100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
344 tayangan4 halaman

Gambar IML

Diunggah oleh

Tania Hendri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
344 tayangan4 halaman

Gambar IML

Diunggah oleh

Tania Hendri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

3.

Rangkaian Daya dan Rangakain Kontrol PLC

Gambar 3. Rangkaian Daya dan Rangkaian Kontrol PLC

VIII. EVALUASI
1. Apa yang dimaksud dengan rangkaian Direct-On-Line (DOL)?
2. Sebutkan komponen-komponen utama yang digunakan dalam rangkaian DOL
berbasis PLC dan jelaskan fungsinya masing-masing!
3. Jelaskan langkah-langkah dasar untuk memprogram PLC agar dapat menjalankan
motor menggunakan rangkaian DOL!
4. Bagaimana pendapat anda tentang perbandingan penggunaan PLC sebagai sistem
kontrol utama dalam mengoperasikan rangkaian DOL dibanding dengan
menggunakan kontaktor saja?
3. Rangkaian Daya dan Rangakain Kontrol PLC

Gambar 3. Rangkaian Daya dan Rangkaian Kontrol PLC

VIII. EVALUASI
1. Apa fungsi rangkaian DOL dari 2 tempat dan dimana rangkaian ini dipakai?
2. Apa keuntungan menggunakan PLC untuk mengendalikan rangkaian DOL dibandingkan
dengan kontrol konvensional?
3. Apa yang harus dilakukan untuk memastikan sistem proteksi overload pada motor tiga fase
berfungsi dengan baik?

IX. KESIMPULAN
SMK N 2 PAYAKUMBUH NAMA :
KOMP. KEAHLIAN : TITL No : Jobsheet 3

TINGKAT : XI Membalik Putaran Motor WAKTU : 6 x 40 Menit


MATA PELAJARAN : INSTALASI Berbasis PLC TGL. :
MOTOR (Forward Reverse)
LISTRIK
(IML)

I. TUJUAN
Setelah mempelajari INSTALASI MOTOR LISTRIK berbasis PLC peserta didik diharapkan :.
1. Dapat merakit rangkaian kontrol dan rangkaian daya Forward Reverse pada programmable
logic control (PLC).
2. Dapat menyajikan gambar kerja pemasangan komponen dan sirkit motor kontrol
programmable logic control ( PLC).
3. Dapat memeriksa komponen dan sirkit motor kontrol programmable logic control (PLC).

II. TEORI SINGKAT


Rangkaian forward reverse adalah suatu sistem kontrol yang digunakan untuk mengubah
arah putaran motor listrik. Dalam bahasa Indonesia, “forward” berarti maju dan “reverse”
berarti mundur.
Rangkaian forward-reverse memungkinkan motor listrik berputar dalam dua arah:
• Forward (Maju): Motor berputar dalam arah searah jarum jam.
• Reverse (Mundur): Motor berputar dalam arah berlawanan jarum jam.
Untuk mengubah arah putaran motor, diperlukan dua buah kontaktor yang mana satu
kontaktor untuk putaran maju dan satu kontaktor lainnya untuk putaran mundur. Kontaktor ini
dikendalikan oleh Programmable Logic Controller (PLC).

Gambar 1. Cara membalik putaran motor 3 fasa


Untuk membalik putaran motor dilakukan dengan cara menukar salah satu fasa R-S-Tpada
rangkaian daya pada masukan atau keluaran kontaktor.

III. ALAT DAN BAHAN


1. Multimeter 1 buah
2. Obeng + 1 buah
3. Obeng – 2 buah
4. Tang Potong 1 buah
5. Tang Kupas 1 buah
6. Tang Crimping 1 buah
IV. PRINSIP KERJA RANGKAIAN
Prinsip kerja pada job ini adalah ketika :
SMK N 2 PAYAKUMBUH NAMA :
KOMP. KEAHLIAN : TITL No : Jobsheet 5

TINGKAT : XI Merangkai Kontrol Motor WAKTU : 6 x 40 Menit


MATA PELAJARAN : INSTALASI Secara Star Delta Berbasis TGL. :
MOTOR PLC
LISTRIK
(IML)

I. TUJUAN
Setelah mempelajari INSTALASI MOTOR LISTRIK berbasis PLC peserta didik diharapkan :.
1. Dapat merakit rangkaian kontrol dan rangkaian daya Star Delta pada programmable logic
control (PLC).
2. Dapat menyajikan gambar kerja pemasangan komponen dan sirkit motor kontrol
programmable logic control ( PLC).
3. Dapat memeriksa komponen dan sirkit motor kontrol programmable logic control (PLC).

II. TEORI SINGKAT


Rangkaian star-delta adalah metode pengendalian motor listrik tiga fasa untuk
mengurangi arus awal yang besar saat motor dinyalakan. Dalam metode ini, motor dihubungkan
pertama kali dalam konfigurasi star (Y) untuk mengurangi tegangan pada tiap lilitan dan
kemudian, setelah beberapa saat atau setelah motor mencapai kecepatan tertentu, diubah ke
konfigurasi delta (Δ) untuk operasi normal. Penggunaan Programmable Logic Controller (PLC)
dalam pengendalian star-delta memungkinkan transisi otomatis antara kedua konfigurasi ini,
yang diatur berdasarkan waktu atau kondisi tertentu.

Gambar 1. Hubungan Bintang Segitiga (Star Delta)


Contoh aplikasinya dapat dilihat pada mesin-mesin industri besar di mana arus awal yang
tinggi bisa menyebabkan kerusakan atau gangguan pada sistem listrik. PLC mengontrol
kontaktor yang menghubungkan motor dalam konfigurasi star saat start dan kemudian
mengubahnya ke konfigurasi delta setelah motor mencapai kecepatan kerja. Ini mengurangi
beban arus saat start dan meningkatkan efisiensi serta umur panjang motor dan sistem listrik
secara keseluruhan. ALAT DAN BAHAN
1. Multimeter 1 buah
2. Obeng + 1 buah
3. Obeng – 2 buah
4. Tang Potong 1 buah
5. Tang Kupas 1 buah
6. Tang Crimping 1 buah

Anda mungkin juga menyukai