IP Address merupakan serangkaian angka yang menjadi identitas perangkat dan terhubung ke
internet atau infrastruktur jaringan lainnya. Apa fungsinya? Fungsinya bisa diumpamakan
sebagai nomor rumah pada alamat, yakni memastikan agar data dikirimkan ke perangkat yang
tepat. Untuk panjangnya rangkaian angka dimulai dari 0.0.0.0 hingga 255.255.255.255.
Fungsi IP Address
IP Address memiliki beberapa fungsi penting dalam komunikasi dan pengelolaan
jaringan komputer. Berikut adalah beberapa fungsi utama dari IP Address:
1. Identifikasi Perangkat
Fungsi utama IP Address adalah sebagai identitas unik untuk setiap perangkat yang
terhubung ke jaringan. IP Address memastikan bahwa setiap perangkat, baik itu
komputer, ponsel, atau server, dapat dikenali secara individual di dalam jaringan. Ini
mirip dengan bagaimana setiap rumah memiliki alamat unik sehingga surat atau paket
dapat dikirim ke tujuan yang tepat.
2. Routing Paket Data
IP Address juga berperan dalam proses routing, yaitu proses pengiriman data dari satu
perangkat ke perangkat lain di jaringan. Ketika sebuah perangkat mengirim data melalui
internet, data tersebut dipecah menjadi paket-paket kecil yang masing-masing memiliki
alamat tujuan berupa IP Address. Paket-paket data ini kemudian “dirouting” atau
diarahkan oleh router untuk mencapai perangkat tujuan.
3. Komunikasi Antar Perangkat
Agar perangkat-perangkat di jaringan dapat saling berkomunikasi, mereka
membutuhkan IP Address. IP Address memungkinkan setiap perangkat untuk
berinteraksi, bertukar data, dan mengakses informasi satu sama lain. Tanpa alamat IP,
perangkat-perangkat ini tidak akan dapat saling terhubung atau berkomunikasi.
4. Filter dan Keamanan
Selain sebagai identitas dan sarana komunikasi, IP Address juga berfungsi dalam
menjaga keamanan jaringan. Beberapa jaringan menggunakan IP Address untuk
memfilter akses ke jaringan atau sumber daya tertentu. Misalnya, perusahaan dapat
memblokir akses dari alamat IP tertentu yang dianggap mencurigakan atau berbahaya.
Selain itu, IP Address juga digunakan untuk melacak aktivitas online tertentu guna
mendeteksi ancaman atau serangan siber.
5. Penentuan Lokasi Geografis
IP Address juga dapat digunakan untuk memperkirakan lokasi geografis dari perangkat
yang terhubung. Meskipun tidak seakurat sistem GPS, alamat IP dapat memberikan
gambaran kasar tentang lokasi fisik pengguna, seperti negara atau kota tempat
perangkat tersebut berada. Informasi ini berguna dalam berbagai konteks, seperti
personalisasi konten, analitik web, atau untuk mencegah penipuan online.
Cara Kerja IP Address
Cara kerja IP Address melibatkan dua komponen utama: alamat IP itu sendiri dan
protokol internet. Ketika sebuah perangkat terhubung ke jaringan, perangkat tersebut
diberikan alamat IP unik. Ketika perangkat tersebut ingin mengirim data, data tersebut
dikemas dalam paket-paket kecil, dan setiap paket diberi alamat IP tujuan.
Berikut adalah langkah-langkah sederhana yang menjelaskan cara kerja IP Address:
1. Pemberian Alamat IP
Setiap perangkat yang terhubung ke jaringan, baik itu melalui kabel atau nirkabel,
diberikan IP Address oleh penyedia layanan internet (ISP) atau jaringan lokal.
2. Pengiriman Paket Data
Ketika sebuah perangkat mengirimkan data, data tersebut dipecah menjadi paket-paket
kecil. Setiap paket membawa informasi tentang alamat IP asal dan alamat IP tujuan.
3. Routing Paket Data
Router di jaringan bertugas untuk mengarahkan setiap paket data ke tujuan yang benar
berdasarkan alamat IP yang tertera di paket tersebut. Proses routing ini dilakukan
dengan sangat cepat sehingga pengguna tidak merasakan adanya jeda waktu dalam
pengiriman data.
4. Penerimaan Data
Setelah paket data tiba di perangkat tujuan, paket-paket tersebut digabungkan kembali
menjadi data utuh yang dapat digunakan oleh perangkat penerima.
Versi IP Address
Ada dua versi utama dari IP Address yang digunakan saat ini, yaitu IPv4 dan IPv6.
Keduanya memiliki karakteristik dan kegunaan yang berbeda.
IPv4 (Internet Protocol version 4)
IPv4 adalah versi awal dari IP Address yang masih banyak digunakan hingga sekarang.
IPv4 terdiri dari serangkaian angka biner yang dipisahkan oleh titik, dan terdiri dari
empat blok angka. Setiap blok berisi angka antara 0 hingga 255. Sebagai contoh,
format IPv4 terlihat seperti ini: 192.168.1.1.
Meskipun IPv4 telah digunakan secara luas selama beberapa dekade, jumlah IP
Address yang tersedia dalam format ini terbatas. Dengan berkembangnya jumlah
perangkat yang terhubung ke internet, mulai dari komputer hingga perangkat pintar,
alamat IPv4 yang tersedia semakin sedikit.
IPv6 (Internet Protocol version 6)
Untuk mengatasi keterbatasan IPv4, IPv6 diperkenalkan. IPv6 adalah versi terbaru dari
IP Address yang menyediakan ruang alamat yang jauh lebih besar dibandingkan
dengan IPv4. IPv6 menggunakan format hexadecimal dan terdiri dari delapan blok yang
dipisahkan oleh tanda titik dua, seperti ini: 2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:7334.
Dengan IPv6, jumlah IP Address yang tersedia menjadi hampir tidak terbatas, sehingga
mendukung kebutuhan internet yang terus berkembang.
Jenis-Jenis IP Address
Ada beberapa jenis IP Address yang berbeda, yang masing-masing digunakan untuk
tujuan tertentu. Berikut adalah beberapa jenis IP Address yang umum digunakan:
1. Private IP
Private IP adalah alamat IP yang digunakan di dalam jaringan lokal, seperti di rumah
atau di kantor. Private IP Address tidak dapat diakses dari luar jaringan lokal dan
digunakan untuk memungkinkan komunikasi antara perangkat di dalam jaringan
tersebut. Contoh penggunaan private IP adalah untuk menghubungkan komputer
dengan printer dalam jaringan kantor.
2. Public IP
Public IP adalah alamat IP Address yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat di
internet. Public IP Address dapat diakses dari luar jaringan lokal, dan perangkat yang
memiliki public IP dapat berkomunikasi dengan perangkat lain di seluruh dunia.
Penyedia layanan internet (ISP) biasanya menyediakan public IP untuk setiap
perangkat yang terhubung ke internet.
3. Alamat IP Dinamis
Alamat IP Dinamis adalah IP Address yang dapat berubah setiap kali perangkat
terhubung ke jaringan. ISP sering memberikan IP Address dinamis kepada pengguna
rumah tangga karena lebih efisien dalam mengelola jumlah IP Address yang tersedia.
4. Alamat IP Statis
Sebaliknya, alamat IP statis adalah IP Address yang tidak berubah. IP Address ini
diberikan secara tetap kepada perangkat, sehingga perangkat tersebut akan selalu
memiliki IP Address yang sama setiap kali terhubung ke jaringan. IP statis sering
digunakan untuk server atau perangkat yang memerlukan koneksi permanen dan stabil.
5. Shared IP Address
Shared IP Address adalah alamat IP Address yang digunakan oleh beberapa perangkat
atau pengguna sekaligus. Jenis IP ini biasanya digunakan oleh penyedia hosting untuk
meng-host beberapa situs web pada server yang sama.
6. Dedicated IP Address
Sebaliknya, dedicated IP Address adalah alamat IP Address yang hanya digunakan
oleh satu perangkat atau situs web saja. Dedicated IP memberikan lebih banyak kontrol
dan fleksibilitas, serta lebih cocok untuk kebutuhan bisnis atau situs web dengan lalu
lintas tinggi.
Apa saja Versi IP?
Secara umun, website dapat menggunakan dua versi IP ini: IPv4 dan IPv6. Apa saja
perbedaannya?
IP Address Versi 4 (IPv4)
IPv4 adalah singkatan dari Internet Protocol version 4. IPv4 adalah alamat IP yang
paling umum digunakan. Memiliki ukuran 32-bit, yang terdiri dari empat bagian (oktet)
dengan tanda pemisah berupa titik. Setiap oktet berukuran 8 bit. Contoh IPv4 yaitu:
192.168.43.212.
IP versi 4 dibagi menjadi beberapa kelas IP, setiap kelas memiliki jumlah host dan
network yang berbeda. Pembagian kelas IP adalah sebagai berikut:
Kelas Jumlah Jumlah
Rentang IP Kegunaan
IP Host Network
Jaringan
Kelas 0.0.0.0 -
16.777.216 128 komputer
A 127.255.255.255
berskala besar
Jaringan
Kelas 128.0.0.0 - komputer
1.048.576 16.384
B 191.255.255.255 berskala
menengah
Jaringan
Kelas 192.0.0.0 -
65.436 2.097.152 komputer
C 223.255.255.255
berskala kecil
Alamat IP
multicast
Kelas 224.0.0.0 - (untuk
Undefined Undefined
D 239.255.255.255 mengirim paket
ke beberapa
host yang
sama)
Alamat IP
Kelas 240.0.0.0 - untuk
Undefined Undefined
E 255.255.255.255 percobaan atau
eksperimen