0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan19 halaman

Lengkapi Terlebih Dahulu Titik-Titik Di Bawah Ini Sebelum Masuk Ke

Dokumen ini berisi rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Prakarya kelas VIII, mencakup kompetensi inti dan dasar, serta kriteria ketuntasan minimal untuk semester 1 dan 2. Terdapat penjelasan mengenai berbagai jenis kerajinan, rekayasa, budidaya, dan pengolahan yang harus dipahami dan diterapkan oleh siswa. Setiap kompetensi dilengkapi dengan indikator penilaian dan nilai KKM yang ditetapkan.

Diunggah oleh

Alfiyah Rusdiyana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan19 halaman

Lengkapi Terlebih Dahulu Titik-Titik Di Bawah Ini Sebelum Masuk Ke

Dokumen ini berisi rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Prakarya kelas VIII, mencakup kompetensi inti dan dasar, serta kriteria ketuntasan minimal untuk semester 1 dan 2. Terdapat penjelasan mengenai berbagai jenis kerajinan, rekayasa, budidaya, dan pengolahan yang harus dipahami dan diterapkan oleh siswa. Setiap kompetensi dilengkapi dengan indikator penilaian dan nilai KKM yang ditetapkan.

Diunggah oleh

Alfiyah Rusdiyana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LENGKAPI TERLEBIH DAHULU TITIK-TITIK DI BAWAH INI SEBELUM MASUK KE HALAMAN SEMESTER 1 DAN 2

Mata Pelajaran : Prakarya


Kelas : VIII (Delapan)
Kompetensi Inti :
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahu
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah
MESTER 1 DAN 2

n tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
ifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL

Mata Pelajaran : Prakarya


Kelas : VIII (Delapan)
Semester : Ganjil

Kompetensi Inti :
KI1 dan KI2: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya serta Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan
bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa,
negara, dan kawasan regional.
KI3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI4: Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah
abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

KERAJINAN
Kompleksitas Daya Dukung Intake
Kompetensi Dasar Indikator Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah KKM
50 - 64 65 - 80 81 -100 81 -100 65 - 80 50 - 64 81 -100 65 - 80 50 - 64
3.1 Memahami pengetahuan 3.1.1 Menjelaskan pengertian bahan lunak dan
tentang jenis, sifat, karakter dan asal bahan lunak, jenis, dan karakteristik bahan 75 70 85 77
teknik pengolahan bahan lunak lunak
(tanah liat, getah, lilin, clay polimer, 3.1.2 Mendiskusikan prinsip bahan lunak 0
clay tepung, plastisin, parafin, gips
3.1.3 Melakuakan observasi bahan lunak, baik
dan lain-lain)
secara langsung maupun tidak langsung 0
(melalui buku, film, dan sebagainya).
3.1.4 Mempraktikkan ujicoba pengolahan
0
bahan lunak alam
3.1.5 Memperhatikan demonstrasi pengolahan
0
bahan lunak
3.1.6 Mengamati jenis dan karakteristk bahan
lunak alam yang akan dibuat dalam produk 0
kerajinan
3.1.7 Mengamati dan mengumpulkan informasi
0
mengenai produk kerajinan bahan lunak
3.1.8 Melakukan identifikasi karakter bahan
0
lunak alam
3.1.9 Membuat rancangan sebuah produk
0
kerajinan dari bahan lunak alam
3.1.10 Membuat kerajinan bahan lunak alam
sesuai rancangan 0

4.1 Memilih jenis bahan dan teknik 4.1.1 Melakukan observasi produk kerajinan
pengolahan bahan lunak yang sesuai bahan lunak alam di lingkungan tempat 0
dengan potensi daerah setempat tinggalnya
(misal: tanah liat, getah, lilin, clay 4.1.2 Membuat produk kerajinan bahan lunak
polimer, clay tepung, plastisin, 0
alam
parafin, gips dan lain-lain)
4.1.3 Melakukan finishing pada pembuatan
kerajinan bahan lunak alam
4.1.4 Mengamati produk kemasan yang cocok
untuk produk kerajinan
4.1.5 Membuat rancangan kemasan yang sesuai
dengan produk kerajinan bahan lunak alam
dan membuat kemasan
4.1.6 Mengomunikasikan hasil produk
kerajinan bahan lunak alam yang dibuatnya
3.2 Memahami pengetahuan 3.2.1 Memahami proses dan teknik pembuatan
0
tentang prinsip perancangan, kerajinan limbah bahan lunak buatan
pembuatan, dan penyajian produk 3.2.2 Mempraktekkan pengolahan bahan lunak
kerajinan dari bahan lunak yang 0
buatan yang ada dilingkungan sekitar
kreatif dan inovatif
3.2.3 Mengamati teknik dasar pembuatan
0
kerajinan dari bahan lunak buatan
3.2.4 Mengidentifikasi teknik pembuatan
kerajinan dari bahan lunak buatan 0

3.2.5 Membuat rancangan sebuah produk


0
kerajinan dari bahan lunak
3.2.6 Membuat kerajinan dari bahan lunak 0
4.2 Perancangan, pembuatan dan buatan
4.2.1 sesuai dengan
Membuat produkrancangan
kerajinan bahan lunak
penyajian produk kerajinan dari buatan 0
bahan lunak yang kreatif dan 4.2.2 Membuat produk kerajinan bahan lunak
inovatif, sesuai dengan potensi 0
buatan dengan teknik yang dikuasainya
daerah setempat setempat (misal:
tanah liat, getah, lilin, clay polimer, 4.2.3 Melakukan finishing pada pembuatan
0
clay tepung, plastisin, parafin, gips kerajinan bahan lunak buatan
dan lain-lain)
penyajian produk kerajinan dari
bahan lunak yang kreatif dan
inovatif, sesuai dengan potensi
daerah setempat setempat (misal:
tanah liat, getah, lilin, clay polimer,
clay tepung, plastisin, parafin, gips
dan lain-lain) 4.2.4 Membuat rancangan kemasan sesuai
0
dengan produk kerajinan bahan lunak buatan
4.2.5 Membuat Produk Kerajinan Bahan Lunak
buatan sesuai hasil rancangannya dengan jujur 0
dan tanggung jawab
4.2.6 Mengomunikasikan hasil produk
kerajinan bahan lunak buatan yang dibuatnya 0

Total Indikator 25 Jumlah Nilai KKM Semua Indikator 77

Nilai KKM Semester 1 = Jumlah Nilai KKM Semua Indikator : Total Indikator 3

REKAYASA
Kompleksitas Daya Dukung Intake
Kompetensi Dasar Indikator Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah KKM
50 - 64 65 - 80 81 -100 81 -100 65 - 80 50 - 64 81 -100 65 - 80 50 - 64
3.1 Memahami perkembangan, 3.1.1 Memahami sejarah TIK 75 70 85 77
peralatan, dan media pengantar 3.1.2 Membedakan alat informasi dan
teknologi informasi dan komunikasi komunikasi kuno dan modern 0

3.1.3 Menyebutkan berbagai alat informasi dan


komunikasi yang ada di lingkungannya dan 0
berdasarkan ilmu pengetahuannya
3.1.4 Memahami teknik yang digunakan dalam
0
pembuatan produk rekayasa penghasil bunyi
3.1.5 Memahami media penghantar komunikasi
3.1.6 Memahami media komunikasi tradisional
3.1.7 Memahami alat komunikasi kuno melalui
pengamatan
3.1.8 Memahami media komunikasi modern
4.1 Memanipulasi sistem teknologi 4.1.1 Merumuskan informasi tentang
informasi dan komunikasi perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi, peralatan, media dengan jujur dan 0
teliti.
4.1.2 Menyajikan laporan hasil eksperimen
0
analisa sistem (input, proses, dan output)
3.2 Memahami penerapan jenis, tentang produk teknologi
3.2.1 Memahami peralataninformasi
dan bahandan
untuk
komunikasi dikaitkan terhadap materi, energi, 0
karakteristik, dan istilah-istilah pembuatan peralatan TIK
teknologi informasi dan komunikasi
3.2 Memahami penerapan jenis,
karakteristik, dan istilah-istilah
teknologi informasi dan komunikasi 3.2.2 Memahami pembuatan telepon kaleng 0
4.2 Membuat produk teknologi melalui pengamatan/demonstrasi
4.2.1 Melakukan cara
belajar mandiri dengan
informasi dan komunikasi dengan pembuatan
membaca teleponsumber
berbagai kaleng belajar (buku, surat
menggunakan bahan-bahan yang kabar, internet) agar memiliki pengetahuan 0
tersedia disekitarnya yang lebih luas tentang pembuatan telepon
kaleng
4.2.2 Membuat bel sederhana sebagai alat
komunikasi modern berdasarkan pengetahuan 0
yang telah dimilikinya dan imajinasinya
4.2.3 Mempresentasikan hasil pembuatan bel
0
sederhana sebagai alat komunikasi modern
Total Indikator 15 Jumlah Nilai KKM Semua Indikator 77
Nilai KKM Semester 1 = Jumlah Nilai KKM Semua Indikator : Total Indikator 5

BUDIDAYA
Kompleksitas Daya Dukung Intake
Kompetensi Dasar Indikator Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah KKM
50 - 64 65 - 80 81 -100 81 -100 65 - 80 50 - 64 81 -100 65 - 80 50 - 64
3.1 Memahami komoditas ternak 3.1.1 Menjelaskan konsep pengembangan
75 70 85 77
kesayangan (kelinci, hamster, ternak kesayangan
burung, ayam hias, reptil, kucing, 3.1.2 Mengidentifikasi persyaratan kebutuhan
dan lain-lain) yang dapat 0
pakan ternak kesayangan diwilayah setempat
dikembangkan sesuai kebutuhan 3.1.3 Mengidentifikasi persyaratan
wilayah setempat pemeliharaan ternak kesayangan diwilayah 0
setempat
4.1 Menentukan komoditas ternak 4.1.1 Menentukan jenis-jenis kebutuhan pakan
kesayangan (kelinci, hamster, ternak kesayangan diwilayah setempat 0
burung, ayam hias, reptil, kucing, 4.1.2 Menentukan jenis-jenis pemeliharaan
dan lain-lain) yang dapat ternak kesayangan diwilayah setempat 0
dikembangkan sesuai kebutuhan
wilayah setempat 4.1.3 Menyajikan hasil dan menentukan Jenis
0
dan persyaratan hidup ternak kesayangan
3.2 Memahami kebutuhan dan 3.1.4 Mengenal berbagai sarana budi daya
karakteristik sarana dan peralatan ternak kesayangan terdiri atas bahan dan alat 0
budidaya ternak kesayangan yang diperlukan
(kelinci, hamster, burung,
4.2 Mempersiapkan saranaayam
dan 4.1.4 Melakukan pengamatan dan wawancara
peralatan budidaya ternak tentang budi daya ternak kesayangan yang ada 0
kesayangan (kelinci, hamster, di lingkungan sekitar
burung, ayam hias, reptil, kucing,
3.3 Memahami tahapan budidaya 3.3.1. Melakukan pengamatan tahapan budi
ternak kesayangan (kelinci, daya ternak kesayangan secara langsung atau 0
hamster, burung, ayam hias, reptil, melalui media sosial
kucing, dan lain-lain) 3.3.2. Memahami dan menceritakan tahapan
budi daya ternak kesayangan berdasarkan hasil 0
pengamatannya
3.3.3. Melakukan perawatan dan mengamati
0
perkembangan ternak kesayangan
3.3.4. Memelihara dan melakukan pengamatan
perkembangan ternak kesayangan dengan baik 0

3.3.5. Mempresentasikan hasil pemeliharaan


dan pengamatan perkembangan ternak 0
kesayangan
· Memahami sarana produksi ternak
0
kesayangan
3.3.6. Menpersiapkan penyelenggaraan acara
pameran budi daya ternak kesayangan “pets 0
day”.
4.3 Mempraktikkan tahapan 4.3.1. Merancang kegiatan budi daya ternak
budidaya ternak kesayangan kesayangan berdasarkan hasil pengamatan,
(kelinci, hamster, burung, ayam hias, wawancara dan telusur informasi melalui buku 0
reptil, kucing, dan lain-lain) maupun media sosial
4.3.2. Mempraktekkan kegiatan budi daya
0
ternak kesayangan sesuai tahapan
4.3.3. Menyelenggarakan pameran budi daya
0
ternak kesayangan “pets day” di sekolah
Total Indikator 18 Jumlah Nilai KKM Semua Indikator 77
Nilai KKM Semester 1 = Jumlah Nilai KKM Semua Indikator : Total Indikator 4

PENGOLAHAN
Kompleksitas Daya Dukung Intake
Kompetensi Dasar Indikator Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah KKM
50 - 64 65 - 80 81 -100 81 -100 65 - 80 50 - 64 81 -100 65 - 80 50 - 64
3.1 Menganalisis rancangan 3.1.1 Memahami keragaman bahan pangan
pembuatan, penyajian dan serealia, kacang-kacangan, dan umbi yang ada
pengemasan bahan pangan serealia, di lingkungan sekitar ditinjau dari pengetahuan 75 70 85 77
kacang-kacangan dan umbi menjadi pengertian, jenis, dan manfaatnya bagi manusia
makanan dan minuman yang ada dalam kehidupan sehari-hari
wilayah setempat
3.1.2 Mengidentifikasi teknik pengolahan
pangan pada suatu produk olahan pangan 0
serealia, kacang-kacangan, dan umbi
3.1.3 Memahami keragaman produk olahan
pangan serealia, kacang-kacangan, dan umbi di
daerah setempat dan nusantara beserta teknik 0
pengolahan yang digunakannya
4.1 Mengolah bahan pangan 4.1.1 Memahami tahapan pembuatan
serealia, kacang-kacangan dan pengolahan pangan serealia, kacang-kacangan, 0
umbi yang ada di wilayah dan umbi menjadi makanan atau minuman
setempat menjadi makanan dan
4.1.2 Memahami prinsip penyajian dan
minuman sesuai rancangan
pengemasan produk olahan pangan serealia, 0
kacang-kacangan, dan umbi yang tepat
4.1.3 Merancang pengolahan bahan pangan
serealia, kacang-kacangan, dan umbi
berdasarkan orisinalitas ide yang jujur 0
terhadap diri sendiri
4.1.4 Membuat, menguji dan
mengomunikasikan karya pengolahan bahan
pangan serealia, kacang-kacangan, dan umbi
menjadi makanan atau minuman sesuai
kebutuhan wilayah setempat berdasarkan 0
teknik dan prosedur yang tepat memahami
prinsip penyajian dan pengemasan produk
olahan pangan buah yang tepat

3.2 Menganalisis rancangan 3.2.1 Memahami keragaman produk pangan


pembuatan, penyajian, dan setengah jadi yang ada di lingkungan sekitar
pengemasan bahan pangan ditinjau dari pengetahuan pengertian, jenis,
serealia, kacang-kacangan, dan dan karakteristik bahan pangan serealia, 0
umbi yang ada di wilayah kacang-kacangan, dan umbi bagi manusia
setempat menjadi produk pangan dalam kehidupan sehari-hari
setengah jadi yang ada di wilayah
setempat
pembuatan, penyajian, dan
pengemasan bahan pangan
serealia, kacang-kacangan, dan
umbi yang ada di wilayah
setempat menjadi produk pangan
setengah jadi yang ada di wilayah
setempat 3.2.2 Memahami keragaman produk olahan
pangan setengah jadi dari bahan serealia,
kacang-kacangan, dan umbi di daerah setempat 0
dan Nusantara beserta proses dan teknik
pengolahan yang digunakannya

4.2 Mengolah bahan pangan 4.2.1 Memahami tahapan pembuatan


setengah jadi dari bahan pangan pengolahan pangan dari bahan serealia,
serealia, kacang-kacangan dan umbi kacang-kacangan, dan umbi menjadi produk 0
yang ada di wilayah setempat pangan setengah jadi
4.2.2 Memahami prinsip penyajian dan
pengemasan produk olahan pangan setengah
jadi dari bahan serealia, kacang-kacangan, dan 0
umbi yang tepat
4.2.3 Teknik dan proses pembuatan produk
pengolahan pangan dari serealia, kacang-
kacangan, dan umbi menjadi produk pangan 0
setengah jadi berdasarkan orisinalitas ide yang
jujur terhadap diri sendiri

4.2.4 Membuat, menguji, dan


mengomunikasikan karya pengolahan bahan
pangan setengah jadi dari bahan serealia,
kacangkacangan, dan umbi sesuai kebutuhan 0
wilayah setempat berdasarkan teknik dan
prosedur yang tepat, serta memahami prinsip
penyajian dan pengemasan produk.

Total Indikator 13 Jumlah Nilai KKM Semua Indikator 77


Nilai KKM Semester 1 = Jumlah Nilai KKM Semua Indikator : Total Indikator 6

Keterangan:
Rentang nilai berdasarkan Permendikbud 81 a tahun 2013
Kompleksitas (mengidentifikasi indikator sebagai penanda tercapainya kompetensi dasar).
Kemampuan daya dukung (berorientasi pada sumber belajar).
Intake (kemampuan rata-rata peserta didik)
Nilai KKM indikator adalah rata-rata dari nilai ketiga kriteria yang ditentukan. Contoh: kompleksitas sedang (80), daya dukung rendah (60), dan intake tinggi (85), maka nilai KKM
indikator:(80 + 60 + 85) : 3 = 75
Nilai KKM semester 1 adalah Jumlah total nilai KKM indikator : Jumlah Indikator, maka nilai KKM untuk semester 1 adalah6
Bekasi, 18 Juli 2022
Mengetahui :
Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran,

H. Imroni, S.Pd. Alfiyah Rusdiyana, M.Pd


NIP. 198003112005011007 NIP. 197904022011012008
KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL

Mata Pelajaran : Prakarya


Kelas : VIII (Delapan)
Semester : Genap

Kompetensi Inti :
KI1 dan KI2: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya serta Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan
bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar,
bangsa, negara, dan kawasan regional.
KI3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI4: Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah
abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.
KERAJINAN
Kompleksitas Daya Dukung Intake
Kompetensi Dasar Indikator Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah KKM
50 - 64 65 - 80 81 -100 81 -100 65 - 80 50 - 64 81 -100 65 - 80 50 - 64
3.3 Memahami pengetahuan 3.3.1 Memahami pengertian, jenis dan
75 70 85 77
tentang jenis, sifat, karakter dan karakteristik bahan limbah keras
teknik pengolahan kerang, kaca, 3.3.2 Mendiskusikan prinsip bahan limbah
keramik dan botol plastik 0
keras
3.3.3 Mengamati demonstrasi langsung atau
melalui media lain tentang pengolahan 0
bahan limbah keras
3.3.4 Mempraktekkan atau ujicoba
pengolahan bahan limbah keras dengan baik 0

3.3.5 Mengamati teknik dasar pembuatan


kerajinan dari bahan limbah keras 0

3.3.6 Mengidentifikasi karakteristik bahan


0
limbah keras organik
3.3.7 Membuat rancangan sebuah produk
kerajinan dari bahan limbah keras organik 0
4.3 Memilih jenis bahan dan 4.3.1 Membuat produk kerajinan bahan
teknik pengolahan kerang, kaca, limbah organik dengan mengikuti 0
keramik dan botol plastik yang persyaratan perancangan dan prosedur
sesuai dengan potensi daerah produk kerajinan dengan jujur, tanggung
setempat 4.3.2 Melakukan finishing pada pembuatan
kerajinan bahan limbah keras organik yang 0
dibuatnya
4.3.3 Membuat kemasan yang sesuai untuk
produk kerajinan yang dibuatnya 0
berdasarkan hasil rancangan kemasannya
4.3.4 Mengomunikasikan hasil produk
kerajinan bahan limbah keras organik yang
dibuatnya dan berani menerima 0
masukkan/kritikan sebagai perbaikan
pembuatan produk yang lebih baik
3.4 Memahami pengetahuan 3.4.1 Memahami prosedur dan teknik
tentang prinsip perancangan, pembuatan kerajinan limbah keras 0
pembuatan dan penyajian produk anorganik melalui membaca
kerajinan dari kerang, kaca, 3.4.2 Mengamati pengolahan bahan limbah
keramik dan botol plastik yang 0
keras anorganik
kreatif dan inovatif
3.4.3 Mempraktekkan pengolahan bahan
limbah keras anorganik sebagai ujicoba
teknik pengolahan bahan limbah keras 0
anorganik sesuai bahan yang tersedia
3.4.4 Mengamati beberapara produk dan
teknik dasar pembuatan kerajinan dari 0
bahan limbah keras anorganik
3.4.5 Membuat rancangan dan membuat
produk kerajinan dari bahan limbah keras 0
anorganik
4.4 Perancangan, pembuatan, 4.4.1 Membuat produk kerajinan bahan
dan penyajian produk kerajinan limbah keras anorganik sesuai persyaratan
dari kerang, kaca, keramik dan perancangan dan prosedur pembuatan 0
botol plastik, yang kreatif dan produk kerajinan
inovatif, sesuai dengan potensi 4.4.2 Melakukan finishing pada pembuatan
daerah setempat kerajinan bahan limbah keras anorganik 0
yang dibuatnya
4.4.3 Membuat kemasan yang cocok untuk
produk kerajinan bahan limbah keras 0
anorganik
Total Indikator 19 Jumlah Nilai KKM Semua Indikator 77
Nilai KKM Semester 2 = Jumlah Nilai KKM Semua Indikator : Total Indikator 4

REKAYASA
Kompleksitas Daya Dukung Intake
Kompetensi Dasar Indikator Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah KKM
50 - 64 65 - 80 81 -100 81 -100 65 - 80 50 - 64 81 -100 65 - 80 50 - 64
3.3 Memahami sumber dan 3.3.1 Memahami sumber air melalui diskusi
75 70 85 77
permasalahan air serta gambar berbagai sumber air
perkembangan peralatan 3.3.2 Mengerti kegunaan penjernih air bagi
penjernih air. kehidupan manusia sehari-hari melalui 0
penugasan yang diberikan guru
3.3.3 Memahami teknik penyaringan melalui
praktek penyaringan air keruh yang
dilakukan secara mandiri, bekerjasama, dan 0
tanggung jawab
3.3.4 Memahami berbagai alat, bahan dan
teknik penjernihan/penyaringan air dari
bahan alami dan bahan buatan dari berbagai 0
sumber belajar agar tumbuh rasa syukur dan
menghargai ciptaan Tuhan
4.3 Memanipulasi sistem 4.3.1 Melakukan observasi dan wawancara
penjernih air ke tempat yang berkaitan dengan kegiatan
penjernihan air yang ada di lingkungan 0
setempat dilakukan secara mandiri,
bekerjasama, dan tanggung jawab
4.3.2 Memahami berbagai alat, bahan dan
teknik penjernihan/penyaringan air dari
bahan alami dan bahan buatan dari berbagai 0
sumber belajar dan media belajar agar
tumbuh rasa syukur dan menghargai ciptaan
Tuhan
4.3.3 Melakukan studi pustaka dari berbagai
sumber belajar dan media belajar tentang
tahapan atau prosedur pembuatan alat 0
penjernihan air dari bahan alami agar
tumbuh rasa syukur pada Tuhan
4.3.4 Merancang pembuatan alat penjernih
air dari bahan alami sesuai dengan
kebutuhan lingkungan setempat dan 0
dilakukan secara jujur, bekerjasama, dan
penuh tanggung jawab
3.4 Memahami penerapan sistem 3.4.1 Melakukan studi pustaka dari berbagai
penyaringan air alami dan buatan sumber belajar dan media belajar tentang
tahapan atau prosedur pembuatan alat 0
penjernihan air dari bahan buatan agar
tumbuh rasa syukur pada Tuhan
3.4.2 Merancang pembuatan alat penjernih
air dari bahan buatan sesuai dengan
kebutuhan lingkungan setempat dan 0
dilakukan secara jujur, bekerjasama, dan
penuh tanggung jawab.
3.4.3 Membuat alat penjernih air dari bahan
buatan sesuai hasil rancangannya dan
dilakukan secara bekerjasama, mandiri dan 0
penuh tanggung jawab.
4.4 Membuat alat penjernih air 4.4.1 Memperbaiki alat penjernih air dari
dengan memanfaatkan potensi bahan buatan berdasarkan hasil uji coba dan
yang ada di lingkungan sekitar hasil evaluasi dari teman-teman dan guru 0

4.4.2 Melakukan refleksi terhadap diri


0
sendiri atau kelompok secara jujur
Total Indikator 13 Jumlah Nilai KKM Semua Indikator 77
Nilai KKM Semester 2 = Jumlah Nilai KKM Semua Indikator : Total Indikator 6

BUDIDAYA
Kompleksitas Daya Dukung Intake
Kompetensi Dasar Indikator Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah KKM
50 - 64 65 - 80 81 -100 81 -100 65 - 80 50 - 64 81 -100 65 - 80 50 - 64
3.4 Menganalisis komoditas 3.4.1 Mengidentifikasi jenis-jenis satwa
75 70 85 77
satwa harapan (jangkrik, kroto, harapan yang ada di lingkungan sekitar
ulat sutra, cacing, bekicot, dan 3.4.2 Mengetahui manfaat dan tujuan
lain-lain) yang dapat 0
masyarakat memelihara satwa harapan
dikembangkan sesuai kebutuhan 3.4.3 Mengidentifikasi karakteristik satwa
wilayah setempat harapan yang ada di lingkungan sekitar 0
berdasarkan jenisnya
ulat sutra, cacing, bekicot, dan
lain-lain) yang dapat
dikembangkan sesuai kebutuhan
wilayah setempat

3.4.4 Mengidentifikasi fungsi satwa harapan


0
menurut jenisnya
4.4 Menerapkan komoditas satwa 4.4.1 Menerapkan komoditas satwa harapan
harapan (jangkrik, kroto, ulat (jangkrik, kroto, ulat sutra, cacing, bekicot,
sutra, cacing, bekicot, dan lain- dan lain-lain) yang dapat dikembangkan
lain) yang dapat dikembangkan 0
sesuai kebutuhan wilayah
setempat
3.5 Memahami kebutuhan dan 3.5.1 Mengidentifikasi kebutuhan sarana dan
karakteristik sarana dan peralatan prasarana dalam budi daya satwa harapan 0
budidaya satwa harapan
(jangkrik, kroto, ulat sutra, cacing, 3.5.2 Mempresentasikan hasil observasi dan
bekicot, dan lain-lain) wawancara peternak budi daya satwa 0
harapan
4.5 Menentukan sarana dan 3.5.3 Menentukan sarana dan peralatan
peralatan ternak satwa harapan ternak satwa harapan (jangkrik, kroto, ulat
(jangkrik, kroto, ulat sutra, cacing, sutra, cacing, bekicot, dan lain-lain) 0
bekicot, dan lain-lain)
3.6 Memahami tahapan 3.6.1 Memahami tahapan budi daya satwa
0
budidaya satwa harapan harapan melalui pengamatan
(jangkrik, kroto, ulat sutra, cacing, 3.6.2 Merancang kegiatan budi daya
bekicot, dan lain-lain) berdasarkan pengetahuan yang diperoleh
saat pengamatan dan penggalian informasi 0
pada peternakan budi daya satwa harapan,
serta studi pustaka
4.6 Mempraktikkan budidaya 4.6.1 Mempraktekkan kegiatan budi daya
satwa harapan (jangkrik, kroto, satwa harapan sesuai rancangan yang 0
ulat sutra, cacing, bekicot, dan dibuatnya.
lain-lain) 4.6.2 Melakukan tahapan
merawat/memelihara satwa harapan dan
mencatat perkembangaan budi daya satwa 0
harapan sesuai pengamatannya
4.6.3 Melakukan pengamatan perkembangan
0
ternak satwa harapan
4.6.4 Menyelenggarakan pameran budi daya
satwa harapan “pets day” secara mandiri dan 0
bertanggung jawab
Total Indikator 14 Jumlah Nilai KKM Semua Indikator 77
Nilai KKM Semester 2 = Jumlah Nilai KKM Semua Indikator : Total Indikator 5
PENGOLAHAN
Kompleksitas Daya Dukung Intake
Kompetensi Dasar Indikator Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah Tinggi Sedang Rendah KKM
50 - 64 65 - 80 81 -100 81 -100 65 - 80 50 - 64 81 -100 65 - 80 50 - 64
3.3 Menganalisis rancangan 3.3.1 Memahami keragaman bahan pangan
pembuatan, penyajian, dan setengah jadi dari serealia, kacang-kacangan,
pengemasan bahan pangan dan umbi yang ada di lingkungan sekitar
setengah jadi dari bahan serealia, ditinjau dari pengetahuan pengertian, jenis, 75 70 85 77
kacang-kacangan, dan umbi yang dan manfaatnya bagi manusia dalam
ada di wilayah setempat menjadi kehidupan sehari-hari
produk pangan jadi (siap
konsumsi) yang ada di wilayah
setempat 3.3.2 Mengidentifikasi teknik dasar
pengolahan pangan suatu produk makanan
khas daerah setempat dari bahan setengah 0
jadi serealia, kacang-kacangan, dan umbi
yang digunakannya
3.3.3 Mempraktikkan teknik dasar
pengolahan pangan untuk pembuatan
produk makanan khas daerah setempat dari 0
bahan setengah jadi serealia, kacang-
kacangan, dan umbi
4.3 Mengolah bahan pangan 4.3.1 Memahami tahapan pembuatan
serealia, kacang-kacangan, dan pengolahan pangan setengah jadi dari bahan
umbi setengah jadi yang ada di serealia, kacang-kacangan, dan umbi menjadi 0
wilayah setempat menjadi produk makanan khas daerah setempat
pangan jadi (siap konsumsi)
4.3.2 Memahami prinsip penyajian dan
pengemasan produk olahan pangan setengah
jadi dari serealia, kacang-kacangan, dan 0
umbi menjadi makanan khas daerah
setempat dengan baik
4.3.3 Merancang pengolahan bahan pangan
setengah jadi serealia, kacang-kacangan, dan
umbi berdasarkan orisinalitas ide yang jujur 0
terhadap diri sendiri
4.3.4 Membuat, menguji, dan
mengomunikasikan karya pengolahan bahan
pangan setengah jadi serealia, kacang-
kacangan dan umbi menjadi makanan khas
daerah setempat berdasarkan teknik dan 0
prosedur yang tepat, serta memahami
prinsip penyajian dan pengemasan produk
olahan pangan buah yang tepat

3.4 Memahami rancangan 3.4.1 Memahami keragaman bahan pangan


pembuatan, penyajian dan hasil samping serealia, kacang-kacangan, dan
pengemasan bahan hasil samping umbi yang ada di lingkungan sekitar ditinjau
pengolahan serealia, kacang- dari pengetahuan pengertian, jenis, dan 0
kacangan dan atau umbi menjadi manfaatnya bagi manusia dalam kehidupan
produk pangan yang ada wilayah sehari-hari
setempat
3.4.2 Memahami keragaman produk olahan
pangan dari bahan hasil samping serealia,
kacang-kacangan dan umbi di daerah 0
setempat dan Nusantara beserta teknik
pengolahan yang digunakannya
3.4.3 Memahami tahapan pembuatan
pengolahan pangan bahan hasil samping
serealia, kacang-kacangan, dan umbi menjadi 0
suatu produk pangan
3.4.4 Memahami prinsip penyajian dan
pengemasan produk olahan pangan bahan
hasil samping serealia, kacang-kacangan, dan 0
umbi yang tepat
4.4 Pembuatan, penyajian dan 4.4.1 Merancang pengolahan pangan dari
pengemasan bahan hasil samping bahan hasil samping serealia, kacang-
pengolahan serealia, kacang- kacangan dan umbi menjadi suatu produk 0
kacangan dan atau umbi menjadi pangan berdasarkan orisinalitas ide yang
produk pangan yang ada wilayah jujur terhadap diri sendiri
setempat rancangan dan bahan
yang ada di wilayah setempat
4.4 Pembuatan, penyajian dan
pengemasan bahan hasil samping
pengolahan serealia, kacang-
kacangan dan atau umbi menjadi
produk pangan yang ada wilayah
setempat rancangan dan bahan
4.4.2 Membuat, menguji dan
yang ada di wilayah setempat
mengomunikasikan karya pengolahan
pangan dari bahan hasil samping serealia,
kacang-kacangan dan umbi menjadi suatu
produk pangan sesuai kebutuhan wilayah 0
setempat berdasarkan teknik dan prosedur
yang tepat, serta memahami prinsip
penyajian dan pengemasan produk
Total Indikator 13 Jumlah Nilai KKM Semua Indikator 77
Nilai KKM Semester 2 = Jumlah Nilai KKM Semua Indikator : Total Indikator 6

Keterangan:
Rentang nilai berdasarkan Permendikbud 81 a tahun 2013
Kompleksitas (mengidentifikasi indikator sebagai penanda tercapainya kompetensi dasar).
Kemampuan daya dukung (berorientasi pada sumber belajar).
Intake (kemampuan rata-rata peserta didik)
Nilai KKM indikator adalah rata-rata dari nilai ketiga kriteria yang ditentukan. Contoh: kompleksitas sedang (80), daya dukung rendah (60), dan intake tinggi (85), maka
nilai KKM indikator:(80 + 60 + 85) : 3 = 75
Nilai KKM semester 2 adalah Jumlah total nilai KKM indikator : Jumlah Indikator, maka nilai KKM untuk semester 2 ad 6

Bekasi, 18 Juli 2022


Mengetahui :
Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran,

H. Imroni, S.Pd. Alfiyah Rusdiyana, M.Pd


NIP. 198003112005011007 NIP. 197904022011012008

Anda mungkin juga menyukai