0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan5 halaman

Nama - Sugandi

Dokumen ini membahas pentingnya Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK) dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan data di sekolah. SIMDIK membantu dalam pengambilan keputusan, menyediakan informasi yang akurat, dan mendukung komunikasi di lingkungan pendidikan. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan pengertian, fungsi, tujuan, dan jenis-jenis sistem informasi manajemen pendidikan.

Diunggah oleh

teguhiman4744
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan5 halaman

Nama - Sugandi

Dokumen ini membahas pentingnya Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK) dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan data di sekolah. SIMDIK membantu dalam pengambilan keputusan, menyediakan informasi yang akurat, dan mendukung komunikasi di lingkungan pendidikan. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan pengertian, fungsi, tujuan, dan jenis-jenis sistem informasi manajemen pendidikan.

Diunggah oleh

teguhiman4744
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Sugandi

Nim : 1.01.23.022
PAI semester 4
Manajemen pendidikan di sekolah

Latar Belakang

Era globalisasi ini, kemajuan teknologi berkembang pesat. Dalam situasi perkembangan
zaman ini, tentu memengaruhi aktivitas sehari-hari. Seperti halnya dalan dunia Pendidikan.

Mulanya dalam mengolah data yang masih manusal. Namun, dengan adanya perkembangan
teknologi yang canggih, tentu akhirnya akan semakin mempermudah dunia Pendidikan untuk
mengolah informasi. Hal ini dikenal dengan Sistem informasi manajemen semakin dibutuhkan
setiap sekolah maupun, khusunya dalam meningkatkan mengenai informasi disekolah maupun
di suatu organisasi dan menciptkan kerja sama dengan pihak lainnya.

Dalam Progo (2020:2) Menurut negara nama-nama untuk sekolah-sekolah itu bervariasi,
akan tetapi umumnya termasuk sekolah dasar untuk anak-anak muda dan sekolah menengah
untuk remaja yang telah menyelesaikan pendidikan dasar. Salah satu upaya untuk memberikan
informasi seputaran pendidikan dan juga Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), perlu adanya
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK).

Oganisasi yang telah melakukan otomatisasi pada setiap manajerialnya peri menindaklanjuti
dengan membangun Sistem Informasi Manajemen. Sistem infor menajemen akan membantu
sekolah maupun organisasi dalam memproseskan suatu da mempercepat dan mengolah data,
meningkatkan kualitas informasi dan juga mendorong adanya informasi-informasi yang baru.

Maka dari itu, untuk mengetahui lebih lanjut terkait Sistem Informasi Manajeman Pendidikan,
kami akan membahasnya pada makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan
dan berguna bagi para pembacanya.

A. Pengertian Sistem

Sistem dalam KBBI adalah perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga
membentuk suatu totalitas atau pengertian kedua dari sistem adalah susunan yang teratur dari
pandangan, teori, asas, dan sebagainya. Adapun dalam Hutahacan (2014:1) terdapat
pengertian Sistem menurut para ahli sebagai berikut:

1. Indrajit (2001:2) menyatakan bahwa sistem mengandung arti kumpulan-kumpulan dari


komponen-komponen yang dimiliki unsur saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya.

2. Jogianto (2005:2) mengartikan sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang


berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan suatu kejadian-
kejadian dan kesatuan yang nyata adalah objek nyata seperti tempat,benda dan orang-orang
yang betul ada dan pernah terjadi.

3. Davis, G.B (1991:45) mengatakan bahwa sistem secara fisik merupakan kumpulan dari
elemen-elemen yang beroperasi Bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.

4. Lani Sidharta (1995:9) berpendapat bahwa sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang
saling berhubung secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama

Jadi, dapat disimpulkan bahwa pengertian Sistem secara umum ialah suatu rangkaian yang
terdiri dari berbagai unsur, yang saling berkaitan atau berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan
tertentu.

B. Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajemen atau biasa disebut "SIM" (dalam bahasa Inggris adalah
management information system, MIS) merupakan suatu sistem perencanaan bagian dari
pengendalian internal suatu bisnis yang menglingkupi pemanfaatan manusia, dokumen,
teknologi, serta juga prosedur oleh akuntansi manajemen untuk dapat memecahkan. masalah
bisnis seperti contohnya biaya produk, layanan, atau juga suatu strategi bisnis.

Sistem informasi manajemen tersebut dibedakan dengan sistem informasi biasa dikarenakan
SIM ini digunakan untuk dapat menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada suatu
aktivitas operasional dalam organisasi. Secara akademis atau dalam pendidikan, istilah SIM
pada umumnya digunakan untuk merujuk pada suatu kelompok metode manajemen informasi
yang berkain dengan otomasi atau juga dukungan terhadap pengambilan suatu keputusan
manusia.

Goyal (2003, hal. 13) dalam mengatakan bahwa Sistem Informasi Manajemen adalah suatu
sistem yang terdiri atas sekumpulan orang, prosedur, mesin, database, dan model data sebagai
elemen-elemennya, ketika sistem ini berfungsi mengumpulkan berbagai data, baik yang berasal
dari dalam maupun luar organisasi, kemudian mengolah data tersebut dan menyediakan
informasi manajemen" untuk membantu para manajer dalam proses pengambilan keputusan.

Definisi lain tentang Sistem Informasi Manajemen dikemukakan oleh Ibnu Syamsi (1995,
hal.101) yang mengartikan Sistem Informasi Manajemen sebagai jaringan informasi yang
dibutuhkan pimpinan dalam menjalankan tugas-tugasnya, terutama dalam pengambilan
keputusan. Sementara Davis (1985, hal. 6) dalam batasan yang lebih luas. memberikan definisi
tentang Sistem Informasi manajemen adalah suatu sistem manusia-mesin yang terintegrasi
untuk menyajikan informasi dalam rangka mendukung fungsi-fungsi pengambilan keputusan,
manajemen dan operasi dalam suatu organisasi, manakala sistem tersebut menggunakan
perangkat keras dan perangkat lunak komputer, prosedur manual, model-model untuk
pengambilan keputusan, pengendalian, perencanaan, dan analisis serta menggunakan sebuah
database.
C. Pengertian Sistem Informasi Manajemen Pendidikan

Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK) adalah suatu sistem yang dirancang
untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan
menejemen dalam lembaga Pendidikan. Dalam Praoga (2020:43) Untuk menerapkan SIMDIK
yang terpadu dan memiliki kapabilitas dalam mendukung keberhasilan dunia pendidikan yang
signifikan, diperlukan keseimbangan sumber daya yang tersedia antara ketersediaan sumber
daya manusia yang memiliki keterampilan dalam mengoperasikan teknologi informasi seperti
komputer dan ketersediaan dana untuk pengadaan perangkat komputer yang sudah semakin
canggih.

Masih dalam Praoga (2020:44) mengutip dari (Ramdhani & Ramdhani, 2017: 3). Kebijakan
Publik dapat didefinisikan sebagai serangkaian kegiatan yang sadar, terarah, dan terukur yang
dilakukan oleh pemerintah yang melibatkan para pihak yang berkepentingan dalam bidang-
bidang tertentu yang mengarah pada tujuan tertentu. Sehingga untuk efektifitas kebijkan publik
diperlukan kegiatan sosialisasi, pelaksanaan dan pengawasan kebijakan.

Dalam Novad (2020:4) Dalam dunia pendidikan seperti Sekolah, SIMDIK telah banyak
digunakan, seperti penggunaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), dapodik merupakan sumber
utama pendidikan di Indonesia, di dalam dapodik terdapat data sekolah dan data pribadi siswa.
Jadi seluruh sekolah di Indonesia diberi akses untuk dapat memasukan data sekolah dan
siswanya kedalam Dapodik tersebut. Kemudian disetiap sekolah juga memiliki SIMDIK
walaupun belum merata seperti di daerah terpencil mereka masih menggunakan cara manual
dalam menyimpan dan mengolah data mereka. Untuk didaerah perkotaan sekolah telah
menggunakan SIMDIK seperti membuat aplikasi data siswa, penggunaan Microsoft excel, dan
Microsoft Visual Foxpro.

Dengan mempertimbangkan uraian-uraian di atas dapat dikemukakan definisi alternatif


sistem informasi manajemen pendidikan, yakni: sistem, yang terdiri dari sekelompok orang,
pedoman, dan perangkat pengolah data, yang memantau dan mengambil kembali data dari
lingkungan, yang memperoleh data dari transaksi dan operasi dalam organisasi, dan yang
menyaring, mengatur, dan memilih data serta menyajikannya sebagai informasi kepada para
pemangku kepentingan pendidikan/sekolah, terutama bagi para manajer pendidikan pada
semua level dan fungsi organisasi, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam
menjalankan fungsi-fungsi manajemen, untuk mendukung komunikasi, dan untuk mendukung
kegiatan operasional, termasuk di dalamnya kegiatan instruksional.

D. Fungsi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan.

Menurut La Ode Ismail Ahmad Dan Ristati Sinen, 2017 berpendapat ada beberapa kegunan
atau fungsi sistem informasi manajemen, antara lain:
1. Meningkatkan eksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para
pemakai, tanpa mengharuskan adanya perantara sistem informasi.

2. Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi


secara kritis.

3. Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.

4. Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan ketrampilan pendukung sistem informasi.

5. Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.

6. Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi dari sistem informasi dan teknologi


baru.

7. Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.

8. Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi transaksi, mengurangi


biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau layanan

9. Sistem informasi manajemen untuk mendukung pengambilan keputusan.

10. Sistem informasi manajemen berdasarkan aktivitas atau kegiatan manajemen.

11. Sistem informasi untuk pengendalian operasional.

12. Sistem informasi untuk pengendalian manajemen.

13. Sistem informasi untuk pengendalian strategi.

14. Sistem informasi manajemen berdasarkan fungsi organisasi.

E. Tujuan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK)

Menurut (Made Pidarta, 1998 dalam Dina Umami Maghfiroh, 2019) Tujuan dari sistem
informasi manajemen pendidikan antara lain:

1. Membantu seluruh bagian yang berperan di dunia pendidikan dengan memberikan informasi
yang menyeluruh tentang pendidikan dari tingkat sekolah dasar, menengah, atau yang setara
dengannya.

2. Pertanggung jawaban publik yaitu dengan memberikan informasi secara transparan tentang
kebijakan dan pemakaian sumber daya yang dialokasikan untuk dunia pendidikan.
3. Memberi sarana agar seluruh bagian yang berperan dalam dunia pendidikan yang ada di
provinsi atau kota kabupaten agar dapat berperan aktif dalam usaha memajukan usaha
dibidang pendidikan.

4. Meningkatkan pengetahuan pendidik dan peserta didik tentang dunia informatika serta
manfaat yang dapat diambil melalui beberapa pelatihan.

5. Memberikan akses informasi yang mudah dan lengkap bagi pendidik dan peserta didik
mengenai ilmu pengetahuan dan informasi pendidikan lainnya. Maksud dilaksanakannya sistem
informasi manajemen pendidikan adalah sebagai pendukung kegiatan fungsi manajemen dalam
rangka menunjang tercapainya sasaran dan fungsi-fungsi operasional dalam organisasi
pendidikan.

F. Jenis Sistem Informasi Manajemen Pendidikan

Menurut (Eti Rochaety, 2010 dalam Dina Umami Maghfiroh, 2019) Ada tiga jenis sistem yang
ditawarkan bagi lembaga pendidikan untuk penerapan sistem informasi manajemen yaitu
sebagai berikut:

1. Intranet, jaringan internal lembaga pendidikan yang menghubungkan kantor pusat dan kantor
cabang yang terpisah secara geografis, lokasi maupun regional.

2. Internet, jaringan komputer public yang digunakan sebagai penghubung lembaga pendidikan
dengan para pengguna program pendidikan atau calon sisiwa.

3. Ekstranet, jaringan yang dibangun sebagai alat komunikasi antar lembaga pendidikan dan
lembaga pendukungnya, seperti departemen pendidikan. masyarakat, pemerintah, dan dunia
usaha

Anda mungkin juga menyukai