Saudara mahasiswa, pada diskusi inisiasi ke-7 ini kitaakan mendiskusikan:
1. Mengapa sosok perempuan tidak muncul dalamkancah pemilihan presiden
dan wakil presidenRepublik Indonesia
di tahun 2024? Apa kelebihan dankekurangan kepemimpinan perempuan?
(Silahkan baca Modul 7 KB 1 tentang KepemimpinanPerempuan)
Jawab:
Sosok perempuan tidak muncul dalam kancah Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia
2024 dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor:
Norma Sosial dan Budaya: Meskipun perempuan memiliki peran penting dalam
berbagai sektor, budaya patriarkal masih kuat di Indonesia. Hal ini mempengaruhi
pandangan masyarakat terhadap perempuan sebagai pemimpin politik, terutama
di level presiden dan wakil presiden.
Keterbatasan Akses dan Kesempatan: Perempuan sering kali menghadapi
hambatan dalam mendapatkan akses pendidikan, pelatihan, dan jaringan yang
kuat di dunia politik. Selain itu, perempuan juga harus berhadapan dengan
tekanan sosial yang lebih besar dibandingkan dengan laki-laki dalam peran
kepemimpinan.
Keterwakilan dalam Partai Politik: Partai politik di Indonesia sering kali
didominasi oleh laki-laki, dan proses seleksi calon presiden atau wakil presiden
biasanya dipengaruhi oleh faktor politik praktis dan kekuatan internal partai. Ini
mengurangi kesempatan perempuan untuk tampil sebagai calon presiden atau
wakil presiden.
Kelebihan Kepemimpinan Perempuan:
Empati dan Keterlibatan Emosional: Kepemimpinan perempuan sering kali lebih
empatik dan melibatkan dimensi emosional yang lebih besar, yang dapat
membantu menciptakan kebijakan yang lebih inklusif.
Pendekatan Kolaboratif: Perempuan cenderung memiliki pendekatan yang lebih
kolaboratif dan demokratis, mendorong dialog yang lebih terbuka dalam
pengambilan keputusan.
Kekurangan Kepemimpinan Perempuan:
Stereotip Gender: Perempuan sering kali dianggap kurang tegas atau kuat
dibandingkan laki-laki dalam memimpin, meskipun tidak selalu demikian.
Hambatan Sosial dan Politik: Terhadap perempuan pemimpin sering kali muncul
tantangan besar dalam hal persepsi publik dan kesiapan masyarakat dalam
menerima perempuan di posisi puncak.
2. Dari beberapa negara Islam, kepemimpinanRaja/Presiden atau perdana me
nteri negara manakahyang:
a. Visioner: lengkapi dengan analisis visi/misipemimpinnya?
b. Pemimpinnya lahir karena Pemilu atau dinasti?
c. pelayanan dan pemerintahannya telah menggunakanAI (Artificial Intelligence)?
d. akan Anda pilih jika ingin menjadi pemimpin suatu saatnanti?
(Pahami materi tentang Kepemimpinan dalam RagamBudaya dan Negara di KB
2 Modul 7 Kepemimpinan. Berikan penjelasan dan alasan untuk setiap jawaban Anda
poin a sampai dengan d)
Jawab:
a. Visioner: Negara dan Pemimpin
UAE (Uni Emirat Arab): Kepemimpinan negara ini memiliki visi yang sangat jelas,
terutama dalam hal pengembangan teknologi dan diversifikasi ekonomi. Pemimpin
UAE, seperti Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, memiliki visi untuk
menjadikan Dubai sebagai pusat global untuk inovasi, teknologi, dan ekonomi digital.
b. Kepemimpinan di Arab Saudi bersifat dinastik, dengan kekuasaan diwariskan
dalam keluarga kerajaan Al Saud. Meskipun ada rencana reformasi, pemimpin negara
ini umumnya dipilih melalui jalur dinasti, bukan pemilu langsung oleh rakyat.
c. Negara UAE ini sangat aktif dalam menggunakan teknologi canggih, termasuk
Artificial Intelligence (AI), dalam pelayanan publik dan pemerintahan. AI digunakan
untuk mempermudah layanan publik, seperti pembuatan visa dan izin bisnis, serta
dalam sektor keamanan dan transportasi.
d. Jika saya ingin menjadi pemimpin suatu saat nanti, saya akan memilih UAE
karena visinya yang progresif, pengembangan inovasi yang pesat, dan penerapan
teknologi dalam pemerintahannya. Selain itu, pendekatan mereka terhadap masa
depan, terutama dengan penggunaan AI dan transformasi digital, sangat menarik. Ini
menunjukkan pemimpin yang berpikir jauh ke depan dan siap menghadapi tantangan
global.
Sumber Referensi: Modul 7 tentang Kepemimpinan Perempuan dan Kepemimpinan
dalam Ragam Budaya dan Negara.