0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
48 tayangan1 halaman

Ba Ekspose

Diunggah oleh

Daniel Gerald
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
48 tayangan1 halaman

Ba Ekspose

Diunggah oleh

Daniel Gerald
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BERITA ACARA EKSPOSE

Sehubungan dengan berkas perkara atas nama KASPI Binti SIRUS dari Polsek Metro Penjaringan,
telah dilaksanakan ekspose perkara pada tanggal Juli 2025 di ruang rapat Plh. Kajari yang dihadiri
oleh Plh. Kajari, Para Kasi, Kasubagbin dan Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dengan
hasil pelaksanaan sebagai berikut :
1. Kasus Posisi
Bahwa ia Terdakwa KASPI binti SIRUS, pada hari Jumat tanggal 06 Juni 2025 sekira jam
15.00 WIB, pada hari Sabtu tanggal 07 Juni 2025 sekira jam 16.00 WIB, dan pada hari Senin
tanggal 09 Juni 2025 sekira jam 16.00 WIB, bertempat di rumah saksi korban LYDIA di Jalan
Layar Permai 4A No. 11, RT 12 RW 07, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta
Utara. Bahwa Terdakwa telah bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di kediaman saksi
korban LYDIA selama kurang lebih 2 bulan. Selama bekerja, Terdakwa mengetahui kebiasaan
saksi korban yang menyimpan sejumlah besar uang tunai di dalam sebuah tas berwarna merah yang
diletakkan di atas lemari pakaian di dalam kamar tidur utama di lantai dua. Lalu, pada hari Jumat
06 Juni 2025, sekira pukul 15.00 WIB. Ketika rekan sesama ART sedang membersihkan kamar
saksi korban, Terdakwa berpura-pura ikut membantu. Saat rekannya turun ke lantai bawah,
Terdakwa mengambil tas merah dari atas lemari, membuka ritsletingnya, dan mengambil uang
tunai sejumlah Rp 20.000.000,-. Uang tersebut kemudian dibungkus dengan kain lap, dibawa turun,
dan disembunyikan oleh Terdakwa di depan kamarnya. Lalu pada hari Sabtu 07 Juni 2025, sekira
pukul 16.00 WIB. Terdakwa mengulangi perbuatannya dengan modus operandi yang sama, dan
kembali mengambil uang tunai dari dalam tas merah milik saksi korban sejumlah Rp 5.000.000,-.
Lalu pada hari Senin 09 Juni 2025, sekira pukul 16.00 WIB. Ketika saksi korban sedang mandi di
kamar mandi luar, Terdakwa mengambil kunci kamar tidur saksi korban yang tersimpan di dalam
sebuah laci plastik. Dengan menggunakan kunci tersebut, Terdakwa membuka pintu kamar,
kembali mengambil uang tunai dari dalam tas merah yang sama sejumlah Rp 20.000.000,-. Setelah
itu, Terdakwa meletakkan kembali kunci tersebut ke dalam lubang pintu kamar bagian dalam untuk
menghilangkan jejak, lalu turun untuk menyimpan uang hasil curian tersebut.
Bahwa pada hari Minggu, 09 Juni 2025, saksi korban menyadari bahwa uang tunai miliknya
sejumlah total Rp 45.000.000,- telah hilang dan mencurigai Terdakwa sebagai pelakunya, terlebih
karena Terdakwa secara tiba-tiba menyatakan hendak pulang kampung dengan alasan orang tuanya
sakit. Lalu saksi korban kemudian menghubungi saksi ANDI WILLIAM SUGIARTO untuk
memeriksa barang bawaan Terdakwa, namun tidak ditemukan apa-apa. Selanjutnya, saksi korban
berkoordinasi dengan petugas keamanan komplek perumahan melakukan pemeriksaan lebih lanjut
terhadap Terdakwa saat akan meninggalkan komplek. Lalu pada hari Selasa, 10 Juni 2025, sekira
pukul 10.30 WIB, ketika Terdakwa hendak meninggalkan komplek perumahan dengan
menggunakan GrabCar, saksi SLAMET WALUYO dan saksi ANDI menghentikan kendaraan
tersebut di Pos Pintu Keluar Masuk. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan
Terdakwa, ditemukan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 45.000.000,- yang disembunyikan
di dalam sebuah koper berwarna biru dan saat diinterogasi di hadapan para saksi, Terdakwa
mengakui dengan terus terang bahwa uang tersebut milik saksi korban yang telah dicurinya.
Bahwa akibat perbuatan Terdakwa tersebut, saksi korban mengalami kerugian materiil sebesar
Rp 45.000.000,-, yakni sejumlah total uang yang telah diambil oleh Terdakwa.
Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 362 Kitab Undang-
Undang Hukum Pidana jo. Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
2. Setelah membaca berkas perkara dalam perkara KASPI Binti SIRUS diatas, syarat formil dan syarat
materiil telah terpenuhi.
3. Oleh karena itu perlu diterbitkan P-21

Demikian untuk menjadi maklum

MENGETAHUI Jakarta, Juli 2025


Plh. KEPALA SEKSI TINDAK PIDANA UMUM JAKSA PENUNTUT UMUM

FAJAR HIDAYAT, S.H., M.H. JEKSON MARPAUNG, SH


JAKSA MADYA JAKSA MADYA

Anda mungkin juga menyukai