0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan18 halaman

Modul Ajar

Diunggah oleh

ANITA PUTRI
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan18 halaman

Modul Ajar

Diunggah oleh

ANITA PUTRI
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR KIMIA

PERKEMBANGAN TEORI ATOM

Identitas Umum
Nama Penulis : Anita Putri, S. Pd
Instansi : SMAN 8 Sidenreng
Rappang
Tahun Penyusunan :2023/2024

FASE JENJANG KELAS JUMLAH MODA ALOKASI


SISWA PEMBELAJARAN WAKTU

E SMA X 30 siswa Paduan Tatap Muka 3 JP


(3x45menit)

Pemetaan kebutuhan belajar murid.

Untuk mengetahui kebutuhan belajar murid, guru menggunaka dua metode, yaitu: metode observasi (pengamatan
secara langsung keseharian murid dalam menyelesaikan tugas-tugas belajarnya) dan metode angket melalui Google
Form pada link [Link] berupa penilaian diri (melibatkan murid untuk
mengidentifikasi kebutuhan belajar (minat dan profil) mereka selama ini). Sementara, kesiapan belajar murid dilihat
dari hasil belajar materi prasyarat yaitu nomor atom dan nomor massa (lambing atom). Ternyata, terjadi korelasi
positif antara kedua metode tersebut. Berikut adalah hasil pemetaan kebutuhan belajar murid kelas X SMAN 8
Sidenreng Rappang.
Dari angket tersebut akan diperoleh hasil sebagai berikut :
Profil Belajar
Kelas (Gaya belajar Jumlah Siswa
murid)
Visual Auditori Kinestetik
X1 15 15 4 34
X2 16 12 4 32
X3 17 14 3 34
X4 16 11 5 32
X5 15 15 4 34
X6 16 12 4 32
X7 16 15 3 34
X8 16 11 4 31
X9 15 14 3 32

1
Tujuan Pembelajaran
10.9. Menjelaskan perkembangan teori atom mulai dari Dalton, Thomson, Rutherford, Bohr danmekanika
kuantum.
10.10 Menganalisis dan menyimpulkan bahwa nomor atom, nomor massa dan isotop berkaitan dengan
partikel dasar penyusun atom.
Elemen CP yang dituju :
- Pemahaman Sains
- Keterampilan Proses

Pertanyaan Pemantik:
1. Apakah kalian mengetahui pengertian atom?
2. Menurutmu mengapa model atom mengalami perkembangan?
3. Jelaskan apa hubungan nomor atom, nomor massa dan isotop berkaitan dengan partikel
dasar penyusun atom?

Apakah pengetahuan latar yang perlu dimiliki siswa sebelum mempelajari topik ini?
Siswa sudah mengenal tentang teori atom, partikel penyusun atom dan penulisan notasi
atom.

Profil pembelajar Pancasila : bernalar kritis, mandiri.

Sarana Prasarana
 Buku literatur yang ada atau buku BSE
 Tabel Periodic Unsur
 Laptop
 Power point
 Jaringan internet

2
Target Peserta Didik

Perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar :

 Siswa regular/tipikal
 Siswa dengan hambatan belajar
 Siswa cerdas berbakat istimewa (CIBI)
 Siswa dengan ketunaan

Persiapan pembelajaran

1. Membaca materi
2. Menyiapkan lembar kerja (mengambil dari lampiran perangkat ini dan menyesuaikan
dengan kebutuhan

Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke - 1
Aktivitas Guru Aktivitas Siswa
Pembukaan (15 menit)
1. Menyapa siswa dan menanyakan kabar lalu 1. Siswa berdoa dipimpin oleh ketua
dibuka dengan doa dan mengecek kelas.
kehadiran siswa. (kesiapan murid)
2. Menayangkan video apersepsi tentang
teori atom, link video : [Link] 2. Siswa menonton video nya.
(kesiapan murid) 3. Siswa menjawab pertanyaan guru.
3. Guru menanyakan apa yang dilihat dari
video tersebut.

Kegiatan Inti ( 60 menit)


4. Guru menjelaskan power point tentang model 4. Siswa menyimak penjelasan guru.
atom, bisa dilihat pada link [Link]
(diferensiasi konten) 5. Siswa duduk sesuai kelompok
5. Guru meminta siswa untuk duduk yang sudah dibagi oleh guru dan
berkelompok ( kelompok yang sudah berdiskusi mengerjakan LKPD
dibuat oleh guru sesuai kebutuhan
masing-masing murid), lalu
mengerjakan LKPD perkembangan
model atom.
( diferensiasi proses )

3
6. Guru meminta perwakilan tiap kelompok 6. Siswa mempresentasikan jawaban LKPD
mempresentasikan jawaban LKPD nya nya.
Hasil kerja kelompok bisa dimodifikasi sesui dengan
minat siswa (bisa dalam bentuk rangkuman, poster,
slide presentasi dll)
( diferensiasi produk )

Penutup (15 menit)


7. Guru memberikan post tes. 7. Siswa mengerjakan soal post tes.
8. Guru menutup pembelajaran hari ini dan 8. Siswa mengucapkan salam.
mengingatkan materi minggu depan
tentang partikel penyusun atom.

Pertemuan ke - 2

Aktivitas Guru Aktivitas Siswa


Pembukaan (15 menit)
1. Menyapa siswa dan menanyakan kabar lalu 1. Siswa berdoa dipimpin oleh
dibuka dengan doa dan mengecek ketua kelas.
kehadiran siswa.(kesiapan siswa) 2. Siswa menjawab pertanyaan guru.
2. Guru menanyakan apa materi yang
sudah dipelajari minggu sebelumnya.
Guru menanyakan:
- Apakah kalian tahu partikel-partikel
penyusun atom, nomor atom dan
nomor massa?
- Bagaimana cara penulisan notasi unsurnya ?

Kegiatan Inti ( 60 menit)


3. Guru menjelaskan ppt tentang notasi atom 3. Siswa menyimak penjelasan guru.
yang bisa dilihat di link : [Link]
(diferensiasi konten dan proses) 4. Siswa menyimak penjelasan guru.
4. Guru menjelaskan partikel penyusun
atom, isotop, isoton, isobar. (diferensiasi 5. Siswa mengerjakan LKPD 2.
proses) 6. Siswa mendiskusikan
5. Guru memberikan LKPD 2 secara dengan kelompoknya.
berkelompok.(kelompok yang sudah dibagi
oleh guru dengan memperhatikan 7. Siswa mempresentasikan
kebutuhan murid) hasil diskusinya.
6. Setelah mengerjakan LKPD 2 guru
menanyakan apakah ada hubungan antara
nomor atom, nomor massa dan isotop
berkaitan dengan partikel dasar penyusun
atom.
7. Guru meminta siswa untuk
mempresentasikanhasil diskusinya.( bisa
4
dengan menjelaskan di depan kelas,
menuliskan hasil diskusinya di papan atau

bisa dengan menempelkan hasil diskusinya


dalam bentuk poster ) (diferensiasi produk)

Penutup (15 menit)


8. Guru meminta siswa untuk membuat 8. Siswa memberikan kesimpulan.
kesimpulan dari pembelajaran hari
ini. 9. Siswa mengucapkan salam.
9. Guru menutup pembelajaran hari ini dengan salam
dan mengingatkan siswa untuk membacamateri
(dari berbagai sumber yang diminati baik dari
buku, website, modul digital dll) untuk pertemuan
selanjutnya yaitu konfigurasi elektron. (diferensiasi
konten)

Penilaian Hasil Belajar


Teknik penilaian :
a. Sikap : Pengamatan
b. Pengetahuan : Asesmen (Tertulis dan/atau Performa)
c. Keterampilan : Unjuk kerja/praktik

MATERI

Perkembangan Teori
Atom
Pada beberapa abad sebelum masehi, filsuf-filsuf Yunani, di antaranya Leucippus dan Democritus
berpendapat bahwa semua materi terdiri dari partikel-partikel kecil yang tak terbagi. Democritus menyatakan bahwa
jika suatu materi dibagi menjadi bagian yang lebih kecil kemudian terus dibagi lagi maka akan sampai padasuatu
saat di mana didapat bagian yang sangat kecil yang tidak dapat dihancurkan atau dibagi lagi yang disebut atom
(‘atomos’ dalam bahasa Yunani yang artinya ‘tak terbagi’).
Namun, pemikiran filosofis tersebut tidak begitu diterima pada saat itu hingga pada awal abad ke-18, John
Dalton merumuskan teori atom yang berhasil menjelaskan hukum-hukum dasar kimia – hukum kekekalan massa,
hukum perbandingan tetap, dan hukum kelipatan perbandingan.

5
Teori atom Dalton menyatakan bahwa:

1. Setiap unsur tersusun dari partikel yang sangat


teramat kecil yang disebut atom.
2. Semua atom dari satu unsur yang sama adalah
identik, namun atom unsur satu berbeda dengan
atom unsur-unsur lainnya.
3. Atom dari satu unsur tidak dapat diubah menjadi
atom dari unsur lain melalui reaksi kimia; atom
tidak dapat diciptakan ataupun dimusnahkan dalam
reaksi kimia.
4. Senyawa terbentuk dari kombinasi atom-atom dari
unsur- unsur yang berbeda dengan rasio atom
yang spesifik.
5. Teori atom Dalton ini memberikan gambaran
model atom seperti model bola pejal atau
model bola billiard.

6
Teori Atom J.J. Thomson

Pada tahun 1897, J.J. Thomson melakukan eksperimen


dengan sinar katoda. Eksperimen tersebut menunjukkan
bahwa sinar katoda terdefleksi (terbelokkan) oleh medan
magnet maupun medan listrik. Hal ini menunjukkan bahwa
sinar katoda merupakan radiasi partikel yang bermuatan
listrik. Pada eksperimen dengan medan listrik, sinar katoda
terbelokkan menuju ke arah kutub bermuatan positif. Hal
ini menunjukkan bahwa sinar katoda merupakan radiasi
partikel bermuatan negatif. Selanjutnya, partikel sinar
katoda ini disebut sebagai elektron. Penemuan elektron ini
kemudian mengacu pada kesimpulan bahwa di dalam atom
terdapat elektron yang bermuatan negatif. Menurut model
atom Thomson, elektron bermuatan negatif tersebar dalam
bola bermuatan positif seperti model roti kismis, di mana
kismis-kismis adalah elektron-elektron, dan roti adalah
bola beTrmeourai tAantopmosRituitfh. erford
Pada tahun 1911, Ernest Rutherford melakukan eksperimen
menembakkan partikel α — partikel bermuatan positif —
pada lempeng emas tipis. Ia menemukan bahwa sebagian
besar partikel-partikel α tersebut menembus melewati
lempeng emas, namun adasebagian yang mengalami
pembelokan bahkan terpantulkan. Hal ini mengacu pada
kesimpulan model atom Rutherford: model inti, di mana
dalam atom yang sebagian besar merupakan ruang kosong
terdapat inti yang padat pejal dan masif bermuatan positif
yang disebut sebagai inti atom; dan elektron-elektron
bermuatan negatif yang mengitari inti atom.

Teori Atom Bohr


Pada tahun 1913, Niels Bohr mengajukan model atom untuk menjelaskan fenomena
penampakan sinar dari unsur-unsur ketika dikenakan pada nyala api ataupun tegangan listrik
tinggi. Model atom yang ia ajukan secara khusus merupakan model atom hidrogen untuk
menjelaskan fenomena spektrum garis atom hidrogen. Bohr menyatakan bahwa elektron-elektron
bermuatan negatif bergerak mengelilingi inti atom bermuatan positif pada jarak tertentu yang
berbeda-beda seperti orbit planet-planet mengitari matahari. Olehkarena itu, model atom Bohr
disebut juga model tata surya

7
Setiap lintasan orbit elektron berada tingkat energi yang
berbeda; semakin jauh lintasan orbit dari inti, semakin
tinggi tingkat energi. Lintasan orbit elektronini disebut
juga kulit elektron. Ketika elektron jatuh dari orbit yang
lebih luar ke orbit yang lebih dalam, sinar yang
diradiasikan bergantung pada tingkat energi dari kedua
lintasan orbit tersebut.

Teori Atom Mekanika Kuantum


Pada tahun 1924, Louis de Broglie menyatakan hipotesis
dualisme partikel-gelombang — semua materi dapat memiliki
sifat seperti gelombang. Elektron memiliki sifat seperti partikel
dan juga sifat seperti gelombang. Pada tahun 1926, Erwin
Schrödinger merumuskan persamaan matematis yang kini disebut
persamaan gelombang Schrödinger, yang memperhitungkan sifat
seperti partikel dan seperti gelombang dari elektron. Pada tahun
1927, Werner Heisenberg mengajukan asas ketidakpastian
Heisenberg yang menyatakan bahwa posisi elektron tidak dapat
ditentukan secara pasti, namun hanya dapat ditentukan peluang
posisinya.
Teori-teori — dualisme partikel gelombang, asas ketidakpastian
Heisenberg, dan persamaan Schrödinger—ini kemudian menjadi
dasar dari teori atom mekanika kuantum. Penyelesaian persamaan
Schrödinger menghasilkan fungsi gelombang yang disebut
orbital. Orbital biasanya digambarkan seperti awan elektron, di
mana kerapatan awan tersebut menunjukkan peluang posisi
elektron. Semakin rapat awan elektron maka semakin tinggi
peluang elektron, begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, model
atom mekanika kuantum disebut juga model awan elektron.
Sebelumnya, pada tahun 1919, Rutherford berhasil
menemukan partikel bermuatan positif, yang disebut proton, dari
eksperimen penembakkan partikel α pada atom nitrogen di udara.
Lalu, pada tahun 1932, James Chadwick menemukan partikel
netral, yang disebut neutron, dari eksperimen bombardir partikel
α pada berbagai unsur. Dengan demikian, dapat disimpulkan
bahwa dalam model awan elektron, awan elektron terdiri dari
elektron- elektron bermuatan negatif yang bergerak sangat cepat
mengelilingi inti atom yang tersusun dariproton yang bermuatan
positif dan neutron yang tak bermuatan.

(Diadopsi dari :[Link]


6
7
LKPD
PERKEMBANGAN MODEL

TUJUAN : Menganalisis perkembangan model atom

LANGKAH KEGIATAN:

1. Amati percobaan/fenomena pendukung untuk model atom di bawah ini


:
Gambar 1 (Model Atom Thomson)

a b
Gambar 2 (Model Atom Rutherford)

a b
Gambar 3 (Model atom Niels Bohr)

a b

8
Gambar 4 (Model atom modern)

2. Kumpulkan informasi dan tuliskan latar belakang munculnya model atom yang
berupa fakta/fenomena/hasil percobaan yang mendukung model atom tersebut.
3. Tuliskan kelemahan/kekurangan model atom tersebut.
4. Lakukan analisis singkat tentang kelebihan model atom yang ada.
5. Tuliskan informasi yang diperoleh dan lengkapi tabel dibawah ini.

Data pengumpulan informasi perkembangan model atom


Tabel : Perkembangan model atom

Kegiatan Model atom JJ Model atom Model atom Bohr Model atom modern
Thomson Rutherford
Latar  Model atom Percobaan Penemuan  Model atom
belakang Thomson : hamburan partikel .. spektrum Bohr tidak dapat
munculnya ……………………… …………………… ……………………… menjelaskan
……… ………… ……… spectrum untuk
model/teori ……………………… …………………… Yang menunjukkan ……………………
……… ………… …………
adanya ……………………
…………………
…………
 Penemuan sinar …… ………………………
 Teori
………
kuantum
……………………… ………………………
……… ……… Planck :
……………………… ……………………… ……………………
……… ……… …………
……………………
…………

9
Rumusan Atom tersusun dari  Muatan positif  Atom terdiri  De
teori/model ………………….. dan sebagian dari inti Broglie:materi
atom yang tersebar besar massa atom bermuatan memiliki
…………………. terkumpul … sifat dualisme, yaitu
Dalam bola ……………. …………………… Werner Heisenberg:
bermuatan Yang disebut ……. …………Dan Mengemukakan
…………….. Atom elektron prinsip
Model ini disebut  Elektron bermuatan………… ………………..
juga model ……………….. .. ……………………
……….. Inti atom seperti …..  Elektron ………
…………………… mengeliling ……………………
…………………… inti pada ………
…………
………… ……………………  Erwin Schrodinger
. :Elektron yang
Atau mengelilingi inti
……………………. terdapat di dalam
tertentu ……………………
 Energi elektron ……….
selama
mengorbit selalu
…………………
 Elektron dapat
berpindah lintasan
jika
…………………
….
Kelemahan/ …………………… …………………… …………………… ……………………
kekurangan ………… ………… ………… …………

…………………… …………………… …………………… ……………………


………… ………… ………… …………
Analisis …………………… …………………… …………………… ……………………
kelebihan ………… ………… ………… …………

…………………… …………………… …………………… ……………………


………… ………… ………… …………

10
LKPD
2

MASSA ATOM DAN NOMOR ATOM

Tujuan : Menganalisis nomor atom, nomor massa, isotop, isoton, isobar

A. Langkah kegiatan :
1. Siapkan tabel sistem periodik
2. Amati unsur pada sistem periodik dan tuliskan dengan notasi �
𝐴X �
3. Tentukan nomor atom unsur yaitu sebesar Z
4. Tentukan nomor massa unsur yaitu sebesar A
5. Tentukan jumlah proton dalam inti atom, yaitu sama dengan Z
6. Tentukan jumlah proton dalam atom, di mana untuk atom netral jumlah elektron
sama dengan jumlah proton
7. Tentukan jumlah neutron dalam inti atom, yaitu sama dengan A-Z
8. Lakukan hal yang sama dengan nomor yang lainnya dan lengkapi tabel dibawah ini.

No Nama Unsur Nomor Nomor Jumla Lamban


atom massa h gatom
proton elektron neutron
1 Karbon 6 12 …… ……. ….. ……

2 Belerang 16 …… …… …… 16 ……

3 …… …… …… …… …… …… 56𝐹𝑒
26
4 Kripton …… 84 …… 36 …… ……

5 …… 47 …… …… …… …… 108𝐴𝑔

B. Perhatikan data tabel berikut

Unsur A B C D
Proton 28 30 29 28
Neutron 37 36 37 36

Kelompokkan unsur-unsur tersebut ke dalam isotop, isobar dan isoton.

11
PENUTUP
Refleksi Guru Refleksi Siswa Catatan
1. Apakah kegiatan membuka 1. Apakah saya sudah dapat
pelajaran dapat mengarahkan dan memahami perkembangan
mempersiapkan peserta didik teori atom?
mengikuti pelajaran dengan baik ? 2. Apakah saya sudah dapat
2. Apakah siswa menuliskan notasi atom?
memahami penjelasan 3. Apakah saya sudah dapat
saya? membedakan antara isotop,
[Link] yang harus diperbaiki isoton dan isobar?
bila siswa tidak paham penjelasan
saya?
[Link] mana yang perlu
perhatian saya?
Asesmen (Tertulis dan/atau Performa)
Asesmen Pemahaman Sains :
Melalui tes tertulis dan secara langsung melalui tanya [Link] Soal
:
- Sebutkan kelebihan dan kelemahan teori atom Bohr?
- Jelaskan teori atom modern yang kita pakai saat ini?
- Jelaskan hubungan nomor atom, nomor massa dan isotop berkaitan dengan partikeldasar
penyusun atom?
Asesmen Keterampilan Proses:
Melalui observasi kinerja / penampilan presentasi

12
LEMBAR PENGAMATAN
PENILAIAN PRESENTASI/UNJUK KERJA
Mata Pelajaran :
Nama Peserta Didik :
Kelas :
Semester :

No Skor
Aspek yang Dinilai
1 2 3 4
1 Pelafalan dan performans
2 Urutan penyajian
3 Isi penyajian
4 Ketepatan waktu
5 Kemampuan mempertahankan ide
6 Kemampuan menjawab
pertanyaan
Total skor
Nilai angka

Keterangan :
Skala penskoran
:
4 = sangat baik
3 = baik
2 = cukup
1 = kurang
Rubrik Penilaian Presentasi/Unjuk Kerja

Kriteria dan
Aspek Skor
yang Dinilai
1 2 3 4

Pelafalan Pelafalan Pelafalan Pelafalan


Pelafalan tidakjelas, kurangjelas, cukupjelas, sangatjelas,
dan sehingga sehingga materi sehingga materi sehingga materi
performans materi sulit kurang bisa mudah mudah
dipahami dipahami dipahami dipahami

Penyajian Penyajian
Urutan Urutan Penyajian
kurangruntut, sangatruntut,
penyajian penyajiankacau, cukup runtut,
kurang mudah sangat mudah
sehingga sulit mudah
dipahami, dan dipahami, dan
dipahami dipahami, dan
kurang jelas jelas
jelas

Sesuai Sangat sesuai


Tidak Kurang
Isi penyajian dengantujuan dengan tujuan
sesuai sesuaidengan
kegiatan, kegiatan,
dengan tujuan
masih perlu sehinggamudah
tujuan kegiatan
penjelasan dipahami
kegiatan

Waktu Waktu Waktu


Ketepatan Sesuai dengan
yang yang yang
waktu alokasi waktu
digunakan digunakan digunakan
yangdisediakan
kurang/lebih kurang/lebih kurang/lebih
6 menit 4 menit 2 menit

Kemampuan Kurang Mampu Mampu


Tidak mampu mempertahankan
memperta mempertahankan
mampu mempertahank ide, tetapi alasan
hankan ide ide dengan
mempertahank anide, kurang kurang memberialasan
anide bisa membuat logis/masihbisa secara logis
alasan logis diterima

Kemampuan Tidak mampu


Mampu Mampu Menjawab
menjawab menjawab semua
menjawab menjawab semua
pertanyaan pertanyaan,
sebagiankecil sebagianbesar pertanyaan
kurang
pertanyaan pertanyaan dengan benar
menguasai
dan jelas 14
materi
REKOMENDASI BACAAN (SUMBER BELAJAR)
Sumber bacaan untuk memperkaya pengetahuan guru dan siswa tentang tema atau materipembelajaran.
BSE : [Link]
[Link]
Buku ESPS Kimia 1, Johari dan Rachmawati, Erlangga
Buku IPA SMA kelas X Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia
2021
Buku Kimia kelas X, watoni Haris dan Dini K, Yrama Widya, Bandung 2014BSE bisa dilihat di link :
[Link]
Modul pembelajaran kimia SMA : [Link]

SOAL PENGAYAAN
1. Adanya konsep tentang isotop menggugurkan salah satu teori atom Dalton.
Dapatkah Anda menunjukkan bunyi teori Dalton yang dimaksud?
2. Hal-hal apa saja yang dikoreksi Rutherford atas teori dan model atom
yang dikemukakan oleh : John Dalton dan [Link]?

REMEDIAL

Jika dari hasil evaluasi masih terdapat siswa yang belum memenuhi standar minimal,
maka guru melaksanakan kegiatan remedial. Kegiatan ini diawali dengan remedial
teaching , yaitu guru memberikan pengulangan untuk materi-materi yang CP nya belum
tercapai.
Contoh Soal Remedial
1. Nyatakan poin utama teori atam Dalton menurut kata-kata Anda sendiri, teori atom
Dalton manakah yang ternyata tidak benar ?
2. Tentukan jumlah proton, elektron dan neutron untuk isotop unsur merkuri
dengan nomor atom 80 dan nomor massa 204?

15
16

Anda mungkin juga menyukai