Analisis Suplai dan Permintaan Wisata di Taman Nasional Gunung Palung
Aspek Deskripsi
- Jelutung (Dyera costulata), Ramin (Gonystylus
bancanus), Damar (Agathis borneensis), Pulai (Alstonia
scholaris), Rengas (Gluta renghas), Kayu Ulin
Flora (Eusideroxylon zwageri) - Tumbuhan rawa dan
mangrove seperti Bruguiera sp., Lumnitzera sp.,
Rhizophora sp., Sonneratia sp. - Anggrek Hitam
(Coelogyne pandurata)
- Primata: Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus),
Bekantan (Nasalis larvatus), Owa (Hylobates sp.), Beruk
(Macaca nemestrina), Kelasi (Presbytis rubicunda) -
Mamalia: Beruang Madu (Helarctos malayanus), Kijang
Mini, Babi Hutan (Sus barbatus), Kukang (Nycticebus
coucang), Kancil (Tragulus sp.), Bajing Tanah Bergaris
Fauna
Empat (Lariscus hosei) - Burung: Rangkong Badak
(Buceros rhinoceros), Enggang Gading (Rhinoplax vigil),
Elang Laut Perut Putih (Haliaeetus leucogaster), Elang
Bondol (Haliastur indus) - Reptil: Kura-Kura Gading
(Orlitia borneensis), Penyu Tempayan (Caretta caretta),
Buaya Siam (Crocodylus siamensis)
- Mata Pencaharian: Pertanian (padi, karet, kelapa),
pengolahan gula aren - Kearifan Lokal: Pelestarian
hutan, restorasi lahan, pemantauan kesehatan hutan -
Budaya Lokal Seni dan Kerajinan: Anyaman pandan, kerajinan
tangan berbasis ekowisata - Pelestarian Budaya:
Pelatihan pertanian organik, pengelolaan ekowisata,
kolaborasi dengan LSM seperti ASRI
- Rute Udara: Penerbangan dari Pontianak ke Ketapang
(1,5 jam), lalu perjalanan darat ke Sukadana atau Teluk
Aksesibilitas
Melano (5 jam) - Rute Laut: Perjalanan kapal dari
Pontianak ke Teluk Melano (9-10 jam)
- Akomodasi: Homestay dan guest house di sekitar
TNGP - Pemandu Wisata: Tersedia layanan pemandu
Fasilitas
lokal - Fasilitas Dasar: Beberapa area masih perlu
Pendukung
pengembangan fasilitas umum seperti toilet dan pusat
informasi
Pelestarian - Kolaborasi Multi-Pihak: Kerjasama masyarakat,
Alam LSM, dan pemerintah dalam konservasi -
Aspek Deskripsi
Pemberdayaan Masyarakat: Pemanfaatan hasil
hutan bukan kayu seperti anyaman pandan -
Pendidikan Lingkungan: Program edukasi dan
pelatihan konservasi bagi masyarakat dan pelajar
Profil Wisatawan umumnya tertarik pada ekowisata dan
Wisatawan pengalaman alam liar.
- Aksesibilitas: Kemudahan akses menuju TNGP -
Faktor yang
Fasilitas Pendukung: Akomodasi, pemandu wisata,
Mempengaruhi
fasilitas lainnya - Pelestarian Alam: Upaya konservasi
Nilai Wisata
sebagai nilai tambah bagi wisatawan
Kesimpulan: Pengembangan pariwisata di TNGP perlu menyeimbangkan pemanfaatan
potensi alam dan budaya dengan upaya konservasi. Peningkatan fasilitas, aksesibilitas, dan
pemberdayaan masyarakat lokal dapat mendukung keberlanjutan wisata di kawasan ini.