Pembahasan OSK SMP
Pembahasan OSK SMP
Sobat Arin
__________________________________________________________________
Jenjang SMP/MTs/Sederajat
Diketik Oleh:
Mochammad Rigan Haryono
Andrew Hansen
Lim,Jovan Valencio
Hikari Fathan
Aldan Azahwan Ikhsan
Dehes Tahasak Garang
17 Juni 2025
1
§ Soal dan Pembahasan
1. Berikut ini adalah barisan bilangan bulat positif berurutan dari 1 − 10 ditulis dengan aturan
yang hanya menggunakan huruf A, B, dan C.
Perhatikan bahwa semua sukunya berawalan dengan [Link] kita mulai barisannya
AB, AC, AA, ABB, ABC, ABA, ACB, ACC, ACA dan suku A dihitung {} tetapi masih
masuk dalam barisannya
Karena setiap suku nya dihilangkan A,maka barisannya akan menjadi
Dalam barisan itu kita dapat mengubah dalam basis 3,sehingga kita dapat mendefinisikan
B < C < [Link],B = 1, C = 2, A = 3
Karena barisannya berurutannya dari 1 − 10,kita harus menambahkan 1 ketika ubah
ke [Link] nilai dari ABAB = 1 × 32 + 3 × 3 + 1 × 30 + 1 = 20, ACAC =
2 × 32 + 3 × 3 + 2 × 30 + 1 = 30
ABAB + ACAC = 50
= 49 + 1
= 1 × 33 + 2 × 32 + 1 × 3 + 1 × 30 + 1
= ABCBB
O T
C
B
AB adalah diameter lingkaran. Dimana AB = 14. Titik B ditarik melalui titik tengah AC
dan memotong lingkaran di titik D. JIka ∠ABC = 60◦ tentukan panjang segment BD
2
√ √ √ √
A. 3 7 B. 5 7 C. 6 7 D. 7 7
Karena AB diameter, kita maka ∠ACB √ = 90 . Sehingga ∠BAC = 30 . Maka dari sudut
◦ ◦
AB 2 · T D + AD2 · BT = BD(BT · T D + AT 2 )
147
196T D + AD2 BT = · BD
2
147
196 · T D + AD2 · BT = BD
2
147
196T D + (196 − BD2 )BT = BD
2
147
196(T D + BT ) − BD2 · BT = BD
2
245
BD = BD2 · BT
2
245
= BD · BT = (BT + T D)(T D) = BT · T D + T D2
2
√
245 147 343 7 7
= + T D2 =⇒ T D2 = =⇒ T D =
2 4 4 2
√ √ √ √ √
Sehingga jelas BT = 21 7
14
. Sehingga BD = BT + T D = 7 7
2
+ 21 7
14
= 70 7
14
= 5 7 Mudah
diperoleh
3. Berapa banyak cara seekor semut bergerak dari (0,0) ke (5,5) dan hanya boleh bergerak
(x + 1, y), (x, y + 1), (x + 1, y + 1)?
A. 25 B. 252 C. 1683 D. 3125
Solusi :
Misalkan
Sehingga,gerakan maksimal ada 10 gerakan dan juga gerakan minimalnya ada 5 gerakan
dengan D = K + A,sehingga akan membagi 6 kasus:
Kasus 1 :5A,5K,0D
Banyak Cara: 5,5,0
10 10!
= 5!5!0!
= 252
Kasus 2 :4A,4K,1D
Banyak Cara: 4,4,1
9 9!
= 4!4!1!
= 630
Kasus 3 :3A,3K,2D
3
Banyak Cara: 8 8!
3,3,2
= 3!3!2!
= 560
Kasus 4 :2A,2K,3D
Banyak Cara: 2,2,3
7 7!
= 2!2!3!
= 210
Kasus 5 :1A,1K,4D
Banyak Cara: 1,1,4
6 6!
= 1!1!4!
= 30
Kasus 6 :0A,0K,5D
Banyak Cara: 0,0,5
5 5!
= 0!0!5!
=1
Sehingga,banyak caranya adalah 252 + 630 + 560 + 210 + 30 + 1 = 1683
4. Diketahui keliling jajar genjang adalah 106. Panjang sisi AD = 5x − 20, dan panjang sisi
BC = 3x + 1. Dan panjang DE adalah 20. Perbandingan panjang sisi EF dan HC adalah
1 : 2. Maka berapakah luas daerah yang diarsir
A. 122,5 B. 185 C. 262,5 D. 280
D I C
G H
B
A
E K
Solusi :
Misalkan G adalah titik sedemikian sehingga GH//AB//CD. Tinjau bahwa kelilingnya
adalah 2(3x + 1) + 2(5x − 20) = 16x − 38 = 106 =⇒ x = 9. Sehingga kita punya
AB = CD = 28 dan BC = AD = 25.
4
Kemudian misalkan GH = a dan GF = b. Maka kita punya
GH GF
= =⇒ 5a = 7b
KE KF
Misalkan I di DC sehingga HI ⊥ CD, demikian diperoleh △HIC adalah segitiga siku siku
dengan ∠HIC = 90◦ . Kemudian kita peroleh HI = DE − F K − GF = 15 − b. Kemudian
jelas bahwa △IHC ∼ △KF E =⇒ HC EF
= FHIK =⇒ HI = 15 − b = 10 =⇒ b = 5.
Sehingga jelas a = 7. Kemudian mudah diperoleh luas yang diarsir adalah luas segitiga DEC
dikurangi luas segitiga GF H atau kita peroleh 28·20
2
− 5·7
2
= 280 − 35
2
= 280 − 17.5 = 262.5
5. p dan q adalah bilangan bulat positif, p − 1 = (k 2 − 4k − 3)2 dan q − 1 = (k 2 − 4k − 5)2 .
Jika pq adalah bilangan prima, berapa p2 + q 2
A. 10 B. 26 C. 122 D. 1370
Solusi :
Kasus 1. p > q.
Karena pq prima maka haruslah salah satu diantara p, q bernilai 1. Maka jelas q = 1 dan p
bilangan prima. Sehingga q − 1 = 0. Atau kita peroleh
(k 2 − 4k − 5)2 = 0 =⇒ k 2 − 4k − 5 = 0 =⇒ k 2 − 4k = 5
Sehingga p − 1 = (k 2 − 4k − 3)2 = (5 − 3)2 = 22 = 4 =⇒ p = 5. Maka p2 + q 2 = 25 + 1 =
26 (B)
Kasus 2. p < q.
Analog diperoleh p = 1, maka kita peroleh p − 1 = 0 =⇒ (k 2 − 4k − 3)2 = 0 =⇒
k 2 − 4k = 3. Kemudian kita punya q = (k 2 − 4k − 5)2 + 1, dimana q harus prima. Sehingga
q = (3 − 5)2 + 1 = 4 + 1 = 5. Sehingga p2 + q 2 = 26.
6. Bilangan super ganjil bilangan asli yang kurang dari 1000 dan semua digit digitnya ganjil,
berapa jumlah semua bilangan super ganjil?
A. 45130 B. 55250 C. 60125 D. 70775
Solusi :
Kita cari semua bilangan super ganjil dengan panjang 1 digit, 2 digit, dan 3 digit.
• 1 digit:
Semua digit ganjil dari 1 sampai 9, yaitu: 1, 3, 5, 7, 9
Jumlah = 1 + 3 + 5 + 7 + 9 = 25
• 2 digit:
Misal bilangan dua digit: ab (dalam desimal: 10a + b), dengan a, b ∈ {1, 3, 5, 7, 9}
Banyaknya kombinasi: 5 × 5 = 25
5
• 3 digit:
Misal bilangan tiga digit: abc (dalam desimal: 100a + 10b + c), dengan a, b, c ∈
{1, 3, 5, 7, 9}
Banyak kombinasi: 5 × 5 × 5 = 125
X X X X
(100a + 10b + c) = 100 · a · 25 + 10 · b · 25 + c · 25
a,b,c
X X X
a= b= c = 25
⇒ Jumlah = 100 · 25 · 25 + 10 · 25 · 25 + 25 · 25 = 62500 + 6250 + 625 = 69375
7. Suatu data terdiri dari 35 bilangan bulat positif. Bilangan terbesar di data tersebut adalah
29, mediannya 22, rata rata terkecil yang mungkin adalah x dan rata-rata terbesar yang
mungkin adalah y. Nilai dari x + y =
A. 40,4 B. 37,4 C. 36,5 D. 25,4
Solusi :
Misalkan data tersebut disusun dengan urutan naik yaitu a1 ≤ a2 ≤ · · · ≤ a35 = 29. Tinjau
bahwa a18 = 22. Untuk memperoleh rata rata terkecil, kita bisa ambil a1 = a2 = · · · =
a17 = 1. Dan a19 = a20 = · · · = a34 = 22. Sehingga kita peroleh rata ratanya adalah
17 + 22 · 17 + 29 420
x= = = 12
35 35
Kemudian untuk memperoleh rata rata terbesar bisa kita ambil a1 = a2 = · · · = a18 = 22
dan a23 = a24 = · · · = a35 = 29. Sehingga
22 · 18 + 17 · 29 889
y= =
35 35
Sehingga x + y = 12 + 889
35
= 37.4
8. Segitiga ABC sama kaki dengan AC = BC dan AC = 10 cm dengan luasnya 25 cm2 . Titik
D, E, F berturut-turut pada sisi BC, CA, AB, dengan BD : DC = CE : EA = AF : F B =
2 : 3. Titik P, Q, R berturut-turut merupakan perpotongan AD dengan CF, AD dengan
BE, BE dengan CF . Perbandingan luas segitiga P QR : ABC =
A. 1:19 B. 2:19 C. 3:25 D. 1:5
Solusi :
6
B
Q
F
P
A E C
7
9. Berapa banyak pasangan (x, y) bilangan bulat dengan −5 ≤ (x, y) ≤ 5 yang memenuhi
10 ≤ x2 + y 2 ≤ 30?
A. 10 B. 25 C. 34 D. 68
Solusi :
Kita ingin mencari jumlah pasangan bilangan bulat (x, y) di dalam persegi [−5, 5] × [−5, 5]
yang memenuhi:
10 ≤ x2 + y 2 ≤ 30
Jumlah total pasangan (x, y) dalam persegi ini adalah 11 × 11 = 121. Kita akan hitung
secara eksplisit pasangan yang memenuhi syarat.
Untuk setiap nilai x dari −5 sampai 5, kita hitung nilai y sedemikian hingga 10 ≤ x2 + y 2 ≤
30.
Pasangan-pasangan yang memenuhi:
10. Jika,
x + 1 x2 + 2 x3 + 3 x10 + 10
f (x) = 2025 + + + + · · · +
x x2 x3 x10
Tentukan nilai f (1) + f (2) − f (−1) − f (−2)
A. 0 B. 565
256
C. 13365
256
D. 11430
Solusi :
Tinjau bahwa
xn + n n
n
=1+ n
x x
Kemudian kita peroleh
1 2 10
f (x) = 2035 + + 2 + · · · + 10
x x x
8
dan
1 2 10
f (−x) = 2035 − + 2 − · · · + 10
x x x
Tinjau bahwa
1 X 2i − 1 5 5 5
3 5 7 9 X i X 1
f (x) − f (−x) = 2 + 3 + 5 + 7 + 9 =2 = 4 − 2
x x x x x i=1
xi i=1
xi i=1
xi
Lalu akan mudah diperoleh f (1) − f (−1) = 2(1 + 3 + 5 + 7 + 9) = 2(25) = 50. Untuk x = 2,
kita peroleh 1 3 5 7 9 565
f (2) − f (−2) = 2 + + + + =
2 23 25 27 29 256
13365
Sehingga f (1) + f (2) − f (−1) − f (−2) = 50 + 565
256
=
16
11. Jika salah satu lembar buku dari kertas tersebut diambil,jumlah ke 4 nomornya adalah
[Link] kertas yang digunakan untuk menyusun buku tersebut adalah . . .
A. 60 B. 15 C. 12 D. 10
Solusi :
Setiap lembar kertas terdiri atas 4 halaman (2 halaman di depan dan 2 halaman di belakang).
Jumlah total halaman buku adalah 4n, di mana n adalah banyaknya lembar kertas.
Pada setiap lembar ke-i, keempat nomor halaman yang tercetak adalah:
8n + 2 = 122
8n = 120
n = 15
12. 8 semut berada di 8 titik sudut berbeda dalam suatu kubus. Dalam satu waktu semut
tersebut bergerak ke tiga titik sudut berbeda yang terdekat dengan titik awal (bergerak
melalui kerangka). Berapakah peluang agar semua semut tidak bertabrakan?
A. 2
38
B. 5
38
C. 4
37
D. 8
37
9
Solusi :
Setiap semut memiliki 3 pilihan arah gerak (ke titik yang bertetangga langsung pada
kerangka kubus). Maka, total kemungkinan seluruh semut bergerak adalah:
38 = 6561
Semut-semut tidak bertabrakan jika tidak ada dua semut yang berpindah ke titik yang
sama atau saling bertukar tempat.
Kasus 1: Semut pada sisi yang berlawanan saling berotasi Setiap pasangan sisi
berlawanan (atas-bawah, kiri-kanan, depan-belakang) terdiri dari 4 semut di masing-masing
sisi. Jika semua semut pada sisi atas bergerak searah (misalnya searah jarum jam), dan
semut di sisi bawah juga bergerak searah (bisa searah atau berlawanan arah jarum jam),
maka tidak akan ada tabrakan.
Untuk satu pasang sisi:
Jumlah kemungkinan = 2 × 2 = 4
Total kemungkinan keseluruhan adalah 38 = 6561, maka peluang semut tidak bertabrakan
adalah:
24 8
=
6561 2187
Jawaban: Peluang agar semua semut tidak bertabrakan adalah
8
2187
13. Jika
A. −3 B. − 13 C. 1
3
D. 3
Solusi :
10
Hitung nilai numeriknya:
Substitusi a = 14 :
r
√ 1 1
a= =
4 2
1 1 1+2 3
4
+ 2 4 4 3 −1
1 1 = 1−2 = −1 = ÷ = −3
4
− 2 4 4
4 4
a + b = 40 dan KPK(a, b) = 48
Ingat bahwa:
FPB(a, b) × KPK(a, b) = a × b
a = d · m, b = d · n, dengan gcd(m, n) = 1
Maka:
40
d=
m+n
11
Substitusikan ke persamaan KPK:
40 40mn
d · m · n = 48 ⇒ · m · n = 48 ⇒ = 48
m+n m+n
Kalikan silang:
40mn = 48(m + n)
5mn = 6(m + n)
5mn − 6m − 6n = 0
Jadi:
40
m = 2, n = 3 ⇒ m + n = 5, d= =8
5
Maka:
FPB(a, b) = 8
15. Liam berkesempatan memilih secara acak satu nomor keberuntungan yang terdiri dari
6 digit bilangan dari 0 sampai 9. Ia akan mendapatkan hadiah jika ada setidaknya tiga
bilangan ganjil berurutan di nomor keberuntungannya. Peluang Liam mendapatkan hadiah
adalah ...
1 3 1 5
A. B. C. D.
8 16 4 16
Solusi :
Sebut sebuah bilangan n digit sebagai bilangan apik jika memenuhi soal
• En : banyak bilangan dengan panjang n yang tidak memiliki bilangan ganjil berurutan
dan diakhiri dengan angka genap.
• G1 (n): banyak bilangan panjang n yang diakhiri dengan 1 angka ganjil berurutan.
• G2 (n): banyak bilangan panjang n yang diakhiri dengan 2 angka ganjil berurutan.
12
Dengan aturan bahwa jika terdapat 3 angka ganjil berurutan, maka tidak dihitung.
Digit ganjil = {1, 3, 5, 7, 9} ⇒ 5 pilihan.
Digit genap = {0, 2, 4, 6, 8} ⇒ 5 pilihan.
Basis:
E1 = 5, G1 (1) = 5, G2 (1) = 0
Relasi rekursif:
En = (En−1 + G1 (n − 1) + G2 (n − 1)) · 5
G1 (n) = En−1 · 5
G2 (n) = G1 (n − 1) · 5
Perhitungan hingga n = 6:
E2 = (5 + 5 + 0) · 5 = 50
G1 (2) = 5 · 5 = 25
G2 (2) = 5 · 5 = 25
E3 = (50 + 25 + 25) · 5 = 500
G1 (3) = 50 · 5 = 250
G2 (3) = 25 · 5 = 125
E4 = (500 + 250 + 125) · 5 = 4375
G1 (4) = 500 · 5 = 2500
G2 (4) = 250 · 5 = 1250
E5 = (4375 + 2500 + 1250) · 5 = 40625
G1 (5) = 4375 · 5 = 21875
G2 (5) = 2500 · 5 = 12500
E6 = (40625 + 21875 + 12500) · 5 = 375000
G1 (6) = 40625 · 5 = 203125
G2 (6) = 21875 · 5 = 109375
687500 312500 5
1− = =
1000000 1000000 16
16. Enam bilangan prima yang kurang dari 160 membentuk barisan aritmatika dengan beda
lebih dari 1. Jumlah keenam bilangan tersebut adalah ...
A. 240 B. 300 C. 492 D. 926
Solusi:
13
Misalkan keenam bilangan prima tersebut membentuk barisan aritmatika:
Dengan syarat: - Semua bilangan prima - Kurang dari 160 - Beda b > 1
Coba dengan a = 7 dan b = KP K(2, 3, 5) = 30, maka:
Semua adalah bilangan prima dan kurang dari 160. Maka jumlahnya:
Jawaban: C. 492
Suku-suku barisan tersebut diperoleh dari barisan semua bilangan bulat positif dengan
menghilangkan kelipatan 5. Suku ke-2025 dari barisan tersebut adalah ...
A. 2430 B. 2530 C. 2531 D. 2532
Solusi :
Kita ingin mencari bilangan ke-2025 dari barisan semua bilangan bulat positif dengan
menghilangkan kelipatan 5. Misalkan bilangan ke-2025 dalam barisan baru tersebut
adalah x.
Kita gunakan pendekatan sebagai berikut:
jxk
Banyak kelipatan 5 sampai ke-x adalah
5 j k
x
Kita ingin x − = 2025
5
2025 2025 5
Misalkan: 1 = 4 = 2025 × = 2531.25
1− 5 5
4
Coba x = 2531
2531
⇒ = 506
5
⇒ 2531 − 506 = 2025 (cocok!)
14
Namun 2530 masih kurang, karena 2530 -
2530
5
= 2530 − 506 = 2024
Tambahkan 1: 2530 + 1 = 2531
Kesimpulan: Dengan menambahkan 1 ke 2530 menjadi 2531, kita memperoleh tepat 2025
bilangan yang bukan kelipatan 5. Maka:
x = 2531(C)
18. Tiga bersaudara Ana, Bona, dan Cinta mendapat uang saku bulanan dalam bentuk lembaran
pecahan Rp5.000, Rp10.000, dan Rp20.000 sebagai berikut:
Jika total uang yang diterima ketiganya adalah Rp700.000, maka pernyataan berikut yang
benar adalah:
A. Ana mendapat tepat 20 lembar uang B. Bona mendapat uang paling sedikit
C. Cinta mendapat uang paling banyak D. Mereka bertiga mendapat jumlah uang yang
sama
Solusi :
Hitung total uang yang diterima masing-masing:
Gabungkan koefisien:
x + y + z = 20 ⇒ Pernyataan A benar
15
19. Pada sebuah gudang baterai, terdapat 2000 baterai. Beberapa baterai mengalami kerusakan
sebagai berikut:
• Kerusakan pelat: 30
• Kerusakan elektroda: 50
• Kerusakan terminal: 40
• Kerusakan pelat dan terminal: 19
• Kerusakan pelat dan elektroda: 15
• Kerusakan elektroda dan terminal: 10
• Kerusakan ketiganya (pelat, elektroda, terminal): 5
Baterai yang tidak mengalami kerusakan sama sekali disebut baterai siap jual. Berapa
jumlah baterai siap jual?
A. 1804 B. 1880 C. 1919 D. 1920
Solusi :
Gunakan prinsip inklusi-eksklusi:
Misalkan:
|P | = 30, |E| = 50, |T | = 40,
|P ∩ E| = 15, |P ∩ T | = 19, |E ∩ T | = 10, |P ∩ E ∩ T | = 5
|P ∪ E ∪ T | = |P | + |E| + |T | − |P ∩ E| − |P ∩ T | − |E ∩ T | + |P ∩ E ∩ T |
= 30 + 50 + 40 − 15 − 19 − 10 + 5 = 81
Diagram Venn:
10
1 30
14 5 5
16
Term (T)
16
20. Diketahui suatu barisan geometri:
80, x, y, z, 3125
Karena barisan tersebut adalah barisan geometri, maka setiap suku diperoleh dari suku
sebelumnya dengan dikalikan suatu rasio r.
Misalkan:
a = 80, r = rasio
Maka:
x = 80r, y = 80r2 , z = 80r3 , 3125 = 80r4
5
Kasus 1: r = 2
2 3
5 5 5
x = 80 · = 200, y = 80 · = 500, z = 80 · = 1250
2 2 2
Kasus 2: r = − 25
5 25 125
x = 80 · − = −200, y = 80 · = 500, z = 80 · − = −1250
2 4 8
17
Terdapat deret bilangan segilima dengan U0 = 1, U1 = 5, U2 = 12, U3 = 22. Berapakah nilai
n sehingga nilai Un mendekati 2025
A. 30 B. 33 C. 36 D. 39
Solusi :
n
!
X
Un = 3 i +1
i=0
Sehingga,Un = 3n(n+1)
2
+1
3n(n + 1)
2025 = +1
2
4048 = 3n(n + 1)
1349 ≈ n(n + 1)
0 ≈ n2 + n − 1349
0 ≈ n2 + n − 1332
n ≈ 36
Karena △BAC = 3x = 20 ⇒ x = 20
3
.
√ √
Luas △BT C = x = 20
3
. Karena △BT C = 1
2
· BC · t ⇒ 20
3
= 1
2
·2 5·t⇒t= 4 5
3
.
Volume limas: √ √
1 1 4 5 80 5
V = · Luas alas · tinggi = · 20 · =
3 3 3 9
18
√
80 5
Jawaban:
9
23. Terdapat 2 stiker a, 4 stiker b, dan 3 stiker c, total ada 9 stiker. Banyak cara menyusun
8 stiker dengan ujung kanannya stiker c dan dua stiker sejenis tidak boleh bersebelahan
adalah...
★★★★♥♥♥✓✓
A. 26 B. 32 C. 35 D. 36
Solusi :
Misalkan kita ingin menyusun 8 stiker dari total 9 stiker yang tersedia, dengan syarat:
Karena ujung kanan adalah stiker c, maka kita hanya perlu menyusun 7 stiker pertama dari
total 2 a, 4 b, dan 2 c (karena 1 stiker c sudah dipakai di ujung kanan).
Fokus utama adalah menyusun 4 stiker b dengan tidak bersebelahan. Untuk itu, kita
letakkan b pada pola _b_b_b_b_, yang menciptakan 5 celah (gap) untuk menempatkan
stiker lain (a atau c) agar tidak ada bb berdampingan.
Namun karena hanya ada 3 stiker b yang akan disusun (karena 8 stiker total), maka kita
bentuk pola b_b_b_c di mana huruf selain b bisa diisi oleh a atau c, dan tidak boleh sama
dengan tetangga.
Misalkan:
• gap1 : sebelum b1
• gap2 : antara b1 dan b2
• gap3 : antara b2 dan b3
• gap4 : setelah b3 sebelum c terakhir
• Kasus 1: b_b_b_c dengan semua gap diisi 1 item berbeda dari b, total C24 = 6 cara.
• Kasus 2: gap = (1,1,1,1), isi di akhir harus a, total = 3 cara.
• Kasus 3: gap = (0,1,2,1) atau (0,2,1,1), akhir harus a, total = 2 × 2 = 4 cara.
• Kasus 4: gap = (1,2,1,0), (2,1,1,0), atau (1,1,2,0), total = 3 × 4 = 12 cara.
• Kasus 5: gap = (0,1,1,2), akhir: c, a, total = 2 cara.
• Kasus 6: gap = (0,2,2,0), total = 2 × 2 = 4 cara.
• Kasus 7: gap = (0,3,1,0) atau (0,1,3,0), total = 2 × 2 = 4 cara.
Total cara = 6 + 3 + 4 + 12 + 2 + 4 + 4 = 35
19
24. Segitiga sama sisi ABC dan DEF memiliki panjang 1 cm, dimana D berada pada garis
AB dan B berada pada garis DF dan BC memotong DE di titk G, jika luas BDG dan
ADGC dan BGEF sama, tentukan keliling segilima AF EGC
√ √ √ √
A. 6 − 2 B. 6 − 3 2 C. 6 − 2 2 D. 6 − 3 2 2
Solusi :
C E
A D B F
Tinjau bahwa
[ABC] = [BDG] + [ADCG] = 2[BDG]
√
1 √ 3
=⇒ · 1 · 3 = 2[BDG] =⇒ [BDG] =
4 8
Tinjau ∠GDB = ∠GBD = 60 sehingga △GDB sama sisi. Maka kita punya
◦
√ √
3 2 3 1
BD = =⇒ BD = √
4 8 2
Tinjau keliling AF EGC. Maka kita punya
[Link] EGC = AD + DB + BF + EF + EG + GC + CA
√
3 2
=⇒ 4(AD) + BD + 2(AC) = 4(1 − BD) + BD + 2(AC) = 6 − 3BD = 6 −
2
25. Diberikan gambar jaring-jaring segitiga yang akan membentuk suatu bangun ruang. Setiap
segitiga memiliki sebuah huruf a, b, c, d, e, f, g, h yang menyatakan nilai suatu bilangan.
Terdapat satu huruf yang nilainya sama dengan jumlah dari tiga huruf lain yang memiliki
sisi yang bersentuhan langsung dengannya (yakni segitiga-segitiga yang berbagi sisi)
a c
b
d
e
g
f h
20
A. -10 B. -8 C. 8 D. 10
Solusi :
Jika bangun ruang tersebut disusun dan nilai-nilai lainnya memenuhi sistem:
a=f +h+b
b=a+c+d
c=b+e+h
d=e+f +b
e=d+g+c
f =d+g+a
g =e+f +h
h=a+c+g
Diketahui:
a = −4, c = 0, g = −10
Gunakan hubungan:
g = e + f + h ⇒ −10 = e + f − 14 ⇒ e + f = 4
f = d + g + a = d − 10 − 4 = d − 14
e = d + g + c = d − 10 + 0 = d − 10
e + f = (d − 10) + (d − 14) = 2d − 24 = 4 ⇒ 2d = 28 ⇒ d = 14
e = 14 − 10 = 4, f = 14 − 14 = 0
b = a + c + d = −4 + 0 + 14 = 10
21
22
23
24
Kamu Pejuang OSP Matematika? Tapi Masih Bingung Mulai Dari Mana?
Tenang. . . kamu nggak sendirian. Tapi yang ngebedain medalis dan penonton adalah: siapa
yang mulai lebih dulu sobb!!
Pelatihan OSP by Sobat Arin balik lagi, Apa yang akan kamu dapatkan?
Jam Pelatihan: total 9 jam pelatihan OSN P
Bank Latihan Soal: Latihan soal berkualitas dari lomba yang berkualitas yang akan disediakan
via google drive.
Beginner Friendly: Penjelasan runtut materi aljabar, kombinatorik, geometri, dan teori bilangan
untuk persiapan OSN Tingkat Provinsi.
Simulasi: Diberikan 2 simulasi OSP sesuai dengan materi yang diajarkan untuk mengukur
kemampuan beserta live pembahasan oleh tutor.
Pelaksanaan:
27, 28, 29 Juni 2025 DAFTAR SEKARANG: [Link]/PelatihanRoadToOSP2025SA
Batch 1 (9–22 Juni): 158K
Batch 2 (23–26 Juni): 198K
(Ambil batch 1 kalau mau lebih hemat dan siap lebih awal!)
CP:
Irvan: 0858-5317-8692
Bhimo: 0813-7797-1935
Derry: 0815-3761-9515
25