Setting Ip Address
Pengertian IP Address
IP Address, atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Alamat Protokol Internet, adalah
sebuah alamat unik yang diberikan kepada setiap perangkat yang terhubung dalam jaringan
komputer, baik itu jaringan lokal (LAN) maupun jaringan global seperti internet. Fungsi IP
Address dapat disamakan dengan alamat rumah yang digunakan untuk mengirim dan menerima
surat. Tanpa adanya IP Address, perangkat-perangkat seperti komputer, smartphone, printer
jaringan, atau server tidak akan bisa saling berkomunikasi atau bertukar data.
IP Address sangat penting karena menjadi dasar komunikasi dalam jaringan. Ia memungkinkan
data yang dikirim dari satu perangkat untuk sampai ke perangkat lain secara tepat. Semua
layanan internet seperti browsing, pengiriman email, dan media sosial bekerja berdasarkan
sistem IP Address ini.
Fungsi IP Address
IP Address memiliki beberapa fungsi utama dalam jaringan komputer, di antaranya:
1. Sebagai Identitas Unik Perangkat
IP Address berfungsi sebagai identitas yang membedakan satu perangkat dengan
perangkat lainnya dalam sebuah jaringan. Dengan demikian, tidak terjadi kebingungan
dalam pengiriman dan penerimaan data.
2. Sebagai Alamat Tujuan Data
Saat kita mengirim data, seperti membuka halaman web atau mengirim email, IP Address
digunakan untuk menentukan ke mana data harus dikirim.
3. Mengatur Jalur Komunikasi
IP Address membantu router dan perangkat jaringan lainnya dalam menentukan jalur
yang harus ditempuh oleh data agar sampai ke tujuan dengan efisien.
4. Mendukung Keamanan Jaringan
Dalam sistem keamanan jaringan, IP Address sering digunakan untuk membatasi akses,
memblokir pengguna tertentu, atau mencatat aktivitas pengguna.
Jenis-Jenis IP Address
IP Address dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan beberapa kategori:
A. Berdasarkan Akses
1. IP Publik (Public IP Address)
o Digunakan untuk berkomunikasi di internet.
o Diberikan oleh ISP (Internet Service Provider).
o Terlihat dan dapat diakses dari jaringan luar.
o Contoh: IP yang digunakan oleh modem Wi-Fi rumah.
2. IP Privat (Private IP Address)
o Digunakan di dalam jaringan lokal seperti di rumah, kantor, atau sekolah.
o Tidak bisa diakses langsung dari internet.
o Contoh: [Link], [Link].
B. Berdasarkan Konfigurasi
1. Static IP Address
o Alamat IP yang tetap dan tidak berubah.
o Sering digunakan oleh server agar mudah diakses.
o Contohnya: Server web, DNS server.
2. Dynamic IP Address
o Alamat IP yang dapat berubah-ubah setiap kali perangkat terhubung ke jaringan.
o Diberikan secara otomatis oleh DHCP server (biasanya dari router).
o Umumnya digunakan oleh perangkat biasa seperti komputer dan HP.
C. Berdasarkan Versi Protokol
1. IPv4 (Internet Protocol Version 4)
o Merupakan versi IP yang paling umum digunakan.
o Menggunakan sistem angka 32-bit.
o Ditulis dalam format desimal dengan empat blok angka (oktet), dipisahkan
dengan titik.
o Contoh: [Link]
o Jumlah total alamat sekitar 4,3 miliar.
2. IPv6 (Internet Protocol Version 6)
o Merupakan versi terbaru pengganti IPv4 karena keterbatasan jumlah alamat di
IPv4.
o Menggunakan sistem angka 128-bit.
o Ditulis dalam format heksadesimal, dipisahkan dengan tanda titik dua.
o Contoh: [Link]
o Dapat menghasilkan lebih dari 340 undecillion alamat (sangat banyak).
Struktur dan Format IP Address
IP Address (terutama IPv4) terdiri dari empat angka yang masing-masing memiliki nilai dari 0
hingga 255. Angka-angka tersebut dipisahkan oleh tanda titik. Contoh umum IP Address:
[Link].
Setiap angka disebut sebagai oktet, karena terdiri dari 8-bit. Jadi total panjang IP Address versi 4
adalah 32-bit (8 bit × 4 blok).
IP Address juga selalu disertai dengan Subnet Mask untuk membedakan bagian mana dari IP
yang mewakili jaringan dan mana yang mewakili host atau perangkat.
Kelas-Kelas IP Address
IP Address IPv4 terbagi menjadi beberapa kelas berdasarkan ukuran jaringan dan kebutuhan
penggunaannya:
Kelas Rentang IP Penggunaan Umum
Digunakan untuk jaringan sangat besar seperti ISP besar atau
A [Link] – [Link]
pemerintah
[Link] – Cocok untuk jaringan ukuran menengah seperti kampus atau
B
[Link] perusahaan besar
[Link] –
C Umum digunakan untuk jaringan kecil seperti rumah atau kantor kecil
[Link]
[Link] –
D Digunakan untuk multicast (siaran ke banyak perangkat sekaligus)
[Link]
[Link] –
E Digunakan untuk keperluan eksperimen atau penelitian
[Link]
Perbedaan IPv4 dan IPv6
Berikut perbandingan antara IP versi 4 dan versi 6:
Fitur IPv4 IPv6
Panjang alamat 32-bit 128-bit
Format penulisan Desimal, 4 oktet Heksadesimal, 8 blok
Contoh [Link] [Link]
Jumlah alamat Sekitar 4,3 miliar Lebih dari 340 triliun-triliun alamat
Fitur IPv4 IPv6
Dukungan NAT Perlu Tidak perlu