0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan6 halaman

Tugas 2 Ips

Diunggah oleh

mibnuhussein18
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan6 halaman

Tugas 2 Ips

Diunggah oleh

mibnuhussein18
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS 2 TUTON

NAMA : MUHAMMAD IBNU HUSSEIN


NIM : 856280917
MATKUL : IPS
PRODI : S1 PGSD
UPBJJ : PADANG, SUMATERA BARAT

SOAL NO 1
Contoh masalah/isu yang timbul akibat tren globalisasi dalam era generasi 4.0 beserta
pengaruhnya terhadap pembelajaran IPS di SD:
A. Kesenjangan Pendidikan dan Sosial
 Globalisasi menyebabkan kesenjangan antara masyarakat yang mampu dan tidak
mampu, misalnya dalam akses pendidikan dan biaya pendidikan yang semakin mahal.
Hal ini juga memicu ketimpangan digital antara daerah perkotaan dan pedesaan.
B. Ancaman terhadap Nilai Budaya Lokal
 Masuknya budaya asing secara masif dapat mengikis nilai-nilai budaya lokal yang
seharusnya ditanamkan dalam pendidikan.
C. Persaingan Global yang Ketat
 Tekanan persaingan global menuntut peningkatan kualitas pendidikan dan lulusan,
sehingga kurikulum harus disesuaikan agar siswa siap bersaing di dunia internasional.
D. Masalah Sosial seperti Urbanisasi dan Penyakit
 Globalisasi mendorong urbanisasi yang cepat dan penyebaran penyakit akibat
kemiskinan dan kelaparan di beberapa negara berkembang.
E. Ketergantungan Ekonomi dan Perdagangan Bebas
 Pasar bebas menyebabkan negara harus bersaing dengan produk luar negeri, yang
menuntut kesiapan dari segi kualitas dan harga.
F. Pengaruh Negatif Teknologi dan Media
 Perkembangan teknologi komunikasi seperti internet dan televisi menghilangkan
batas negara, namun juga membawa pengaruh negatif seperti meningkatnya
penggunaan obat terlarang di kalangan anak muda.
Pengaruh terhadap Pembelajaran IPS di SD:
a. Materi Pembelajaran yang Lebih Global dan Kontekstual
 Pembelajaran IPS harus mengakomodasi isu-isu global seperti globalisasi ekonomi,
sosial, dan budaya agar siswa memahami dinamika dunia saat ini.
b. Penguatan Nilai Budaya dan Karakter
 Pembelajaran IPS perlu menanamkan nilai-nilai budaya lokal dan karakter bangsa
untuk melawan erosi budaya akibat pengaruh globalisasi.
c. Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran
 Teknologi informasi yang berkembang pesat harus dimanfaatkan dalam pembelajaran
IPS agar siswa lebih mudah mengakses informasi dan belajar secara interaktif.
d. Peningkatan Kompetensi Guru dan Kurikulum
 Guru IPS perlu meningkatkan kompetensi untuk mengajarkan materi yang relevan
dengan tantangan global, serta kurikulum disesuaikan dengan standar internasional
tanpa mengabaikan konteks lokal.
e. Mengatasi Kesenjangan Akses Pendidikan
 Pembelajaran IPS harus dirancang agar dapat diakses oleh semua siswa, termasuk
yang berada di daerah terpencil, sehingga pemerataan pendidikan dapat tercapai.
Globalisasi membawa tantangan sekaligus peluang dalam pembelajaran IPS di SD.
Pendidikan harus mampu menyeimbangkan antara penguasaan pengetahuan global dengan
pelestarian nilai-nilai lokal agar siswa siap menghadapi dunia yang semakin terhubung namun
tetap berakar pada budaya bangsa

SOAL NO 2
Hubungan antara masalah hukum, ketertiban, dan kesadaran hukum dengan pendidikan IPS di
SD sangat erat dan saling mendukung dalam membentuk karakter dan pemahaman siswa sebagai
warga masyarakat yang baik.
1. Masalah Hukum, Ketertiban, dan Kesadaran Hukum dalam Konteks IPS SD
 Masalah Hukum berkaitan dengan aturan atau norma yang mengatur perilaku
masyarakat agar tercipta keadilan dan keteraturan.
 Ketertiban adalah kondisi masyarakat yang tertib dan teratur karena adanya
kepatuhan terhadap aturan hukum.
 Kesadaran Hukum adalah pemahaman dan sikap warga masyarakat yang menyadari
pentingnya hukum dan mau mematuhi aturan demi kebaikan bersama.
2. Peran Pendidikan IPS dalam Mengaitkan Ketiga Aspek Tersebut
 Pendidikan IPS di SD mengenalkan siswa pada konsep dasar kehidupan
bermasyarakat, termasuk aturan sosial dan hukum yang berlaku di lingkungan sekitar.
 Melalui pembelajaran IPS, siswa diajarkan nilai-nilai etika, moral, dan norma yang
menjadi dasar hukum serta pentingnya ketertiban dalam kehidupan sosial.
 IPS membantu menanamkan kesadaran hukum sejak dini, misalnya dengan
mengajarkan hak dan kewajiban warga negara, penghormatan terhadap aturan, dan
sikap saling menghargai antarindividu.
 Pembelajaran IPS juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam
memahami dan memecahkan masalah sosial yang berkaitan dengan hukum dan
ketertiban.
3. Contoh Implementasi dalam Pembelajaran IPS SD
 Mengajarkan pentingnya mematuhi aturan di sekolah dan lingkungan sekitar sebagai
bentuk ketertiban.
 Menanamkan sikap menghormati hak orang lain dan memahami konsekuensi hukum
dari pelanggaran aturan.
SOAL N0 3
Istilah Pengertian dan Karakteristik Contoh dalam Pembelajaran
IPS SD
Pendekatan Cara pandang atau sudut Pendekatan inkuiri
pandang guru terhadap proses (discovery), pendekatan
pembelajaran; kerangka
tematik, pendekatan
konseptual yang mendasari konstruktivisme, pendekatan
bagaimana pembelajaranlingkungan.
dijalankan. Pendekatan
menentukan suasana dan iklim
belajar yang ingin diciptakan.
Pendekatan bersifat umum dan
filosofis.
Strategi Pembelajaran Pola umum tindakan guru dan Strategi pembelajaran
siswa dalam proses kooperatif, strategi
pembelajaran untuk mencapai pembelajaran berbasis
tujuan; mencakup perencanaan masalah, strategi pembelajaran
dan pengorganisasian kegiatan aktif.
belajar secara sistematis.
Strategi lebih operasional
dibanding pendekatan.
Metode Cara atau prosedur spesifik Metode diskusi, metode
yang digunakan guru untuk ceramah, metode demonstrasi,
menyampaikan materi dan metode studi kasus, metode
memfasilitasi belajar siswa; tanya jawab.
lebih terfokus dan teknis
dibanding strategi.
Teknik Langkah-langkah atau trik Teknik tanya jawab, teknik
khusus yang digunakan dalam bermain peran, teknik
pelaksanaan metode untuk brainstorming, teknik
mempermudah proses belajar observasi.
mengajar; sangat spesifik dan
praktis.
Model Pembelajaran Rangkaian prosedur Model pembelajaran
pembelajaran yang terstruktur kooperatif tipe Jigsaw, model
dan sistematis, biasanya pembelajaran problem-based
berdasarkan teori tertentu, learning (PBL), model
yang dapat diterapkan untuk pembelajaran inquiry.
mencapai tujuan pembelajaran
secara efektif. Model
merupakan pola atau contoh
konkret dari strategi dan
metode.
a. Pendekatan adalah landasan filosofis dan konseptual yang menjadi cara pandang guru
dalam mengelola pembelajaran IPS, misalnya pendekatan inkuiri yang menekankan
eksplorasi aktif siswa terhadap materi sosial.
b. Strategi pembelajaran adalah pola tindakan yang dirancang untuk mengorganisasi proses
belajar, misalnya strategi pembelajaran kooperatif yang mengatur interaksi antar siswa
agar belajar secara kelompok.
c. Metode adalah cara konkret yang digunakan guru untuk menyampaikan materi, seperti
metode diskusi yang melibatkan siswa dalam dialog.
d. Teknik adalah langkah praktis yang mendukung metode, contohnya teknik tanya jawab
yang digunakan dalam metode diskusi untuk memancing partisipasi siswa
e. Model pembelajaran adalah pola pembelajaran yang lebih lengkap dan terstruktur yang
mengintegrasikan pendekatan, strategi, metode, dan teknik untuk mencapai hasil belajar,
misalnya model pembelajaran PBL yang menekankan pemecahan masalah nyata.

SOAL NO 4
Ranah dan Tingkatan dalam RPP IPS SD Kelas Rendah
1. Ranah Sikap (Afektif)
 Tujuan: Menumbuhkan sikap positif terhadap lingkungan sosial dan alam sekitar,
serta nilai-nilai kebersamaan dan tanggung jawab.
 Tingkatan:
Menunjukkan rasa ingin tahu dan rasa hormat terhadap teman dan lingkungan.
Menunjukkan sikap peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Menerapkan perilaku jujur, disiplin, dan tanggung jawab dalam kegiatan sehari-hari.
2. Ranah Pengetahuan (Kognitif)
 Tujuan: Memahami konsep dasar IPS seperti lingkungan alam dan sosial, keluarga,
masyarakat, dan budaya lokal.
 Tingkatan:
Mengidentifikasi benda, tempat, dan kegiatan di lingkungan sekitar.
Menjelaskan hubungan antara manusia dan lingkungan secara sederhana.
Mengenal keberagaman sosial dan budaya di lingkungan sekitar.
Mengamati dan mengumpulkan informasi dari lingkungan untuk memahami
fenomena sosial.
3. Ranah Keterampilan (Psikomotor)
 Tujuan: Mengembangkan keterampilan mengamati, mengumpulkan data, dan
menyajikan hasil pengamatan secara sederhana.
 Tingkatan:
Melakukan pengamatan langsung terhadap lingkungan alam dan sosial.
Menggambar atau membuat laporan sederhana tentang hasil pengamatan.
Berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan kegiatan pembelajaran.
Menggunakan alat sederhana untuk mengumpulkan informasi (misal: peta sederhana,
gambar).

Contoh Indikator dan Tujuan Pembelajaran dalam RPP IPS Kelas Rendah
Ranah Indikator Capaian Siswa Tujuan Pembelajaran
Sikap Siswa menunjukkan rasa Siswa dapat menunjukkan
peduli terhadap lingkungan sikap peduli dan bertanggung
jawab menjaga kebersihan
lingkungan sekolah.
Pengetahuan Siswa dapat menyebutkan Siswa dapat menyebutkan dan
bagian-bagian lingkungan menjelaskan bagian-bagian
lingkungan alam dan buatan di
sekitar rumah.
Keterampilan Siswa dapat membuat gambar Siswa dapat membuat gambar
lingkungan sekitar sederhana tentang lingkungan
sekitar dan menjelaskan
hasilnya.
Implementasi dalam RPP
 Pendahuluan: Mengajak siswa berdiskusi tentang pengalaman mereka di lingkungan
sekitar dan menumbuhkan rasa ingin tahu.
 Kegiatan Inti: Mengamati lingkungan sekitar sekolah, mengumpulkan informasi secara
berkelompok, dan menyajikan hasil pengamatan secara lisan atau gambar.
 Penutup: Refleksi bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan sikap yang
harus dikembangkan.
 Alokasi Waktu : Biasanya 2 x 35 menit per pertemuan, disesuaikan dengan materi dan
aktivitas pembelajaran.

SOAL NO 5
Penerapan model Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang tepat dalam mengajarkan IPS
di SD kelas rendah
1. Model RPP Tematik Integratif
 Pembelajaran IPS di SD kelas rendah sebaiknya menggunakan model RPP tematik
integratif sesuai Kurikulum 2013, yang menggabungkan beberapa mata pelajaran
dalam satu tema umum. Model ini memudahkan siswa memahami konsep sosial
secara menyeluruh dan relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.
 Keunggulan:
- Materi IPS tidak diajarkan secara terpisah, melainkan terintegrasi dengan mata
pelajaran lain seperti PPKn, Bahasa Indonesia, dan IPA.
- Membantu siswa mengaitkan pengetahuan IPS dengan pengalaman nyata di
lingkungan sekitar.
- Mendorong pembelajaran yang aktif dan kontekstual melalui kegiatan yang
menarik dan bermakna.
2. Model Cooperative Learning (Pembelajaran Kooperatif)
 Model pembelajaran kooperatif, seperti tipe Make a Match, sangat efektif untuk IPS
di kelas rendah karena melibatkan interaksi sosial antar siswa dan meningkatkan
pemahaman konsep sosial.
 Keunggulan:
- Meningkatkan keterampilan sosial dan kerja sama antar siswa.
- Membantu siswa memahami materi melalui diskusi dan tukar pendapat.
- Menumbuhkan sikap saling menghargai dan toleransi.
3. Struktur RPP yang Tepat untuk IPS SD Kelas Rendah
RPP harus memuat komponen-komponen lengkap seperti:
 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang jelas dan sesuai dengan
kurikulum.
 Indikator Pencapaian yang spesifik dan terukur, misalnya mengidentifikasi
masalah sosial sederhana di lingkungan sekitar.
 Tujuan Pembelajaran yang menggunakan format ABCD (Audience, Behavior,
Condition, Degree) agar jelas hasil yang diharapkan.
 Kegiatan Pembelajaran yang meliputi pendahuluan (motivasi dan apersepsi),
kegiatan inti (pengamatan, diskusi, bermain peran, mencocokkan kartu), dan
penutup (refleksi dan evaluasi).
 Media dan Alat Peraga yang relevan dan menarik, seperti gambar, peta sederhana,
kartu kecocokan, dan alat peraga konkret.
 Penilaian yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dengan
metode yang variatif, tidak hanya tes tertulis tetapi juga observasi dan penilaian
sikap.
4. Prinsip Pembelajaran yang Harus Diterapkan
 Pembelajaran Aktif dan Kontekstual: Melibatkan siswa secara langsung dalam
kegiatan belajar yang relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari.
 Pengembangan Karakter: Menanamkan nilai-nilai sosial seperti kerja sama, tanggung
jawab, dan peduli lingkungan.
 Penggunaan Media dan Alat Peraga: Mempermudah pemahaman konsep IPS yang
abstrak melalui visualisasi dan pengalaman langsung.
 Kesimpulan:
Model RPP yang tepat untuk pembelajaran IPS di SD kelas rendah adalah model
tematik integratif yang menggabungkan materi IPS dengan mata pelajaran lain,
dipadukan dengan strategi pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan interaksi
sosial dan pemahaman siswa.
RPP harus dirancang secara sistematis dengan tujuan yang jelas, kegiatan yang menarik
dan kontekstual, serta penilaian yang komprehensif agar pembelajaran IPS menjadi efektif dan
bermakna bagi siswa

Anda mungkin juga menyukai