DMTK
DMTK
Soal :
Silakan Saudara mempelajari modul 5 dan 6, selanjutnya diskusikan:
1) Persamaan lingkaran: x2 + y2 + 2x − 4y = 0
2) Fungsi permintaan adalah Qd = 600 − 10P dan fungsi penawaran: Qs = 30P − 200Q.
Tentukan harga keseimbangan (P) dan jumlah keseimbangan (Q) dari fungsi tersebut.
Jawab :
1) Persamaan Lingkaran: x2 + y2 + 2x – 4y = 0
1. Mengubah Persamaan Menjadi Bentuk Standar Lingkaran:
Bentuk standar dari persamaan lingkaran adalah (x − h)2 + (y – k)2 = r2, di mana (h, k) adalah
pusat lingkaran dan r adalah jari-jari.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
• Gabungkan semua komponen dalam persamaan:
x2+2x+ y2-4y = 0
.
Tambahkan dan kurangi bilangan yang diperlukan untuk menyelesaikan kuadrat:
Untuk 2 + 2x, ambil (2/2)2 = 1. Tambah dan kurang 1.
• Untuk y2 - 4y, ambil (-4/2)2 = 4. Tambah dan kurang 4.
Sehingga persamaannya menjadi:
Ini bisa ditulis sebagai:
Atau dalam bentuk standar:
(x2+2x+1)+(y2 - 4y + 4) - 1 - 4 = 0
(x+1)2+(y-2)2-5=0
(x+1)2+(y-2)2 = 5
3. Menggambarkan Lingkaran:
Dengan pusat dl (-1, 2) dan Jarl-larl√5 (sekitar 2.24), Anda dapat menggambar lingkaran
dengan pusat di titik tersebut dan radlus yang ditentukan.
Setelah kita menemukan harga keseimbangan P = 20, kita masukkan nilai ini kembali ke
salah satu fungsi untuk menemukan Q:
Menggunakan fungsi permintaan:
Qd = 600-10(20) = 600 - 200 = 400
Jadi, harga keseimbangan adalah P = 20 dan jumlah keseimbangan adalah Q = 400.
==============
Soal :
Berikut adalah jawaban lengkap untuk masing-masing pertanyaan yang Anda sampaikan.
1. Fungsi Permintaan dan Penawaran dengan Pajak
Fungsi Permintaan dan Penawaran Sebelum Pajak
Diberikan fungsi permintaan Q = 130 - 3P dan fungsi penawaran Q, = 2P - 10. Untuk
menentukan harga dan jumlah keseimbangan, kita setarakan Qa dan Qs:
Meringkas persamaan:
130 - 3P = 2P - 10
130 + 10 = 2P+3P
140 = 5P
P = 28
Substitusi nilai P ke dalam salah satu fungsi untuk menemukan jumlah keseimbangan:
Qd = 130 - 3(28) = 130 - 84 = 46
Jadi, harga keseimbangan sebelum pajak adalah P = 28 dan jumlah keseimbangan adalah
Q = 46.
Fungsi Permintaan dan Penawaran Setelah Pajak
Dengan pajak sebesar 5, kita harus mengubah fungsi penawaran menjadi Q, = 2(P-5) - 10:
Q 2P-10-10 2P - 20
Sekarang kita setarakan lagi untuk menemukan keseimbangan baru:
Meringkas:
130 - 3P = 2P - 20
130 +20 = 2P+3P
150 = 5P
P = 30
Substitusi nilai P ke dalam fungsi permintaan untuk menemukan jumlah keseimbangan:
Qd =130 - 3(30) = 130 - 90 = 40
Jadi, harga keseimbangan setelah ada pajak adalah P = 30 dan jumlah keseimbangan adalah
Q = 40.
2. Titik Keseimbangan Pasar
Diberikan fungsi permintaan Qa = 110 - 3P dan fungsi penawaran Q, = 5P - 10.
Menentukan Titik Keseimbangan
• Setarakan Qa dan Qs:
Meringkas:
110 - 3P = 5P - 10
110 + 10 = 5P+3P
120 = 8P
P = 15
Substitusi nilai P ke dalam salah satu fungsi untuk menemukan jumlah keseimbangan:
Fungsi utilitas 2X+3Y = 60 dengan harga barang X = 15 dan harga barang Y = 10 serta
anggaran 300.
Menentukan Kombinasi Barang
Dengan anggaran:
15X +10Y = 300
Kita dapat menyelesaikan dua persamaan ini bersama-sama.
1. Dari persamaan kurva indiferens:
60 – 2X
Y = -------------
3
1. Substitusi ke dalam anggaran:
60 – 2X
15X + 10 ------------ = 300
300
Menyederhanakan:
600 – 20X
15X + --------------- = 300
3
Mengalikan seluruh persamaan dengan 3 untuk menghilangkan pecahan:
45X60020X = 900
25X = 300
X = 12
Soal Diskusi :
Saudara mahasiswa..., silakan Anda diskusikan mengenai hal berikut:
Salam,
Tutor
Jawab :
Kategori
Laba Operasi
Laba Non-Operasi Recurring Income
Laba Non-Operasi Non Recurring Income
Jenis
Recurring Income
Non Recurring Income
Pentingnya Memahami Perbedaan:
Bagi investor dan pemangku kepentingan, memahami perbedaan antara laba operasi dan non-
operasi, serta recurring income dan non-recurring income adalah sebagai berikut:
1. Keberlanjutan Bisnis:
• Laba operasi menunjukkan sejauh mana perusahaan dapat menghasilkan keuntungan dari
kegiatan inti mereka secara berkelanjutan. Investor lebih cenderung berinvestasi pada
perusahaan yang memiliki laba operasi yang sehat dibandingkan dengan perusahaan yang
tergantung pada laba non-operasi.
2. Stabilitas Pendapatan:
• Recurring income memberikan gambaran tentang stabilitas dan keandalan pendapatan
perusahaan. Pendapatan yang dapat diprediksi dan terjadi secara berulang lebih menarik bagi
investor karena mengurangi risiko.
3. Analisis Kinerja:
• Dengan mengetahui dari mana pendapatan berasal, investor dapat melakukan analisis yang
lebih baik terhadap kinerja dan risiko perusahaan. Pendapatan non-recurring dapat
menyesatkan jika digunakan untuk menilai potensi jangka panjang perusahaan.
4.Strategi Investasi:
Memahami komposisi laba membantu investor dalam merumuskan strategi investasi. Mereka
dapat memfokuskan perhatian pada perusahaan yang menunjukkan potensi pertumbuhan
yang kuat dalam operasi intinya.
Dengan demikian, klasifikasi yang jelas mengenai komponen laba membantu dalam
pengambilan keputusan yang lebih terinformasi dari sisi investor dan pemangku kepentingan.
========
Soal :
Forum ini membahas tentang Populasi dan Sampel
Selamat berdiskusi.
Jawab :
Misalkan Anda melakukan penelitian tentang pengaruh kebiasaan makan sehat terhadap
kesehatan mental di kalangan mahasiswa di sebuah universitas.
Isi Populasi: Semua mahasiswa yang terdaftar di universitas tersebut. Ini mencakup berbagai
jurusan dan tahun akademik.
Cakupan Populasi: Anda mungkin ingin membatasi penelitian hanya pada mahasiswa S1
yang berusia antara 18 hingga 25 tahun, untuk memastikan bahwa target demografis Anda
spesifik.
Waktu: Anda dapat menentukan waktu penelitian, misalnya selama semester genap tahun
akademik 2023/2024.
Dengan demikian, batasan populasi dalam penelitian ini adalah "Mahasiswa S1 berusia 18
hingga 25 tahun yang terdaftar di [nama universitas] selama semester genap tahun akademik
2023/2024."
Teknik Penarikan Sampel: Terdapat beberapa teknik penarikan sampel. Di sini kita bisa
menggunakan teknik sampling acak sederhana atau sampling stratified, tergantung pada
tujuan penelitian.
Jika menggunakan Sampling Acak Sederhana: Anda bisa menggunakan daftar mahasiswa
yang memenuhi kriteria (usia, status sebagai mahasiswa S1) dan kemudian menggunakan
metode pengundian secara acak untuk memilih sampel. Misalnya, jika populasi terdiri dari
1.000 mahasiswa, Anda bisa mengambil 100 mahasiswa secara acak.
Jika menggunakan Sampling Stratified: Anda dapat membagi populasi ke dalam strata
berdasarkan jurusan (misalnya, Teknik, Kedokteran, Ekonomi), dan kemudian mengambil
sampel acak dari setiap strata. Misalnya, jika dari setiap jurusan ada 200 mahasiswa, dan
Anda ingin mengambil sampel 100 mahasiswa, Anda bisa memilih 25 mahasiswa dari setiap
jurusan secara acak.
Kesimpulan :
Dalam penelitian, definisi yang jelas tentang populasi dan pemilihan sampel yang tepat
sangat penting untuk mencapai hasil yang valid dan dapat diandalkan. Menentukan batasan
populasi dan mengambil sampel yang representatif dapat membantu meminimalkan bias dan
meningkatkan akurasi hasil penelitian. Jika Anda memiliki penelitian spesifik lainnya dalam
pikiran, silakan berbagi, dan kita bisa mendiskusikan populasi dan sampel yang lebih sesuai
untuk konteks itu!
========
Soal Tugas :
Berdasarkan masalah, draft judul, dan pendekatan penelitian yang Anda kerjakan
pada
2. Tentukan strategi untuk masuk ke dalam site dan memperoleh gate keepers
Hindari bekerja sama dan plagiarisasi, karena hal itu akan dinilai sebagai
pelanggaran dan jawaban Anda akan dinilai 0.
Jawab :
==========
Pembelanjaan
Soal Diskusi :
Dalam materi diskusi minggu ke 5 , Anda diminta untuk mendiskusikan hal yang
berkaitan dengan modul 4 yaitu Investasi dalam Aktiva dan Efek, khususnya
mengenai Penilaian Investasi pada Aktiva Tetap:
Di dalam melakukan penilaian investasi aktiva tetap, ada beberapa alat analisis
dalam menilai keputusan investasi. Berikan pendapat Anda dalam forum diskusi ini
mengenai :
1 Apa saja alat analisis kriteria Investasi yang terbaik untuk digunakan ? Apa
alasannya ?
2 Apakah dalam melakukan analisis kriteria investasi aktiva tetap kita lebih baik
hanya menggunakan alat analisis yang kita nilai terbaik tersebut dan tidak perlu
menggunakan alat analisis kriteria investasi lainnya ?
Note :
Jawab :
Dalam melakukan penilaian investasi aktiva tetap, terdapat beberapa alat analisis yang dapat
digunakan untuk menilai keputusan investasi. Berikut adalah penjelasan mengenai alat
analisis tersebut dan pandangan tentang penggunaannya.
Penjelasan: NPV menghitung selisih antara nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan
dengan investasi awal. Jika NPV positif, investasi dianggap menguntungkan.
Alasan: NPV mempertimbangkan nilai waktu dari uang, sehingga memberikan gambaran
yang lebih akurat tentang potensi keuntungan.
Penjelasan: IRR adalah tingkat diskonto yang membuat NPV menjadi nol. Ini menunjukkan
tingkat pengembalian yang diharapkan dari investasi.
Alasan: IRR memberikan pemahaman yang jelas tentang profitabilitas investasi, sehingga
dapat membantu dalam membandingkan dengan biaya modal.
Payback Period:
Alasan: Ini sederhana dan mudah dipahami serta berguna saat mempertimbangkan likuiditas.
Profitability Index (PI):
Penjelasan: PI adalah rasio antara NPV arus kas masa depan dengan investasi awal.
Alasan: PI memberikan perspektif tambahan tentang seberapa banyak nilai yang dihasilkan
per unit modal yang diinvestasikan.
Mengenai pertanyaan apakah lebih baik hanya menggunakan alat analisis yang dianggap
terbaik:
Sebagai prinsip umum, tidak disarankan untuk hanya mengandalkan satu jenis alat analisis.
Berikut alasannya:
Kompleksitas Situasi: Investasi aktiva tetap seringkali memiliki variasi dan kompleksitas
yang memerlukan pendekatan multi-faceted. Menggunakan hanya satu alat dapat
mengabaikan aspek penting lainnya.
Perbedaan Perspektif: Setiap alat analisis memiliki kelebihan dan keterbatasan. Misalnya,
NPV memberikan pandangan jangka panjang, sedangkan Payback Period lebih fokus pada
pemulihan singkat. Menggabungkan beberapa alat dapat memberikan gambaran yang lebih
holistik.
Mengurangi Risiko Keputusan: Dalam dunia investasi, keputusan yang didasarkan pada
analisis yang lebih komprehensif lebih mungkin untuk mengurangi risiko kesalahan. Jika satu
alat memberikan sinyal negatif, tetapi alat lain menunjukkan potensi keuntungan, hal ini perlu
dipertimbangkan dengan hati-hati.
Konteks Pasar: Kondisi pasar dan faktor eksternal lainnya juga dapat mempengaruhi hasil
analisis. Oleh karena itu, menggunakan beragam alat analisis dapat membantu dalam
mengatasi ketidakpastian.
Kesimpulan
Penting untuk menggunakan berbagai alat analisis kriteria investasi untuk mendapatkan
gambaran yang lebih akurat dan komprehensif mengenai keputusan investasi aktiva tetap.
Masing-masing alat memiliki kelebihan yang dapat saling melengkapi, dan keputusan
investasi terbaik biasanya diambil berdasarkan analisis yang komprehensif, bukan
berdasarkan satu alat saja.
=========
Soal Diskusi :
Rekan Mahasiswa silahkan anda diskusikan tentang :
Bagaimana kewajiban wajib pajak dalam melakukan pembayaran PPh pada akhir
tahun pajak dan pembayaran pajak terutang menurut Surat Ketetapan Pajak (SKP)
dan Surat Tagihan Pajak (STP)?
Jawab :
Kewajiban wajib pajak dalam melakukan pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) pada akhir
tahun pajak serta pembayaran pajak terutang menurut Surat Ketetapan Pajak (SKP) dan Surat
Tagihan Pajak (STP) diatur oleh regulasi perpajakan di Indonesia. Berikut adalah penjelasan
mengenai kewajiban tersebut:
Wajib pajak, baik orang pribadi maupun badan, diwajibkan untuk menghitung, membayar,
dan melaporkan pajak terutang pada akhir tahun pajak. Mereka harus menyusun SPT (Surat
Pemberitahuan) Tahunan PPh untuk melaporkan penghasilan yang diperoleh selama tahun
pajak tersebut.
Dalam hal terdapat pajak yang terutang setelah menghitung penghasilan neto, wajib pajak
harus melakukan pembayaran dalam jangka waktu yang ditentukan (biasanya 3 bulan setelah
akhir tahun pajak).
Pembayaran Pajak Terutang Berdasarkan SKP:
Surat Ketetapan Pajak (SKP) diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak apabila terdapat
kekurangan pajak yang terutang setelah dilakukan pemeriksaan. Dalam hal ini, wajib pajak
mengucurkan sejumlah uang yang tercantum dalam SKP tersebut selama periode yang
ditentukan.
Jika wajib pajak tidak membayar pajak sesuai dengan SKP, dapat dikenakan sanksi
administratif dan bunga.
Pembayaran Pajak Terutang Berdasarkan STP:
Surat Tagihan Pajak (STP) adalah dokumen yang dikirimkan kepada wajib pajak untuk
menagih pajak yang terutang dan belum dibayar. STP biasanya diterbitkan ketika ada potensi
pajak yang terutang pada saat pemenuhan kewajiban yang tidak dipenuhi oleh wajib pajak.
Mengingat bahawa STP bersifat tagihan, wajib pajak wajib melakukan pembayaran sesuai
jumlah yang tertera dalam STP dalam waktu yang ditentukan untuk menghindari penalti.
Kesimpulan
Kewajiban wajib pajak dalam pembayaran Pajak Penghasilan meliputi penghitungan,
pembayaran, dan pelaporan pajak pada akhir tahun pajak. SKP dan STP berfungsi sebagai
instrumen penagihan pajak terutang dari wajib pajak yang tidak memenuhi kewajibannya.
Melalui SKP, wajib pajak harus menanggung pajak yang kurang bayar setelah pemeriksaan,
sementara STP menagih pajak terutang yang mungkin belum dibayar. Oleh karena itu, wajib
pajak harus proaktif dalam memenuhi kewajiban pajaknya untuk menghindari sanksi dan
denda yang dapat dikenakan.
Sumber :
Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan.
Peraturan Direktorat Jenderal Pajak RI yang relevan tentang pembayaran dan
pelaporan pajak.
Buku teks perpajakan yang menguraikan kewajiban pajak dan ketentuan perpajakan di
Indonesia.
Artikel dan jurnal mengenai kewajiban perpajakan yang diterbitkan oleh institusi
akademis.
======
Soal Tugas :
1. Tuan Regi merupakan WP orang pribadi yang memiliki usaha Barbershop yang
berlokasi di Kota Slawi dan di Kota Tegal. Istri Tuan Regi bekerja sebagai karyawan
perusahaan yang NPWP-nya digabung dengan Tuan Regi. Saat ini Tuan Regi ingin
melakukan ekspansi usahanya ke Kota Semarang. Tentukan dan jelaskan apa yang
harus dilakukan oleh Tuan Regi untuk memenuhi ketentuan perpajakannya?
1. Jelaskan dasar hukum serta apa saja hal yang perlu dilakukan oleh
Perusahaan untuk menyelenggarakan pembukuan dengan menggunakan
Bahasa Inggris dan Mata Uang USD?
2. Seluruh dokumen transaksi yg terjadi di Bintang Shoes tahun 2020 akan
disimpan oleh Bimbi Apparel Company di Patagonia. Bolehkah hal ini
dilakukan dan sebutkan dasar hukumnya !
Jawab :
Untuk memenuhi ketentuan perpajakan dalam melakukan ekspansi usaha barbershop ke Kota
Semarang, Tuan Regi perlu melakukan beberapa langkah sebagai berikut:
Tuan Regi harus memastikan bahwa dia memperoleh izin usaha yang diperlukan untuk
menjalankan bisnis di Kota Semarang sesuai dengan peraturan daerah. Hal ini termasuk
mendapatkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Pendaftaran NPWP:
Jika Tuan Regi belum mendaftarkan usaha barbershop di Kota Semarang, dia perlu mengurus
NPWP baru untuk lokasi yang baru dibuka. Pendaftaran NPWP bisa dilakukan di kantor
pajak setempat.
Pembukuan dan Pencatatan:
Setelah beroperasi, Tuan Regi diwajibkan untuk melakukan pembukuan yang baik untuk
semua transaksi yang terjadi di barbershop-nya. Hal ini untuk memastikan bahwa semua
pendapatan dan pengeluaran tercatat dengan baik.
Pelaporan SPT:
Tuan Regi harus melaporkan pajak tahunan (SPT) sesuai dengan ketentuan perpajakan yang
berlaku. Jika usaha barbershopnya sudah memiliki omzet tertentu, dia perlu mendaftar
sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP).
Disarankan untuk berkonsultasi dengan konsultan pajak untuk memastikan bahwa semua
kewajiban perpajakan dipenuhi dengan benar, terutama dalam hal ekspansi usaha.
Untuk menyelenggarakan pembukuan dengan menggunakan Bahasa Inggris dan Mata Uang
Dollar Amerika (USD), perusahaan Bintang Shoes perlu mengikuti langkah-langkah berikut:
Dasar Hukum:
Bintang Shoes perlu mengajukan permohonan kepada Direktorat Jenderal Pajak untuk
menggunakan Bahasa Inggris dan USD dalam pembukuan dan laporan pajak, karena ini
adalah ketentuan yang menyimpang dari standar umum.
Bintang Shoes bisa menggunakan software akuntansi yang mendukung penggunaan bahasa
Inggris dan mata uang asing untuk memastikan bahwa semua transaksi tercatat dengan
akurat.
Pengaturan Kurs:
Perusahaan harus menetapkan kurs konversi USD ke Rupiah untuk tujuan pelaporan dan
perpajakan, agar sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Pelatihan Karyawan:
Melakukan pelatihan bagi karyawan yang bertanggung jawab terhadap pembukuan agar
mereka memahami prosedur dan persyaratan yang diperlukan.
Mengenai penyimpanan dokumen transaksi oleh Bimbi Apparel Company di Patagonia, hal
ini perlu diperhatikan:
Dasar Hukum:
Berdasarkan UU No. 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan,
perusahaan diwajibkan untuk menyimpan dokumen yang berkaitan dengan pajak di
Indonesia. Jika dokumen disimpan di luar negeri, perusahaan tetap bertanggung jawab untuk
bisa menyediakannya apabila dibutuhkan oleh otoritas pajak Indonesia.
=========
Jelaskan secara rinci mengenai hak dan kewajiban warga negara dalam
pembangunan dan sebutkan landasan hukumnya?
Jelaskan dengan bahasa anda sendiri, serta tuliskan sumber anda menjawab
diskusi. Kemiripan jawaban anda dengan rekan anda akan mempengaruhi
penilaian.
Jawab :
Hak dan kewajiban warga negara dalam pembangunan merupakan elemen penting dalam
mencapai tujuan nasional dan memastikan partisipasi aktif masyarakat dalam proses
pembangunan. Berikut adalah penjelasan rinci mengenai hak dan kewajiban tersebut, beserta
landasan hukumnya.
1. Hak untuk Berpartisipasi: Warga negara memiliki hak untuk ikut serta dalam proses
pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pembangunan, baik melalui pemilihan
umum maupun forum-forum masyarakat. Ini termasuk hak untuk menyampaikan
pendapat, ide, dan kritik mengenai program pembangunan.
2. Hak atas Kesejahteraan: Setiap warga negara berhak mendapatkan layanan dasar dan
fasilitas dari pemerintah, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesempatan
kerja. Pembangunan yang berkelanjutan harus memperhatikan dan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
3. Hak atas Lingkungan yang Sehat: Warga negara berhak atas lingkungan yang bersih
dan sehat. Pembangunan yang dilakukan harus memperhatikan kelestarian
lingkungan, sehingga masyarakat tidak dirugikan oleh dampak negatif dari aktivitas
pembangunan.
4. Hak atas Informasi: Warga negara berhak mendapatkan informasi yang jelas dan
transparan mengenai program-program pembangunan, penggunaan anggaran, dan
proses yang dilakukan pemerintah.
1. Kewajiban untuk Berpartisipasi: Warga negara berkewajiban untuk ikut serta dalam
pembangunan, misalnya dengan mengikuti program-program pemerintah atau terlibat
dalam kegiatan komunitas yang mendukung pembangunan.
2. Kewajiban Mematuhi Hukum: Setiap individu berkewajiban untuk mematuhi
peraturan dan hukum yang ditetapkan oleh pemerintah, termasuk regulasi yang
berkaitan dengan pembangunan.
3. Kewajiban Menjaga Lingkungan: Warga negara juga berkewajiban untuk menjaga
lingkungan dan mendukung upaya pemerintah untuk pelestarian sumber daya alam
dan ekosistem.
4. Kewajiban untuk Berkontribusi secara Sosial: Dalam rangka menciptakan masyarakat
yang sejahtera, warga negara diharapkan untuk saling membantu, berkolaborasi, dan
mendukung satu sama lain dalam kegiatan pembangunan.
Landasan Hukum
Kesimpulan :
Hak dan kewajiban warga negara dalam pembangunan saling terkait dan penting untuk
memperkuat partisipasi masyarakat dalam menciptakan pembangunan yang adil, merata, dan
berkelanjutan. Dengan pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajiban ini, diharapkan
warga negara dapat berkontribusi secara positif dalam proses pembangunan di negara kita.
=========
Soal Tugas :
Seorang Pengusaha pada awal tahun 2024 membuka usaha restoran dan hotel di
suatu daerah. Usaha restoran tersebut termasuk sukses dengan omset perhari
mencapai rata-rata Rp 27.500.000 dan usaha hotelnya dengan omset rata-rata per
hari Rp 35.000.000. Namun demikian Pengusaha tersebut belum terdaftar sebagai
WP daerah meskipun dia sudah memiliki izin atas usahanya tersebut. Hal ini
tentunya menjadi perhatian untuk Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) pada
Pemerintah Derah (Pemda) tersebut karena ada potensi pendapatan asli daerah
untuk usaha yang dilakukannya. Kepala Bapenda pada Pemda tersebut pada bulan
Februari tahun 2025, menugaskan Tim untuk melakukan pendataan wajib pajak, dari
hasil pendataan diterbitkanlah NPWPD Pengusaha tersebut dan melakukan
perhitungan sampai dengan bulan Januari 2025. Berdasarkan hal tersebut Saudara
diminta untuk menjelaskan tentang:
2. Proses administrasi pemungutan dan pembayaran atas pajak restoran dan hotel!
Catatan:
Silahkan anda kerjakan, tugas boleh diketik atau tulis tangan kemudian dibuat
dalam format PDF atau JPG/JPEG. Jika jawaban anda sama persis atau terindikasi
mencontek dengan rekan anda maka tutor berhak memberi nilai 0.
Jawab :
Proses pemungutan dan pembayaran pajak untuk restoran dan hotel melibatkan
langkah-langkah sebagai berikut:
Pajak Restoran
Pajak Restoran=27.500.000×10%=2.750.000
Begitu pula untuk hotel dengan tarif yang sama atau berbeda.
3. Sanksi Perpajakan
Terdapat beberapa sanksi perpajakan yang dapat dikenakan jika pengusaha tidak
memenuhi kewajiban perpajakannya. Sanksi tersebut meliputi:
Dasar Hukum: Sanksi perpajakan ini berdasarkan peraturan daerah tentang pajak
restoran dan pajak hotel yang ada di daerah tersebut, serta peraturan perpajakan
yang berlaku secara umum.
=Selamat Mengerjakan=
==========
Soal Tugas :
Tuan Steven dari Singapura menginvestasikan uangnya dengan membeli obligasi
yang dikeluarkan oleh PT makmur Jaya sebesar Rp 750.000.000 atas investasi
tersebut menerima penghasilan bunga sebesar 12% per tahun yang dibayarkan
setiap enam bulan sekali (1 April dan 1 Oktober). Selain itu tuang Steven juga
memiliki saham perusahaan yang go public, selamat tahun 2024 ia memperoleh
dividen sebanyak 47 juta. berdasarkan perjanjian pajak antara Indonesia dengan
singapura ditetapkan bunga tarif sebesar 10% dan untuk saham 15%. . berapa
beberapa yang dibayar oleh Tuan Steven bila selama tahun 2024 ia telah menerima
bunga seluruhnya.