0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
80 tayangan13 halaman

TKA - Sejarah

.

Diunggah oleh

loza
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
80 tayangan13 halaman

TKA - Sejarah

.

Diunggah oleh

loza
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOAL TES KEMAMPUAN AKADEMIK

1 SEJARAH KELAS SMA IPS TAHUN


AJARAN 2025/2026

Nama : Keyla Zhafirah


Kelas : XII-H
No Absen : 16
H/Tanggal : Selasa, 2 September 2025

1. Seorang sejarawan ingin menyusun narasi sejarah tentang perkembangan sistem


pemerintahan Indonesia dari masa kerajaan Hindu-Buddha hingga era reformasi. Dalam
menyusun narasi tersebut, pendekatan yang paling sesuai digunakan adalah berpikir
diakronik karena ….
A. Pendekatan ini lebih fokus pada hubungan sosial budaya dalam satu kurun waktu
tertentu secara mendalam.
B. Pendekatan ini memungkinkan penelusuran secara runtut terhadap perubahan
dan kesinambungan dalam kurun waktu yang panjang.
C. Pendekatan ini memusatkan perhatian pada perbandingan struktur sosial yang terjadi
dalam berbagai wilayah secara serempak.
D. Pendekatan ini digunakan untuk mengamati interaksi antarperistiwa sejarah
yang berlangsung secara bersamaan di lokasi yang berbeda.
E. Pendekatan ini mempermudah analisis sebab-akibat dalam peristiwa sejarah
berdasarkan faktor geografis dan politis.
Pembahasan :
Berpikir diakronik berarti mempelajari peristiwa sejarah secara runtut dari waktu ke
waktu. Jadi, untuk membahas perkembangan sistem pemerintahan dari masa Hindu-
Buddha sampai Reformasi, pendekatan ini paling sesuai karena menekankan perubahan
dan kesinambungan dalam kurun panjang.

2. Konsep perubahan dalam sejarah menekankan pada transformasi signifikan dalam


kehidupan masyarakat, baik secara cepat maupun lambat.
Dalam konteks Indonesia, manakah peristiwa yang paling tepat menggambarkan konsep
perubahan mendasar yang mengubah struktur sosial dan politik secara radikal dalam
waktu relatif singkat?
A. Perubahan sistem agraria di Jawa pada masa kolonial Belanda, yang secara
bertahap mengubah pola kepemilikan tanah dan struktur ekonomi pedesaan.
B. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, yang secara mendadak
mengubah status Indonesia dari negara jajahan menjadi negara berdaulat.
C. Perkembangan gerakan nasionalisme Indonesia pada awal abad ke-20, yang secara
perlahan membangun kesadaran nasional dan persatuan bangsa.
D. Transisi dari Orde Lama ke Orde Baru, yang secara bertahap mengubah sistem politik
dan ekonomi Indonesia setelah periode ketidakstabilan.
E. Pengaruh globalisasi terhadap budaya populer Indonesia, yang secara perlahan
mengubah gaya hidup dan nilai-nilai masyarakat urban.
Pembahasan :
Proklamasi Kemerdekaan 1945 adalah peristiwa yang secara
mendadak dan radikal mengubah status bangsa dari jajahan
menjadi merdeka. Itu mencerminkan konsep perubahan
cepat yang mendasar
3. Penelitian Roder dan Galis terhadap lukisan gua di Papua mengungkapkan kompleksitas
makna di balik karya seni prasejarah tersebut.
Mengingat variasi motif dan lokasi lukisan, interpretasi manakah yang paling mungkin
mencerminkan fungsi utama lukisan gua dalam konteks sosial-budaya masyarakat
Mesolithikum Papua, melampaui sekadar catatan visual?
A. Sebagai manifestasi estetika individual, mencerminkan ekspresi seniman dalam
merespons lingkungan alam sekitar mereka.
B. Sebagai media komunikasi simbolik dalam ritual kelompok, memperkuat identitas dan
kohesi sosial di tengah kompleksitas interaksi antar kelompok.
C. Sebagai representasi naratif mitologis, menggambarkan kisah-kisah leluhur dan asal-
usul kelompok untuk keperluan pewarisan tradisi.
D. Sebagai penanda batas wilayah teritorial, menegaskan klaim kepemilikan sumber daya
alam dan ruang hidup kelompok tertentu.
E. Sebagai catatan astronomis purba, merekam fenomena langit dan siklus alam untuk
keperluan navigasi dan prediksi musim.
Pembahasan :
Lukisan gua Papua lebih dari sekadar estetika, tetapi memiliki fungsi sosial-ritual, yaitu media
simbolik untuk memperkuat identitas kelompok dan kohesi sosial.

4. Perhatikan analisis peta jalur penyebaran kapak persegi dan kapak lonjong!

Manakah kesimpulan yang paling tepat mengenai implikasi jalur migrasi tersebut terhadap
perkembangan budaya dan teknologi masyarakat prasejarah di wilayah tersebut?
A. Jalur penyebaran kapak persegi menunjukkan adanya dominasi budaya agraris yang
terpusat di wilayah utara, sementara jalur kapak lonjong menandakan pengaruh maritim
yang kuat di wilayah selatan.
B. Perbedaan jalur penyebaran mengindikasikan adanya dua kelompok masyarakat dengan
tradisi budaya dan teknologi yang berbeda, yang berinteraksi dan saling mempengaruhi
di wilayah pertemuan jalur.
C. Jalur kapak persegi yang lebih luas menunjukkan bahwa teknologi tersebut lebih adaptif
terhadap berbagai kondisi geografis, sementara kapak lonjong terbatas pada wilayah
dengan akses laut.
D. Pola penyebaran kapak lonjong yang menyebar melalui jalur laut mengindikasikan bahwa
masyarakat yang membawa tradisi ini memiliki kemampuan navigasi dan pelayaran yang
lebih maju.
E. Jalur penyebaran kapak persegi dan lonjong yang bertemu di beberapa titik
mengindikasikan adanya pertukaran komoditas dan teknologi, tetapi tidak mempengaruhi
struktur sosial masyarakat secara signifikan.
Pembahasan :
Perbedaan jalur penyebaran kapak persegi (Jawa, Kalimantan, Sumatra) dan kapak lonjong
(Maluku, Papua) menunjukkan adanya dua tradisi budaya dan teknologi berbeda yang
kemudian berinteraksi di wilayah pertemuan.

5. Teori Ksatria mengenai masuknya Hindu-Buddha ke Indonesia mengasumsikan peran


aktif golongan prajurit dalam proses tersebut.
Manakah implikasi paling signifikan dari teori ini terhadap pemahaman kita mengenai
dinamika sosial-politik di awal periode sejarah Indonesia?
A. Teori ini menunjukkan bahwa struktur kekuasaan di Indonesia awal sangat bergantung
pada aliansi militer dengan kerajaan-kerajaan di India.
B. Teori ini mengindikasikan bahwa proses indianisasi di Indonesia terjadi melalui
penaklukan dan kolonisasi oleh kelompok prajurit India.
C. Teori ini memperkuat asumsi bahwa penyebaran Hindu-Buddha di Indonesia terjadi
secara damai melalui pertukaran budaya antar pedagang.
D. Teori ini menjelaskan bahwa golongan ksatria memiliki peran penting dalam
proses penyebaran agama Hindu-Budha dan pembentukan kerajaan-kerajaan awal di
Indonesia.
E. Teori ini menegaskan bahwa budaya Hindu-Buddha masuk ke Indonesia melalui
jalur perdagangan yang didominasi oleh golongan pedagang India.
Pembahasan :
Teori Ksatria menyatakan penyebaran Hindu-Buddha dilakukan oleh golongan
prajurit/ksatria. Artinya, mereka berperan dalam pembentukan kerajaan awal di Indonesia,
bukan hanya melalui perdagangan.

6. Konsep berpikir sinkronik dalam sejarah menekankan pada analisis struktur dan kondisi
suatu peristiwa dalam rentang waktu tertentu, mirip dengan pendekatan ilmu sosial.
Manakah implikasi paling signifikan dari penerapan konsep sinkronik dalam kajian
sejarah, terutama dalam memahami kompleksitas peristiwa masa lalu?
A. Memungkinkan sejarawan untuk mengidentifikasi pola-pola perubahan jangka panjang
dalam masyarakat melalui analisis perbandingan lintas waktu.
B. Memberikan kerangka kerja untuk memahami bagaimana berbagai aspek sosial,
ekonomi, dan politik saling berinteraksi dalam suatu periode sejarah.
C. Memfasilitasi rekonstruksi narasi sejarah yang lebih detail dan kronologis, dengan fokus
pada urutan peristiwa dan tokoh-tokoh penting.
D. Membantu sejarawan dalam menyusun periodisasi sejarah yang lebih akurat, berdasarkan
pada perubahan-perubahan signifikan dalam masyarakat.
E. Memungkinkan analisis mendalam terhadap dokumen-dokumen sejarah, dengan fokus
pada interpretasi teks dan konteks penulisannya.
Pembahasan :
Sinkronik mempelajari peristiwa pada satu periode tertentu dengan menekankan struktur
sosial, ekonomi, dan politik yang saling terkait. Jadi, implikasinya adalah memberi kerangka
untuk memahami interaksi berbagai aspek dalam suatu masa.

7. Dalam perjalanan sejarah Nusantara, pemindahan pusat pemerintahan tidak hanya terjadi
karena bencana alam atau kehendak raja, tetapi juga karena tekanan dari kekuatan luar.
Tindakan Mpu Sindok yang memindahkan pusat kekuasaan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur
menjadi simbol kebijakan politik dan strategi pertahanan wilayah.
Apabila tindakan serupa dilakukan oleh seorang pemimpin kerajaan lain pada masa itu, maka
keputusan serupa paling logis akan dilakukan apabila ….
A. Wilayah lama dianggap terlalu padat penduduk sehingga membutuhkan pemekaran
ke daerah dengan potensi ekonomi baru di bagian timur kerajaan
B. Letak wilayah sebelumnya sulit dijangkau melalui jalur perdagangan utama karena
minimnya akses sungai besar yang dapat dilayari kapal dagang
C. Wilayah baru yang dipilih memberikan posisi lebih aman dari ancaman luar sekaligus
memiliki potensi pertanian yang menunjang ketahanan kerajaan
D. Kerajaan menghadapi gangguan internal dari para bangsawan lokal yang ingin
memisahkan diri dari kekuasaan pusat di daerah asal sebelumnya
E. Wilayah lama sudah sering mengalami bencana alam, seperti erupsi gunung dan banjir,
yang menghambat stabilitas kehidupan dan pemerintahan
Pembahasan :
Pemindahan pusat kekuasaan biasanya demi keamanan dari ancaman luar dan memilih
wilayah baru yang memiliki potensi ekonomi (pertanian). Inilah yang dilakukan Mpu Sindok
dan yang paling logis dilakukan oleh raja lain.

8. Dalam mempelajari sejarah kebudayaan manusia prasejarah di Indonesia, sangat penting


untuk memahami karakteristik budaya yang berkembang pada setiap masa.
Masing-masing periode mencerminkan perkembangan pola hidup, teknologi, dan organisasi
sosial manusia. Jika seorang peneliti ingin menelusuri transisi budaya dari kehidupan
nomaden ke kehidupan yang menetap dan berkembangnya struktur sosial yang kompleks,
maka urutan periode yang paling tepat untuk dijadikan fokus penelitian adalah ….
A. Paleolitikum – Mesolitikum – Megalitikum – Neolitikum
B. Paleolitikum – Neolitikum – Megalitikum – Mesolitikum
C. Mesolitikum – Paleolitikum – Megalitikum – Neolitikum
D. Mesolitikum – Megalitikum – Neolitikum – Paleolitikum
E. Neolitikum – Paleolitikum – Megalitikum – Mesolitikum
Pembahasan :
Urutan perkembangan kehidupan manusia prasejarah adalah:
 Paleolitikum: hidup nomaden, alat batu kasar.
 Mesolitikum: mulai semi menetap.
 Neolitikum: menetap, mengenal bercocok tanam.
 Megalitikum: struktur sosial kompleks, budaya bangunan besar.

9. Kebijakan Daendels sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada awal abad ke-19
berfokus pada penguatan pertahanan Jawa dalam menghadapi potensi serangan Inggris.
Namun dalam praktiknya, tidak semua kebijakan tersebut secara langsung berkaitan dengan
aspek militer atau strategi pertahanan.
Dalam konteks upaya memperkuat pertahanan Jawa, manakah kebijakan Daendels yang tidak
secara langsung berkontribusi pada kepentingan militer?
A. Meningkatkan jumlah pasukan dengan merekrut penduduk lokal untuk
memperkuat kekuatan militer
B. Mendirikan pangkalan militer dan benteng di titik-titik strategis sepanjang pantai utara
Jawa
C. Membangun industri persenjataan di daerah penting seperti Semarang dan Surabaya
D. Membangun infrastruktur jalan utama yang menghubungkan ujung barat dan timur
pulau Jawa
E. Mengatur distribusi pangan bagi penduduk lokal untuk memenuhi kebutuhan
logistik masyarakat sipil
Pembahasan :
Jalan Raya Pos (Anyer–Panarukan) memang berfungsi militer, tapi pembangunan disertai
kerja rodi. Namun, distribusi pangan (opsi E) tidak berkaitan langsung dengan militer,
melainkan aspek sipil. Jadi ini tidak langsung mendukung pertahanan.
10. Kebijakan Sakoku yang diterapkan Shogun Tokugawa pada tahun 1639, meskipun bertujuan
untuk isolasi nasional, memiliki dampak kompleks terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan
politik Jepang.
Manakah analisis paling akurat mengenai implikasi jangka panjang kebijakan ini terhadap
perkembangan internal Jepang, melampaui sekadar isolasi dari pengaruh asing?
A. Kebijakan tersebut memperkuat sentralisasi kekuasaan Shogun Tokugawa, menekan
potensi konflik internal, dan menciptakan stabilitas politik yang berkelanjutan.
B. Kebijakan tersebut memicu stagnasi ekonomi dan teknologi, melemahkan daya saing
Jepang di kancah internasional dan menghambat modernisasi.
C. Kebijakan tersebut memperkuat identitas nasional Jepang, mendorong perkembangan
budaya dan seni lokal, serta meminimalkan pengaruh budaya asing.
D. Kebijakan tersebut menciptakan kondisi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi lokal, mendorong inovasi mandiri, dan memperkuat kemandirian ekonomi.
E. Kebijakan tersebut memicu konflik internal antara faksi-faksi politik,
memperlemah kekuasaan Shogun Tokugawa, dan membuka jalan bagi intervensi asing di
masa depan.
Pembahasan :
Sakoku (isolasi) memperkuat sentralisasi Shogun Tokugawa, menciptakan stabilitas politik
yang cukup lama di Jepang (lebih dari 200 tahun), meski berdampak pada keterlambatan
modernisasi kemudian.

11. Penjelajahan samudra bangsa Eropa pada abad ke-15 dan 16 tidak hanya didorong oleh motif
ekonomi, tetapi juga oleh ambisi untuk memperluas pengaruh budaya dan agama.
Dalam konteks ini, manakah analisis paling komprehensif mengenai interaksi antara motif
ekonomi dan agama dalam penjelajahan samudra, serta dampaknya terhadap masyarakat di
wilayah yang dikunjungi?
A. Motif agama, khususnya penyebaran agama Kristen, menjadi justifikasi moral bagi
penaklukan dan eksploitasi ekonomi terhadap masyarakat pribumi.
B. Motif ekonomi, terutama pencarian rempah-rempah, mendorong bangsa Eropa untuk
menjalin hubungan dagang yang setara dengan kerajaan-kerajaan di Asia.
C. Motif agama dan ekonomi saling bertentangan, di mana para misionaris seringkali
mengkritik tindakan eksploitatif para pedagang dan penguasa kolonial.
D. Motif ekonomi dan agama berjalan paralel, di mana para pedagang dan misionaris
bekerja sama untuk mencapai tujuan masing-masing di wilayah baru.
E. Motif agama menjadi faktor sekunder, di mana bangsa Eropa lebih fokus pada
pencarian keuntungan ekonomi dan penguasaan wilayah strategis.
Pembahasan :
Motif agama (Kristenisasi) digunakan sebagai justifikasi moral untuk penaklukan, sementara
motif ekonomi (rempah-rempah, perdagangan) menjadi tujuan utama. Dampaknya adalah
eksploitasi masyarakat pribumi

12. VOC menerapkan berbagai kebijakan ekonomi di Indonesia, termasuk sistem verplichte
leverantie dan sistem Priangan, yang memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan
masyarakat pribumi. Manakah penerapan paling tepat dari konsep ekonomi kolonial
terhadap analisis dampak kebijakan-kebijakan tersebut pada struktur ekonomi lokal?
A. Penerapan konsep ekonomi kolonial menunjukkan bahwa kebijakan VOC mendorong
pertumbuhan ekonomi lokal melalui diversifikasi komoditas dan peningkatan
infrastruktur.
B. Penerapan konsep ekonomi kolonial mengonfirmasi bahwa kebijakan VOC menciptakan
ketergantungan ekonomi penguasa pribumi terhadap VOC dan menghambat
perkembangan ekonomi mandiri.
C. Penerapan konsep ekonomi kolonial mengilustrasikan bahwa kebijakan VOC
menciptakan hubungan simbiosis mutualisme antara VOC dan penguasa pribumi dalam
perdagangan.
D. Penerapan konsep ekonomi kolonial menunjukkan bahwa kebijakan VOC memicu
pemberontakan sporadis oleh penguasa pribumi, tetapi tidak mengubah struktur ekonomi
secara signifikan.
E. Penerapan konsep ekonomi kolonial mengonfirmasi bahwa kebijakan VOC mendorong
pertumbuhan kelas pedagang pribumi yang mandiri dan kompetitif.
Pembahasan :
Sistem verplichte leverantie (penyerahan wajib) dan Sistem Priangan membuat rakyat harus
menyerahkan hasil panen ke VOC. Hal ini menciptakan ketergantungan ekonomi pada VOC
dan menghambat perkembangan ekonomi mandiri.

13. Kebijakan kerja rodi yang diterapkan oleh Daendels pada masa pemerintahan kolonial
Hindia Belanda berdampak besar terhadap masyarakat pribumi.
Salah satu dampak ekonomi yang langsung dialami oleh masyarakat akibat pelaksanaan
proyek Jalan Raya Anyer–Panarukan adalah ….
A. Ribuan pekerja menjadi korban jiwa akibat kerja paksa dalam pembangunan
fasilitas pertahanan militer kolonial Belanda
B. Rakyat tidak memperoleh upah sepeser pun dan diawasi secara ketat oleh pasukan militer
asing selama pengerjaan jalan raya
C. ,
D. Sumber daya alam seperti kayu dan batu dipaksa untuk dieksploitasi dan dialihkan
guna kepentingan logistik militer kolonial
E. Masyarakat menderita kelaparan dan kemiskinan akibat penerapan tanam paksa untuk
mendukung logistik proyek jalan kolonial Belanda
Pembahasan :
Kerja rodi pada pembangunan Jalan Raya Pos menyebabkan rakyat menderita secara
ekonomi karena bekerja tanpa upah dan mengalami kelelahan besar.

14. Kabinet Wilopo, yang berkuasa pada masa awal kemerdekaan Indonesia, menghadapi
berbagai tantangan politik dan ekonomi yang akhirnya menyebabkan kejatuhannya.
Manakah penerapan paling tepat dari konsep stabilitas politik terhadap analisis penyebab
jatuhnya Kabinet Wilopo?
A. Penerapan konsep stabilitas politik menunjukkan bahwa jatuhnya Kabinet Wilopo
disebabkan oleh ketidakmampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi akibat
inflasi dan krisis pangan.
B. Penerapan konsep stabilitas politik mengonfirmasi bahwa jatuhnya Kabinet Wilopo
disebabkan oleh ketegangan antara sipil dan militer, yang mengganggu keseimbangan
kekuasaan.
C. Penerapan konsep stabilitas politik mengilustrasikan bahwa jatuhnya Kabinet Wilopo
disebabkan oleh kegagalan melaksanakan pemilu, yang memperlemah legitimasi
pemerintah.
D. Penerapan konsep stabilitas politik menunjukkan bahwa jatuhnya Kabinet Wilopo
disebabkan oleh penolakan bantuan ekonomi militer dari Amerika, yang memicu konflik
internal.
E. Penerapan konsep stabilitas politik mengonfirmasi bahwa jatuhnya Kabinet Wilopo
disebabkan oleh mosi tidak percaya parlemen terkait nasionalisasi perusahaan
perkebunan asing, yang menunjukkan ketidakstabilan politik.
Pembahasan :
Kabinet Wilopo jatuh akibat mosi tidak percaya parlemen terkait nasionalisasi perkebunan
asing, yang menunjukkan ketidakstabilan politik pada masa itu.

15. Setelah keluarnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959, dinamika politik Indonesia mengalami
perubahan signifikan. Presiden Soekarno tidak hanya mengambil langkah penyelamatan
konstitusi, tetapi juga membuka peluang baru dalam komposisi kekuasaan politik nasional.
Dalam konteks perubahan arah kebijakan pemerintahan pasca-dekrit, salah satu makna
penting yang muncul dari sudut pandang kepentingan politik ideologis adalah ….
A. Kesempatan terbuka bagi kekuatan kiri seperti PKI untuk memperoleh posisi
dalam pemerintahan sebagai bagian dari upaya integrasi kekuatan politik nasional
B. Terbentuknya kembali sistem pemerintahan yang mengutamakan stabilitas politik dan
ekonomi di bawah naungan UUD 1945
C. Kembalinya kekuasaan eksekutif yang kuat kepada Presiden dengan dasar hukum yang
lebih terpusat dibanding sistem parlementer sebelumnya
D. Menurunnya legitimasi Konstituante sebagai lembaga demokratis akibat
ketidakmampuan merumuskan UUD yang baru dalam waktu yang ditentukan
E. Menguatnya posisi militer dalam pemerintahan setelah mendapatkan ruang yang lebih
besar dalam sistem Demokrasi Terpimpin
Pembahasan :
Pasca Dekrit 5 Juli 1959, Soekarno menerapkan Demokrasi Terpimpin, di mana PKI
memperoleh kesempatan masuk pemerintahan sebagai bagian integrasi kekuatan politik
nasional.

16. Peradaban Mesopotamia dikenal dengan sistem kepercayaan yang kompleks, yang
memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakatnya.
Manakah evaluasi paling tepat mengenai peran sistem kepercayaan tersebut dalam
membentuk struktur sosial dan politik di Mesopotamia, serta implikasinya terhadap
perkembangan peradaban tersebut secara keseluruhan?
A. Sistem kepercayaan di Mesopotamia memperkuat hierarki sosial yang kaku, menghambat
mobilitas sosial, dan memicu konflik internal akibat perbedaan interpretasi agama.
B. Sistem kepercayaan di Mesopotamia mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi, karena para imam dan penguasa menggunakan pengetahuan astronomi dan
matematika untuk memprediksi peristiwa alam.
C. Sistem kepercayaan di Mesopotamia menciptakan tatanan hukum yang adil dan merata,
karena para penguasa menganggap diri mereka sebagai wakil dewa di bumi.
D. Sistem kepercayaan di Mesopotamia memfasilitasi integrasi budaya antar suku dan
bangsa, karena adanya kesamaan dewa-dewa yang disembah di berbagai wilayah.
E. Sistem kepercayaan di Mesopotamia memicu isolasionisme budaya, karena masyarakat
Mesopotamia menganggap diri mereka sebagai pusat peradaban dan menolak pengaruh
budaya asing.
Pembahasan :
Sistem kepercayaan Mesopotamia erat dengan peran imam dalam astronomi dan matematika
untuk prediksi banjir Sungai Tigris-Eufrat. Ini mendorong perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi.

17. Pasca berakhirnya konfrontasi Indonesia–Malaysia, pemerintah Orde Baru mulai menata
kembali hubungan diplomatik dan kerja sama bilateral dengan berbagai negara, termasuk
Malaysia. Salah satu fokus kerja sama tersebut adalah di bidang pendidikan, yang tidak
hanya bersifat simbolis tetapi juga strategis dalam membangun kembali kepercayaan dan
kesamaan visi antar kedua negara.
Jika dilihat dari aspek kolaborasi ilmiah dan inovasi dalam dunia pendidikan, maka bentuk
kerja sama yang paling mencerminkan pendekatan strategis tersebut adalah ….
A. Pemberian beasiswa dari pemerintah Indonesia kepada pelajar Malaysia untuk studi
di sejumlah perguruan tinggi negeri
B. Pembentukan yayasan bersama yang berfungsi sebagai forum pertukaran informasi
pendidikan dan kebudayaan
C. Pembentukan tim riset bersama antara akademisi Indonesia dan Malaysia untuk
mengembangkan proyek-proyek kolaboratif dalam bidang pendidikan
D. Penyelenggaraan seminar-seminar bersama untuk membahas sistem pendidikan dan
kurikulum nasional kedua negara
E. Program pertukaran pelajar yang melibatkan pelajar tingkat sekolah menengah dari kedua
negara secara berkala
Pembahasan :
Bentuk kerja sama strategis bidang pendidikan pasca-konfrontasi adalah riset bersama antar
akademisi karena mencerminkan kolaborasi ilmiah dan inovasi, bukan sekadar simbolis.

18. Gerakan reformasi yang melanda Indonesia pada tahun 1998 dipicu oleh serangkaian krisis
multidimensi, termasuk krisis ekonomi, politik, dan sosial.
Manakah penerapan paling tepat dari konsep krisis multidimensi terhadap analisis faktor
utama lahirnya gerakan reformasi tersebut?
A. Penerapan konsep krisis multidimensi menunjukkan bahwa gerakan reformasi lahir
sebagai respons terhadap ketidakmampuan pemerintah dalam mengatasi krisis ekonomi
yang berujung pada kenaikan harga kebutuhan pokok.
B. Penerapan konsep krisis multidimensi mengonfirmasi bahwa gerakan reformasi lahir
sebagai respons terhadap ketidakpuasan masyarakat terhadap praktik KKN yang
merajalela di berbagai sektor pemerintahan.
C. Penerapan konsep krisis multidimensi mengilustrasikan bahwa gerakan reformasi lahir
sebagai respons terhadap ketidakstabilan politik akibat ketidakjelasan suksesi
kepemimpinan nasional.
D. Penerapan konsep krisis multidimensi menunjukkan bahwa gerakan reformasi lahir
sebagai respons terhadap kenaikan harga BBM yang memicu gelombang demonstrasi
mahasiswa di berbagai kota.
E. Penerapan konsep krisis multidimensi mengonfirmasi bahwa gerakan reformasi lahir
sebagai respons terhadap pendudukan gedung DPR/MPR oleh mahasiswa, yang menjadi
simbol perlawanan terhadap rezim Orde Baru.
Pembahasan :
Reformasi 1998 tidak hanya dipicu krisis ekonomi, tetapi juga ketidakpuasan masyarakat
terhadap KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) yang merajalela di pemerintahan Orde Baru.

19. Masa Demokrasi Liberal di Indonesia diwarnai dengan upaya daerah untuk
mengimplementasikan otonomi, termasuk dalam bidang ekonomi.
Berdasarkan pemahaman Anda tentang dinamika politik dan ekonomi pada periode tersebut,
manakah contoh kebijakan ekonomi di tingkat daerah berikut yang paling mungkin
mencerminkan penerapan konsep otonomi daerah namun berpotensi menimbulkan gesekan
atau tantangan dari pemerintah pusat?
A. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan sebagian besar anggaran daerah untuk
mengembangkan infrastruktur pertanian dan memberikan subsidi kepada petani lokal,
sebagai upaya untuk meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani tanpa
meminta persetujuan khusus dari pemerintah pusat terkait detail alokasi anggaran
tersebut.
B. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara mengeluarkan peraturan
daerah yang memberikan insentif pajak khusus bagi investor swasta nasional yang
bersedia membangun pabrik pengolahan hasil bumi di wilayah tersebut, dengan tujuan
untuk menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja sesuai dengan kebutuhan lokal.
C. Pemerintah Daerah Tingkat II di Sulawesi Selatan menetapkan peraturan daerah yang
mewajibkan semua kegiatan perdagangan hasil bumi antar pulau yang melewati
wilayahnya untuk dikenakan retribusi khusus yang signifikan, dengan tujuan untuk
meningkatkan pendapatan daerah secara mandiri meskipun berpotensi mempengaruhi
kelancaran perdagangan nasional.
D. Beberapa kabupaten di Jawa Tengah bekerjasama untuk membentuk badan usaha milik
daerah (BUMD) bersama yang bergerak di bidang pariwisata, dengan tujuan untuk
mempromosikan potensi wisata lokal dan meningkatkan pendapatan daerah melalui
pengelolaan yang lebih terkoordinasi antar wilayah.
E. Pemerintah Kota Surabaya menerbitkan obligasi daerah untuk membiayai pembangunan
pasar tradisional dan fasilitas umum lainnya, dengan perhitungan pembayaran kembali
obligasi tersebut berasal dari pendapatan retribusi pasar dan pajak daerah, tanpa adanya
jaminan atau intervensi finansial dari pemerintah pusat.
Pembahasan :
Kebijakan retribusi perdagangan antar pulau oleh daerah (Sulawesi Selatan) mencerminkan
semangat otonomi ekonomi daerah, tetapi menimbulkan gesekan dengan pusat karena bisa
menghambat perdagangan nasional dan melanggar prinsip pasar tunggal nasional.

20. Konflik Bosnia yang terjadi pada tahun 1992–1995 menimbulkan penderitaan besar bagi
rakyat sipil, khususnya dari etnis Muslim Bosnia dan Kroat-Bosnia. Dalam merespons
konflik tersebut, Indonesia melalui Pasukan Garuda XIV yang tergabung dalam UNPROFOR
secara aktif terlibat dalam menjaga wilayah netral dan mengevakuasi korban perang.
Jika ditinjau dari konteks keterlibatan ini, maka dapat disimpulkan bahwa motif utama
Indonesia dalam memilih terlibat dalam konflik Bosnia adalah ….
A. Adanya kedekatan nilai historis dan emosional terhadap penderitaan etnis tertentu
yang mendorong keterlibatan aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian.
B. Mewujudkan peran sebagai pelindung umat beragama dalam konflik global yang
berdampak kemanusiaan.
C. Menunjukkan kapasitas militer Indonesia dalam mendukung operasi penjaga
perdamaian secara berkelanjutan di wilayah Eropa Timur.
D. Membuktikan peran strategis Indonesia sebagai negara berkembang dalam
menyelesaikan konflik internasional secara netral.
E. Menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pelopor resolusi konflik atas nama
solidaritas dunia ketiga.
Pembahasan :
Motif utama Indonesia adalah membangun citra sebagai negara netral yang aktif menjaga
perdamaian internasional, bukan semata alasan agama atau kekuatan militer. Hal ini sejalan
dengan politik luar negeri bebas-aktif.

21. Setelah dideklarasikan pada tahun 1957, prinsip negara kepulauan yang disampaikan melalui
Deklarasi Djuanda akhirnya memperoleh legitimasi global dalam Konvensi Hukum Laut
PBB
(UNCLOS) 1982. Keputusan internasional ini membawa dampak strategis terhadap
pembangunan nasional Indonesia.
Berdasarkan informasi tersebut, keuntungan nyata dari pengakuan prinsip negara kepulauan
bagi pembangunan nasional Indonesia secara sektoral adalah ….
A. Mendorong perluasan wilayah laut Indonesia yang selaras dengan cita-cita
kemaritiman dalam Pembukaan UUD 1945.
B. Memberikan penguatan hukum terhadap kedaulatan laut teritorial dan kedaulatan
ekonomi negara kepulauan.
C. Memungkinkan pengelolaan sumber daya kelautan secara optimal dalam sektor
perikanan sebagai bagian dari pembangunan nasional.
D. Memberikan legitimasi formal terhadap posisi Indonesia dalam diplomasi batas maritim
dan navigasi internasional.
E. Menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan potensi kawasan laut yang
semakin strategis secara geopolitik dan geoekonomi.
Pembahasan :
Pengakuan prinsip negara kepulauan memberi keuntungan nyata, yaitu hak penuh mengelola
sumber daya laut (perikanan, mineral, energi) sehingga mendukung pembangunan nasional
di sektor maritim.

22. Dalam konteks Perang Dingin, Indonesia menunjukkan posisi strategisnya di tengah
ketegangan antara blok Barat dan blok Timur. Di satu sisi, Indonesia menjalin hubungan
diplomatik dengan negara-negara komunis seperti Uni Soviet dan Tiongkok, namun di sisi
lain, Indonesia juga mengalami intervensi politik dari Amerika Serikat dalam pemberontakan
di dalam negeri.
Melihat situasi ini, keputusan Indonesia untuk mengambil inisiatif memprakarsai Gerakan
Non Blok mencerminkan ….
A. Upaya Indonesia untuk tidak terjebak dalam dominasi dua kekuatan besar dunia sambil
tetap memperkuat solidaritas negara-negara yang baru merdeka.
B. Sikap Indonesia dalam menghindari ancaman militer secara langsung dari kedua blok
besar dengan tetap menjalin kerja sama bilateral terbatas.
C. Komitmen Indonesia dalam membangun tatanan politik global berdasarkan prinsip
netralitas aktif dan hubungan ekonomi seimbang.
D. Strategi Indonesia dalam mendukung pertumbuhan negara-negara berkembang melalui
jalur diplomatik bebas dari tekanan ideologis.
E. Peran Indonesia dalam memperluas pengaruhnya sebagai negara pemimpin Asia-
Afrika dengan mengambil posisi politik tengah.
Pembahasan :
Gerakan Non Blok merupakan inisiatif Indonesia agar tidak terjebak dalam dominasi AS–
Soviet, sekaligus memperkuat solidaritas negara baru merdeka.

23. Dalam upaya mewujudkan Pax Netherlandica, Belanda berambisi menguasai seluruh
wilayah Nusantara, termasuk Aceh.
Namun, rencana penaklukan Aceh pada pertengahan abad ke-19 tidak dapat dilakukan
secara instan karena ….
A. Aceh secara geografis terlindung oleh kondisi alam yang menyulitkan invasi militer
secara langsung.
B. Aceh telah berkembang menjadi kekuatan mandiri yang kuat dalam bidang politik
dan perdagangan global, terutama melalui komoditas lada.
C. Wilayah Sumatera bagian utara didominasi oleh jaringan kerajaan kecil yang saling
bersaing dan mendukung Aceh secara terbatas.
D. Belanda belum memperoleh dukungan resmi dari pihak kolonial Inggris yang berperan di
Selat Malaka.
E. Stabilitas internal Hindia Belanda belum sepenuhnya terjaga setelah perlawanan di
Sumatera Barat mereda.
Pembahasan :
Aceh adalah kekuatan politik dan ekonomi mandiri dengan perdagangan lada internasional
yang kuat. Inilah sebab Belanda kesulitan menaklukkan Aceh meski berambisi mewujudkan
Pax Netherlandica.

24. Penyerangan Penjara Bastille pada 14 Juli 1789 menjadi momentum penting dalam sejarah
Revolusi Prancis yang menandai berakhirnya simbol kekuasaan absolut Raja Louis XVI.
Pasca- peristiwa tersebut, pemerintahan revolusioner mengambil berbagai langkah untuk
menstabilkan kondisi dalam negeri dan mempersiapkan transisi politik.
Berdasarkan konteks tersebut, tindakan yang paling mencerminkan orientasi politik dan
kelembagaan pemerintahan sementara Revolusi Prancis adalah ….
A. Mendirikan pasukan rakyat untuk mempertahankan kota Paris dari serangan pasukan
kerajaan.
B. Menasionalisasi aset bangsawan dan gereja guna menyeimbangkan keuangan negara.
C. Menghapus hak-hak istimewa kaum bangsawan melalui dekrit revolusioner.
D. Menyusun piagam hak asasi manusia sebagai dasar moral sistem pemerintahan baru.
E. Membentuk Majelis Konstituante untuk merancang sistem pemerintahan yang
lebih demokratis.
Pembahasan :
Setelah Bastille runtuh, pemerintahan revolusioner membentuk Majelis Konstituante untuk
merancang pemerintahan demokratis. Ini langkah kelembagaan paling strategis untuk transisi
politik.

25. Dalam konflik Laut Cina Selatan, Indonesia mengambil posisi strategis sebagai pihak yang
tidak melakukan klaim langsung terhadap wilayah sengketa, tetapi tetap aktif dalam menjaga
stabilitas kawasan.
Jika dilihat dari sudut pandang geopolitik global, maka peran Indonesia dalam menjaga
perdamaian dunia melalui konflik tersebut paling tepat digambarkan sebagai ….
A. Mengupayakan stabilitas jalur perdagangan internasional, termasuk memastikan jalur
ekspor negara-negara besar tidak terganggu oleh konflik regional.
B. Menawarkan diri sebagai mediator netral karena tidak termasuk dalam negara
pengklaim wilayah Laut Cina Selatan.
C. Mendorong terbentuknya forum ASEAN yang khusus membahas Laut Cina Selatan
secara kolektif dan berkala.
D. Membangun iklim kepercayaan antarnegara kawasan dengan memperkuat kerja sama
militer non-perang di Asia Tenggara.
E. Mengedepankan posisi Indonesia sebagai negara terbesar di kawasan ASEAN yang
layak memimpin arah negosiasi regional.
Pembahasan :
Indonesia bukan negara pengklaim sehingga posisinya netral. Peran strategisnya adalah
sebagai mediator netral yang menjembatani dialog antar pihak untuk menjaga stabilitas
kawasan.

*************Selamat Mengerjakan*************

Nama : Keyla Zhafirah


Kelas : XII - H
No. Absen : 16

Nb:..
1. Kerjakan dengan tepat dan benar
2. Berikan alasannya mengapa anda memilih jawaban tersebut (Contoh; anda memilih
a. ...mengapa anda memilih a)
3. Kirim ke drive yang telah disiapkan oleh PJ Sejarah
4. Kelas tetap kondusif
5. Tidak ke kantin saat KBM dan tidak keluar kelas dengan alasan yang tidak jelas

Anda mungkin juga menyukai