1. Metode sampling yang tepat untuk digunakan pada studi kasus di atas?
Jelaskan alasannya secara
jelas!
Menurut saya, metode Stratified Random Sampling (Sampling Acak Berstrata) adalah yang paling
tepat digunakan untuk studi ini.
Alasan :
a. Populasi terdiri dari dua kelompok besar yang berbeda: siswa dan guru.
b. Di dalam masing-masing kelompok, terdapat strata berdasarkan jenis kelamin (laki-laki dan
perempuan).
c. Tujuan penelitian adalah membandingkan persepsi antara laki-laki dan perempuan, sehingga
penting untuk memastikan representasi yang proporsional dari setiap strata.
2. Jika ditentukan akan diambil sampel sebanyak 8% dari siswa dan 16% dari guru, berapa ukuran
sampel yang diperoleh?
Jumlah siswa = 6.900 × 8% = 552
Jumlah guru = 1.200 × 16% = 192
Ukuran total sampel = 552 (siswa) + 192 (guru) = 744 responden.
3. Berdasarkan ukuran sampel yang diperoleh dari soal nomor 2, hitung ukuran sampel untuk laki-laki
dan perempuan dari siswa dan guru secara proporsional?
Siswa (Total = 6.900; Sampel = 552)
Laki-laki : 3.350/6.900×552≈268
Perempuan : 3.550/6.900×552≈284
Guru (Total = 1.200; Sampel = 192)
Laki-laki : 650/1.200×192≈104
Perempuan : 550/1.200×192≈88
Total Pembagian Proporsional :
Jumlah
Kelompok
Sampel
Siswa Laki-laki 268
Siswa
284
Perempuan
Guru Laki-laki 104
Guru Perempuan 88
Jumlah
Kelompok
Sampel
Total 744
4. Simulasi pengambilan sampel pada siswa dan guru dengan menggunakan metode Systematic
Random Sampling (sebanyak 10 unit)!
Langkah-langkah Systematic Random Sampling:
Langkah 1: Tentukan Sampling Interval (k)
Rumus: k=N/n
Ambil contoh dari siswa (6.900 populasi, 552 sampel), maka:
k=6.900/552 = 12,5 → dibulatkan jadi 12
Langkah 2: Tentukan angka awal (random start)
Dua angka terakhir NIM = 17, maka angka awal = 17
Langkah 3: Ambil 10 sampel pertama dengan interval 12
Sampel ke-1: 17
Sampel ke-2: 17 + 12 = 29
Sampel ke-3: 29 + 12 = 41
Sampel ke-4: 53
Sampel ke-5: 65
Sampel ke-6: 77
Sampel ke-7: 89
Sampel ke-8: 101
Sampel ke-9: 113
Sampel ke-10: 125
Hasil Simulasi:
Siswa: Ambil nomor urut 17, 29, 44, 53, 65, 77, 89, 101, 113, 125 dari daftar siswa.
Langkah serupa bisa digunakan untuk guru. Misalnya:
Guru total 1.200, sampel 192 → k=1.200/192=6.25→ k = 6
Angka awal: 17
Sampel: 17, 23, 29, 35, 41, 47, 53, 59, 65, 71