0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan2 halaman

Sesi 5 Ipa

Dokumen ini membahas dua masalah terkait pengukuran dan hukum Newton. Satuan tidak baku seperti jengkal dan hasta dianggap tidak baku karena variasi ukuran antar individu, yang dapat menyebabkan ketidakakuratan pengukuran. Hukum ketiga Newton menjelaskan bahwa setiap gaya aksi memiliki gaya reaksi yang sama tetapi berlawanan arah, dengan contoh-contoh dari kehidupan sehari-hari seperti melompat dan berjalan.

Diunggah oleh

Luluk Jannah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan2 halaman

Sesi 5 Ipa

Dokumen ini membahas dua masalah terkait pengukuran dan hukum Newton. Satuan tidak baku seperti jengkal dan hasta dianggap tidak baku karena variasi ukuran antar individu, yang dapat menyebabkan ketidakakuratan pengukuran. Hukum ketiga Newton menjelaskan bahwa setiap gaya aksi memiliki gaya reaksi yang sama tetapi berlawanan arah, dengan contoh-contoh dari kehidupan sehari-hari seperti melompat dan berjalan.

Diunggah oleh

Luluk Jannah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Selamat malam kepada Bapak Husaen Sudrajat, M. Pd. selaku tutor pada mata kuliah ini dan
rekan-rekan Mahasiswa salam sejahtera bagi kita semua.

Nama saya Luluk imroatin jannah izin menanggapi diskusi pada sesi 5 ini mengenai:

Masalah 1

Di beberapa daerah terdapat satuan tidak baku, seperti jengkal, hasta, depa, kaki, jempol, lengan,
dan lainnya. Jelaskan mengapa satuan-satuan tersebut dikatakanya tidak baku dan apa akibatnya
jika dipergunakan!

Masalah 2

Isi hukum ketiga Newton adalah “Apabila sebuah benda melakukan gaya pada benda lain, benda
kedua melakukan gaya yang sama, tetapi berlawanan arah terhadap benda pertama”. Jelaskan isi
hukum ini dengan kejadian dalam kehidupan sehari-hari!

Jawab

Masalah 1

Satuan tidak baku seperti jengkal, hasta, depa, kaki, jempol, dan lengan dianggap tidak baku
karena ukurannya bervariasi antar individu. Akibatnya, penggunaan satuan tidak baku dapat
menyebabkan ketidakakuratan pengukuran dan kesalahpahaman dalam komunikasi ilmiah.

Satuan-satuan seperti jengkal, hasta, kaki, jempol, dan lengan dikatakan tidak baku karena

ukurannya bervariasi dari satu orang ke orang lain.

Akibatnya jika dipergunakan adalah hasil pengukuran menjadi tidak seragam dan dapat

menimbulkan kesalahpahaman atau ketidakakuratan dalam komunikasi dan transaksi.

Masalah 2
Hukum ketiga Newton menyatakan bahwa untuk setiap gaya aksi, ada gaya reaksi yang besarnya
sama tetapi arahnya berlawanan. Dengan kata lain, jika satu benda melakukan gaya pada benda
lain, maka benda kedua akan melakukan gaya yang sama tetapi berlawanan arah terhadap benda
pertama.

Contoh kejadian dalam kehidupan sehari-hari:


 Melompat:
Ketika kamu melompat, kamu memberikan gaya ke bawah pada bumi. Bumi, sebagai reaksi,
memberikan gaya ke atas pada kamu, yang memungkinkan kamu melompat.
 Berjalan:
Ketika kamu berjalan, kamu memberikan gaya ke belakang pada tanah. Tanah, sebagai reaksi,
memberikan gaya ke depan pada kamu, yang memungkinkan kamu maju.
 Berenang:
Ketika kamu mendorong air ke belakang, air memberikan gaya ke depan pada kamu, yang
memungkinkan kamu berenang.
 Memukul bola:
Ketika kamu memukul bola, kamu memberikan gaya pada bola. Bola, sebagai reaksi,
memberikan gaya pada kamu, yang membuat tangan kamu merasakan dorongan.
 Menopang benda:
Saat kamu menopang benda berat, kamu memberikan gaya ke atas pada benda tersebut. Benda,
sebagai reaksi, memberikan gaya ke bawah pada kamu, yang menyebabkan kamu merasa
berat.

Sumber referensi:

Buku Materi Pokok PDGK4103 KONSEP DASAR IPA DI SD ,


[Link] [Link] serta
pengembangan materi inisiasi 5 .

Demikian pendapat dari saya, apabila ada kesalahan atau kekurangan Bapak Husaen serta rekan-
rekan mahasiswa bisa memberi koreksi dan masukan untuk saya perbaiki kembali.

Terimaksih dan salam sejahtera bagi kita semua .

Wassalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh.

Anda mungkin juga menyukai