0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan3 halaman

Analisis Misi Gojek Berdasarkan Konsep Peter Drucker

Dokumen ini menganalisis misi Gojek berdasarkan konsep Peter Drucker, menekankan pentingnya misi yang jelas dan spesifik dalam menciptakan nilai bagi pelanggan dan mitra. Gojek berfokus pada pemberdayaan mitra dan penggunaan inovasi teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, dokumen juga membahas tujuan dan pendekatan intervensi korporat yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan3 halaman

Analisis Misi Gojek Berdasarkan Konsep Peter Drucker

Dokumen ini menganalisis misi Gojek berdasarkan konsep Peter Drucker, menekankan pentingnya misi yang jelas dan spesifik dalam menciptakan nilai bagi pelanggan dan mitra. Gojek berfokus pada pemberdayaan mitra dan penggunaan inovasi teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, dokumen juga membahas tujuan dan pendekatan intervensi korporat yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Analisis Misi Gojek Berdasarkan Konsep Peter Drucker

Menurut Peter Drucker, misi perusahaan adalah pernyataan yang menjawab pertanyaan "What
is our business?" Misi harus jelas, spesifik, dan mencerminkan tujuan inti perusahaan, termasuk
siapa pelanggannya, layanan apa yang diberikan, dan bagaimana perusahaan menciptakan nilai.
Misi Gojek adalah:

 Memberikan solusi yang mempermudah kehidupan sehari-hari pengguna.


 Memberdayakan mitra pengemudi, mitra UMKM, dan seluruh ekosistem Gojek untuk
meningkatkan taraf hidup mereka.
 Menghubungkan semua orang dengan layanan yang mereka butuhkan, dengan
mengandalkan inovasi teknologi.

Analisis Elemen Misi Berdasarkan Konsep Drucker

 Pelanggan (Who is our customer?): Misi Gojek secara eksplisit menyebutkan "pengguna"
dan "mitra pengemudi, mitra UMKM, serta seluruh ekosistem Gojek" sebagai target
pelanggan. Ini mencakup masyarakat umum yang membutuhkan layanan sehari-hari
(transportasi, makanan, pengiriman, dll.) serta mitra bisnis seperti pengemudi dan
UMKM. Gojek menunjukkan pemahaman yang jelas tentang pelanggan yang beragam,
mulai dari individu hingga pelaku ekonomi informal.
 Produk atau Layanan (What does the customer value?): Gojek menawarkan solusi yang
mempermudah kehidupan sehari-hari melalui beragam layanan dalam satu platform
super-app. Misi ini menekankan nilai kemudahan, aksesibilitas, dan efisiensi yang
dihargai pelanggan, seperti transportasi cepat, pesan-antar makanan, atau pembayaran
digital.
 Cara Memberikan Nilai (How do we deliver value?): Gojek menggunakan "inovasi
teknologi" sebagai tulang punggung untuk menghubungkan pelanggan dengan layanan
yang mereka butuhkan. Teknologi menjadi elemen kunci dalam menciptakan ekosistem
yang terintegrasi, efisien, dan inklusif, yang mendukung baik pengguna akhir maupun
mitra.
 Tujuan Sosial dan Ekonomi (Why do we exist?): Misi Gojek mencerminkan tujuan ganda,
yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat (dengan memberdayakan mitra
pengemudi dan UMKM) dan mempermudah kehidupan sehari-hari melalui teknologi. Ini
menunjukkan komitmen Gojek untuk menciptakan dampak sosial positif, sejalan dengan
konsep Drucker bahwa misi harus mencerminkan kontribusi perusahaan terhadap
masyarakat.
Tujuan dan Pendekatan Intervensi Korporat serta Prasyarat Keberhasilannya

Tujuan Intervensi Korporat:

Intervensi korporat adalah tindakan strategis yang dilakukan oleh manajemen puncak untuk
mengubah arah, struktur, atau kinerja perusahaan guna mencapai tujuan strategis. Tujuan
utama intervensi korporat meliputi:

 Meningkatkan Kinerja Perusahaan: Mengatasi masalah seperti penurunan profitabilitas,


inefisiensi operasional, atau ketidakseimbangan portofolio bisnis.
 Menyesuaikan dengan Perubahan Lingkungan: Menanggapi perubahan pasar, teknologi,
atau regulasi untuk tetap kompetitif.
 Menciptakan Nilai Tambah: Mengoptimalkan sinergi antar unit bisnis atau memperluas
pasar melalui strategi seperti merger, akuisisi, atau diversifikasi.
 Memperbaiki Tata Kelola: Meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pengambilan
keputusan strategis.

Pendekatan Intervensi Korporat:

 Restrukturisasi Organisasi: Mengubah struktur organisasi untuk meningkatkan efisiensi,


seperti pengurangan lapisan manajemen atau pemisahan unit bisnis. Contoh: Gojek
dapat merestrukturisasi divisi layanan untuk fokus pada segmen tertentu seperti GoFood
atau GoPay.
 Diversifikasi Bisnis: Memperluas portofolio layanan untuk mengurangi risiko
ketergantungan pada satu sumber pendapatan. Gojek telah melakukan ini dengan
menawarkan layanan finansial (GoPay, GoInvest) di samping transportasi.
 Merger dan Akuisisi: Mengakuisisi perusahaan lain untuk memperkuat kapabilitas atau
memperluas pasar. Contoh: Gojek mengakuisisi perusahaan fintech untuk memperkuat
ekosistem pembayaran digitalnya.
 Divestasi: Menjual unit bisnis yang tidak lagi strategis untuk fokus pada inti bisnis yang
lebih menguntungkan.
 Transformasi Digital: Mengintegrasikan teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi dan
pengalaman pelanggan, seperti yang dilakukan Gojek dengan mengembangkan super-
app.

Prasyarat Keberhasilan Intervensi Korporat:

 Visi dan Kepemimpinan yang Kuat: Pemimpin harus memiliki visi jelas dan
kemampuan untuk mengkomunikasikan tujuan intervensi kepada seluruh pemangku
kepentingan.
 Analisis Lingkungan yang Mendalam: Pemahaman tentang tren pasar, kebutuhan
pelanggan, dan ancaman kompetitif untuk memastikan intervensi relevan. Misalnya,
Gojek harus memahami dinamika pasar Asia Tenggara untuk bersaing dengan Grab
atau Shopee.
 Keterlibatan Pemangku Kepentingan: Dukungan dari karyawan, mitra, dan investor
sangat penting untuk implementasi yang sukses. Gojek harus memastikan mitra
pengemudi dan UMKM merasa diuntungkan dari perubahan.
 Sumber Daya yang Memadai: Dana, teknologi, dan talenta yang cukup untuk
mendukung intervensi, seperti investasi dalam infrastruktur teknologi Gojek.
 Manajemen Perubahan yang Efektif: Strategi komunikasi dan pelatihan untuk
mengelola resistensi terhadap perubahan, memastikan transisi yang mulus.
 Pemantauan dan Evaluasi: Sistem untuk mengukur keberhasilan intervensi, seperti
metrik kinerja keuangan, kepuasan pelanggan, atau pertumbuhan pasar

Sumber :

[Link]

[Link]
sop/

[Link]
[Link]

[Link]

Anda mungkin juga menyukai