Lampira
n : 11 (sebelas)
S.10-DIR/ADK/
NOSE : 05/2015
Tanggal : 29 Mei 2015
SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN
PEMOTONG GAJI / UANG PENSIUN YANG DITUNJUK
Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : Arif Rusman
NIP : .......................................
Jabatan : Bendahara
Istansi/Perusahaan : Rutan Kelas IIB Sungai Penuh
Alamat : .......................................
Menyatakan dengan sebenarnya sesuai dengan jabatan dan tanggung jawab sebagai
Pemotong Gaji / Uang Pensiun yang Ditunjuk dalam kaitannya dengan pemberian BRIGUNA
BRI, bahwa saya :
1. Bertanggung jawab memberikan data perincian gaji/upah bulanan beserta dengan
perubahannya dari para pegawai di Instansi/Perusahaan .................................. yang
mengajukan atau telah menerima fasilitas BRIGUNA di PT. Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (untuk selanjutnya disebut BRI).
2. Bertanggung jawab memberikan data yang menyangkut perincian gaji/upah bulanan
berikut dengan perincian besarnya potongan BRIGUNA BRI dari pegawai yang sedang
menikmati fasilitas BRIGUNA dari BRI.
3. Bertanggung jawab melakukan pemotongan gaji/upah secara rutin setiap bulannya
tanpa terkecuali sebagai angsuran BRIGUNA terhadap penerimaan gaji/upah dari
pegawai yang menerima fasilitas BRIGUNA dari BRI.
4. Bertanggung jawab untuk secara rutin tanpa terkecuali menyetorkan hasil pemotongan
gaji/upah sebagai angsuran BRIGUNA sebagaimana tersebut dalam butir (3) di atas ke
BRI setiap bulannya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh BRI.
5. Bertanggung jawab terhadap segala bentuk kelalaian/kekeliruan/kesalahan yang saya
lakukan, yang berakibat langsung maupun tidak langsung akan mengganggu
kelangsungan dan kelancaran pemotongan gaji/upah dan penyetoran hasil pemotongan
gaji/upah sebagai angsuran BRIGUNA di BRI.
6. Atas jumlah pinjaman yang diterima pegawai, kami bersedia langsung memotong
gaji/upah ybs, sesuai dengan Surat Kuasa Memotong Gaji/Upah dan atau hak-hak lainnya
setiap bulannya untuk disetorkan kepada BRI sebagai angsuran/pelunasan pinjaman
dimaksud.
7. Apabila dalam pelaksanaan pembayaran angsuran terjadi keterlambatan/tunggakan
yang disebabkan kelalaian kami dalam memotong angsuran pegawai ybs, maka kami
bersedia menyelesaikannya dengan cara memotong gaji/upah tambahan/rapel gaji/upah
atau sejenisnya yang merupakan hak pegawai ybs dan sekaligus dilunasi berikut
denda/penaltynya.
8. Apabila terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap pegawai ybs, maka atas
tunjangan PHK-nya termasuk namun tidak terbatas pada uang pesangon, uang jasa,
uang ganti kerugian maupun penerimaan lainnya yang dapat dipersamakan dengan itu,
sesuai dengan Surat Kuasa Potong Gaji/Upah dan atau hak-hak lainnya, kami bersedia
untuk terlebih dahulu memperhitungkan dengan sisa pinjaman pegawai ybs kepada BRI
sebagai pembayaran/pelunasan maju dan sekaligus lunas.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya secara sadar tanpa adanya tekanan
dan atau paksaan dari pihak manapun.
………………………, …………………………
Mengetahui/menyetujui, Pemotong Gaji/Uang Pensiun
Materai 10000
Sahat Parsaulian S., [Link].P.,S.H.,M.H Arif Rusman