0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
48 tayangan6 halaman

Panduan MSDM: Definisi dan Fungsi

Diunggah oleh

nizamufnahultia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
48 tayangan6 halaman

Panduan MSDM: Definisi dan Fungsi

Diunggah oleh

nizamufnahultia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB IV

DEFENISI, FUNGSI, TAHAPAN, DIMENSI MSDM

A. Defenisi Msdm
Menurut Marwansyah (2014:3-4) berpendapat bahwa manajemen sumber daya manusia
dapat diartikan sebagai pendayagunaan sumber daya manusia di dalam organisasi, yang
dilakukan melalui fungsi-fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan
seleksi, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan dan pengembangan karir,
pemberian kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja, dan
hubungan industrial.
Selain itu menurut Edy Sutrisno (2016:6) Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
adalah: “Kegiatan perencanaan, pengadaan, pengembangan, pemeliharaan, serta
penggunaan SDM untuk mencapai tujuan baik secara individu maupun organisasi.”
Menurut Hasibuan (2016 : 10) manajemen sumber daya manusia adalah “ilmu dan seni
mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efesien membantu
terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat”.
Sedangkan menurut Kasmir (2016:25), menyatakan bahwa Manajemen Sumber Daya
Manusia (MSDM) adalah: “Proses pengelolaan manusia, melalui perencanaan,
rekrutmen, seleksi, pelatihan, pengembangan, pemberian kompensasi, karier,
keselamatan dan kesehatan serta menjaga hubungan industrial sampai pemutusan
hubungan kerja guna mencapai tujuan perusahaan dan peningkatan kesejahteraan
stakeholder.”
Menurut Bintoro dan Daryanto (2017 : 15)menyatakan bahwa “Manajemen sumber
daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur
hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara
efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan
bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal”.
Sedangkan menurut Sedarmayanti (2017:3-4) MSDM adalah suatu pendekatan dalam
mengelola masalah manusia berdasarkan tiga prinsip dasar, yaitu:
1. Sumber daya manusia adalah harta/aset paling berharga dan penting yang dimiliki
organisasi/perusahaan karena keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh unsur
manusia.
2. Keberhasilan sangat mungkin dicapai, jika kebijakan prosedur dan peraturan yang
berkaitan manusia dari perusahaan saling berhubungan dan menguntungkan semua
pihak yang terlibat dalam perusahaan.
3. Budaya dan nilai organisasi perusahaan serta perilaku manajerial yang berasal dari
budaya tersebut akan memberi pengaruh besar terhadap pencapaian hasil terbaik.
Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen sumber
daya manusia memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan sumber daya
manusia mulai dari perencanaan hingga pemberhentian sumber daya manusia yang
bertujuan untuk membantu dalam pencapaian tujuan organisasi.
B. Fungsi Msdm
Menurut Ganyang (2018:7) fungsi dari manajemen sumber daya manusia secara garis
besar terbagi menjadi dua bagian, yaitu:
1. Fungsi Manajerial
a. Perencanaan
Berhubungan dengan penetapan tujuan, kebijakan, dan pemilihan berbagai alternatif
strategi yang menyangkut sumber daya manusia.
b. Pengorganisasian
Yang mengusahakan suatu hubungan kondusif antar individu, kelompok, dan semua
pihak yang terlibat dalam perusahaan untuk melaksanakan tugas
dalam mencapai tujuan tertentu.
c. Penempatan
Yang berupaya untuk memperoleh karyawan dengan menyesuaikan pengisian jabatan
yang kosong di perusahaan terkait dengan kemampuannya.
d. Kepemimpinan
Yang membuat individu, kelompok, dan semua pihak yang terkait agar bekerja sesuai
dengan tanggung jawabnya dengan mengarahkan segala potensi yang dimiliki untuk
mencapai tujuan perusahaan.
e. Pengendalian
Yang menjamin pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun
untuk mencapai tujuan perusahaan. Pelaksana dan pengendalian tersebut, akan melewati
empat tahapan, yaitu penetapan standar kerja, pengukuran kinerja karyawan,
membandingkan kinerja dengan standar tersebut, kemudian melakukan tindakan
perbaikan yang di perlukan.
2. Fungsi Operasional
a. Pengadaan Karyawan
Berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan karyawan baik secara kuantitas maupun
kualitasnya sesuai dengan proses yang di butuhkan perusahaan. Pengadaan karyawan
baru dapat dilakukan melalui beberapa sumber, baik dari internal maupun eksternal
perusahaan yang bersangkutan. Teknik seleksi dapat dilakukan dengan beberapa cara,
antara lain berupa tes potensi akademik, wawancara, tes psikologis, dan praktik.
Perusahaan pada umumnya menggunakan kombinasi dari beberapa teknik tersebut.
b. Pengembangan Karyawan
Langkah selanjutnya adalah mengadakan program yang dapat dilakukan dengan dua
metode, yaitu pelatihan dan pendidikan. Pelatihan pada umumnya di berikan kepada
level karyawan operasional berupa technical skill dengan waktu yang lebih lama.
Sedangkan pendidikan lebih mengarah kepada conceptual skill dengan biaya yang
cukup tinggi.
c. Pemberian Kompensasi
Kompensasi merupakan balas jasa yang diberikan oleh pihak perusahaan kepada
karyawan dalam proses pencapaian tujuan perusahaan. Kompensasi ini ada yang
bersifat langsung, dapat berupa gaji, upah, dan insentif. Ada juga yang berupa balas jasa
tidak langsung, misalnya tunjangan dan fasilitas yang di berikan perusahaan.
d. Program Integrasi Karyawan
Program tersebut menyangkut kebutuhan karyawan, motivasi, disiplin, dan partisipasi
antar karyawan.
e. Pemeliharaan Karyawan
Ditunjukan agar karyawan merasa bahwa dirinya merupakan bagian dari perusahaan
dan di butuhkan oleh perusahaan tersebut, sehingga mereka akan bekerja lebih baik.
Program pemeliharan karyawan ini dapat berupa penciptaan sistem komunikasi kerja
yang baik, perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan kerja, serta pengendalian
konflik di lingkungan perusahaan.
f. Pemutusan Hubungan Kerja
Program perusahaan dalam memberhentikan karyawan yang dapat disebabkan oleh
suatu alasan yang baik dan terhormat, misalnya karena karyawan tersebut memasuki
masa pensiun, atau karena kontrak kerja berakhir. Pemberhentian karyawan dapat juga
disebabkan oleh alasan yang tidak terhormat, misalnya karyawan melanggar peraturan
yang berlaku di perusahaan atau melanggar hukum yang berlaku secara nasional.
C. Tahapan Msdm
1. Recruitment (pengadaan),
Pengadaan Manajemen Sumber Daya Manusia Recruitment disini diartikan pengadaan,
yaitu suatu proses kegiatan mengisi formasi yang lowong, mulai dari perencanaan,
pengumuman, pelamaran, penyarigan sampai dengan pengangkatan dan penempatan.
Pengadaan yang dimaksud disini lebih luas maknanya, karena pengadaan dapat
merupakan salah satu upaya dari pemanfaatan. Jadi pengadaan disini adalah upaya
penemuan calon dari dalam organisasi maupun dari luar untuk mengisi jabatan yang
memerlukan SDM yang berkualitas.
2. Maintenance (pemeliharaan)
Pemeliharaan atau maintenance merupakan tanggung jawab setiap pimpinan.
Pemeliharaan SDM yang disertai dengan ganjaran (reward system) akan berpengaruh
terhadap jalannya organisasi. Tujuan utama dari pemeliharaan adalah untuk membuat
orang yang ada dalam organisasi betah dan bertahan, serta dapat berperan secara
optimal. Sumber daya manusia yang tidak terpelihara dan merasa tidak memperoleh
ganjaran atau imbalan yang wajar, dapat mendorong pekerja tersebut keluar dari
organisasi atau bekerja tidak optimal.
3. Development (pengembangan).
Pengembangan Sumber Daya Manusia Sumber daya manusia yang ada didalam suatu
organisasi perlu pengembangan sampai pada taraf tertentu sesuai dengan perkembangan
organisasi. Apabila organisasi ingin berkembang yang diikuti oleh pengembangan
sumber daya manusia. Pengembangan sumber daya manusia ini dapat dilaksanakan
melalui pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan. Pendidikan dan pelatihan
merupakan upaya untuk pengembangaan SDM, terutama untuk pengembangan
kemampuan intelektual dan kepribadian
D. Dimensi Msdm
1. Mengelola Lingkungan Sumber Daya Manusia
2. Akuisisi dan Penyiapan Sumber Daya Manusia
3. Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
4. Kompensasi Sumber Daya Manusia
DAFTAR PUSTAKA

Bintoro dan Daryanto. 2017. Manajemen Sumber Daya Manusia. Halaman 15.
Edy Sutrisno. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia. Halaman 6.
Ganyang. 2018. Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia. Halaman 7.
Hasibuan. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia. Halaman 10.
Kasmir. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia. Halaman 25.
Marwansyah. 2014. Manajemen Sumber Daya Manusia. Halaman 3-4.
Nurul Uyun. 2021. Tahapan Manajemen Sumber Daya Manusia.
[Link]
%20MANUSIA,NURUL%20UYUN_90500121016.pdf.
Sedarmayanti. 2017. Manajemen Sumber Daya Manusia. Halaman 3-4.

Anda mungkin juga menyukai