TUGAS 1
Pendidikan Lingkungan Hidup
Nama : Desi Erlianti
Nim : 859943044
Sebelum menjawab tugas, mohon informasi tentang:
1. Sekolah Anda mengajar di kabupaten apa, kecamatan apa, kelurahan apa, atau boleh
juga desa bila tempat sekolah di desa beradanya.
Jawab : Saat ini saya mengajar kelas 1 di SDN Cibening 01 yang terletak di Ds Cibening
kecamatan Setu Kabupaten Bekasi.
2. Kondisi sekolah dalam perbelajaran lingkungan apakah sudah dimulai misalnya
bagaimana cara pengelolaan sampah yang baik, bagaimana suasana kebersihan
lingkungan sekolah, dan kesadaran siswa Anda dalam menjaga kebersihan lingkungan
sekolah, terima kasih.
Jawab : Saat ini kondisi yang ada di sekolah saya bisa di bilang baik, karna kami sudah
memulai untuk meminimalisirkan penggunaan sampah/ makanan pada kemasan satu
kali pakai yang masuk ke lingkungan sekolah dengan terus mengingatkan anak untuk
selalu membawa tempat makan dan minum saat ke sekolah, dengan begitu anak anak
saat jajan di pedagang sekitar sekolah bisa menggunakan tempat bekal yang mereka
bawa tanpa menggunakan yang penjual pakai.
Pertanyaan :
1. Jelaskan lima dari manfaat Pendidikan Berwawasan Lingkungan
Jawab :
Meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan: berwawasan
lingkungan dengan membantu menanamkan dan kepedulian terhadap isu isu
lingkungan seperti perubahan iklim, sumber daya alam serta hal yang mendorong
perubahan perilaku yang lebih ramah lingkungan.
Mengembanhgkan keterampilan pemecahan lingkungan : dengan adanya Pendidikan
ini, peserta didik dilatih untuk mengidentifikai, menganalisis dan mencari Solusi atas
permasalahan lingkungan yang ada disekitarnya. Dengan car aini sangat bermanfaat
untuk menghadapi tantangan dimasa depan.
Meningkatkan rasa tanggung jawab pada lingkungan : dengan memahami dampak
aktivitas manusia pada lingkungan, peserta didik akan lebih sadar dan bertanggung
jawab untuk menjaga lingkungan hidup.
Mendukung Pembangunan berkelanjutan: Pendidikan berwawasan lingkungan
berkontribusi pada Upaya mencapai tujuan Pembangunan berkelanjutan, dengan cara
menjaga ekosistem, memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.
Mendorong gaya hidup yang berkelanjutan: yaitu dengan menanamkan nilai – nilai
dan prilaku yang mendukung Pembangunan berkelanjutan, seperti penggunaan
energi, daur ulang, dan konsumsi bijak.
2. jelaskan enam keuntungan menjadi Sekolah Berwawasan Lingkungan
Jawab :
Pendidikan lingkungan hidup, sekolahj dengan berwawasan lingkungan tentu
memberikan Pendidikan lingkungan hidup yang membantu mereka memahami
pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan.
Membangun karakter positif, dengan adanya pendidika lingkungan siswa belajar
menghargai dan bertanggung jawab terhadap lingkunhan, tentu akan membantu
dalam pembentukan karakter positif.
Praktek langsung, meningkatkan Upaya perlindungan lingkungan hidup melalui
kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan, dan peletarian
lingkungan sekolah.
Menghemat Sumber Daya:
Pendidikan lingkungan mendorong sekolah untuk menggunakan sumber daya secara
efisien, seperti mengurangi penggunaan air, listrik, dan kertas.
Mempersiapkan Generasi Muda untuk Tantangan Global:
Dengan memahami masalah lingkungan dan solusi, siswa menjadi lebih siap untuk
menghadapi tantangan seperti perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman
hayati.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan di sekolah, misalnya melalui
program Adiwiyata, lingkungan sekolah menjadi lebih bersih, hijau, dan nyaman.
3. Jelaskan lima langkah yang dilakukan sekolah untuk mengembangkan Pendidikan
Berwawasan Lingkungan
Jawab:
Lima langkah yang dapat dilakukan sekolah untuk mengembangkan pendidikan
berwawasan lingkungan meliputi:
1. Kurikulum yang Berwawasan Lingkungan:
Menciptakan proyek pembelajaran yang melibatkan siswa dalam pemecahan masalah
lingkungan, misalnya studi kasus terkait polusi udara atau pengelolaan sampah.
2. Peningkatan Kualitas Lingkungan Sekolah:
Melakukan kegiatan penanaman pohon dan penghijauan lingkungan sekolah.
Mengadakan kegiatan bersih-bersih sekolah secara rutin.
3. Kegiatan Ekstrakurikuler yang Berfokus pada Lingkungan:
Mendirikan klub lingkungan atau OSIS yang fokus pada isu-isu lingkungan.
Mengadakan kegiatan bakti sosial yang terkait dengan lingkungan, seperti penanaman
pohon atau pembersihan pantai.
4. Libatkan Masyarakat Sekitar:
Menjalin kerjasama dengan organisasi lingkungan atau lembaga terkait.
Mengadakan kegiatan bersama dengan masyarakat sekitar, seperti bersih-bersih
lingkungan atau kegiatan edukasi.
5. Sistem Pendukung yang Ramah Lingkungan:
Mengimplementasikan sistem pengelolaan sampah yang baik, seperti pemilahan dan
pengolahan sampah organik dan anorganik.
Menciptakan lingkungan sekolah yang ramah bagi siswa dan guru, termasuk dengan
menyediakan fasilitas yang nyaman dan aman.
4. Jelaskan lima sarana, dan prasarana untuk mendukung Pendidikan Berwawasan
Lingkungan
Jawab :
1. Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Taman Sekolah:
RTH dan taman sekolah berfungsi sebagai tempat belajar praktis tentang ekologi, biologi,
dan pertanian. Siswa dapat belajar tentang jenis tumbuhan, siklus hidup, dan pentingnya
menjaga kebersihan lingkungan.
RTH juga dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat bagi siswa,
mengurangi polusi udara, dan meningkatkan kualitas udara di sekitar sekolah.
2. Pengelolaan Sampah Terpadu:
Penyediaan tempat sampah terpisah (organic, plastik, kaca, dll) dan komposter untuk
pengelolaan sampah organik membantu siswa memahami pentingnya daur ulang dan
pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Penggunaan komposter untuk mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos dapat
menjadi kegiatan pembelajaran praktis tentang pertanian organik dan pengurangan
sampah.
3. Pengelolaan Air Bersih dan Drainase:
Pengelolaan air bersih yang baik, seperti sumur resapan dan pengelolaan air limbah,
membantu siswa memahami pentingnya pemanfaatan sumber daya air yang efisien dan
menjaga kualitas air.
Drainase yang baik dapat mencegah banjir dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
4. Kantin Sehat:
Kantin sehat yang menyediakan makanan sehat dan ramah lingkungan membantu siswa
memahami pentingnya pola makan yang sehat dan dampak lingkungan dari industri
makanan.
Kantin dapat menjadi tempat untuk memperkenalkan konsep makanan lokal, pertanian
organik, dan pengurangan limbah makanan.
5. Ruang Belajar yang Ramah Lingkungan:
Ruang belajar yang memiliki ventilasi alami, pencahayaan yang baik, dan penggunaan
bahan-bahan ramah lingkungan dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi belajar
siswa, serta membantu mereka memahami pentingnya pembangunan berkelanjutan
dalam desain bangunan.
Penggunaan energi yang efisien, seperti lampu hemat energi dan pemanfaatan energi
matahari, dapat menjadi contoh praktis tentang penggunaan energi yang berkelanjutan.