1.
PENGERTIAN KAMPUNG KB
Kampung Keluarga berkualitas atau sering disingkat kampung KB
didefinisikan sebagai satuan wilayah setingkat desa dimana terdapat integrasi dan
konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga
dalam seluruh dimensinya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia,
keluarga dan masyarakat.
2. DASAR HUKUM KAMPUNG KB
Adapun dasar hukum dalam pencanangan dan pengembangan Kampung Keluarga
Berkualitas di Kabupaten Sukabumi adalah sebagai berikut :
a. Instruksi Presiden (Inpres) no. 3 tahun 2022 tentang Optimalisasi
Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas pada 20 Mei 2022.
b. Undang- Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan
Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
c. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) Tahun 2020- 2024.
d. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/70/SJ Tahun 2016 untuk
Pencanangan Kampung KB.
e. Peremendagri Nomor 22 Tahun 2018 tentang Penyusunan Rencana Kerja
Pemerintah Daerah Tahun 2019.
f. Permendesa Nomor 19 Tahun 2017 Tentang Penetapan Prioritas
Pembangunan Dana Desa 2018.
3. TUJUAN KAMPUNG KB
Tujuan dan strategis pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas
adalah meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat melalui:
a. Mendekatkan pelayanan program BANGGA KENCANA dan pelayanan
dasar.
b. Penguatan 8 fungsi keluarga.
c. Partisipasi aktif masyarakat.
d. Pembangunan yang terintegrasi lintas sektor.
4. INDIKATOR TERCAPAINYA KAMPUNG KB
Adapun indikator yang ingin dicapai adalah sebagai berikut:
a. Tersedianya data dan cakupan pemenuhan administrasi
kependudukan.
b. Terlaksananya advokasi dan komunikasi perubahan perilaku
masyarakat.
c. Meningkatnya akses dan pelayanan kesehatan termasuk
keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.
d. Terdapat pendampingan dan pelayanan pada keluarga dengan
resiko kejadian stunting.
e. Meningkatnya cakupan layanan dan akses pendidikan.
f. Meningkatnya cakupan layanan jaminan dan perlindungan
sosial pada keluarga miskin serta rentan.
g. Terdapat kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
h. Penataan lingkungan, peningkatan akses air bersih serta
sanitasi dasar.