0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan3 halaman

Format Jawaban Tugas Tuton 2 Komunikasi Personal Bermedia

Dokumen ini membahas pentingnya komunikasi verbal dan non-verbal dalam era digital, di mana keduanya saling melengkapi untuk menyampaikan pesan secara efektif. Komunikasi verbal mencakup bentuk lisan dan tulisan, sementara komunikasi non-verbal memperkuat atau bahkan bertentangan dengan pesan verbal. Pemahaman yang baik tentang kedua jenis komunikasi ini penting untuk menghindari kesalahpahaman dan meningkatkan kepercayaan dalam interaksi.

Diunggah oleh

zahrotunfadhilah60
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan3 halaman

Format Jawaban Tugas Tuton 2 Komunikasi Personal Bermedia

Dokumen ini membahas pentingnya komunikasi verbal dan non-verbal dalam era digital, di mana keduanya saling melengkapi untuk menyampaikan pesan secara efektif. Komunikasi verbal mencakup bentuk lisan dan tulisan, sementara komunikasi non-verbal memperkuat atau bahkan bertentangan dengan pesan verbal. Pemahaman yang baik tentang kedua jenis komunikasi ini penting untuk menghindari kesalahpahaman dan meningkatkan kepercayaan dalam interaksi.

Diunggah oleh

zahrotunfadhilah60
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FORMAT JAWABAN TUGAS TUTON

Tugas 2

Kode dan nama mata kuliah : FSIK4102/ Komunikasi Personal Bermedia

Nama : Zahrotun Fadhilah

Nim : 860091959

Prodi : PGSD S1

UPBJJ : Kelekar UT Palembang

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


UNIVERSITAS TERBUKA UPBJJ KELEKAR PALEMBANG
2025
JAWABAN TUGAS
TUTON 2
1. Menurut saya. Di era digital, komunikasi verbal dan non-verbal memiliki peran penting
yang saling melengkapi Komunikasi verbal digunakan untuk penyampaian informasi yang
eksplisit melalui teks atau suara, sementara komunikasi non-verbal (seperti emoji, desain
visual, dan nada suara) memperkuat makna, mengekspresikan emosi, dan mencegah
kesalahpahaman, terutama dalam interaksi virtual yang kurang tatap muka langsung Pesan
non-verbal melengkapi pesan verbal dengan cara mengulang, mengganti, melengkapi,
menekan, atau mengatur interaksi.
 Pengertian Komunikasi Verbal
Apa itu komunikasi verbal? Komunikasi verbal adalah bentuk komunikasi
yang menggunakan kata-kata, baik secara lisan maupun tulisan, untuk
menyampaikan pesan. Dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi verbal berperan
penting dalam berbagai interaksi, mulai dari percakapan informal hingga diskusi
formal dalam dunia profesional.
 Beberapa bentuk utama komunikasi verbal meliputi:
Komunikasi Lisan:
Percakapan langsung, presentasi, wawancara, serta diskusi yang menggunakan suara.
 Komunikasi Tulisan: Surat, email, artikel, dan laporan yang menyampaikan pesan
dalam bentuk teks.Sebagai salah satu pilar utama dalam S2 Ilmu Komunikasi,
pemahaman mendalam mengenai komunikasi verbal membantu mahasiswa
menguasai Strategi Komunikasi, Komunikasi Korporat, serta Komunikasi
Pemasaran.

Jadi pesan non verbal melengkapi pesan verbal dengan memperkaya makna,
memperkuat pesan, atau bahkan bertentangan dengannya. Hal ini dapat dilakukan dengan
cara. Melengkapi (menunjukkan emosi seperti melompat saat gembira), mengganti
(menggunakan isyarat tangan alih-alih kata “oke”), menegaskan (menekankan kata penting
dengan menunjuk bahasa tubuh digunakan untuk memberikan penekanan pada kata atau
frasa tertentu, misalnya saat bicara dengan nada suara yang tegas atau menggunakan
gerakan tangan untuk menyoroti poin penting. Dan kontradiksi (mengatakan “ya” tetapi
dengan gelangan kepala, yang menunjukkan ketidaksepakatan).
Mengapa itu semua penting untuk menghindari kesalahpahaman kombinasi pesan
verbal dan non verbal yang konsisten memastikan pesan tersampaikan dengan benar dan
tidak menimbulkan kebingungan. Membangun kepercayaan, ketika pesan verbal
mendukung non verbal, pesan tersebut dipercaya. Sebaliknya ketika ada pertentangan antara
keduanya, pesan verbal sering kali dianggap tidak jujur. Meningkatkan keefektifan
Komunikasi, menyadari kekuatan komunikasi non verbal membantu lebih peka terhadap
perasaan orang lain dan menyampaikan pesan dengan lebih efektif dalam berbagai konteks.

Referensi

Raihan Amalia Yasmin (Binusan Communikation 2021). Komunikasi Verbal dan Komunikasi
Verbal.

BMP SKOM4101 / Pengantar Ilmu Komunikasi Modul 6 KB 1-2

Anda mungkin juga menyukai