0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
205 tayangan28 halaman

Modul Ajar Rasio

Diunggah oleh

Intan Christina
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
205 tayangan28 halaman

Modul Ajar Rasio

Diunggah oleh

Intan Christina
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR – RASIO

IDENTITAS MODUL AJAR


Nama penyusun : Intan Christina, [Link]
Institusi : SMP Negeri 28 Batam
Tahun Pelajaran : 2024/2025
Jenjang Sekolah : SMP
Kelas :7
Semester :I
Fase :D
Alokasi Waktu : 20 x 40 Menit (8 Pertemuan)
Materi : Rasio

CAPAIAN PEMBELAJARAN
Di akhir fase D, peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional,
bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah. Mereka dapat menerapkan operasi
aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan
literasi finansial). Peserta didik dapat menggunakan faktorisasi prima dan pengertian rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan)
dalam penyelesaian masalah.
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. 2. Peserta didik dapat menjelaskan konsep rasio, berbagai bentuk rasio dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari
(Pertemuan 1 dan 2)
3. Peserta didik dapat membedakan antara selisih, yang merupakan perbandingan secara penjumlahan, dan rasio, yang
merupakan perbandingan secara perkalian (Pertemuan 3)
4. Peserta didik dapat menggunakan faktor skala untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan rasio (Pertemuan 4
dan 5)
5. Peserta didik dapat menghubungkan rasio ekuivalen dengan proporsi dalam penyelesaian masalah sehari-hari (Pertemuan
6)
6. Peserta didik dapat menggunakan rasio (dan laju perubahan yang terkait) untuk menyelesaikan masalah (Pertemuan 7 dan
8)

PROFIL PELAJAR PANCASILA SARANA PRASARANA METODE & MODEL PEMBELAJARAN


  Bernalar kritis Papan Tulis, Proyektor, Laptop/tablet,  Metode : diskusi
 Kreatif Akses Internet, LKPD, Bahan tayang  Model : Problem Based Learning
 Mandiri (PPT), Buku Ajar, Penggaris

PERTEMUAN KE-1 (2 JP)


PEMAHAMAN BERMAKNA
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik dapat
 menjelaskan konsep rasio, berbagai bentuk rasio dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari

PERTANYAAN PEMANTIK
Bagaimana membandingkan dua besaran dengan menggunakan rasio?
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 Menit)
  Peserta didik menjawab salam, berdoa, dan menanggapi guru saat mengecek kehadiran.
 Peserta didik menyimak saat guru mengomunikasikan tujuan pembelajaran dan pemahaman bermakna.
 Peserta didik menenrima informasi tentang keterkaitan pengalaman hidup sehari-hari dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan. (Motivasi)
 Peserta didik menerima informasi tentang cara belajar yang akan ditempuh (pengamatan dalam kelompok, demonstrasi,
pembahasan secara klasikal, dan latihan individual).
KSE Pengenalan emosi (Ice Breaking)
Diberikan 4 gambar emosi (senang, marah, kecewa, dan sedih), peserta didik menggambarkan salah satu gambar emosi
tersebut kemudian guru meminta peserta didik untuk mengungkapkan tentang perasaannya.

KEGIATAN INTI (60 Menit)


Tahap 1 : Klarifikasi Masalah
 Peserta didik diminta mengamati tayangan slide PPT tentang masalah kontekstual yang berkaitan dengan konsep rasio
 Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik oleh guru.
 Peserta didik dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil sesuai dengan hasil pemetaan.
Tahap 2 : Brainstorming
 Guru membagikan LKPD.
 Peserta didik melakukan diskusi berdasarkan petunjuk yang ada dalam LKPD.
 Peserta didik melalukan brainstorming dengan cara sharing information dan klarifikasi informasi tentang permasalahan yang
ada dalam LKPD.
Tahap 3 : Pengumpulan Informasi dan Data
 Peserta didik mengumpulkan berbagai informasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan LKPD
 Guru mencermati masing-masing peserta didik yang mengalami kesulitan dan memberikan kesempatan kepada peserta
didik untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami. Jika mengalami kesulitan, peserta didik menerapkan strategi “3
before me” (bertanya kepada 3 teman sebelum bertanya langsung ke guru.
Tahap 4 : Berbagi Informasi dan Berdiskusi untuk Menemukan Solusi Penyelesaian Masalah
 Peserta didik bersama kelompoknya menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penyelesaian tugas LKPD
dan mengerjakannya secara kooperatif. (KSE Keterampilan Relasi)
 Pada setiap tahapan, guru melakukan pembimbingan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok murid yang ada.
(Diferensiasi Proses)
Pada kelompok A, peserta didik mengerjakan secara mandiri kemudian saling memeriksa pekerjaan masing-masing
dan boleh membantu teman satu kelompok atau kelompok lainnya sebagai tutor sebaya.
Pada kelompok B, peserta didik mengerjakan LKPD secara berkelompok dengan memanfaatkan berbagai sumber
belajar dengan pengawasan guru.
Pada kelompok C, peserta didik akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang konsep rasio. Guru akan
memberikan scaffolding dalam proses ini.
Tahap 5 : Presentasi Hasil Penyelesaian Masalah
Setiap perwakilan kelompok mempresentasikan hasil LKPDnya. Kelompok lain diberi kesempatan bertanya dan menanggapi.
Guru sebagai fasilitator (memberi umpan balik dan penguatan terhadap presentasi dan pertanyaan/tanggapan). (KSE Kesadaran
Sosial dan Keterampilan Relasi)
Tahap 6 : Refleksi
 Peserta didik melakukan refleksi dan membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari. Guru memberikan kesempatan
seluasnya kepada peserta didik untuk menyampaikan jawabannya. Contoh pertanyaan :
Apa yang dimaksud dengan rasio?
 Guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua peserta didik.

KEGIATAN PENUTUP (10 Menit)


  Guru memberi umpan balik kepada murid terkait proses dan hasil pembelajaran dengan cara menginformasikan proses yang
sudah baik dan yang masih perlu ditingkatkan.
 Peserta didik melakukan refleksi dengan dipandu oleh guru. (KSE Kesadaran Diri)
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
 Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan salam.

PERTEMUAN KE-2 (3 JP)


PEMAHAMAN BERMAKNA
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik dapat
 Menjelaskan konsep rasio, berbagai bentuk rasio dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari

PERTANYAAN PEMANTIK
Bagaimana bentuk rasio dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari?
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 Menit)
  Peserta didik menjawab salam, berdoa, dan menanggapi guru saat mengecek kehadiran.
 Peserta didik menyimak saat guru mengomunikasikan tujuan pembelajaran dan pemahaman bermakna.
 Peserta didik menenrima informasi tentang keterkaitan pengalaman hidup sehari-hari dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan. (Motivasi)
 Peserta didik menerima informasi tentang cara belajar yang akan ditempuh (pengamatan dalam kelompok, demonstrasi,
pembahasan secara klasikal, dan latihan individual).
KSE Pengenalan emosi (Ice Breaking)
Perhatikan apakah peserta didik dalam tampak lemas atau kurang semangat dalam belajar, coba lakukan beberapa kegiatan
sebelum memulai pembelajaran, seperti senam, menyanyi bersama, Quiz, atau kegiatan lainnya yang dapat membantu
menstimulus semangat peserta didik untuk belajar.

KEGIATAN INTI (90 Menit)


Tahap 1 : Klarifikasi Masalah
 Peserta didik diminta mengamati tayangan slide PPT tentang berbagai bentuk rasip dan penggunaannya dalam kehidupan
sehari-hari
 Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik oleh guru.
 Peserta didik dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil sesuai dengan hasil pemetaan.
Tahap 2 : Brainstorming
 Guru membagikan LKPD.
 Peserta didik melakukan diskusi berdasarkan petunjuk yang ada dalam LKPD.
 Peserta didik melalukan brainstorming dengan cara sharing information dan klarifikasi informasi tentang permasalahan yang
ada dalam LKPD.
Tahap 3 : Pengumpulan Informasi dan Data
 Peserta didik mengumpulkan berbagai informasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan LKPD
 Guru mencermati masing-masing peserta didik yang mengalami kesulitan dan memberikan kesempatan kepada peserta
didik untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami. Jika mengalami kesulitan, peserta didik menerapkan strategi “3
before me” (bertanya kepada 3 teman sebelum bertanya langsung ke guru.
Tahap 4 : Berbagi Informasi dan Berdiskusi untuk Menemukan Solusi Penyelesaian Masalah
 Peserta didik bersama kelompoknya menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penyelesaian tugas LKPD
dan mengerjakannya secara kooperatif. (KSE Keterampilan Relasi)
 Pada setiap tahapan, guru melakukan pembimbingan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok murid yang ada.
(Diferensiasi Proses)
Pada kelompok A, peserta didik mengerjakan secara mandiri kemudian saling memeriksa pekerjaan masing-masing
dan boleh membantu teman satu kelompok atau kelompok lainnya sebagai tutor sebaya.
Pada kelompok B, peserta didik mengerjakan LKPD secara berkelompok dengan memanfaatkan berbagai sumber
belajar dengan pengawasan guru.
Pada kelompok C, peserta didik akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang bentuk rasio dan penggunaannya
dalam kehidupan sehari-hari. Guru akan memberikan scaffolding dalam proses ini.
Tahap 5 : Presentasi Hasil Penyelesaian Masalah
Setiap perwakilan kelompok mempresentasikan hasil LKPDnya. Kelompok lain diberi kesempatan bertanya dan menanggapi.
Guru sebagai fasilitator (memberi umpan balik dan penguatan terhadap presentasi dan pertanyaan/tanggapan). (KSE Kesadaran
Sosial dan Keterampilan Relasi)
Tahap 6 : Refleksi
 Peserta didik melakukan refleksi dan membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari. Guru memberikan kesempatan
seluasnya kepada peserta didik untuk menyampaikan jawabannya. Contoh pertanyaan :
Bagaimana bentuk rasio? Bagaimana penggunaan rasio dalam kehidupan sehari-hari?
 Guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua peserta didik.

KEGIATAN PENUTUP (15 Menit)


  Guru memberi umpan balik kepada murid terkait proses dan hasil pembelajaran dengan cara menginformasikan proses yang
sudah baik dan yang masih perlu ditingkatkan.
 Peserta didik melakukan refleksi dengan dipandu oleh guru. (KSE Kesadaran Diri)
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
 Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan salam.

PERTEMUAN KE-3 (3 JP)


PEMAHAMAN BERMAKNA
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik dapat
 membedakan antara selisih, yang merupakan perbandingan secara penjumlahan, dan rasio, yang merupakan perbandingan
secara perkalian

PERTANYAAN PEMANTIK
Kapan membandingkan dua besaran dengan menggunakan pembagian atau perkalian dan kapan membandingkannya dengan
menggunakan selisih?
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 Menit)
  Peserta didik menjawab salam, berdoa, dan menanggapi guru saat mengecek kehadiran.
 Peserta didik menyimak saat guru mengomunikasikan tujuan pembelajaran dan pemahaman bermakna.
 Peserta didik menenrima informasi tentang keterkaitan pengalaman hidup sehari-hari dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan. (Motivasi)
 Peserta didik menerima informasi tentang cara belajar yang akan ditempuh (pengamatan dalam kelompok, demonstrasi,
pembahasan secara klasikal, dan latihan individual).
KSE Pengenalan emosi (Ice Breaking)
Perhatikan apakah peserta didik dalam tampak lemas atau kurang semangat dalam belajar, coba lakukan beberapa kegiatan
sebelum memulai pembelajaran, seperti senam, menyanyi bersama, Quiz, atau kegiatan lainnya yang dapat membantu
menstimulus semangat peserta didik untuk belajar.

KEGIATAN INTI (90 Menit)


Tahap 1 : Klarifikasi Masalah
 Peserta didik diminta mengamati tayangan slide PPT tentang membedakan antara selisih, yang merupakan perbandingan
secara penjumlahan, dan rasio, yang merupakan perbandingan secara perkalian
 Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik oleh guru.
 Peserta didik dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil sesuai dengan hasil pemetaan.
Tahap 2 : Brainstorming
 Guru membagikan LKPD.
 Peserta didik melakukan diskusi berdasarkan petunjuk yang ada dalam LKPD.
 Peserta didik melalukan brainstorming dengan cara sharing information dan klarifikasi informasi tentang permasalahan yang
ada dalam LKPD.
Tahap 3 : Pengumpulan Informasi dan Data
 Peserta didik mengumpulkan berbagai informasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan LKPD
 Guru mencermati masing-masing peserta didik yang mengalami kesulitan dan memberikan kesempatan kepada peserta
didik untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami. Jika mengalami kesulitan, peserta didik menerapkan strategi “3
before me” (bertanya kepada 3 teman sebelum bertanya langsung ke guru.
Tahap 4 : Berbagi Informasi dan Berdiskusi untuk Menemukan Solusi Penyelesaian Masalah
 Peserta didik bersama kelompoknya menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penyelesaian tugas LKPD
dan mengerjakannya secara kooperatif. (KSE Keterampilan Relasi)
 Pada setiap tahapan, guru melakukan pembimbingan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok murid yang ada.
(Diferensiasi Proses)
Pada kelompok A, peserta didik mengerjakan secara mandiri kemudian saling memeriksa pekerjaan masing-masing
dan boleh membantu teman satu kelompok atau kelompok lainnya sebagai tutor sebaya.
Pada kelompok B, peserta didik mengerjakan LKPD secara berkelompok dengan memanfaatkan berbagai sumber
belajar dengan pengawasan guru.
Pada kelompok C, peserta didik akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang membedakan antara selisih, yang
merupakan perbandingan secara penjumlahan, dan rasio, yang merupakan perbandingan secara perkalian. Guru akan
memberikan scaffolding dalam proses ini.
Tahap 5 : Presentasi Hasil Penyelesaian Masalah
Setiap perwakilan kelompok mempresentasikan hasil LKPDnya. Kelompok lain diberi kesempatan bertanya dan menanggapi.
Guru sebagai fasilitator (memberi umpan balik dan penguatan terhadap presentasi dan pertanyaan/tanggapan). (KSE Kesadaran
Sosial dan Keterampilan Relasi)
Tahap 6 : Refleksi
 Peserta didik melakukan refleksi dan membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari. Guru memberikan kesempatan
seluasnya kepada peserta didik untuk menyampaikan jawabannya. Contoh pertanyaan :
Apa perbedaan perbandingan secara penjumlahan dan perbandingan secara multiplikasi/perkalian?
 Guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua peserta didik.

KEGIATAN PENUTUP (15 Menit)


  Guru memberi umpan balik kepada murid terkait proses dan hasil pembelajaran dengan cara menginformasikan proses yang
sudah baik dan yang masih perlu ditingkatkan.
 Peserta didik melakukan refleksi dengan dipandu oleh guru. (KSE Kesadaran Diri)
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
 Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan salam.

PERTEMUAN KE-4 (2 JP)


PEMAHAMAN BERMAKNA
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik dapat
 Menggunakan faktor skala untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan rasio

PERTANYAAN PEMANTIK
Apa itu skala ? Bagaimana menentukan skala pada peta dan denah?
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 Menit)
  Peserta didik menjawab salam, berdoa, dan menanggapi guru saat mengecek kehadiran.
 Peserta didik menyimak saat guru mengomunikasikan tujuan pembelajaran dan pemahaman bermakna.
 Peserta didik menenrima informasi tentang keterkaitan pengalaman hidup sehari-hari dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan. (Motivasi)
 Peserta didik menerima informasi tentang cara belajar yang akan ditempuh (pengamatan dalam kelompok, demonstrasi,
pembahasan secara klasikal, dan latihan individual).
KSE Pengenalan emosi (Ice Breaking)
Perhatikan apakah peserta didik dalam tampak lemas atau kurang semangat dalam belajar, coba lakukan beberapa kegiatan
sebelum memulai pembelajaran, seperti senam, menyanyi bersama, Quiz, atau kegiatan lainnya yang dapat membantu
menstimulus semangat peserta didik untuk belajar.

KEGIATAN INTI (60 Menit)


Tahap 1 : Klarifikasi Masalah
 Peserta didik diminta mengamati tayangan slide PPT tentang faktor skala.
 Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik oleh guru.
 Peserta didik dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil sesuai dengan hasil pemetaan.
Tahap 2 : Brainstorming
 Guru membagikan LKPD.
 Peserta didik melakukan diskusi berdasarkan petunjuk yang ada dalam LKPD.
 Peserta didik melalukan brainstorming dengan cara sharing information dan klarifikasi informasi tentang permasalahan yang
ada dalam LKPD.
Tahap 3 : Pengumpulan Informasi dan Data
 Peserta didik mengumpulkan berbagai informasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan LKPD
 Guru mencermati masing-masing peserta didik yang mengalami kesulitan dan memberikan kesempatan kepada peserta
didik untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami. Jika mengalami kesulitan, peserta didik menerapkan strategi “3
before me” (bertanya kepada 3 teman sebelum bertanya langsung ke guru.
Tahap 4 : Berbagi Informasi dan Berdiskusi untuk Menemukan Solusi Penyelesaian Masalah
 Peserta didik bersama kelompoknya menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penyelesaian tugas LKPD
dan mengerjakannya secara kooperatif. (KSE Keterampilan Relasi)
 Pada setiap tahapan, guru melakukan pembimbingan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok murid yang ada.
(Diferensiasi Proses)
Pada kelompok A, peserta didik mengerjakan secara mandiri kemudian saling memeriksa pekerjaan masing-masing
dan boleh membantu teman satu kelompok atau kelompok lainnya sebagai tutor sebaya.
Pada kelompok B, peserta didik mengerjakan LKPD secara berkelompok dengan memanfaatkan berbagai sumber
belajar dengan pengawasan guru.
Pada kelompok C, peserta didik akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang faktor skala. Guru akan
memberikan scaffolding dalam proses ini.
Tahap 5 : Presentasi Hasil Penyelesaian Masalah
Setiap perwakilan kelompok mempresentasikan hasil LKPDnya. Kelompok lain diberi kesempatan bertanya dan menanggapi.
Guru sebagai fasilitator (memberi umpan balik dan penguatan terhadap presentasi dan pertanyaan/tanggapan). (KSE Kesadaran
Sosial dan Keterampilan Relasi)
Tahap 6 : Refleksi
 Peserta didik melakukan refleksi dan membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari. Guru memberikan kesempatan
seluasnya kepada peserta didik untuk menyampaikan jawabannya. Contoh pertanyaan :
Apa itu skala? Bagaimana menentukan skala?
 Guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua peserta didik.

KEGIATAN PENUTUP (10 Menit)


  Guru memberi umpan balik kepada murid terkait proses dan hasil pembelajaran dengan cara menginformasikan proses yang
sudah baik dan yang masih perlu ditingkatkan.
 Peserta didik melakukan refleksi dengan dipandu oleh guru. (KSE Kesadaran Diri)
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
 Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan salam.

PERTEMUAN KE-5 (3 JP)


PEMAHAMAN BERMAKNA
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik dapat
 Menggunakan faktor skala untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan rasio

PERTANYAAN PEMANTIK
Bagaimana menggunakan faktor skala untuk menentukan perbesaran atau pengecilan suatu besaran?
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 Menit)
  Peserta didik menjawab salam, berdoa, dan menanggapi guru saat mengecek kehadiran.
 Peserta didik menyimak saat guru mengomunikasikan tujuan pembelajaran dan pemahaman bermakna.
 Peserta didik menenrima informasi tentang keterkaitan pengalaman hidup sehari-hari dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan. (Motivasi)
 Peserta didik menerima informasi tentang cara belajar yang akan ditempuh (pengamatan dalam kelompok, demonstrasi,
pembahasan secara klasikal, dan latihan individual).
KSE Pengenalan emosi (Ice Breaking)
Perhatikan apakah peserta didik dalam tampak lemas atau kurang semangat dalam belajar, coba lakukan beberapa kegiatan
sebelum memulai pembelajaran, seperti senam, menyanyi bersama, Quiz, atau kegiatan lainnya yang dapat membantu
menstimulus semangat peserta didik untuk belajar.

KEGIATAN INTI (90 Menit)


Tahap 1 : Klarifikasi Masalah
 Peserta didik diminta mengamati tayangan slide PPT tentang menggunakan faktor skala untuk menentukan perbesaran atau
pengecilan suatu besaran
 Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik oleh guru.
 Peserta didik dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil sesuai dengan hasil pemetaan.
Tahap 2 : Brainstorming
 Guru membagikan LKPD.
 Peserta didik melakukan diskusi berdasarkan petunjuk yang ada dalam LKPD.
 Peserta didik melalukan brainstorming dengan cara sharing information dan klarifikasi informasi tentang permasalahan yang
ada dalam LKPD.
Tahap 3 : Pengumpulan Informasi dan Data
 Peserta didik mengumpulkan berbagai informasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan LKPD
 Guru mencermati masing-masing peserta didik yang mengalami kesulitan dan memberikan kesempatan kepada peserta
didik untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami. Jika mengalami kesulitan, peserta didik menerapkan strategi “3
before me” (bertanya kepada 3 teman sebelum bertanya langsung ke guru.
Tahap 4 : Berbagi Informasi dan Berdiskusi untuk Menemukan Solusi Penyelesaian Masalah
 Peserta didik bersama kelompoknya menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penyelesaian tugas LKPD
dan mengerjakannya secara kooperatif. (KSE Keterampilan Relasi)
 Pada setiap tahapan, guru melakukan pembimbingan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok murid yang ada.
(Diferensiasi Proses)
Pada kelompok A, peserta didik mengerjakan secara mandiri kemudian saling memeriksa pekerjaan masing-masing
dan boleh membantu teman satu kelompok atau kelompok lainnya sebagai tutor sebaya.
Pada kelompok B, peserta didik mengerjakan LKPD secara berkelompok dengan memanfaatkan berbagai sumber
belajar dengan pengawasan guru.
Pada kelompok C, peserta didik akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang menggunakan faktor skala untuk
menentukan perbesaran atau pengecilan suatu besaran. Guru akan memberikan scaffolding dalam proses ini.
Tahap 5 : Presentasi Hasil Penyelesaian Masalah
Setiap perwakilan kelompok mempresentasikan hasil LKPDnya. Kelompok lain diberi kesempatan bertanya dan menanggapi.
Guru sebagai fasilitator (memberi umpan balik dan penguatan terhadap presentasi dan pertanyaan/tanggapan). (KSE Kesadaran
Sosial dan Keterampilan Relasi)
Tahap 6 : Refleksi
 Peserta didik melakukan refleksi dan membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari. Guru memberikan kesempatan
seluasnya kepada peserta didik untuk menyampaikan jawabannya. Contoh pertanyaan :
Bagaimana menggunakan faktor skala untuk menentukan perbesaran atau pengecilan suatu besaran?
 Guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua peserta didik.

KEGIATAN PENUTUP (15 Menit)


  Guru memberi umpan balik kepada murid terkait proses dan hasil pembelajaran dengan cara menginformasikan proses yang
sudah baik dan yang masih perlu ditingkatkan.
 Peserta didik melakukan refleksi dengan dipandu oleh guru. (KSE Kesadaran Diri)
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
 Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan salam.

PERTEMUAN KE-6 (3 JP)


PEMAHAMAN BERMAKNA
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik dapat
 Menghubungkan rasio ekuivalen dengan proporsi dalam penyelesaian masalah sehari-hari

PERTANYAAN PEMANTIK
Hubungan rasio apa yang terdapat dalam proporsi dan apa bedanya?
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 Menit)
  Peserta didik menjawab salam, berdoa, dan menanggapi guru saat mengecek kehadiran.
 Peserta didik menyimak saat guru mengomunikasikan tujuan pembelajaran dan pemahaman bermakna.
 Peserta didik menenrima informasi tentang keterkaitan pengalaman hidup sehari-hari dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan. (Motivasi)
 Peserta didik menerima informasi tentang cara belajar yang akan ditempuh (pengamatan dalam kelompok, demonstrasi,
pembahasan secara klasikal, dan latihan individual).
KSE Pengenalan emosi (Ice Breaking)
Perhatikan apakah peserta didik dalam tampak lemas atau kurang semangat dalam belajar, coba lakukan beberapa kegiatan
sebelum memulai pembelajaran, seperti senam, menyanyi bersama, Quiz, atau kegiatan lainnya yang dapat membantu
menstimulus semangat peserta didik untuk belajar.

KEGIATAN INTI (90 Menit)


Tahap 1 : Klarifikasi Masalah
 Peserta didik diminta mengamati tayangan slide PPT tentang hubungan rasio yang terdapat dalam proporsi dan
perbedaannya.
 Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik oleh guru.
 Peserta didik dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil sesuai dengan hasil pemetaan.
Tahap 2 : Brainstorming
 Guru membagikan LKPD.
 Peserta didik melakukan diskusi berdasarkan petunjuk yang ada dalam LKPD.
 Peserta didik melalukan brainstorming dengan cara sharing information dan klarifikasi informasi tentang permasalahan yang
ada dalam LKPD.
Tahap 3 : Pengumpulan Informasi dan Data
 Peserta didik mengumpulkan berbagai informasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan LKPD
 Guru mencermati masing-masing peserta didik yang mengalami kesulitan dan memberikan kesempatan kepada peserta
didik untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami. Jika mengalami kesulitan, peserta didik menerapkan strategi “3
before me” (bertanya kepada 3 teman sebelum bertanya langsung ke guru.
Tahap 4 : Berbagi Informasi dan Berdiskusi untuk Menemukan Solusi Penyelesaian Masalah
 Peserta didik bersama kelompoknya menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penyelesaian tugas LKPD
dan mengerjakannya secara kooperatif. (KSE Keterampilan Relasi)
 Pada setiap tahapan, guru melakukan pembimbingan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok murid yang ada.
(Diferensiasi Proses)
Pada kelompok A, peserta didik mengerjakan secara mandiri kemudian saling memeriksa pekerjaan masing-masing
dan boleh membantu teman satu kelompok atau kelompok lainnya sebagai tutor sebaya.
Pada kelompok B, peserta didik mengerjakan LKPD secara berkelompok dengan memanfaatkan berbagai sumber
belajar dengan pengawasan guru.
Pada kelompok C, peserta didik akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang hubungan rasio yang terdapat
dalam proporsi dan perbedaannya. Guru akan memberikan scaffolding dalam proses ini.
Tahap 5 : Presentasi Hasil Penyelesaian Masalah
Setiap perwakilan kelompok mempresentasikan hasil LKPDnya. Kelompok lain diberi kesempatan bertanya dan menanggapi.
Guru sebagai fasilitator (memberi umpan balik dan penguatan terhadap presentasi dan pertanyaan/tanggapan). (KSE Kesadaran
Sosial dan Keterampilan Relasi)
Tahap 6 : Refleksi
 Peserta didik melakukan refleksi dan membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari. Guru memberikan kesempatan
seluasnya kepada peserta didik untuk menyampaikan jawabannya. Contoh pertanyaan :
Bagaimana hubungan rasio yang terdapat dalam proporsi dan perbedaannya?
 Guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua peserta didik.

KEGIATAN PENUTUP (15 Menit)


  Guru memberi umpan balik kepada murid terkait proses dan hasil pembelajaran dengan cara menginformasikan proses yang
sudah baik dan yang masih perlu ditingkatkan.
 Peserta didik melakukan refleksi dengan dipandu oleh guru. (KSE Kesadaran Diri)
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
 Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan salam.

PERTEMUAN KE-7 (2 JP)


PEMAHAMAN BERMAKNA
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik dapat
 Menggunakan rasio (dan laju perubahan yang terkait) untuk menyelesaikan masalah

PERTANYAAN PEMANTIK
Bagaimana memodelkan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hubungan proporsional?
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 Menit)
  Peserta didik menjawab salam, berdoa, dan menanggapi guru saat mengecek kehadiran.
 Peserta didik menyimak saat guru mengomunikasikan tujuan pembelajaran dan pemahaman bermakna.
 Peserta didik menenrima informasi tentang keterkaitan pengalaman hidup sehari-hari dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan. (Motivasi)
 Peserta didik menerima informasi tentang cara belajar yang akan ditempuh (pengamatan dalam kelompok, demonstrasi,
pembahasan secara klasikal, dan latihan individual).
KSE Pengenalan emosi (Ice Breaking)
Perhatikan apakah peserta didik dalam tampak lemas atau kurang semangat dalam belajar, coba lakukan beberapa kegiatan
sebelum memulai pembelajaran, seperti senam, menyanyi bersama, Quiz, atau kegiatan lainnya yang dapat membantu
menstimulus semangat peserta didik untuk belajar.

KEGIATAN INTI (60 Menit)


Tahap 1 : Klarifikasi Masalah
 Peserta didik diminta mengamati tayangan slide PPT tentang masalah kontekstual yang berkaitan dengan rasio
 Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik oleh guru.
 Peserta didik dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil sesuai dengan hasil pemetaan.
Tahap 2 : Brainstorming
 Guru membagikan LKPD.
 Peserta didik melakukan diskusi berdasarkan petunjuk yang ada dalam LKPD.
 Peserta didik melalukan brainstorming dengan cara sharing information dan klarifikasi informasi tentang permasalahan yang
ada dalam LKPD.
Tahap 3 : Pengumpulan Informasi dan Data
 Peserta didik mengumpulkan berbagai informasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan LKPD
 Guru mencermati masing-masing peserta didik yang mengalami kesulitan dan memberikan kesempatan kepada peserta
didik untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami. Jika mengalami kesulitan, peserta didik menerapkan strategi “3
before me” (bertanya kepada 3 teman sebelum bertanya langsung ke guru.
Tahap 4 : Berbagi Informasi dan Berdiskusi untuk Menemukan Solusi Penyelesaian Masalah
 Peserta didik bersama kelompoknya menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penyelesaian tugas LKPD
dan mengerjakannya secara kooperatif. (KSE Keterampilan Relasi)
 Pada setiap tahapan, guru melakukan pembimbingan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok murid yang ada.
(Diferensiasi Proses)
Pada kelompok A, peserta didik mengerjakan secara mandiri kemudian saling memeriksa pekerjaan masing-masing
dan boleh membantu teman satu kelompok atau kelompok lainnya sebagai tutor sebaya.
Pada kelompok B, peserta didik mengerjakan LKPD secara berkelompok dengan memanfaatkan berbagai sumber
belajar dengan pengawasan guru.
Pada kelompok C, peserta didik akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang menyelesaikan masalah
kontekstual yang berkaitan dengan rasio. Guru akan memberikan scaffolding dalam proses ini.
Tahap 5 : Presentasi Hasil Penyelesaian Masalah
Setiap perwakilan kelompok mempresentasikan hasil LKPDnya. Kelompok lain diberi kesempatan bertanya dan menanggapi.
Guru sebagai fasilitator (memberi umpan balik dan penguatan terhadap presentasi dan pertanyaan/tanggapan). (KSE Kesadaran
Sosial dan Keterampilan Relasi)
Tahap 6 : Refleksi
 Peserta didik melakukan refleksi dan membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari. Guru memberikan kesempatan
seluasnya kepada peserta didik untuk menyampaikan jawabannya. Contoh pertanyaan :
Bagaimana menggunakan rasio untuk menyelesaikan masalah?
 Guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua peserta didik.

KEGIATAN PENUTUP (10 Menit)


  Guru memberi umpan balik kepada murid terkait proses dan hasil pembelajaran dengan cara menginformasikan proses yang
sudah baik dan yang masih perlu ditingkatkan.
 Peserta didik melakukan refleksi dengan dipandu oleh guru. (KSE Kesadaran Diri)
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
 Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan salam.

PERTEMUAN KE-8 (3 JP)


PEMAHAMAN BERMAKNA
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik dapat
 Menggunaakan rasio (dan laju perubahan yang terkait) untuk menyelesaikan maslaah.

PERTANYAAN PEMANTIK
Bagaimana menerapkan laju perubahan satuan dalam penyelesaian masalah?
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 Menit)
  Peserta didik menjawab salam, berdoa, dan menanggapi guru saat mengecek kehadiran.
 Peserta didik menyimak saat guru mengomunikasikan tujuan pembelajaran dan pemahaman bermakna.
 Peserta didik menenrima informasi tentang keterkaitan pengalaman hidup sehari-hari dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan. (Motivasi)
 Peserta didik menerima informasi tentang cara belajar yang akan ditempuh (pengamatan dalam kelompok, demonstrasi,
pembahasan secara klasikal, dan latihan individual).
KSE Pengenalan emosi (Ice Breaking)
Perhatikan apakah peserta didik dalam tampak lemas atau kurang semangat dalam belajar, coba lakukan beberapa kegiatan
sebelum memulai pembelajaran, seperti senam, menyanyi bersama, Quiz, atau kegiatan lainnya yang dapat membantu
menstimulus semangat peserta didik untuk belajar.

KEGIATAN INTI (90 Menit)


Tahap 1 : Klarifikasi Masalah
 Peserta didik diminta mengamati tayangan slide PPT tentang laju perubahan
 Peserta didik diberikan pertanyaan pemantik oleh guru.
 Peserta didik dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil sesuai dengan hasil pemetaan.
Tahap 2 : Brainstorming
 Guru membagikan LKPD.
 Peserta didik melakukan diskusi berdasarkan petunjuk yang ada dalam LKPD.
 Peserta didik melalukan brainstorming dengan cara sharing information dan klarifikasi informasi tentang permasalahan yang
ada dalam LKPD.
Tahap 3 : Pengumpulan Informasi dan Data
 Peserta didik mengumpulkan berbagai informasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan LKPD
 Guru mencermati masing-masing peserta didik yang mengalami kesulitan dan memberikan kesempatan kepada peserta
didik untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami. Jika mengalami kesulitan, peserta didik menerapkan strategi “3
before me” (bertanya kepada 3 teman sebelum bertanya langsung ke guru.
Tahap 4 : Berbagi Informasi dan Berdiskusi untuk Menemukan Solusi Penyelesaian Masalah
 Peserta didik bersama kelompoknya menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penyelesaian tugas LKPD
dan mengerjakannya secara kooperatif. (KSE Keterampilan Relasi)
 Pada setiap tahapan, guru melakukan pembimbingan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok murid yang ada.
(Diferensiasi Proses)
Pada kelompok A, peserta didik mengerjakan secara mandiri kemudian saling memeriksa pekerjaan masing-masing
dan boleh membantu teman satu kelompok atau kelompok lainnya sebagai tutor sebaya.
Pada kelompok B, peserta didik mengerjakan LKPD secara berkelompok dengan memanfaatkan berbagai sumber
belajar dengan pengawasan guru.
Pada kelompok C, peserta didik akan mendapatkan pembelajaran eksplisit tentang laju perubahan. Guru akan
memberikan scaffolding dalam proses ini.
Tahap 5 : Presentasi Hasil Penyelesaian Masalah
Setiap perwakilan kelompok mempresentasikan hasil LKPDnya. Kelompok lain diberi kesempatan bertanya dan menanggapi.
Guru sebagai fasilitator (memberi umpan balik dan penguatan terhadap presentasi dan pertanyaan/tanggapan). (KSE Kesadaran
Sosial dan Keterampilan Relasi)
Tahap 6 : Refleksi
 Peserta didik melakukan refleksi dan membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari. Guru memberikan kesempatan
seluasnya kepada peserta didik untuk menyampaikan jawabannya. Contoh pertanyaan :
Apa pengertian laju perubahan satuan dan bagaimana hubungannya dengan rasio?
 Guru memberikan apresiasi atas partisipasi semua peserta didik.

KEGIATAN PENUTUP (15 Menit)


  Guru memberi umpan balik kepada murid terkait proses dan hasil pembelajaran dengan cara menginformasikan proses yang
sudah baik dan yang masih perlu ditingkatkan.
 Peserta didik melakukan refleksi dengan dipandu oleh guru. (KSE Kesadaran Diri)
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
 Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan salam.

REFLEKSI
Refleksi Guru :
1. Bagaimana pelaksanaan kegiatan belajar hari ini? Apakah sesuai dengan rencana yang disusun?
2. Kegiatan mana yang sudah berjalan efektif?
3. Pembelajaran atau kegiatan mana yang masih memerlukan peningkatan?
4. Apakah ada materi yang sulit dipahami peserta didik?
5. Apa rencana perbaikan yang dilakukan untuk pembelajaran berikutnya?
Refleksi Peserta Didik :
1. Apa yang telah kalian pelajari hari ini?
2. Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari materi hari ini?
3. Adakah materi pembelajaran yang belum kalian pahami?
4. Apa tantangan terbesarmu selama kegiatan belajar hari ini?
5. Apa manfaat yang bisa kamu peroleh dari kegiatan belajar hari ini?
6. Setelah mendapat pemahaman dan pengalaman dari kegiatan hari ini, apa yang akan kamu lakukan selanjutnya?

ASESMEN
ASESMEN AWAL
Dilakukan di awal pembelajaran dengan mengajukan beberapa pertanyaan terkait materi pembelajaran yang akan disampaikan
dan materi prasyarat seperti menghitung persentase.
ASESMEN FORMATIF
 Lembar pengamatan perilaku peserta didik selama proses pembelajaran (terlampir)
 Lembar Kerja Peserta Didik (terlampir)

KEGIATAN REMEDIAL
Peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan belajar berkesempatan untuk memperbaiki hasil belajar melalui kegiatan
remedial. Setelah menganalisis hasil penilaian sumatif untuk mengidentifikasi permasalahan kesulitan yang dihadapi oleh peserta
didik, guru dapat dengan tepat menyusun kegiatan pembelajaran dan remedial sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kegiatan
remedial dapat dilakukan dengan cara penugasan, tutorial sebaya, ataupun pengerjaan ulang soal-soal Latihan dan Uji
Kompetensi yang telah tersedia di buku siswa.
PENGAYAAN
Untuk peserta didik dengan kecepatan belajar tinggi (advanced learner) kegiatan pengayaan dapat diberikan untuk
memperdalam dan memperluas kompetensi yang telah dimiliki oleh peserta didik tersebut. Kegiatan ini dilakukan ketika guru
masih memiliki waktu untuk melaksanakan pembelajaran sehingga peserta didik yang masuk dalam kategori cepat dapat belajar
secara optimal. Kegiatan pengayaan dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya penugasan, tutorial sebaya, proyek, dan
pemecahan masalah.
Lembar Kerja Pengayaan terlampir.

DAFTAR PUSTAKA
Susanto, Dicky, dkk. 2022. Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Pusat Perbukuan.

Susanto, Dicky, dkk. 2022. Buku Panduan Guru Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Pusat Perbukuan.

Setya Budhi, Wono. 2022. Bupena Merdeka Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Erlangga.

[Link]

GLOSARIUM

Rasio Perbandingan atau hubungan antara dua jumlah atau besaran


Perbandingan Membandingkan dua nilai atau lebih dari suatu besaran yang sejenis dan dinyatakan
dengan cara yang sederhana..
Skala Representasi proporsional dari suatu objek, tempat, atau konsep dalam bentuk
gambar, model, atau peta, yang menggambarkan ukuran relatif, perbandingan, atau
hubungan antara objek tersebut dengan objek sesungguhnya di dunia nyata
Laju perubahan satuan Konsep yang digunakan untuk mengukur seberapa cepat suatu besaran berubah
terhadap perubahan dalam satuan waktu
Rasio ekuivalen Perbandingan yang memiliki nilai yang setara atau sama
Proporsi Perbandingan yang menyatakan kesetaraan atau kesamaan antara dua rasio

Mengetahui, Batam, Juli 2023


Kepala SMP Negeri 28 Batam Guru Mata Pelajaran

Intan Christina, [Link].


NIP. 198601222011012005

Boedi Kristijorini, S.S., [Link].


NIP. 196805161993032007

MATERI – RASIO

A. Konsep Rasio
Rasio adalah perbandingan antara dua atau lebih besaran atau nilai. Rasio dinyatakan dalam bentuk pecahan, persentase, atau
angka desimal.
Perbedaan konsep rasio dan pecahan :
Contoh :
Dalam dua pertandingan berturut-turut, Messi membuat gol
masing-masing sebanyak 2 dan 6 gol. Bagaimana kita
membandingkan kedua hal tersebut?
1. Dengan cara operasi penjumlahan
Pada pertandingan kedua, Messi membuat gol 6 – 2 = 4
gol lebih banyak dibandingkan dengan pertandingan
pertama.
2. Dengan cara operasi perkalian
6
Pada pertandingan kedua, Messi membuat gol = 3 kali
2
lipat gol dibandingkan dengan pertandingan pertama.

B. Skala
Skala berkaitan dengan perbesaran atau pengecilan suatu ukuran, tetapi tidak mengubah bentuknya. Hal ini dapat dilakukan dengan
menggunakan rasio yang sama.
Dua rasio dikatakan ekuivalen jika nilai kedua rasio tersebut adalah sama.
a :b=c :d
a c
=
b d
Contoh penerapan rasio ekuivalen dalam kehidupan sehari-hari :
Pembuatan resep kue, pembuatan lukisan dinding (mural), perhitungan pakan makanan untuk ternak dan pencampuran bahan untuk
pembuatan beton.

C. Laju Perubahan Satuan


Laju perubahan satuan adalah konsep yang mengukur seberapa cepat besaran tertentu berubah terhadap perubahan dalam satuan
waktu.
Contoh :
Sebuah bak mandi diisi dengan air pada laju perubahan volume yang konstan. Pada awalnya, bak mandi tersebut kosong, dan
setelah 10 menit, bak mandi telah terisi dengan 100 liter air. Berapa laju perubahan volume air dalam bak mandi dalam liter per
menit?
Pembahasan:
Laju perubahan volume air dalam bak mandi dapat dihitung dengan menggunakan konsep laju perubahan satuan, yang dalam hal ini
adalah liter per menit.
Kita diberikan bahwa dalam waktu 10 menit, bak mandi terisi dengan 100 liter air.
Kita ingin menentukan laju perubahan volume air dalam bak mandi per menit, jadi kita akan membagi perubahan volume dengan
perubahan waktu:
Laju perubahan volume = Perubahan volume / Perubahan waktu
Laju perubahan volume = 100 liter / 10 menit
Laju perubahan volume = 10 liter per menit
Jadi, laju perubahan volume air dalam bak mandi adalah 10 liter per menit. Ini berarti setiap menit, 10 liter air ditambahkan ke bak
mandi.

LKPD – RASIO
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.1

Tujuan Pembelajaran :
 Menjelaskan konsep rasio, berbagai bentuk rasio dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari

1. Perhatikan gambar berikut. Ada enam donat dalam satu piring dan tiga jenis donat yaitu donat meses, donat gula, dan donat coklat.
a. Nyatakan rasio dari banyak donat meses terhadap donat cokelat.
…………………………………………………………………………..
b. Nyatakan rasio dari banyak donat gula terhadap donat cokelat.
………………………………………………………………………….
c. Nyatakan rasio dari banyak donat meses terhadap donat gula.
………………………………………………………………………….
d. Jika ada dua piring donat, berapa rasio dari banyak donat gula
terhadap donat cokelat?
……………………………………………………………………….

2. Perhatikan gambar berikut.


Tinggi badan saya 175 cm. Tinggi badan saya 150 cm.
Berat badan saya 80 kg. Berat badan saya 70 kg.

a. Tuliskan perbandingan atau rasio antara tinggi badan orang


pertama dengan tinggi badan orang kedua.
………………………………………………………………………..
b. Tuliskan perbandingan atau rasio antara berat badan orang
pertama dengan berat badan orang kedua.
……………………………………………………………………….
c. Apakah rasio di (a) sama dengan rasio di (b)? Jika sama, apa arti
dari keadaan kedua orang tersebut?
………………………………………………………………………

3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.


a. Kelas VII terdiri atas 18 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Berapa perbandingan banyak siswa laki-laki dan perempuan?

b. Perbandingan banyak siswa laki-laki dan perempuan kelas VII adalah 3 : 5. Jika jumlah semua siswa adalah 40 orang, berapa
banyak siswa perempuan?

2
c. Diketahui dari siswa kelas VII menyukai badminton, yaitu ada 8 siswa. Berapa jumlah siswa di kelas tersebut?
7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.2



Tujuan
 Pembelajaran :
 Menjelaskan konsep rasio, berbagai bentuk rasio dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari

1. Ibu membeli 2,8 kg mangga dan 4,2 kg jeruk dan menempatkannya dalam keranjang.
a. Berapa rasio dari berat mangga terhadap jeruk?
…………………………………………………………….
b. Apa arti rasio dari nomor a?
……………………………………………………………
2. Sebuah bingkai berukuran 120 cm x 80 cm.
a. Berapa rasio dari panjang dan lebar bingkai?
……………………………………………………………
b. Apa arti rasio dari nomor a?
……………………………………………………………

3. Pernahkah kalian melihat alkohol dengan tulisan 70%? Larutan alkohol 100% sepenuhnya mengandung alkohol, tidak ada
campuran [Link] alkohol 100% dengan volume 100 mililiter mengandung 100 mililiter alkohol.
Isilah tabel di bawah ini.

a. Berapa volume alkohol dari larutan alkohol 70% jika volume larutan alkohol 200 mililiter?
………………………………………………………………………………………………………
b. Tuliskan 70% dalam bentuk pecahan per seratus.
………………………………………………………………………………………………………
c. Arsirlah pecahan yang menyatakan 70%.

4. Perhatikan tabel Angka Putus Sekolah Tahun 2019 di bawah ini.

Berapa rasio siswa SD yang putus sekolah di daerah pedesaan dan perkotaan?
…………………………………………………………………………………………….

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.3



 Pembelajaran :
Tujuan
 Membedakan antara selisih, yang merupakan perbandingan secara penjumlahan, dan rasio, yang merupakan
perbandingan secara perkalian

1. Perhatikan gambar di bawah ini.


a. Nyatakan rasio dari banyak susu dan gula terhadap cokelat murni.
……………………………………………………………………………………….
b. Jika berat cokelat adalah 130 gram berapa berat susu dan gula?
……………………………………………………………………………………….
c. Seorang siswa mengatakan bahwa selisih antara cokelat murni dan
campuran susu dan gula selalu 30% berapa pun berat cokelat batang. Apa
pendapat kalian tentang kesimpulan siswa tersebut?
………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………..
d. Seorang siswa mengatakan bahwa penambahan berat yang sama untuk
cokelat murni dan campuran susu dan gula selalu menghasilkan rasio yang
sama, misalnya 20 gram cokelat murni dan juga 20 gram susu gula. Apa
pendapat kalian tentang kesimpulan siswa tersebut?
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………

2. Komodo merupakan hewan yang hanya terdapat di Indonesia khususnya di sebelah timur Pulau Flores. Komodo termasuk hewan
yang dilestarikan agar tidak punah. Komodo dewasa dapat berjalan sejauh 11,2 km per hari sedangkan anak komodo berjalan 2000
m per hari. Tentukan rasio jarak tempuh komodo dewasa terhadap anak komodo.
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

3. Sesuai aturan Dinas Pertamanan DKI Jakarta yang dikeluarkan pada tahun 2002 maka setiap penebangan satu pohon harus
diimbangi dengan penanaman pohon sebanyak tiga kali yang ditebang.

a. Tuliskan rasio dari penebangan pohon terhadap penanaman kembali pohon.


……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
b. Sebanyak 191 pohon ditebang di sekitar area revitalisasi Monumen Nasional. Berapa banyak pohon yang perlu ditanam?
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.4



Tujuan
 Pembelajaran :
 Menggunakan faktor skala untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan rasio

1. Sebuah lahan berbentuk persegi panjang berukuran 80 m dan 25 m akan digambarkan sebagai persegi panjang dengan ukuran sisi
yang lebih panjang 16 cm. Berilah tanda centang (√ ) pada kotak di depan pernyataan untuk jawaban-jawaban yang benar.
 Ukuran sisi yang lebih pendek dari gambar persegi panjang tersebut adalah 5 cm.
 Ukuran sisi yang lebih pendek dari gambar persegi panjang tersebut adalah 4 cm.
 Skala dari gambar tersebut adalah 1 : 100.
 Skala dari gambar tersebut adalah 1 : 500.
2. Tentukan skala gambar berikut.
a. Jalan sepanjang 30 meter digambar sebagai garis sepanjang 5 cm.

b. Jarak antara Surabaya dan Jakarta sejauh 795 km digambar pada peta dengan jarak 15 cm.

3. Diketahui sebuah peta dengan skala 1 : 20.000.


a. Berapa jarak sebenarnya jika jarak pada peta adalah 7 cm?

b. Berapa panjang pada peta jika panjang sebenarnya adalah 15 km?

4. Skala juga dapat digunakan dalam pembuatan sebuah miniatur kereta. Perhatikan gambar miniatur kereta berikut ini.

50 cm

Jika panjang dari kereta yang sebenarnya adalah 17 meter, pasangkan pernyataan berikut dengan jawaban yang benar.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.5



Tujuan
 Pembelajaran :
 Menggunakan faktor skala untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan rasio

1. Tabel kebutuhan energi dan zat gizi pada remaja berdasarkan AKG 2013 diberikan di bawah ini.
a. Berapa rasio banyak protein yang diperlukan anak laki-laki terhadap anak perempuan usia 10–12 tahun?

b. Tentukan banyak protein yang diperlukan oleh dua anak perempuan usia 10–12 tahun dan tiga anak laki-laki usia 13–15 tahun.

2. Sirup lemon dibuat dengan resep 4 jeruk dan 1 sendok teh gula.
a. Jika ingin dibuat dua kali resep berapa banyak jeruk dan gula yang diperlukan?

b. Jika ada 4 sendok teh gula berapa banyak jeruk yang diperlukan?

c. Jika ada 5 sendok teh gula dan 12 jeruk, apakah ada bahan yang sisa? Berapa banyak sisanya?

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.6



Tujuan
 Pembelajaran :
 Menghubungkan rasio ekuivalen dengan proporsi dalam penyelesaian masalah sehari-hari
1. Ibu memerlukan 4 kg tepung terigu untuk membuat 15 kue. Berapa kg tepung terigu yang diperlukan Ibu untuk membuat 25 kue?
2. Perbandingan banyak siswa perempuan dan siswa laki-laki pada setiap kelas selalu sama, yaitu 5 : 4. Apakah pernyataan berikut benar
atau salah? Beri tanda centang (√ ) pada kolom Benar atau Salah untuk setiap pernyataan.

3. Suatu mobil memerlukan 8 liter bensin untuk menempuh jarak 50 km. Berapa liter bensin yang diperlukan untuk menempuh jarak 300
km?

4. Dua belas orang dapat membersihkan lapangan dalam waktu 18 jam. Berapa jam jika hanya ada sembilan orang membersihkan
lapangan yang sama?

5. Sebanyak 4 orang pekerja dapat melakukan pengecatan 5 rumah selama 3 hari. Apakah pernyataan berikut benar atau salah? Beri
tanda centang (√ ) pada kolom Benar atau Salah untuk setiap pernyataan.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 2.7



Tujuan
 Pembelajaran :
 Menggunakan rasio (dan laju perubahan yang terkait) untuk menyelesaikan masalah
STIMULUS 1

Kepadatan Penduduk
Kepadatan penduduk adalah banyaknya penduduk per satuan luas. Secara matematis, kepadatan penduduk dihitung
dengan rumus berikut.
Jumlah penduduk
Kepadatan penduduk =
Luas wilayah
Kegunaan penghitungan kepadatan penduduk adalah sebagai dasar kebijakan pemerataan penduduk dalam program
transmigrasi. Kepadatan penduduk kasar atau crude population density (CPD) menunjukkan jumlah penduduk untuk setiap
kilometer persegi luas wilayah. Luas wilayah yang dimaksud adalah luas seluruh daratan pada suatu wilayah administrasi.
Soal 1
Perhatikan stimulus 1. Berilah tanda centang (√ ) pada kotak di depan pernyataan untuk jawaban-jawaban benar.
 Provinsi Sumatra Utara adalah provinsi dengan kepadatan penduduk tertinggi.
 Kepadatan penduduk di Provinsi Aceh lebih tinggi daripada kepadatan penduduk di Provinsi Sumatera Selatan.
 Provinsi Kalimantan Tengah adalah provinsi dengan kepadatan penduduk terendah.
 Kepadatan penduduk provinsi Papua Barat sama dengan kepadatan penduduk provinsi Papua.
 Kepadatan penduduk di Provinsi Kalimantan Timur lebih rendah daripada kepadatan penduduk di Provinsi Kalimantan Barat.

STIMULUS 2

Permainan Tarik Tambang


Permainan tarik tambang sering dilaksanakan ketika rakyat Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan. Tarik
Tambang adalah permainan beregu yang memerlukan kekuatan juga [Link] pemain dihitung berdasarkan
kekuatan otot dalam satuan kilogram (kg). Alat yang digunakan untuk mengukur kekuatan otot tangan adalah grip strength
dynamometer. Pemain setiap regu biasanya sama banyak.
Tabel berikut menunjukkan kekuatan otot tangan maksimum pemain dari kedua regu.
Regu Melati Regu Mawar
No.
Nama Kekuatan Otot (kg) Nama Kekuatan Otot (kg)
1. Dewi 10 Tanti 20
2. Anita 13 Yunita 11
3. Sinta 18 Medina 15
4. Jesica 15 Dina 17
5. Anisah 21 Adinda 12

Soal 2
Berdasarkan stimulus 2, berilah tanda centang (√ ) pada kotak di depan pernyataan untuk jawaban-jawaban benar.
 Jumlah kekuatan otot regu Melati maksimum 2 kg lebihnya dari regu Mawar.
 Jika kedua regu mengerahkan kekuatan maksimum, regu Mawar akan menang.
 Jika Dinda mengalami cedera, pemain penggantinya setidaknya mempunyai kekuatan otot sebesar 14 kg agar kekuatan maksimum
kedua regu seimbang.
 Jika ada seorang anggota regu Melati yang hanya mengerahkan 50% kekuatan ototnya dan regu mawar menggerakkan kekuatan
maksimum sebelum melatih pasti menang

Soal 3
Perhatikan stimulus 2. Jika setiap regu ditambahkan seorang pemain, regu Melati ditambah Tika dan regu Mawar ditambah Lia. Pasangkan
pernyataan berikut dengan jawaban yang benar.

STIMULUS 3

Peta Jawa Barat


Perhatikan peta Provinsi Jawa Barat berikut.
Soal 4
Perhatikan stimulus 3. Berilah tanda centang (√ ) pada kotak di depan pernyataan untuk jawaban-jawaban benar.
 Setiap 1 cm jarak pada peta mewakili jarak 1.500.000 pada jarak yang sebenarnya.
 Jika jarak Bandung ke Garut pada peta di atas 4 cm, maka jarak sebenarnya adalah 6 km.
 Jika jarak kota Bandung ke Cirebon adalah 135 km, maka jarak kedua kota tersebut pada peta adalah 9 cm.
 Jika jarak kota paling utara Jawa Barat, yaitu Bekasi dengan kota paling selatan Jawa Barat adalah 320 km, maka jarak kedua kota
tersebut pada peta adalah 22 cm.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.8



Tujuan
 Pembelajaran :
 Menggunakan rasio (dan laju perubahan yang terkait) untuk menyelesaikan masalah

1. Ada berbagai merek cokelat yang dijual di toko, seperti yang ditunjukkan oleh tabel di bawah ini.

Susunlah harga cokelat dari yang termurah hingga termahal!

2. Massa Jenis
Massa jenis menunjukkan bahwa untuk suatu volume tertentu berat benda juga tertentu.

Sampel mana yang mempunyai massa jenis terbesar?

3. Toko A menjual paket mangga seharga Rp30.000.00 untuk berat 1,2 kg. Toko B menjual mangga yang sama seharga Rp15.000.00
untuk 0,75 kg. Toko mana yang kalian pilih untuk membeli mangga?

4. Tabel penggunaan bahan bakar dan jarak tempuh oleh empat jenis mobil yang sama, tetapi merek berbeda diberikan di bawah ini.
Mobil mana yang menggunakan bahan bakar paling efisien?

PENGAYAAN – RASIO

Curah hujan menunjukkan banyak air yang menggenangi suatu permukaan selama periode tertentu. Curah hujan menentukan
seberapa tinggi air hujan yang terkumpul pada tempat datar, tidak menguap, tidak meresap, dan tidak mengalir.

Gambar Curah hujan dan volume


Carilah informasi tentang curah hujan di wilayah rumah kalian. Tentukan banyak air yang menggenangi halaman rumah dengan
mengetahui luas halaman.
PENILAIAN SUMATIF RASIO
A. Pilihlah jawaban yang paling tepat! Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 6 – 8.
1. Untuk membuat satu loyang kue bolu dibutuhkan 200
gram tepung terigu dan 250 gram telur. Rasio banyak
tepung terigu terhadap telur yang dibutuhkan untuk
membuat satu loyang kue bolu adalah ….
A. 3 : 4 C. 4 : 5
B. 4 : 3 D. 5 : 4

2. Di dalam kelas terdapat 40 siswa, 24 siswa di


antaranya adalah laki-laki. Rasio banyak siswa laki-
laki dan siswa perempuan adalah ….
A. 2 : 3 C. 3 : 5
B. 3 : 2 D. 5 : 2

3. Amira mempunyai koleksi buku cerita dan buku Ukuran lebar denah tersebut pada gambar adalah 16 cm.
pengetahuan. Buku pengetahuan yang dimiliki 8 buku
lebih banyak dari buku cerita. Jika perbandingan 6. Skala denah tersebut adalah ….
banyak buku cerita dan banyak buku pengetahuan A. 1 : 20 C. 1 : 60
adalah 5 : 7. Banyak buku cerita yang dimiliki Amira B. 1 : 50 D. 1 : 80
adalah ….
A. 14 buku C. 24 buku 7. Ukuran panjang rumah pada denah tersebut adalah
B. 20 buku D. 28 buku ….
A. 24 cm C. 60 cm
4. Dika akan membuat laba-laba mainan dari kertas B. 36 cm D. 90 cm
karton. Untuk membuat seekor laba-laba dibutuhkan
sebuah badan, 2 mata, dan 8 kaki. Jika terdapat 12 8. Ukuran panjang x lebar dari taman pada denah
mata laba-laba, banyak badan dan kaki laba-laba tersebut adalah ….
yang dibutuhkan berturut-turut adalah ….. A. 4 cm x 5 cm C. 8 cm x 10 cm
A. 6 buah dan 24 buah B. 6 cm x 7,5 cm D. 10 cm x 12,5 cm
B. 6 buah dan 48 buah
C. 24 buah dan 6 buah 9. Panjang bayangan sebuah pohon dengan tinggi 3,6
D. 48 buah dan 6 buah m adalah 900 cm. Di waktu dan tempat yang sama,
panjang bayangan Arini yang memiliki tinggi 1,6 m
5. Sebuah sketsa sebuah kota digambarkan dengan adalah ….
skala 1 : 250.000. Jika jarak dua tempat digambarkan A. 200 cm C. 400 cm
sejauh 1,5 cm, jarak kedua kota tersebut sebenarnya B. 300 cm D. 600 cm
adalah ….
A. 37,5 km C. 3,75 km 10. Perhatikan tabel jarak tempuh sebuah kendaraan
B. 16,7 km D. 1,67 km` dengan bahan bakar yang dibutuhkan.
Bahan Bakar (liter) Jarak Tempuh (km)
5 135
9 ….
Jarak yang mampu ditempuh kendaraan tersebut
dengan 9 liter bahan bakar adalah ….
A. 75 km C. 243 km
B. 183 km D. 261 km
RUBRIK PENILAIAN
PEDOMAN PENILAIAN AKTIVITAS INDIVIDU/KELOMPOK
Rubrik Penilaian
Nama Aspek Jumlah
No.
Siswa/Kelompok Ketertiban Kerja Sama Perfomance Ketepatan Skor
1.
2.
3.
4.
Panduan Penskoran
No. Skor Kriteria
1. 4 Apabila selalu melakukan aktivitas sesuai aspek penilaian
2. 3 Apabila sering melakukan aktivitas sesuai aspek penilaian
3. 2 Apabila kadang-kadang melakukan aktivitas sesuai aspek penilaian
4. 1 Apabila tidak pernah melakukan aktivitas sesuai aspek penilaian

Predikat
Sangat Baik : apabila memperoleh nilai : 3,33 < nilai ≤ 4,00
Baik : apabila memperoleh nilai : 2,33 < nilai ≤ 3,33
Cukup : apabila memperoleh nilai : 1,33 < nilai ≤ 2,33
Kurang : apabila memperoleh nilai : nilai ≤ 1,33

KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK


LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.1
Nomor Kunci Jawaban Skor
1 a. Donat meses : donat cokelat = 3 : 1 1
b. Donat gula : donat cokelat = 2 : 1 1
c. Donat meses : donat gula = 3 : 2 1
d. Untuk dua piring donat, donat gula : donat cokelat = 4 : 2 = 2 : 1 1
2 a. Rasio tinggi badan orang pertama dengan tinggi badan orang kedua = 175 : 150 = 7 : 6 1
b. Rasio berat badan orang pertama : berat badan orang kedua = 80 : 70 = 8 : 7 1
c. Rasio di (a) tidak sama dengan di (b) 1
3 a. Perbandingan banyak siswa laki-laki dan perempuan = 18 : 12 = 3 : 2 1
5 1
b. Banyak siswa perempuan = × 40 orang = 25 orang
8 1
2 7
c. Jumlah siswa di kelas tersebut = 8 : =8 × =28 orang
7 2
TOTAL SKOR 10

JUMLAH SKOR
NILAI AKHIR = X
10
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.2
Nomor Kunci Jawaban Skor
1 a. Rasio berat mangga terhadap berat jeruk = 2,8 : 4,2 = 2 : 3 1
b. Untuk 2 kg mangga ada 3 kg jeruk. 1
2 a. Rasio dari panjang dan lebar bingkai = 120 : 80 = 3 : 2 1
b. Untuk setiap panjang 3 cm, lebarnya 2 cm. 1
3 9

90 10 9:1
80 20 4:1
70 30 7:3

a. Ada 70% alkohol sebanyal 140 ml dan 30% air sebanyak 60 ml. 2
70 1
b. 70 %=
100

c.

4 Rasio siswa SD yang putus sekolah di daerah pedesaan dan perkotaan adalah 2
0,39 : 0,36 = 13 : 12. Artinya jika ada 13 siswa pedesaan yang putus sekolah maka ada 12 siswa
perkotaan yang putus sekolah
TOTAL SKOR 20

JUMLAH SKOR
NILAI AKHIR = X
20
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.3
Nomor Kunci Jawaban Skor
1 a. Rasio banyak susu dan gula terhadap cokelat murni = 35 : 65 = 7 : 13 1
7 1
b. Berat susu dan gula = ×130 gram = 70 gram 1
13
c. Selisih berat antara cokelat murni dan campuran susu gula selalu 30% berapa pun berat
cokelat batang. Pendapat ini benar adanya karena persentase menunjukkan berapa bagian
dari keseluruhan. 2
d. Pendapatnya salah karena rasio merupakan perbandingan yang melibatkan operasi perkalian
bukan penjumlahan.
Contoh: Jika ada 65 gram cokelat murni dan 35 gram susu dan gula, masing-masing
ditambah 20 gram maka cokelat murni menjadi 85 gram dan susu dan gula menjadi 55 gram.
Rasio cokelat murni terhadap susu dan gula adalah 85 : 55 = 17 : 13.
2 Rasio jarak tempuh komodo dewasa terhadap anak komodo adalah 11.200 m : 2000 m = 28 : 5 2
3 a. Rasio dari penebangan pohon terhadap penanaman kembali pohon adalah 1 : 3. 1
b. Banyak pohon yang harus ditanam adalah 3 x 191 = 573 pohon 2
TOTAL SKOR 10

JUMLAH SKOR
NILAI AKHIR = X
10
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.4
Nomor Kunci Jawaban Skor
1  Ukuran sisi yang lebih pendek dari gambar persegi panjang tersebut adalah 5 cm. √ 4
 Ukuran sisi yang lebih pendek dari gambar persegi panjang tersebut adalah 4 cm.
 Skala dari gambar tersebut adalah 1 : 100.
 Skala dari gambar tersebut adalah 1 : 500. √
2 a. Skala = 5 : 3000 = 1 : 600 2
b. Skala = 15 : 79.500.000 = 1 : 5.300.000 2
3 a. Jarak sebenarnya = 7 cm x 20.000 = 140.000 cm = 1,4 km 2
1 2
b. Panjang pada peta = ×1.500 .000 =75 cm
20.000
4 8

TOTAL SKOR 20

JUMLAH SKOR
NILAI AKHIR = X
20
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.5
Nomor Kunci Jawaban Skor
1 a. Rasio banyak protein yang diperlukan anak laki-laki terhadap anak perempuan usia 10-12 2
tahun adalah 2100 : 2000 = 21 : 20
b. Banyak protein yang diperlukan oleh dua anak perempuan usia 10-12 tahun dan tiga anak 2
laki-laki usia 13 – 15 tahun adalah (2 x 69) + (3 x 72) = 354 g
2 a. Jika ingin dibuat dua kali resep, maka diperlukan sebanyak 8 jeruk dan 2 sendok teh gula. 2
b. Jika ada 4 sendok teh gula, banyak jeruk yang diperlukan adalah 16 jeruk. 2
c. Jika ada 5 sendok teh gula dan 12 jeruk makan bahan yang tersisa adalah 2 sendok the gula. 2
TOTAL SKOR 10

JUMLAH SKOR
NILAI AKHIR = X
10
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.6
Nomor Kunci Jawaban Skor
1 Rasio tepung terigu terhadap banyaknya kue = 4 : 15 2
4
Tepung terigu yang diperlukan untuk membuat 25 kue = ×25 = 6,67 kg
15
2 4
Salah

Benar

Benar

Salah

3 300 2
Bensin yang diperlukan untuk menempuh jarak 300 km adalah = × 8 liter = 48 liter
50
4 Jika hanya ada 9 orang, waktu yang diperlukan untuk membersihkan lapangan adalah 3
9
×18 jam = 13,5 jam
12
5 4

Benar

Salah

Benar

Salah

TOTAL SKOR 15

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.7


Nomor Kunci Jawaban Skor
1 Peserta didik menjawab 2 jawaban benar. 10
(1) Provinsi Sumatra Utara adalah provinsi dengan kepadatan penduduk tertinggi.
(5) Kepadatan penduduk di Provinsi Kalimantan Timur lebih rendah daripada kepadatan
penduduk di Provinsi Kalimantan Barat.
2 Peserta didik menjawab 2 jawaban benar. 8
(1) Jumlah kekuatan otot regu Melati maksimum 2 kg lebihnya dari regu Mawar.
(3) Jika Adinda mengalami cedera, pemain penggantinya setidaknya mempunyai kekuatan
otot sebesar 14 kg agar kekuatan maksimum kedua grup seimbang.
3 8

4 Peserta didik menjawab 2 jawaban benar. 4


(1) Setiap 1 cm jarak pada peta mewakili jarak 1.500.000 pada jarak yang sebenarnya.
(3) Jika jarak Kota Bandung ke Cirebon adalah 135 km, maka jarak kedua kota tersebut
pada peta adalah 9 cm.
TOTAL SKOR 30

JUMLAH SKOR
NILAI AKHIR = X
30
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 3.8
Nomor Kunci Jawaban Skor
1 3
Harga termurah hingga termahal
adalah Kokoa, Bola Kecil, Lezats, dan
Chocolas.

2 2
Sampel dengan massa jenis terbesar
adalah sampel B.

3 Toko A 1 kg mangga harga Rp25.000,00. 2


Toko B 1 kg mangga harga Rp20.000,00.
Toko B menjual mangga dengan harga yang lebih murah.
4 Mobil A 1 liter 13,8 km 3
Mobil B 1 liter 11 km
Mobil C 1 liter 9,25 km
Mobil D 1 liter 13,2 km
Mobil A adalah mobil yang efisien.
TOTAL SKOR 10

PENGAYAAN

Proyek ini bersifat opsional dan dapat diberikan sebagai tugas tambahan.
Dua hal yang diinginkan dari peserta didik adalah
1. kemampuan mencari dan memahami informasi
2. kemampuan melakukan estimasi dan perhitungan.
Penilaian difokuskan pada kedua hal ini

JAWABAN PENILAIAN SUMATIF RASIO


Bagian A.
No Kunci Jawaban Skor N Kunci Jawaban Skor
o
1 C 1 6 B 1
2 B 1 7 A 1
3 B 1 8 A 1
4 B 1 9 C 1
5 C 1 10 C 1

JUMLAH SKOR
NILAI AKHIR = X
10

RUBRIK TUJUAN PEMBELAJARAN

Interval NIlai
No Tujuan Pembelajaran
0 – 40 % 41 – 65 % 66 – 85 % 86 – 100 %
1 Peserta didik dapat menjelaskan
konsep rasio, berbagai bentuk rasio dan
penggunaannya dalam kehidupan
sehari-hari (Pertemuan 1 dan 2)
2 Peserta didik dapat membedakan
antara selisih, yang merupakan
perbandingan secara penjumlahan, dan
rasio, yang merupakan perbandingan
secara perkalian (Pertemuan 3)
3 Peserta didik dapat menggunakan
faktor skala untuk menyelesaikan
masalah yang berhubungan dengan
rasio (Pertemuan 4 dan 5)
4 Peserta didik dapat menghubungkan
rasio ekuivalen dengan proporsi dalam
penyelesaian masalah sehari-hari
(Pertemuan 6)
5 Peserta didik dapat menggunakan rasio
(dan laju perubahan yang terkait) untuk
menyelesaikan masalah (Pertemuan 7
dan 8)

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran :


Peserta didik dianggap telah mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran apabila pada interval nilai 66 – 85%.

Anda mungkin juga menyukai