Hadits Shahih
Dari al-Mughirah bin Syu‟bah radhiallahu „anhu, Nabi Muhammad ﷺpernah bersabda:
“Pasti akan selalu ada sekelompok orang dari umatku yang senantiasa meraih kemenangan,
sampai ketetapan dari Allah ( ﷻImam Al-Mahdi) datang menghampiri mereka Mereka pun
tetap di atas kemenangannya.” (HR. Bukhari).
Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dia berkata; Saya akan mencintai Bani Tamim,
karena tiga hal yang saya dengar dari Rasulullah tentang mereka: Pertama, saya pernah
mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Mereka (Bani Tamim) adalah
umatku yang paling gigih melawan Dajjal.' (HR. Bukhari).
Hadits Hasan
Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan:
“Tatkala kami berada di sisi Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam, tiba-tiba datang
sekelompok pemuda dari Bani Hasyim. Ketika Nabi melihat mereka, kedua mata beliau
berlinang air mata dan berubahlah roman mukanya. Maka aku katakan: „Kami masih tetap
melihat pada wajahmu sesuatu yang tidak kami sukai.‟ Lalu beliau menjawab: „Kami ahlul
bait. Allah telah pilihkan akhirat untuk kami daripada dunia. Dan sesungguhnya
sepeninggalku, keluargaku akan menemui bencana-bencana dan pengusiran. Hingga datang
sebuah kaum dari arah timur, bersama mereka ada bendera berwarna hitam. Mereka
meminta kebaikan namun mereka tidak diberi, lalu mereka memerangi dan mendapat
pertolongan sehingga mereka diberi apa yang mereka minta, tetapi mereka tidak
menerimanya. Hingga mereka menyerahkan kepemimpinan kepada seseorang dari
keluargaku. Lalu ia memenuhi bumi ini dengan keadilan sebagaimana orang-orang
memenuhinya dengan kezhaliman. Barangsiapa di antara kalian mendapatinya maka
datangilah mereka, walaupun dengan merangkak di atas es‟.” (HR. Ibnu Majah,
sanadnya hasan)
Hadits Dhaif
“Diriwayatkan dari Ibnu Umar yang melihat Rasulullah SAW sedang duduk bersama
sekolompok muhajirin dan anshar. Sahabat Ali berada di sebelah kiri, dan al-Abbas berada di
sebelah kanan. Tiba-tiba al-Abbas dan lelaki dari kalangan anshar saling bertemu. Sahabat
anshar itu keras pada al-Abbas. Nabi pun meraih tangan al-Abbas dan tangan Ali seraya
berkata: “Nanti akan ada keturunan dari seorang pemuda ini yang akan mendapatkan
ketidakadilan dan kezaliman, menebar keadilan dan keadilan. Saat kalian melihat fenomena
itu, berpegang teguh pada pemuda Bani Tamim, karena dia datang dari arah timur,
pembawa panji al-Mahdi.” (HR” Thabrani).
Dari Abdullah bin al-Haris bin Jaz-uz Zabidi RA katanya, sabda Nabi SAW,
"Akan keluar orang-orang dari Timur, lalu mereka mempersiapkan untuk Imam Mahdi, yakni
tapak pemerintahannya." (Ibnu Majah).
Dalil-dalil tentang:
Keutamaan Thaifah Mansyurah.
Keutamaan Bani Tamim.
Keutamaan Qurasyh.
Keutamaan Sahabat Nabi SAW.
Keutamaan Abu Bakar Ash-Siddiq.
Kaum dari Timur penyokong Al-Mahdi
Fata At-Tamimi.
Proses perjuangan Kaum dari Timur pembuka jalan bagi Al-Mahdi
Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan:
“Tatkala kami berada di sisi Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam, tiba-tiba datang
sekelompok pemuda dari Bani Hasyim. Ketika Nabi melihat mereka, kedua mata beliau
berlinang air mata dan berubahlah roman mukanya. Maka aku katakan: „Kami masih tetap
melihat pada wajahmu sesuatu yang tidak kami sukai.‟ Lalu beliau menjawab: „Kami ahlul
bait. Allah telah pilihkan akhirat untuk kami daripada dunia. Dan sesungguhnya
sepeninggalku, keluargaku akan menemui bencana-bencana dan pengusiran. Hingga datang
sebuah kaum dari arah timur, bersama mereka ada bendera berwarna hitam. Mereka
meminta kebaikan namun mereka tidak diberi, lalu mereka memerangi dan mendapat
pertolongan sehingga mereka diberi apa yang mereka minta, tetapi mereka tidak
menerimanya. Hingga mereka menyerahkan kepemimpinan kepada seseorang dari
keluargaku. Lalu ia memenuhi bumi ini dengan keadilan sebagaimana orang-orang
memenuhinya dengan kezhaliman. Barangsiapa di antara kalian mendapatinya maka
datangilah mereka, walaupun dengan merangkak di atas es‟.” (HR. Ibnu Majah,
sanadnya hasan).
Ibnu Masud RA meriwayatkan bahwa,
“Kami mendatangi Rasulullah SAW dan baginda keluar dengan membawa berita gembira,
dan kegembiraan itu terbayang pada wajahnya. Kami bertanya kepada baginda perkara yang
menggembirakan itu dan kami tidak sabar untuk mendengarnya. Tiba-tiba datanglah
sekumpulan anak-anak muda Bani Hasyim yang di antaranya adalah al-Hasan dan al-Husain
RA. Apabila terpandangkan mereka, tiba-tiba kedua-dua mata baginda berlinangan lalu kami
pun bertanya, “Wahai Rasulullah, kami melihat sesuatu yang kami tidak sukai pada
wajahmu.” Baginda menjawab, “Kami Ahlulbait, telah Allah pilih akhirat kami lebih dari
dunia kami. Kaum kerabatku akan menerima bencana dan penyingkiran selepasku kelak
sehingga datanglah Panji-panji Hitam dari Timur. Mereka meminta kebaikan tetapi tidak
diberikannya. Maka mereka pun berjuang dan memperoleh kejayaan. Sesiapa di antara kamu
atau keturunan kamu yang hidup pada masa itu, datangilah Imam yang dari ahli keluargaku
walau terpaksa merangkak di atas salji. Sungguh, mereka adalah pembawa Panji-panji yang
mendapat hidayah. Mereka akan menyerahkannya kepada seorang lelaki dari ahli keluargaku
yang namanya seperti namaku, dan nama bapanya seperti nama bapaku. Dia akan
memenuhkan dunia ini dengan keadilan dan kesaksamaan.” (Abu Daud, At-Tarmizi, Al-
Hakim, Ibnu Hibban, Ibnu Majah, Abus Syeikh, Ibnu Adi, Abu Dhabi, Ibnu Asakir & Abu
Nuaim)
Daripada al-Hasan, bahawa Nabi SAW menyebut bala yang akan menimpa kaum
keluarganya, hinggalah Allah mengutuskan Panji-panji Hitam dari Timur. Sesiapa yang
menolongnya akan ditolong pula oleh Allah. Sesiapa yang menghinanya akan dihinakan pula
oleh Allah, hinggalah mereka mendatangi seorang lelaki yang namanya seperi nama aku.
Mereka pun melantiknya memimpin mereka, maka Allah pun membantu dan menolongnya.
(Nuaim bin Hammad)
Dari Abdullah bin al-Haris bin Jaz-uz Zabidi RA katanya, sabda Nabi SAW,
"Akan keluar orang-orang dari Timur, lalu mereka mempersiapkan untuk Imam Mahdi,
yakni tapak pemerintahannya." (Ibnu Majah).
Sabda Nabi SAW, “Orang ramai daripada Timur akan muncul, kemudian menyerahkan
kekuasaannya kepada al-Mahdi.”
Catatan:
Adakah Tokoh-tokoh Ulama dari arah Timur (tanah Hindustan, yaitu: India, Pakistan,
Bangladesh) yang berperan aktif memperjuangkan tegaknya Pemerintahan berbasis
Kekhalifahan Islam dan mempersiapkan Umat Islam memasuki fase ke-5, Khilafah Minhajjin
Nubuwah ?
Kaum dari arah timur, orang-orang dari Timur itu, dalam catatan sejarah, sejak tahun 1924,
lebih mengarah pada Ulama-ulama dari Hind (India, Pakistan, Bangladesh) yang bergabung
dalam Jamiat Ulama-i-Hind, termasuk Ulama-ulama dari Deoband, penggerak Gerakan
Khilafat dari India. Jamaah tabligh yang digerakkan oleh Maulana Muhammad Ilyas Al-
Kandahlawi termasuk yang fenomenal dalam 100 tahun terakhir.
Dari sisi arah pergerakan sejarah peradaban Islam disepakati oleh Dr. Israr Ahmad (Pengasas
Tanzeem el-Islami, Pakistan) serta Ulama Eskatologi Islam, Maulana Imran N. Hosein.
Potensi keilmuan Ulama Islam di India, pergeseran keilmuwan Islam dari wilayah Arab
menjadi ke wilayah tanah hindustan di timur.
Peran Bani Tamim di akhir zaman menentang Dajjal dan pendukung
Imam Al-Mahdi
Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dia berkata; Saya akan mencintai Bani Tamim,
karena tiga hal yang saya dengar dari Rasulullah tentang mereka: Pertama, saya pernah
mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Mereka (Bani Tamim) adalah
umatku yang paling gigih melawan Dajjal.' (HR. Bukhari).
“Diriwayatkan dari Ibnu Umar yang melihat Rasulullah SAW sedang duduk bersama
sekolompok muhajirin dan anshar. Sahabat Ali berada di sebelah kiri, dan al-Abbas berada di
sebelah kanan. Tiba-tiba al-Abbas dan lelaki dari kalangan anshar saling bertemu. Sahabat
anshar itu keras pada al-Abbas. Nabi pun meraih tangan al-Abbas dan tangan Ali seraya
berkata: “Nanti akan ada keturunan dari seorang pemuda ini yang akan mendapatkan
ketidakadilan dan kezaliman, menebar keadilan dan keadilan. Saat kalian melihat fenomena
itu, berpegang teguh pada pemuda Bani Tamim, karena dia datang dari arah timur,
pembawa panji al-Mahdi.” (HR” Thabrani).
Sabda Nabi SAW, “Pembawa bendera al-Mahdi adalah seorang laki-laki daripada suku
Tamim yang datang dari Timur.”Ammar bin Yasir RA berkata, “Pembawa Panji-panji Al-
Mahdi adalah Syuaib bin Saleh.”