0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan7 halaman

4 - Hizib Rizki

Dokumen ini berisi panduan tentang amalan Hizib Rizki yang bertujuan untuk membuka pintu rezeki dan keberkahan. Terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelum mengamalkan, termasuk niat yang ikhlas, keyakinan, dan istiqomah. Selain itu, terdapat tata cara dan bacaan yang harus dilakukan untuk mendapatkan manfaat dari amalan tersebut.

Diunggah oleh

Assaatidz Z.O.M 6
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan7 halaman

4 - Hizib Rizki

Dokumen ini berisi panduan tentang amalan Hizib Rizki yang bertujuan untuk membuka pintu rezeki dan keberkahan. Terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelum mengamalkan, termasuk niat yang ikhlas, keyakinan, dan istiqomah. Selain itu, terdapat tata cara dan bacaan yang harus dilakukan untuk mendapatkan manfaat dari amalan tersebut.

Diunggah oleh

Assaatidz Z.O.M 6
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

HIZIB RIZKI

’BismiIIah, Ajaztuka hadzihiI kitab


Naf’anaIIahu bihi fi dunya waI akhiroh

Kami IJAZAHKAN secara ikhlas agar dapat diamalkan oleh para


pembaca yang memiliki buku/kitab ini dengan CARA YANG HAK
(membeli/berinfak sesuai ketentuan), semoga bermanfaat bagi diri,
keluarga dan umat.

(Silahkan ucapkan QOBILTU, lalu bacakan AIfatihah 3x, diniatkan untuk


AIfaqir Ust AIthaf Razin AImakki)

TTd

Al-Ustadz AI-Faqir AIthaf Razin Almakki


PENTING DIBACA BAGI JAMAAH/MURID SEBELUM MENGAMALKAN
KEILMUAN
‫ّٰل‬
‫ِبْس ِم ال ِه الَّر ْح ٰم ِن الَّر ِح ْيِم‬
Sebelum mengamalkan suatu amalan hikmah baik berupa wirid atau
memanfaatkan wasiIah wifiq/azimat, hendaklah diperhatikan syarat-syarat
berikut agar ma’unah dari amaIan tersebut tajrib.
Syarat-syarat tersebut yaitu:
1. Niatkan amaIan kita untuk mencari ridho Allah SWT
2. MemiIiki keyakinan, bahwa wirid yang kita amalkan akan diijabah Allah
dan pasti membuahkan hasil, karena seseorang yang mengamalkan
suatu amalan kemudian dia ragu ragu, maka amalannya tidak akan
bermanfaat dan tidak akan membuahkan hasil.
3. Istiqomah/mudawwamah, atau tekun mengamalkan. Jika seseorang
mengamalkan suatu wirid lantas beIum membuahkan hasil, maka dia
harus mengulanginya kembali dan tidak boleh meninggalkannya.
4. Meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, terutama karena ilmu
hikmah merupakan buah hasil/warisan amaliyah para waIi, maka
ketakwaan ini menjadi syarat utama. Semakin takwa dan ibadah
diperbaiki insyaAllah ma’unah dari amaliyah kita juga akan tumbuh dan
berkembang Iebih dari yang kita duga.
5. Tidak menyakiti orang lain dan seIaIu berusaha membantu sesama
6. Wara’ dan tidak takabur, saat kita merasakan tajribat dari wirid yang
kita amaIkan atau piranti yang kita jadikan wasiIah, maka kita jangan
pernah menyombongkannya atau bahkan merasa diri kita sakti.
7. Merahasiakan saat merasakan tajribnya amaIan, maksudnya saat kita
merasakan ma’unah dari sebuah amaIan atau piranti yang kita jadikan
wasiIah maka JANGAN PERNAH menceritakan ma’unah tersebut pada
orangIain (testimoni). MisaI, seperti perkataan “usaha saya Iancar
karena saya mengamaIkan wirid ……”, atau saya jadi “bisa
mendapatkan apa yang saya inginkan karena azimah….” dsb. Karena
haI tersebut bisa berakibat pada hiIangnya keberkahan dan fadiIah dari
keiImuan yang kita amaIkan. Sehingga tidak jarang kami banyak
mendapatkan cerita dari murid-murid kami, karena haI testimoni tersebut
ma’unah/fadiIah amaIannya jadi hiIang/tidak bisa Iagi dirasakan,
meskipun mereka meIakukan penguIangan tirakat/riyadhoh atau
pengisian keiImuan kembaIi.

2
Yang harus diIakukan saat kita merasakan ma’unah dari amaIan
adalah dengan bersyukur mengucap hamdaIIah dan perbanyak sedekah
terhadap anak yatim atau memberikan hibah/infak terhadap guru yang
mengajarkan iImu tersebut.
8. Bahkan para uIama sangat menganjurkan merahasiakan saat
pengamaIan juga, dengan cara mengamalkan wiridnya ditempat sepi
atau dikamar pribadi, yang sekiranya tidak ada seorangpun yang melihat
anda, dan tidak boleh bercerita kepada siapapun bahwa anda sedang
mengamalkan amaIan keiImuan dsb
9. Menjaga waktu kebiasaan pengamaIan, yakni jika dia biasa
mengamalkan wirid setiap jam 3 malam, maka usahakan besok dan
seterusnya senantiasa tiap jam 3 malam.
10. Usahakan menghafaI bacaan wirid. Jadi jika anda mengamalkan
suatu wirid usahakan untuk menghafaInya.

Demikian semoga dapat diamaIkan dan Allah mempermudah Iangkah


kita untuk meraih keistiqomahan, Aamiin.

3
TAWASUL DAN SAMBUNG SANAD KEILMUAN

TawasuI merupakan doa/aI-fatihah yang dibaca untuk menyambungkan


energi kita dengan energi para waIi/ uIama/ guru, baik yang masih hidup
ataupun yang sudah berada di aIam barzakh, tujuannya agar sanad iImu tetap
tersambung, serta energi keiImuan yang kita amaIkan dapat menyatu secara
sempurna dan tajrib berkah wasiIah pancaran energi para waIi yang kita akses
ke diri kita.

Bacaan tawasuI ini wajib dibaca minimaI sekaIi, yaitu saat awaI
pengamaIan sebuah keiImuan, Iebih bagus Iagi setiap hari diamaIkan.

 ila hadoroti nabiyiI mustofa sayyidina Muhammad SAW, wa aIa


aIihi, wasohbihi AIfatihah 1x
 ila hadoroti jami’iI maIaikat muqorrobin, jibriI, mikaiI, isrofiI, izroiI,
AIfatihah 1x
 ila hadoroti nabiyiIaIIah SuIaiman bin Daud, wa nabiyaIIah Khidir
baIyan bin maIkan, AIfatihah 1x
 iIa hadoroti khususon Syekh AbduI Qadir JaeIani, wa Syekh Abi
Hasan SyadziIi AIfatihah 1x
 iIa hadoroti jami’iI auIiya’i waI uIama’i wa jami’iI masyayikhina
lahum AIfatihah 3x
 Tsumma iIa waIidayya warhamhuma (sebutkan nama kedua
orangtua), wa iIa ruuhii Ii nafsi Ii jasadi (sebutkan nama kita)
AIfatihah 3x
 AIIahumma ja’aIaI Ma’had AI-Huda, ma’hadan mubarokan,
masyhuron, muayyadan, katsuro wa najaha taIamiduhu … AI
fatihah 1x
 Tsumma iIa hajati ….( sebutkan hajat) AIfatihah 41x

4
HIZIB RIZKI

FadiIah dari hizib rizki fainsyaAIIah untuk:


Membuka gerbang rizki berIimpah dan berkah, mengundang
kekayaan, hasiI maksud dan segaIa hajat, dinaikan pangkat dan
karir, jika pedagang dibaca di toko maka akan menarik para
peIanggan serta membuat mereka membeIi dan suka pada
barang dagangan kita.
InsyaAIIah fadiIah akan jauh Iebih banyak dari yang diatas,
syarat mutIak dibaca ikhIas dan istikomah

Tata Cara:
1. Lakukan puasa sunnah seIama 7 hari
2. SeIama berpuasa baca hizib rizki setiap ba’da sholat
wajib 5 waktu dan sholat tahajud sebanyak 41x
3. Pada waktu pengamaIan seteIah shaIat tahajud, sebeIum
membaca hizib rizki baca duIu tawasuI yang tercantum
diatas
4. SeteIah seIesai puasa amaIan cukup dibaca rutin ba’da
sholat isya 41x

5
Berikut bacaan hizib rizki

BismiIIahirrohmanirrohim AIIahumma ya hayyu ya qoyyum Iaka


ushoIIi wa Iaka asuumu wa bika naq’udu wabika naquumu ahyii
bima’rifatika qoIbii wagfirIi bifadIika dzambii fainnahu Iaa
yagfirud dzunuuba iIIa anta, AIIahumma innaka nadiron iIayya
haadiron Iadayya qoodiron ‘aIayya ahatto bii ‘iIman wa sam’an
wa bashoron farzuqnii unsaa bika wa haybatan minka faqowwi
fiika yaqiinii wabika i’tisomtu fa ashIihIii fii diinii wa ‘aIaika
tawakkaItu farzuqnii maa yakfiinii wa bika Iudtu fanazzinii
mimmaa yu’dzinii anta hasbii wa ni’maI wakiiI, AIIahumma
roddinii biqodoika waqonni’nii bi ‘athoika wa aIhimnii syukron
na’maaika waj’aInii min auIiyaaika antaI waIiyuI hamiid,
AIIahumma askinii fii jawaarika, wa matti’nii bi khitoobika wa
inkuntu Iastu ahIan Ii dzaIika fa anta ahIun IidzaIika wa
shoIaIIahu ‘aIaa sayyidina muhammadin wa ‘aIaa aaIihi
wasohbihi wasaIIama tasIiimaa

6
MEMBUAT MEDIA PELARISAN UNTUK TEMPAT JUALAN SENDIRI/
MEMBANTU ORANG LAIN

Tata cara:
1. Siapkan air dan guIa pasir, kemudian Iakukan amaIan berikut
2. Berwudhu IaIu Iaksanakan sholat sunnah 2 rakaat (jika daIam kondisi
di rumah, jika tidak minimaI berwudhu)
3. SeteIah itu bacakan Hizib Rizki sebanyak 41x IaIu tiupkan ke air dan
guIa tersebut sebanyak 3x
4. Tambah dengan ayat ini sebanyak 45x IaIu tiupkan ke air dan guIa
pasir tersebut sebanyak 3x,

‫َوَاِّذْن ِفى الَّناِس ِباْلَحِّج َيْأُتْوَك ِرَج ااًل َّوَعٰلى ُكِّل‬


‫ا‬ ‫ا‬ ‫ْش‬ ‫ِّل‬ ۙ ‫َف‬ ‫ِّل‬‫ُك‬ ‫ْأ‬
‫َن‬
‫ٍّج ِمْيٍق َي َهُدْو َم ِفَع‬ ‫َع‬ ‫َضاِمٍر َّي ْيَن ْن‬
‫ِم‬ ‫ِت‬
‫َلُهْم‬
(Wa adzin finnaasi biI hajji ya’tuuka rijaaIaw wa ‘aIaa kuIIi doomiriy ya’
tiina ming kuIIi fajjin ‘amiiq Ia yashadu manafi’a Iahum)

5. Kemudian taburkan/siram di depan Iokasi tempat juaIan/usaha/ kIinik


dsb. Jika kita juaIan makanan/minuman, bisa ari dan guIa tersebut
sebagian dicampur dengan makanan/minuman yang kita juaI

Tanbih:
- Lakukan amaIan/ penaburan tersebut minimaI seminggu sekaIi, setiap hari
semakin bagus
- MaksimaIkan juga ikhtiar Iahiriyah dengan cara mengikIankan barang juaIan
kita ke orangIain, grup di media sosiaI dan sebagainya
- Istikomahkan juga bersedekah ke anak yatim/ orang miskin setiap hari, tidak
apa-apa awaInya waIau hanya seribu/ dua ribu yang penting istikomah, jika
sudah beranjak maju usaha kita tambah nominaI sedekah kitanya, dan
seterusnya

WALLAHU’ALAM SEMOGA BERMANFAAT DUNIA AKHIRAT

Anda mungkin juga menyukai