0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
540 tayangan4 halaman

Jawaban Tugas 3 Sistem Sosial Budaya Indonesia

Jawaban Tugas 3 Sistem Sosial Budaya Indonesia

Diunggah oleh

ladakemiri233
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
540 tayangan4 halaman

Jawaban Tugas 3 Sistem Sosial Budaya Indonesia

Jawaban Tugas 3 Sistem Sosial Budaya Indonesia

Diunggah oleh

ladakemiri233
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JAWABAN TUGAS 3 SISTEM SOSIAL BUDAYA INDONESIA

READY FULL JAWABAN. WA 0852-8266-5627. HARGA START FROM 15K

1. Realitas gender yang terjadi di dalam masyarakat kerap kali dihubungankan dengan
ideologi patriarki yang telah berkembang sejak lama dan menjelma menjadi budaya yang
diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi di dalam masyarakat. persoalannya ialah
ideologi ini diikuti dengan berbagai bentuk ketidaksetaraan gender dan permasalahan gender
lainnya karena adanya dominasi oleh laki-laki.
Berdasarkan pemahaman tersebut coba anda jelaskan pandangan anda mengenai ideologi
patriarki dalam konteks masyarakat Indonesia dan berikan contoh-contoh diskriminasi gender
yang terjadi sebagai akibat dari budaya patriarkhi!

2.Perbedaan gender dan jenis kelamin antara laki-laki dan Perempuan dalam realitanya masih
menempatkan perempuan dalam ketimpangan sosial yakni menjadi subordinat dan
terpinggirkan dalam berbagi sektor, baik sektor sosial, ekonomi hingga politik. Terkait
dengan sistem politik, pada dasarnya demokrasi Indonesia telah menjamin kesamaan akses
dan peran serta penuh antara perempuan dan laki-laki atas persamaan derajat dalam semua
kewilayahan dan tataran kehidupan publik, begitu juga dalam tataran perpolitikan di
Indonesia.
A. Coba berikan pendapat atau pandangan anda terhadap peluang perempuan dalam politik
dalam realitas perpolitikan di Indonesia saat ini! dan
B. Berikan data untuk mendukung penjelasan anda.

3.Bacalah dengan cermat dan Teliti!!


Krisis Iklim yang Mengancam Keberlangsungan Hidup Manusia
Yoesep budianto
5 Juni 2023
Masifnya fenomena perubahan iklim membuat kondisi bumi rentan dari berbagai ancaman
yang berisiko bagi jiwa manusia, mulai dari tingginya intensitas bencana alam hingga
penularan wabah penyakit. Sayangnya, berbagai persoalan tersebut belum tuntas tertangani
sehingga potensial menimbulkan kekhawatiran bagi generasi mendatang.

Dalam kurun 2022-2026, diperkirakan ada satu tahun di antaranya yang kondisi suhu rata-
ratanya secara global akan melampaui batas tertinggi hingga lebih dari 1,5 derajat celsius.
Lonjakan suhu ini diukur berdasarkan perbedaan temperatur saat ini dengan suhu masa
praindustri tahun 1850-1900-an. Diperkirakan, kenaikan iklim global akan berdampak pada
penurunan daya dukung lingkungan dan menyempitnya kualitas ruang kehidupan.
Setidaknya ada delapan dampak langsung akibat global warming itu. Terjadi hujan ekstrem
berintensitas tinggi yang menyebabkan bencana banjir, muncul sejumlah risiko penyakit
akibat anomali cuaca, dan terjadi kekeringan di sejumlah wilayah yang berimbas pada
kegagalan panen dan kelaparan. Pemanasan global juga menyebabkan gelombang panas di
berbagai kawasan, terjadi penurunan massa gletser yang diiringi peningkatan tinggi muka air
laut, serta meningkatnya derajat keasaman lautan yang merusak biodiversitas bahari.
Fenomena alam itu terjadi secara masif melanda seluruh negara di dunia tanpa terkecuali,
termasuk Indonesia. Sekitar awal Mei 2023, banyak masyarakat Indonesia yang mengeluhkan
suhu panas. Sebagian orang yakin bahwa telah terjadi gelombang panas, tetapi BMKG
menepis anggapan tersebut dan menyatakan bahwa suhu panas itu karena fenomena gerak
semu matahari. Meskipun demikian, BMKG tetap memperingatkan bahwa kemarau panjang
berpotensi muncul pada tahun ini karena cuaca yang memanas.
Munculnya risiko kemarau panjang adalah imbas dari anomali atmosfer El Nino yang
menguat di tahun 2023. Kemarau panjang akan menyebabkan kekeringan di hampir seluruh
wilayah Indonesia. Dampak paling besarnya adalah penurunan produksi bahan pangan dan
krisis air bersih. Selain itu, kemarau panjang juga berpotensi memicu kebakaran hutan dan
lahan seperti di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Papua
Fenomena iklim yang kian memanas itu ternyata sangat dikhawatirkan oleh sebagian
masyarakat Indonesia. Berdasarkan hasil jajak pendapat Kompas pada 25-28 Juni 2022,
mayoritas responden sekitar 61 persen mengaku sangat khawatir dengan fenomena perubahan
iklim saat ini.
Tingginya kekhawatiran publik terhadap perubahan iklim itu terjadi di semua kelompok usia,
terutama para rentang 24-39 tahun. Kelompok usia muda menaruh perhatian besar terhadap
fenomena pemanasan global. Mereka meyakini bahwa pemanasan global menyebabkan
kerusakan besar terhadap kualitas lingkungan. Sedikitnya delapan dari 10 responden muda
yakin bahwa degradasi lingkungan banyak dipengaruhi krisis iklim.
Degradasi ekologi
Degradasi lingkungan yang terjadi di seluruh dunia dan juga Indonesia terjadi pada sejumlah
aspek, mulai dari kehutanan, kelautan, polusi udara, hingga sampah plastik. Secara global,
Indonesia mengalami deforestasi yang tinggi di dunia. Sepanjang periode 2001-2021,
penurunan luas hutan nasional mencapai jutaan hektar.
Berdasarkan data Global Forest Watch, luasan hutan primer nasional pada tahun 2021 masih
berkisar 93,8 juta hektar. Sayangnya, hingga 2021 luasan hutan primer itu hilang hingga 9,95
juta hektar dan merilis karbon ke atmosfer sebanyak 19,7 miliar ton karbon dioksida.
Akibatnya, emisi karbon kian banyak di atmosfer sehingga semakin memanaskan suhu
global.
persoalan lingkungan lainnya di Indonesia adalah produksi sampah yang sangat besar dan
minim pengolahan. Setiap tahun 39 persen sampah yang dibuang belum dikelola dan
tertumpuk mencemari lingkungan. Sampah plastik juga merupakan masalah besar bagi
Indonesia, salah satunya mikroplastik. Limbah plastik yang dihasilkan mencapai 66 juta ton
per tahun. Dari jumlah tersebut, hanya 10 persen limbah yang didaur ulang dan selebihnya
mencemari lingkungan.
Permasalahan berikutnya yang tak kalah penting dari fenomena deforestasi dan juga sampah
adalah polusi udara. Pantauan oleh IQAirsepanjang tahun 2018-2022, kualitas udara
Indonesia sangat tidak sehat. Untuk tahun 2022, kadar polutan PM2,5 enam kali lebih tinggi
dari batasan normal WHO.
Lekas bertindak
Tantangan krisis iklim dan degradasi lingkungan akan makin nyata di masa mendatang. Hal
ini tentu saja menjadi tantangan berat bagi para generasi muda karena harus adaptif terhadap
kondisi lingkungan yang kian terbatas. Akses air bersih makin susah, kualitas udara menurun,
cuaca ekstrem meningkat, serta ancaman wabah penyakit.
Ancaman krisis iklim dan lingkungan itu menjadi suatu bentuk ketidakadilan bagi generasi
muda. Laporan Unicef yang berjudul ”The Climate Crisis is a Child Rights Crisis” tahun
2021 menyebutkan, semua anak di dunia dipastikan mengalami kejadian ekstrem akibat krisis
iklim. Sekitar 600 juta anak rentan tertular berbagai jenis penyakit dan 920 juta anak lainnya
harus hidup di tengah kelangkaan air bersih.
Menahan emisi karbon yang dilepas ke atmosfer adalah langkah progresif yang harus segera
dilakukan guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup yang kian terdegradasi. Peringatan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia setiap 5 Juni harusnya menjadi momen kontemplasi apakah
usaha menjaga lingkungan dan memperbaiki ekosistem yang rusak telah berjalan secara tepat.
Keseriusan menangani krisis iklim dan lingkungan hidup adalah pertaruhan ruang hidup umat
manusia untuk melestarikan kehidupannya di masa mendatang. (LITBANG KOMPAS)
Sumber: https://www.kompas.id/baca/humaniora/2023/06/04/krisis-iklim-yang-mengancam-
keberlangsungan-hidup-manusia
A buatlah kesimpulan dari pemahaman anda mengenai Persoalan ekologi dan Persoalan
sosial yang terjadi berdasarkan permasalahan iklim tersebut!

B. Berdasarkan pemahaman anda pada artikel soal 2 diatas, pilihlah salah satu model
pengelolaan lingkungan hidup yang menurut anda dapat di gunakan untuk menanggulangi
persoalan iklim tersubut, dan mengapa memilih model tersebut?

READY FULL JAWABAN. WA 0852-8266-5627. HARGA START FROM 15K

Jawaban
NO 1
Ideologi patriarki merujuk pada sistem sosial dan budaya di mana laki-laki memiliki dominasi atas
perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam struktur keluarga, pekerjaan, pendidikan,
hingga politik. Dalam konteks masyarakat Indonesia, patriarki telah mengakar kuat dan menjadi
bagian dari budaya serta norma yang diwariskan turun-temurun. Hal ini berpengaruh pada
bagaimana peran dan status gender ditentukan serta bagaimana masyarakat memperlakukan
individu berdasarkan jenis kelamin mereka. Dalam sistem READY FULL JAWABAN. WA
0852-8266-5627. HARGA START FROM 15K
SUMBER

BMP SISTEM SOSIAL BUDAYA INDONESIA

Anda mungkin juga menyukai