0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4K tayangan1 halaman

Tugas 1 - Tipikor

UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mengadopsi tujuan pidana gabungan, yaitu retributif dan preventif, dengan sanksi yang beragam. Sanksi pidana mati dalam Pasal 2 UU Tipikor perlu dianalisis apakah sesuai dengan cita negara, yang mencakup keadilan dan pencegahan tindak pidana korupsi. Dokumen ini menekankan pentingnya keadilan distributif dan pencegahan dalam penjatuhan sanksi.

Diunggah oleh

ladakemiri233
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4K tayangan1 halaman

Tugas 1 - Tipikor

UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mengadopsi tujuan pidana gabungan, yaitu retributif dan preventif, dengan sanksi yang beragam. Sanksi pidana mati dalam Pasal 2 UU Tipikor perlu dianalisis apakah sesuai dengan cita negara, yang mencakup keadilan dan pencegahan tindak pidana korupsi. Dokumen ini menekankan pentingnya keadilan distributif dan pencegahan dalam penjatuhan sanksi.

Diunggah oleh

ladakemiri233
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS 1

Kerjakan tugas 1 sebagai berikut :


1. Jelaskan apakah sanksi-sanksi pidana dalam UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20
Tahun 2001 Tipikor menganut tujuan pidana retributif atau tujuan pidana gabungan?
2. Jelaskan apakah sanksi pidana mati yang terdapat Pasal 2 UU Tipikor sesuai dengan
tujuan atau cita negara?

JAWAB

READY FULL JAWABAN. HARGA START FROM 15K. WA 0852-8266-5627


READY FULL JAWABAN. HARGA START FROM 15K. WA 0852-8266-5627
JAWABAN LENGKAP SUMBER MODUL, BUKU, JURNAL ILMIAH. TRUSTED
100%. IG JOKIINAJA_21

SOAL 1

Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) memberikan sanksi pidana yang cukup
beragam, mulai dari pidana penjara, denda, hingga pidana tambahan berupa pembayaran
pengganti kerugian negara.

Berdasarkan kajian hukum pidana, sanksi pidana dapat dianalisis dari tujuan pidana:

1. Tujuan retributif (pembalasan): Sanksi diberikan semata-mata sebagai bentuk


pembalasan atas perbuatan pelaku yang melanggar hukum. Tujuan ini menekankan
keadilan distributif, yaitu pelaku menerima hukuman setimpal dengan perbuatan yang
dilakukannya.
2. Tujuan preventif atau utilitarian (pencegahan): Sanksi diberikan untuk mencegah
pelaku dan masyarakat lain melakukan tindak pidana yang sama di masa depan.

Dalam UU Tipikor, sanksi yang dijatuhkan tidak hanya bersifat retributif tetapi juga memiliki READY
FULL JAWABAN. HARGA START FROM 15K. WA 0852-8266-5627
READY FULL JAWABAN. HARGA START FROM 15K. WA 0852-8266-5627
JAWABAN LENGKAP SUMBER MODUL, BUKU, JURNAL ILMIAH. TRUSTED
100%. IG JOKIINAJA_21

Anda mungkin juga menyukai