moschata Duchesne – crookneck squash P
SUMBER: plants.usda.gov
Morfologi Cucurbita moschata
• Batang : merambat atau menjalar cukup kuat,
bercabang banyak, berbulu agak tajam, batang
berwarna hijau tua, bentuk batang segitga, sifat
batang berair
• Daun : menyirip, ujungnya agak runcing, tulang daun
tampak jelas, berbulu halus dan agak lembek hingga
bila terkena sinar matahari agak layu. Letak daun
berselang seling diantara batang, panjang tangkai daun
15 – 20 cm
• Bunga : berbentuk lonceng dan berwarna kuning,
bersifat uniseksual-monoesius, jumlah kelopak dan
mahkota terdiri dari 5
Morfologi Cucurbita moschata
• Buah : berwarna kekuning-kuningan dan
yang masih muda berwarna hijau.
• Biji : terletak di tengah-tengah daging buah,
yakni pada bagian rongga yang diselimut
oleh lender dan serat. Bentuk bijinya pipih
dan ujungnya meruncing. Bentuknya
bermacam-macam tergantung dari jenisnya
• Akar : Setelah biji labu kuning berkecambah
akan keluar akar pertama dan daun tunas,
kemudian disusul dengan keluarnya akar-
akar rambut yang makin lama makin
banyak.
CIRI-CIRI
Terdiri atas satu suku saja, yaitu suku Cucurbitaceae.
1. Kebanyakan berupa terna anual, jarang berupa semak atau
perdu, biasanya memanjat dengan menggunakan sulur-sulur
metamorfosis cabang, dahan, atau kadang-kadang daun
penumpu.
2. Batang mengandung air dan lunak
3. Daun tunggal, berlekuk, berbagi, sampai majemuk menjari,
tanpa daun penumpu, biasanya duduk tersebar.
4. Bunga aktnomorf, hampir selalu berkelamin tunggal, berumah
satu, tetrasiklik, pentamer.
5. Bagian ujung daun-daun mahkota tersusun sepert katup.
CIRI-CIRI
5. Benang sari berjumlah 5, jarang bebas, kebanyakan sedikit
banyak berlekatan satu sama lain, kepala sari beruang dua,
dengan ruang sari terlipat, menghadap ke luar, kelima-limanya
bergabung membentuk sinandrium di pusat, atau empat dari
kelima kepala sari itu berpasang-pasangan.
6. Bakal buah tenggelam, kebanyakan beruang tga, dalam, dalam
masing ruang terdapat dua tembuni yang membengkok keluar
dengan kebanyakan sejumlah besar bakal biji (ada kalanya
hanya satu), masing-masing dengan dua selaput kulit biji.
7. Tangkai kepala putk dengan kepala putk yang berbagi tga
sepert garpu.
CIRI-CIRI
8. Buahnya pada umumnya berupa buah buni,
jarang sepert buah kendaga. Biji tanpa
endosperm, suku Cucurbitaceae mencakup
kira-kira 800 jenis yang terbagi dalam kurang
lebih 100 marga, umumnya di daerah panas.
MANFAAT
Air perasan • mengobat luka akibat racun binatang
buah
500-800 biji • obat pembasmi cacing pita pada orang dewasa
segar tanpa kulit
Dicampur • obat emulsi (diminum beserta obat pencahar)
dengan air
• penyembuhan radang, pengobatan ginjal, demam,
Manfaat lainnya migrain, mengurangi risiko osteoporosis, stroke dan
diare.
KANDUNGAN
Mengandung senyawa
Alkaloid dan flavonoid.
Alkaloid : senyawa amino
aktf, dihasilkan tumbuhan
atau bahan tumbuhan yang
mengandung nitrogen dan
larut dalam air.
Manfaatnya dalam bidang
kesehatan adalah untuk
memacu sistem saraf,
menaikkan atau menurunkan
tekanan darah, dan melawan
infeksi mikrobia (Widi dan
Indriat, 2007).
KANDUNGAN
Flavonoid : senyawa fenolik
alam yang potensial sebagai
antoksidan dan mempunyai
bioaktvitas sebagai obat.
Dalam tubuh manusia
berfungsi sebagai antoksidan.
Manfaat flavonoid antara lain
adalah untuk melindungi
struktur sel, meningkatkan
efektvitas vitamin C, ant-
inflamasi, mencegah keropos
tulang, dan sebagai antbiotk
(Waji dan Sugrani, 2009).
THANK YOU!