0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan14 halaman

Bab Ii

Kabupaten Magelang, terletak di Provinsi Jawa Tengah, memiliki karakteristik geografis dataran tinggi dengan dua sungai besar dan berbatasan dengan beberapa kabupaten serta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kecamatan Muntilan, sebagai salah satu kecamatan di Kabupaten Magelang, memiliki 14 desa dengan Desa Tamanagung sebagai fokus penelitian yang memiliki potensi pertanian dan perekonomian yang baik. Data demografi menunjukkan bahwa Desa Tamanagung memiliki populasi yang beragam dengan berbagai jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan, serta struktur organisasi pemerintahan yang teratur.

Diunggah oleh

pratamarensi12
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan14 halaman

Bab Ii

Kabupaten Magelang, terletak di Provinsi Jawa Tengah, memiliki karakteristik geografis dataran tinggi dengan dua sungai besar dan berbatasan dengan beberapa kabupaten serta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kecamatan Muntilan, sebagai salah satu kecamatan di Kabupaten Magelang, memiliki 14 desa dengan Desa Tamanagung sebagai fokus penelitian yang memiliki potensi pertanian dan perekonomian yang baik. Data demografi menunjukkan bahwa Desa Tamanagung memiliki populasi yang beragam dengan berbagai jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan, serta struktur organisasi pemerintahan yang teratur.

Diunggah oleh

pratamarensi12
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB II

GAMBARAN UMUM

2.1 Kabupaten Magelang

Kabupaten Magelang merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi

Jawa Tengah. Terletak pada 110°01’51” dan 110°26’58” Bujur Timur dan antara

7°19‘13” dan 7°42’16” Lintang selatan (BPS, 2020). Kabupaten Magelang memiliki

ketinggian antara 153- 3.065 meter diatas permukaan laut, sehingga dapat dikatakan

sebagai dataran tinggi (BPS, 2020). Menurut data Badan Pusat Statistika Kabupaten

Magelang, ketinggian rata-rata ada pada 360 meter. Kondisi geografis Kabupaten

Magelang dikelilingi oleh beberapa gunung, diantaranya Merapi, Merbabu, dan

beebrapa gunung kecil lainnya. Terdapat dua sungai besar yang membelah Kabupaten

Magelang, yaitu Sungai Elo dan Sungai Progo yang hulunya berasal dari gunung-

gunung tersebut.

Gambar 2.1

Peta Kabupaten Magelang


Sumber : BPS Kabupaten Magelang 2020

Kabupaten Magelang secara umum berbatasan langsung dengan Provinsi

Daerah Istimewa Yogyakarta, namun juga berbatasan dengan beebrapa kabupaten dan

kota. Di bagian tengah berbatasan langsung dengan Kota Magelang, dimana

wilayahnya berada di tengah-tengah Kabupaten Magelang. Bagian utara berbatasan

dengan Kabupaten Semarang, bagian timur berbatasan dengan Kabupaten Boyolali dan

sebagian Kabupaten Sleman. Pada bagian selatan, berbatasan dengan Provinsi Daerah

Istimewa Yogyakarta dengan dua kabupaten didalamnya, yaitu Kabupaten Sleman dan

Kabupaten Kulonprogo, sementara untuk yang lainnya adalah Kabupaten Purworejo.

Pada bagian barat berbatasan oleh Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung.

Dapat kita ketahui bersama, bahwa Kabupaten Magelang memiliki kondisi

geografis dataran tinggi. Dengan kondisi seperti itu, komposisi wilayah didominasi

oleh desa-desa. Wilayah perkotaan yang cenderung lebih sedikit dibandingkan dengan

pedesaan, membuat berbagai kebijakan pasti akan disesuikan dengan kondisi geografis

yang ada. Berhubungan dengan penelitian ini, maka dana desa dapat menjadi fokus

utama di Kabupaten Magelang untuk dapat dievaluasi dan di perbaiki dengan baik.

2.2 Kecamatan Muntilan

Muntilan merupakan salah satu dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten

Magelang. Kecamatan Muntilan memiliki luas daerah 28,61 km persegi (BPS, 2020).

Kecamatan Muntilan memiliki 14 desa. Di Kecamatan Muntilan juga terdapat 128

dusun dengan 191 RW, 493 RT (BPS, 2020). Berikut merupakan daftar desa dan luas

daerahnya di Kecamatan Muntilan :


Tabel 2.2

Daftar Desa dan Luas Wilayahnya di Kecamatan Muntilan

Luas Wilayah
No Nama Desa Presentase (%)
(km2)
1 Tanjung 1,13 3,95
2 Sokorini 2,35 8,21
3 Sriwedari 2,14 7,46
4 Congkrang 1,33 4,63
5 Adikarto 1,46 5,10
6 Menayu 1,26 4,41
7 Keji 2,71 9,46
8 Ngawen 2,03 7,09
9 Gunungpring 2,20 7,69
10 Pucungrejo 1,46 5,09
11 Tamanagung 3,07 10,72
12 Gondosuli 3,23 11,29
13 Sedayu 2,23 7,79
14 Muntilan 2,04 7,12
Jumlah 28,61 100,00
Sumber : BPS Kabupaten Magelang 2020

Dari tabel diatas, dapat kita ketahui bahwa luas daerah terbesar pertama adalah

Desa Gondosuli, dan yang kedua adalah Desa Tamanagung yang meruapakan lokus

dalam penelitian ini. untuk desa dengan luas terkecil, ada pada Desa Tanjung dan Desa

Menayu.

Kecamatan Muntilan memiliki berbagai perbatsan dengan kecamatan lain,

diantaranya sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Sawangan, sebelah timur


dengan Kecamatan Dukun dan Kecamatan Srumbung, pada sebelah selatan berbatasan

dengan Kecamatan Salam, Kecamatan Ngluwar dan Kecamatan Borobudur, sedangkan

di sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Mungkid. Berikut merupakan peta dari

Kecamatan Muntilan.

Gambar 2.2

Peta Kecamatan Muntilan

Sumber : BPS Kabupaten Magelang Tahun 2020


2.3 Desa Tamanagung

Desa Tamanagung merupakan salah satu desa di Kecamatan Muntilan,

Kabupaten Magelang. Luas wilayah Desa Tamanagung 306.813 Ha atau sebesar 3,06

kilo meter persegi dengan kondisi geografis dataran dan persawahan (BPS, 2020).

Wilayah ini berada di ketinggian 358 meter diatas permukaan laut, serta memiliki

kesuburan tanah yang cukup baik dengan ditandai banyaknya sawah dan hasil pertanian

yang melimpah setiap tahunnya (BPS, 2020).

Desa Tamanagung memiliki berbagai perbatasan, diantaranya di sebelah utara

berbatasan dengan Desa Gondosuli, di sebelah timur berbatasan dengan Desa

Pucungrejo, Desa Keji di sebelah selatan, dan di sebelah barat berbatas dengan Sungai

Pabelan atau Kecamatan Mungkid. Berikut merupakan peta Desa Tamanagung.

Gambar 2.3

Peta Desa Tamanagung


Sumber : Arsip Pemerintah Desa Tamanagung Tahun 2000

Apabila dilihat dari letaknya, Desa Tamanagung memiliki wilayah yang

strategis dan mudah dijaungkau oleh semua orang. Dilewati oleh jalan raya yang

menghubungkan dua ibukota provinsi yaitu Semarang dan Yogyakarta. Di Desa

Tamanagung juga memiliki pusat perekonomian, seperti pasar dan terminal yang masih

masuk dalam wilayah administrasi Desa Tamangung, yang berdampak pada

perekonomian masyarakatnya. Selain itu, berbagai potensi seperti pertanian dan

perikanan yang me njadikan komoditas utama di Tamanagung membuat desa ini

semakin beragam dan memiliki dampak yang besar untuk masyarakatanya.

Berbagai organisasi yang ada di Desa Tamanagung sangat beragam, seperti

PKK, Rukun Tetangga dan beebrapa organisasi masyarakat menjadikan Desa

Tamanagung beragam dalam kependudukannya. Selain itu, karena akses dan letak

yang strategis membuat bermacam organisasi masyarakat dapat dilaksankan dengan

lancar.

Istilah desa memiliki banyak definisi dari para ahli. Beberapa mendefinisikan

desa sebagai wilayah dengan jumlah penduduk yang sudah ditentukan, ada juga yang

mendefinisikan desa berdasar luas tanah pertanian yang dimiliki, serta definisi desa

adalah daerah yang terdiri atas satu atau lebih wilayah lebih kecil yang disatukan

(Dilahur, 1994).

Dari banyaknya definisi itu telah disusun tiga unsur desa yang didasarkan pada

konklusi dari beragam definisi desa oleh para ahli. Tiga unsur yang didapat adalah

unsur daerah, mencakup tanah dan segala isinya, serta batas desa. Unsur penduduk

mencakup jumlah, persebaran hingga kepadatan penduduk yang dapat menggambarkan


kondisi berdasarkan jumlah penduduknya. Unsur tata kehidupan yang berarti pola tata

pergaulan dan ikatan pergaulan tata desa, seluk beluk masyarakat desa (Bintarto, 2000).

Ketiga unsur ini dapat menjelaskan bagaimana keadaan fisik dan sosial suatu desa.

Dari pengertian dan pendapat ahli diatas, dapat kita ketahui bahwa Desa

Tamanagung meruapakan desa yang memiliki unsur-unsur yang memenuhinya, berikut

merupakan data-data yang menggambarkan kondisi Desa Tamanagung yang

meruapakan lokus dalam penelitian ini.

Tabel 2.3

Jumlah Penduduk berdasarkan Umur di Desa Tamanagung Tahun 2021

No Rentang Usia Jumlah Jumlah Total


(Tahun) Penduduk Laki- Penduduk
Laki Perempuan
1 0-4 310 247 557
2 5-9 358 356 714
3 10-14 438 443 881
4 15-19 440 453 893
5 20-24 472 414 886
6 25-29 410 399 809
7 30-34 358 341 699
8 35-39 395 381 776
9 40-44 417 428 845
10 45-49 407 459 866
11 50-54 438 460 898
12 55-59 359 386 745
13 60-64 298 320 618
14 65-69 196 195 391
15 70-74 111 141 252
16 Lebih dari 75 178 242 420
Jumlah 5.585 5.665 11.250
Sumber: Data Pemerintah Desa Tamanagung Tahun 2021

Dari data jumlah penduduk berdasarkan rentang usia dan jenis kelamin, dapat

dilihat bahwa usia 50-54 tahun menjadi jumlah penduduk terbanyak. Sedangkan untuk

penduduk terrendah berada pada kelompok usia 70 -74 tahun. Selin itu, jika

digabungkan mengenai angka usi produktif, Desa Tamanagung memiliki angka yang

cukup tinggi. Usia produktif harus diselaraskan dengan lapangan pekerjaan yang ada

serta pekerjaan. Berikut merupakan jenis pekerjaan penduduk Desa Tamanagung.

Tabel 2.3.1

Pekerjaan Penduduk Desa Tamanagung Tahun 2021

No Jenis Pekerjaan Jumlah Penduduk


1 Belum/Tidak Bekerja 1.891
2 Mengurus Rumah Tangga 1.518
3 Pelajar/Mahasiswa 2.302
4 Pensiunan 108
5 Pegawai Negeri Sipil 186
6 Tentara Nasional Indonesia 20
7 Kepolisian Ri 19
8 Perdagangan 158
9 Petani/Pekebun 106
10 Peternak 2
11 Industri 22
12 Konstruksi 5
13 Transportasi 23
14 Karyawan Swasta 1.065
15 Karyawan Bumn 17
16 Karyawan Bumd 4
17 Karyawan Honorer 23
18 Buruh Harian Lepas 1.349
19 Buruh Tani/Perkebunan 128
20 Pembantu Rumah Tangga 12
21 Tukang Cukur 6
22 Tukang Listrik 5
23 Tukang Batu 46
24 Tukang Kayu 7
25 Tukang Las/Pandai Besi 1
26 Tukang Jahit 60
27 Penata Rias 1
28 Penata Rambut 1
29 Mekanik 8
30 Seniman 29
31 Tabib 1
32 Paraji 4
33 Wartawan 1
34 Dosen 4
35 Guru 115
36 Pengacara 1
37 Dokter 10
38 Bidan 4
39 Perawat 8
40 Apoteker 2
41 Psikiater/Psikolog 1
42 Penyiar Radio 1
43 Pelaut 7
44 Sopir 28
45 Pedagang 386
46 Perangkat Desa 18
47 Kepala Desa 1
48 Wiraswasta 1.534
49 Lainnya 2
Jumlah 11.250
Sumber : Data Pemerintah Desa Tamanagung Tahun 2021

Data pekerjaan penduduk Desa Tamanagung menunjukan pelajar atau

mahasiswa menjadi jumlah tertinggi dari semua jenis pekerjaan. Disusul oleh status

belum atau tidak bekerja dengan jumlah 1.891, jika diprosentasikan dengan jumlah

penduduk, memiliki presentase 16,8 %. Jumlah ini tentu tidak sedikit dan perlu adanya

perhatian dari pemerintah daerah maupun pemerintah desa.

Setelah mengetahui bagaimana pekerjaan di Desa Tamanagung, berikut

merupakan jumlah penduduk berdasarkan pendidikannya.

Tabel 2.3.2

Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan

di Desa Tamangung Tahun 2021

No Tingkat Pendidikan Jumlah Penduduk


1 Tidak/Belum Sekolah 1.778
2 Belum Taman SD/Sederajat 1.225
3 Tamat SD/Sederajat 2.761
4 SLTP/Sederajat 1.809
5 SLTA/Sederajat 2.739
6 Diploma I/II 71
7 Diploma III/Sarjana Muda 251
8 Diploma IV/Strata I 588
9 Strata II 25
10 Strata III 3
Jumlah 11.250
Sumber : Data Pemerintah Desa Tamanagung Tahun 2021

Selain itu, dalam pengelolaan pemerintahannya, Desa Tamanagung memiliki

struktur organisasi yang meliputi hubungan kerja di Kantor Pemerintah Desa

Tamanagung secara hierarki, berikut merupakan struktur organisasi Pemerintah Desa

Tamanagung beserta nama yang terdapat dalam setiap jabatannya.

Gambar 2.3.1

Struktur Organisasi Pemerintah Desa Tamanagung

Sumber : Pemerintah Desa Tamanagung Tahun 2021


Struktur Organisasi Pemerintah Desa Tamanagung diatas menggambarkan

mengenai alur pertanggungjawaban tugas dan fungsi setiap jabatan yang ada. Kepala

desa menjadi pemimpin dalam pemerintahan desa dibantu oleh sekretaris desa dalam

memimpin roda pemerintahan. Sekretaris desa membawahi tiga urusan, diantaranya

tata usaha dan umum, keuangan, dan perencanaan. Sedangkan lini yang lain kepala

desa membawahi seksi pemerintah, seksi kesejahteraan, dan seksi pelayanan.

Selain itu, terdapat kepala dusun yang memimpin setiap dusun di Desa

Tamanagung. Kepala dusun memiliki tugas sebagai tangan panjang pemerintah desa di

setiap dusun, serta membantu pemerintah desa dalam mempercepat pelayanan publik

terhadap masyarakat. Di Desa Tamangung, setiap kepala dusun membawahi d ua

hingga tiga dusun. Hal ini dikarenakan untuk memenuhi syarat bahwa setiap kepala

dusun memiliki jumlah minimal warganya.

2.4 Dana Desa di Desa Tamanagung

Desa Tamanagung merupakan salah satu desa di Kabupaten Magelang yang

mendapat dana desa serta melaksanakan berbagai kegiatan dan pengelolaan yang

berhubungan dengan dana desa. Dengan demikian desa dalam melaksanakan kebijakan

dan program dari pemerintah diatasnya dan bersumber pada dana desa. Pelaksanaan

dana desa didasarkan dengan pengelolaan keuangan desa dan pengelolaan keuangan

desa.

Pengelolaa dana desa merupakan sebuah proses pengelolaan keuangan yang

berprinsip pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa yang kemudian

diimplementasikan dalam dua jenis kegiatan, yaitu (1) Dana desa digunakan untuk
pembiayaan pembangunan, penyelenggaraan pemerintah desa dan pemberdayaan

masyarakat, selanjutnya (2) Pembangunan serta pemberdayaan menjadi prioritas dalam

penggunaan dana (Permatasari et al., 2018).

Sesuai dengan lokus penelitian, Desa Tamanagung melakukan serangkaian

kebijakan dan kegiatan yang diatur melalui Peraturan Menteri Desa Pembangunan

Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penggunaan Dana

Desa. Peraturan menteri tersebut mengatur mengenai pokok-pokok penggunaan dana

desa. Pokok-pokok dalam peraturan tersebut diantaranya, penyelenggaraan

pemerintah, pembangunan desa atau infrastruktur, pembinaan masyarakat, dan

pemberdayaan masyarakat. Desa Tamanagung setiap tahunnya menggunakan dana

desa untuk keperluan tersebut, dengan rincian besaran anggarannya sebagai berikut :

Tabel 2.4

Realisasi Anggaran Dana Desa di Desa Tamanagung

No Tahun Anggaran Anggaran Realisasi Presentase


1 2016 Rp 641.000.000 Rp 641.000.000 100%
2 2017 Rp 812.000.000 Rp 812.000.000 100%
3 2018 Rp 900.000.000 Rp 900.000.000 100%
4 2019 Rp 1.079.000.000 Rp 1.079.000.000 100%
5 2020 Rp 1.111.520.000 Rp 1.111.520.000 100%
Sumber : Perbup Magelang Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pembagian dan
Penetapan Rincian Dana Desa Setiap Desa Kabupaten Magelang
Dari tabel diatas, dapat kita ketahui bahwa dari tahun ke tahun, anggaran dana

desa yang diperuntukan untuk Desa Tamanagung mengalami kenaikan. Selain itu,

dalam hal realisasi angaran, lima tahun berturut-turut mengalami konsistensi sebesar

seratus persen. Hal tersebut menandakan bahwa kegaiatan dan kebijakan yang
bersumber pada dana desa seperti pada pokok-pokok penggunaan dana desa, dilakukan

secara maksimal. Namun, hal tersebut perlu dilakukan pembuktian dan penelitian,

apakah sudah dilakukan dengan baik pengelolaan dana desanya. Dengan demikian

penelitian ini nantinya diharapkan akan menjawab itu semua.

Anda mungkin juga menyukai